Anda di halaman 1dari 9

Nama : El Shafira Anggiet P

NIM : 18308144029

Kelas : Biologi F 2018

Soal dan Jawaban

1. Jelaskan pengertian demokrasi menurut para ahli (Minimal 3)!


Jawab :
a) Abraham Lincoln menyatakan bahwa demokrasi merupakan suatu sistem
pemerintahan yang diselenggarakan dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat.
b) C.F Strong, demokrasi merupakan suatu bentuk pemerintahan dimana kebanyakan
dari anggota dewan yang berasal dari masyarakat turut serta dalam kegiatan politik
yang berdasarkan pada sistem perwakilan, dimana pada akhirnya pemerintah dapat
menjamin serta mempertanggungjawabkan segala tindakannya pada mayoritas
tersebut.
c) Sidney Hook, demokrasi merupakan suatu bentuk pemerintahan dimana
keputusan-keputusan penting pemerintah baik secara langsung maupun tidak
langsung berdasarkan pada kesepakatan mayoritas yang diberikan rakyat yang
telah berusia dewasa secara bebas.

2. Jelaskan pengertian demokrasi dengan kalimatmu sendiri!


Jawab :
Demokrasi adalah suatu bentuk pemerintahan yang berlandaskan aspirasi masyarakat
sehingga rakyat mendapatkan hak-haknya.

3. Sebutkan nilai-nilai positif dari demokrasi!


Jawab :
a) Saling Menghormati Antar Anggota Masyarakat
b) Melaksanakan Hasil Musyawarah
c) Menaati Aturan dan Norma yang Berlaku
d) Menerima Saran dan Kritik
e) Seimbang dalam Pelaksanaan Hak dan Kewajiban

4. Jelaskan prinsip-prinsip budaya demokrasi menurut Robert Dahl


a) Kontrol atas keputusan Pemerintah
b) Pemilihan yang teliti dan jujur
c) Hak memilih dan dipilih
d) Kebebasan menyatakan pendapat tanpa ancaman.
e) Kebebasan mengakses informasi
f) Kebebasan Berserikat
5. Apa yang dimaksud demokrasi langsung?
Jawab :
Demokrasi langsung adalah sistem demokrasi yang memberikan kesempatan kepada
seluruh warga negaranya untuk pengambilan keputusan dalam menentukan arah
kebijakan umum dari negara atau undang-undang. Demokrasi langsung adalah
demokrasi yang mempunyai hak mutlak kepada rakyatnya untuk memberikan
aspirasinya.

6. Apa yang dimaksud demokrasi perwakilan?


Jawab :
Demokrasi perwakilan adalah sebuah demokrasi yang didirikan di atas dasar prinsip
sedikit orang yang dipilih untuk mewakili sekelompok orang yang lebih banyak,
kebalikan dari demokrasi langsung.

7. Jelaskan perbedaan antara demokrasi formal, material, dan campuran


Jawab :
a) Demokrasi Formal adalah demokrasi yang memberikan kekuatan hukum yang
sama dalam bidang politik tanpa adanya pertimbangan perbedaan ekonomi. Dalam
demokrasi formal ini, individu dalam masyarakat diberi kebebasan yang luas
dalam bernegara. Kita kenal jenis demokrasi ini sebagai demokrasi formal.
b) Demokrasi material adalah demokrasi yang terjadi pada negara sosialis-komunis.
Demokrasi ini lebih mengedepankan kesamaan hak oleh warganya dalam bidang
sosial-ekonomi dibandingkan bidang politik.
c) Demokrasi campuran adalah demokrasi yang menggabungkan kedua jenis
demokrasi sebelumnya. Dalam demokrasi ini, menyamakan tiap hak dan derajat
dari setiap individu atau rakyat demi terciptanya kesejahteraan rakyat.

8. Terangkan perbedaan antara demokrasi liberal dan demokrasi rakyat (proletar)!


Jawab :
a) Demokrasi konstitusional (demokrasi liberal), adalah demokrasi yang didasarkan
pada kebebasan atau individualisme. Ciri khas pemerintahan demokrasi
konstitusional adalah kekuasaan pemerintahannya terbatas dan tidak diperkenankan
banyak campur tangan dan bertindak sewenang-wenang terhadap warganya.
Kekuasaan pemerintah dibatasi oleh konstitusi.
b) Demokrasi rakyat, disebut juga demokrasi proletar yang berhaluan marxisme-
komunisme. Demokrasi rakyat mencita-citakan kehidupan yang tidak mengenal kelas
sosial. Manusia dibebaskan dari keterikatannya kepada pemilikan pribadi tanpa ada
penindasan serta paksaan. Akan tetapi, untuk mencapai masyarakat tersebut perlu
dilakukan cara paksa atau kekerasan. Menurut Kranenburg, demokrasi rakyat lebih
mendewa-dewakan pemimpin. Sementara menurut pandangan Prof. Miriam
Budiardjo, komunis tidak hanya merupakan sistem politik, tetapi juga mencerminkan
gaya hidup yang berdasarkan nilai-nilai tertentu. Negara merupakan alat untuk
mencapai komunisme. Kekerasan dipandang sebagai alat yang sah.
9. Uraikan perbedaan demokrasi parlementer dengan presidensial!
Jawab :
a) Sistem Pemerintahan Presidensial dengan Parlementer untuk sistem pemerintahan
presidensial dan sistem pemerintahan parlementer adalah pada kepala negara dan
kepala pemerintahannya.
b) Pada sistem pemerintahan presidensial kepala negara yang sekaligus menjabat
sebagai kepala pemerintahan dipilih secara langsung oleh rakyat melalui pemilu
dimana pelaksanaan pemilu ini diselenggarakan menjelang habisnya masa jabatan
presiden dan wakil presiden periode sebelumnya. Pada sistem pemerintahan
parlementer, perdana menteri dipilih oleh parlemen melalui penunjukan secara
langsung untuk menjalankan fungsi eksekutif. Dalam sistem pemerintahan ini,
pemilu oleh rakyat dilakukan hanya untuk memilih anggota parlemen.
c) Pada sistem pemerintahan presidensial tidak ada istilah lembaga supremasi
tertinggi atau lembaga tertinggi negara, yang ada adalah supremasi konstitusi
dimana kedaulatan rakyatlah yang dijunjung tinggi. Meskipun demikian, antar
lembaga negara masih dapat saling mengawasi guna menghindari penyebab
terjadinya tindakan penyalahgunaan wewenang dan menghindari dampak korupsi
bagi negara. Pada sistem pemerintahan parlementer, masih terdapat lembaga
supremasi tertinggi yaitu parlemen dimana parlemen memiliki kekuasaan besar
dalam negara baik sebagai badan perwakilan maupun badan legislatif.
d) Sistem pemerintahan presidensial mengijinkan kekuasaan eksekutif dan legislatif
berjalan sejajar artinya kekuasaan keduanya sama-sama kuat sehingga tidak dapat
saling menjatuhkan. Sistem pemerintahan parlementer tidak mengijinkan
kesetaraan kedudukan antara eksekutif dan legislatif seperti dalam sistem
pemerintahan presidensial. Dalam sistem tersebut, kabinet dalam hal ini perdana
menteri beserta menteri dapat dijatuhkan oleh parlemen melalui mosi tidak
percaya. Namun, jika perselisihan antara kabinet dan parlemen menunjukkan
kabinetlah yang berada pada pihak yang benar, maka kepala negara berhak
membubarkan parlemen.
e) Terdapat pembagian kekuasaan yang jelas antara eksekutif dan legislatif dalam
sistem pemerintahan presidensial baik secara kelembagaan maupun secara
kepersonalan anggota. Hal ini dikarenakan ditetapkannya aturan perundang-
undangan tentang larangan merangkap jabatan eksekutif dan legislatif. Pembagian
kekuasaan antara eksekutif dan legislatif dalam sistem pemerintahan parlementer
tidak begitu jelas karena eksekutif dipilih dari anggota legislatif atau bisa
dikatakan kabinet dipilih dari anggota parlemen.
f) Pada sistem pemerintahan presidensial, kepala negara dan kepala pemerintahan
yakni presiden dipilih secara langsung oleh rakyat sehingga ia bertanggung jawab
terhadap kedaulatan rakyat. Pemilihan kepala pemerintahan pada sistem
pemerintahan parlementer oleh parlemen, membuat sistem pertanggungjawaban
kabinet yakni perdana menteri dan para menteri dilakukan secara langsung kepada
parlemen
g) Masa jabatan kepala negara dan kepala pemerintahan pada negara dengan sistem
pemerintahan presidensial jelas karena sudah diatur di dalam UU misalnya setiap 5
(lima) tahun atau 6 (enam) tahun sekali. Presiden pada sistem pemerintahan
parlementer dipilih secara langsung oleh parlemen atau suatu badan pemilihan
umum. Adapun masa jabatan perdana menteri pada sistem pemerintahan
parlementer tidaklah menentu karena semua tergantung dari parlemen. Dengan
demikian, bisa saja dalam 1 (satu) tahun dilakukan penggantian perdana menteri
secara berulang-ulang.
h) Pada sistem pemerintahan presidensial, kabinet dipilih dan dilantik sendiri oleh
presiden. Mekanisme pemilihannya pun merupakan hak prerogatif yang dimiliki
presiden karena tidak adanya UU yang mengaturnya secara khusus. Pada sistem
pemerintahan parlementer, kabinet dibentuk oleh parlemen yang mana setiap
anggota kabinet merupakan anggota terpilih dari parlemen sehingga bertanggung
jawab langsung kepada parlemen.
i) Dalam sistem pemerintahan presidensial partai politik berperan menjadi fasilitator
yang mengusung calon presiden dan wakil presiden. Dalam sistem pemerintahan
parlementer, partai politik dapat memasukkan ideologi politik sehingga
mempengaruhi kepemimpinan presiden dan wakil presiden terpilih.
j) Presiden dipilih secara langsung oleh rakyat dalam sistem pemerintahan
presidensial sehingga legitimasinya didapatkan dari rakyat. Pada sistem
pemerintahan parlementer, legitimasi didapatkan dari parlemen sehingga posisi
perdana menteri dalam memerintah negara dinilai kurang kuat karena tidak
mendapat dukungan dari rakyat secara langsung.
k) Pada sistem pemerintahan presidensial pemilu diadakan untuk memilih presiden
beserta wakil presiden dan anggota legislatif baik untuk kabupaten/kota, propinsi,
maupun pusat. Mengikuti pemilu dengan baik merupakan contoh sikap
nasionalisme dan patriotisme. Pada sistem pemerintahan parlementer pemilu
diakan semata-mata hanya untuk memilih anggota parlemen dan bukannya
memilih presiden beserta wakil presiden karena keduanya dipilih dari anggota
parlemen.

10. Apa yang dimaksud demokrasi konstitusional itu?


Jawab :
Demokrasi liberal (atau demokrasi konstitusional) adalah sistem politik yang
menganut kebebasan individu. Secara konstitusional, ini dapat diartikan sebagai hak-
hak individu dari kekuasaan pemerintah.

11. Apa perbedaan antara Demokrasi Konstitusional Klasik (abad 19) dengan Demokrasi
Konstitusional Modern (abad 20)?
Jawab :

a) Demokrasi Konstitusional Abad ke-19: Negara Hukum Klasik


Sebagai akibat dari keinginan untuk menyelenggarakan hak-hak politik itu
secara efektif timbullah gagasan bahwa cara yang terbaik untuk membatasi kekuasaan
pemerintah ialah dengan suatu konstitusi, apakah ia bersifat naskah (written
constitution) atau tak bersifat naskah (unwritten constitution). Konstitusi itu menjamin
hak-hak politik dan menyelenggarakan pembagian kekuasaan negara sedemikian rupa
sehingga kekuasaan eksekutif diimbangi oleh kekuasaan parlemen dan lembaga-
lembaga hukum. Gagasan ini dinamakan konstitusionalisme (constitutionalism),
sedangkan negara yang menganut gagasan ini dinamakan Constitutional
Stateatau Rechtsstaat.
Salah satu ciri penting dalam negara yang menganut konstitusionalisme
(demokrasi konstitusion) yang hidup pada abad ke-19 ini adalah bahwa sifat
pemerintah yang pasif, artinya Pemerintah hanya menjadi wasit atau pelaksana dari
berbagai keinginan rakyat yang dirumuskan oleh wakil rakyat di parlemen. Di sini
peranan negara lebih kecil daripada peranan rakyat karenan Pemerintah hanya menjadi
pelaksana (tunduk pada) keinginan-keinginan rakyat yang diperjuangkan secara liberal
(individualisme) untuk menjadi keputusan parlemen.

b) Demokrasi Konstitusional Abad ke-20: Rule of Law yang Dinamis

Dalam abad ke-20, terutama sesudah Perang Dunia II, telah terjadi perubahan-
perubahan sosial dan ekonomi yang sangat besar. Perubahan-perubahan ini disebabkan
oleh beberapa faktor, antara lain banyaknya kecaman terhadap ekses-ekses dalam
industrialisasi dan sistem kapitalis; tersebarnya faham sosialisme yang menginginkan
pembagian kekayaan secara merata serta kemenangan dari beberapa partai sosialis di
Eropa, seperti di Swedia dan Norwegia, dan pengaruh aliran ekonomi yang dipelopori
ahli ekonomi Inggris John Maynard Keynes (1883-1946).
Gagasan bahwa pemerintah dilarang campur tangan dalam urusan warga
negara baik di bidang sosial maupun di bidang ekonomi (staatsonthoudingdan laissez
faire) lambat laun berubah menjadi gagasan bahwa pemerintah bertanggung jawab
atas kesejahteraan rakyat dan karenanya harus aktif mengatur kehidupan ekonomi dan
sosial. Dewasa ini dianggap bahwa demokrasi harus meluas mencakup dimensi
ekonomi dengan suatu sistem yang menguasai kekuatan-kekuatan ekonomi dan yang
berusaha memperkecil perbedaan sosial dan ekonomi, terutama perbedaan-perbedaan
yang timbul dari distribusi kekayaan yang tidak merat. Negara semacam ini
dinamakan negara kesejahteraan (welfare state) atau negara yang memberi pelayanan
kepada masyarakat (social service state).

12. Diskripsikan dengan singkat perkembangan demokrasi di dunia sejak abad 15 hingga
saat ini!
Jawab :

Negara Inggris sangat erat dengan Magna Charta tahun 1215. Namun bukan
karena sejarah HAM yang diangkat oleh Magna Charta. Lebih dari itu, Magna Charta
1215 juga menyangkut sejarah berdirinya negara demokrasi di dunia. Piagam besar ini
telah ditandatangani oleh beberapa penguasa yang bersedia melaksanakan demokrasi di
kalangan sesamanya.

Pemilihan parlementer pertama kali dilaksanakan di Inggris tahun 1265.


Sebelumnya, sejak dikeluarkannya Magna Charta, orang-orang diluar golongan raja dan
bangsawan merasa lebih terlindungi. Kekuasaan raja yang sebelumnya tidak terbatas
menjadi lebih sempir karena diberlakukannya Magna Charta. Setiap orang berhak
membela dirinya sendiri dan memperjuangkan hak sebagai manusia.
Pada awal abad ke-20, sebenarnya demokrasi telah berkembang pesat.
Sayangnya pertumbuhan yang baik ini dihambat oleh kondisi depresi besar dunia.
Karena kondisi global yang sedang tidak aman, banyak negara yang mulai merubah
sistem pemerintahannya agar lebih mudah dikendalikan. Beberapa pemimpin dunia
mulai bergerak menjadi pemimpin totalitarianis, fasis, dan kemudian memunculkan
pemerintahan yang diktator.

Selama beberapa puluh tahun abad ke-20 berjalan mencekam, selama itu pula
rakyat biasa di dunia terkungkung oleh pemerintahan yang diktator. Selanjutnya,
semenjak perang dunia kedua berlangsung, dunia terbagi menjadi blok barat dan blok
timur. Kedua blok ini terus berusaha menyebarkan paham masing-masing. Sampai
pada akhirnya terjadi perang dingin.

Puncak tumbuhnya demokrasi dengan leluasa adalah saat sejarah keruntuhan


Uni Soviet benar-benar terjadi. Selain negara yang hancur, paham komunis yang
dibanggakan Uni Soviet beserta sekutunya ikut tenggelam. Mulai dari saat itulah
banyak negara di dunia yang beralih menganut sistem demokrasi.

Walaupun demokrasi telah mendominasi dunia, di awal perkembangannya


selepas keruntuhan Uni Soviet, beberapa negara belum dapat berdemokrasi total.
Keadaan ini dapat dimaklumi karena paham komunis pernah menjadi paham besar
dunia. Walaupun telah hancur, namun sisa kekuatan komunis belum hilang
sepenuhnya.

Negara-negara bekas negara komunis banyak yang beralih ke demokrasi.


Namun pada prakteknya, mereka masih terpengaruh sisa kekuatan komunisme.
Misalkan saja ketika diselenggarakan pemilihan umum, banyak negara yang dapat
menyelenggarakan tetapi tidak dapat berjalan sesuai tuntunan demokrasi. Artinya,
unsur demokrasi berupa transparan, terbuka, langsung, bebas rahasia belum dapat
sepenuhnya dipraktekkan.

Pada akhirnya, waktu yang mengajari negara bekas komunis beralih menjadi
negara demokrasi penuh. Sampai sekarang, banyak negara yang masih berusaha
menegakkan demokrasi. Beberapa negara di dunia yang sejak 2011 dianggap sebagai
negara demokrasi penuh adalah Amerika Serikat, Jepang, Irlandia, dan Spanyol.

13. Jelaskan prinsip-prinsip demokrasi menurut negara yang berdasar rule of law!

Jawab :

a) Supremasi Hukum

Untuk undang-undang yang dibuat untuk mengatur tindakan pemerintah dan


orang-orang untuk bekerja dengan baik, itu harus memiliki supremasi absolut atau
dominasi atas semua orang di negara ini.

b) Prinsip Kesetaraan di Depan Hukum

Ini menyiratkan bahwa semua orang setara di mata hukum. Hukum tidak
menghormati orang. Apakah Anda kaya atau miskin, muda atau tua, terpelajar atau
buta huruf, pejabat pemerintah atau warga biasa, hukum yang sama berlaku untuk
kita semua.

c) Prinsip Hak Individu

Hukum dibuat di suatu negara untuk melindungi kepentingan warga negara. Jika
hukum harus terlihat berfungsi dengan baik, ia harus menjaga dan melindungi hak
dan kebebasan individu. Setiap orang memiliki hak untuk hidup, tidak ada orang
yang akan mengalami penyiksaan atau perlakuan tidak manusiawi atau
merendahkan dan dia juga memiliki hak untuk bekerja, keselamatan pribadi,
pendidikan, properti dan hak untuk memilih dan untuk berdiri sebagai kandidat
untuk pemilihan.

d) Akuntabilitas

Pemerintah serta aktor swasta bertanggung jawab di bawah hukum.

e) Hanya Hukum

Hukumnya jelas, dipublikasikan, stabil, dan adil, diterapkan secara merata dan
melindungi hak-hak dasar, termasuk keamanan orang dan properti dan hak asasi
manusia inti tertentu.

f) Pemerintahan Terbuka

Proses di mana undang-undang diberlakukan, diatur, dan ditegakkan dapat diakses,


adil, dan efisien seperti ciri-ciri hukum adat.

g) Keadilan Penyelesaian

Sengketa yang Tidak Dapat Diakses dan Tidak Langsung disampaikan tepat waktu
oleh perwakilan dan netral yang kompeten, etis, dan independen yang dapat
diakses, memiliki sumber daya yang memadai, dan mencerminkan susunan
komunitas yang mereka layani.

14. Sebutkan pilar-pilar demokrasi menurut Amin Rais!


Jawab :
a. Adanya partisipasi rakyat dalam pengambilan keputusan
b. Adanya persamaan kedudukan di depan umum
c. Pendistribusian pendapatan secara adil
d. Adanya persamaan dalam memperoleh pendidikan
e. Adanya kebebasan
f. Adanya keterbukaan informasi
g. Terciptanya etika politik
h. Kebebasan individu
i. Adanya semangat kerja sama
j. Adanya hak untuk protes
15. Jelaskan pilar-pilar demokrasi Pancasila!
Jawab :
a. Demokrasi yang Berketuhanan Yang Maha Esa.

Artinya, sistem dan perilaku dalam penyelenggaraan negara Indonesia harus nilai-nilai
yang dasar Ketuhanan Yang Maha Esa.

b. Demokrasi dengan kecerdasan.

Artinya, mengatur dan menyelenggarakan demokrasi harus memiliki paradigma yang


cerdas. Berpikiran terbuka, mau menerima kritik dan saran demi tercapainya
tujuannegara yang dicita-citakan.

c. Demokrasi yang berkedaulatan rakyat.

Kedaulatan tertinggi berada di tangan rakyat. Secara prinsip, rakyatlah yang


memiliki/memegang kedaulatan itu. Dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk
rakyat. Aspirasi rakyat ditampung oleh badan legislatif (MPR, DPR, DPD) dan
nantinya akan disalurkan kepihak yang berwenang.

d. Demokrasi dengan rule of law.

Hukum melandasi pelaksanaan demokrasi. Untuk mengembangkan kebebasan yang


demokratis tidak bisa dengan meninggalkan hukum.

e. Demokrasi dengan pemisahan kekuasaan negara.

Suatu negara yang demokratis harus ada pembagian kekuasaan. Hal ini untuk
menghindari terjadinya pemusatan kekuasaan kepada satu orang.

f. Demokrasi dengan hak asasi manusia,

Demokrasi mengharuskan adanya penghargaan terhadap harkat dan martabat manusia


dalam bentuk jaminan dan perlindungan hak-hak asasi manusia.

g. Demokrasi dengan pengadilan yang merdeka.

Memberi peluang seluas-luasnya kepada semua pihak yang berkepentingan untuk


mencari dan menemukan hukum yang seadil-adilnya.

h. Demokrasi dengan otonomi daerah.

Pelaksanaan demokrasi harus tetap menjamin tegaknya persatuan dan kesatuan


bangsa. Dengan dilaksanakan otonomi daerah yang semakin nyata dan bertanggung
jawab
i. Demokrasi dengan kemakmuran.

Demokrasi juga mencakup dalam bidang ekonomi. Demokrasi ekonomi adalah sistem
pengelolaan perekonomian negara berdasarkan prinsip ekonomi

j. Demokrasi yang berkeadilan sosial.

Pelaksanaan demokrasi diarahkan untuk mewujudkan kesejahteraan bagi seluruh


rakyat Indonesia. Demokrasi bukan hanya politik saja melainkan juga demokrasi
sosial dan ekonomi.

Anda mungkin juga menyukai