Anda di halaman 1dari 8

Evidence-based Practice

Pendidikan Profesi Ners STIKep PPNI Jabar

A. Pengertian Pembelajaran EBP-N


Pembelajaran klinik melalui riset dalam membuat asuhan keperawatan melalui
pengumpulan bukti empiris, pandangan para ahli (praktisi) dan keinginan atau
nilai-nilai klien.

B. Capaian Pembelajaran Khusus


1. Mahasiswa mampu untuk melaksanakan EBP dalam memberikan
asuhan keperawatan pada pasien, keluarga, atau komunitas.
2. Mahasiswa mampu merumuskan kebutuhan asuhan keperawatan
berdasarkan evidence yang terbaru.
3. Mahasiswa mampu membuat rumusan pertanyaan klinis dengan
menggunakan format PICOT.
4. Mahasiswa mampu melakukan pencarian evidence (hasil-hasil
penelitian) terbaru sesuai dengan pertanyaan PICOT.
5. Mahasiswa mampu melakukan quality assessment/apraisal terhadap
hasil penelitian yang ditemukan dengan menggunakan format yang tepat.
6. Mahasiswa mampu mengintegrasikan hasil penelitian terbaik dengan
pandangan ahli di klinik serta memperhatikan nilai-nilai pasien dalam
membuat asuhan/tindakan keperawatan yang berdasarkan pada EBP

C. Tahap pelakasanaan
Dalam pelaksaan EBP berdasarkan Melnyk &Fineout-Overholt, Stillwell,
Williamson (2010), terdapat 7 tahapan. Tahapan ini disesuaikan dengan
capaian pembelajaran yang sudah ditentukan, sehingga pembuatan EBP
dalam praktik profesi ners hanya dilakukan sampai dengan 5 tahap, yang
meliputi:
1. Melakukan analisis situasi kebutuhan pelaksanan asuhan keperawatan
sesuai berdasarkan evidence yang terbaru.
2. Membuat rumusan pertanyaan klinis dengan menggunakan format
PICOT.
3. Melakukan pencarian evidence
4. Melakukan quality assessment/apraisal
5. Mengintegrasikan hasil penelitian terbaik dengan pandangan ahli dan
nilai-nilai pasien
.

1
Tahap 1. Melakukan analisis situasi
Tahap ini meliputi:
1) Mahasiswa mengumpulkan informasi mengenai kebutuhan asuhan
keperawatan pasien, keluarga, komunitas
2) Informasi dapat diperoleh melalui wawancara dengan pasien, anggota
keluarga, perawat yang lain, atau tenaga kesehatan yang lain dan juga
dapat melalui rekam medis, dan observasi.
3) Pembimbing klinik/akademik membantu mahasiswa dalam mengkaji
permasalah dan memastikan proses sesuai dengan capaian pembelajaran.
4) Mahasiswa membuat rumusan kebutuhan asuhan keperawatan

Tahap 2. Membuat rumusan pertanyaan klinis dengan menggunakan format


PICOT

Rumusan PICOT digunakan untuk membantu mengidentifikasi masalah pada


satu populasi serta intervensi yang akan dilakukan sehingga proses pencarian
bukti/hasil penelitian lebih spesifik berdasarkan tujuan yang akan dicapai.

P merujuk pada populasi atau pasien

I adalah intervensi yang akan dilaksanakan (fokus utama)

C adalah intervensi pembanding

O merupakan hasil yang diharapkan

T adalah durasi waktu

2
FORMAT PICOT

Template ini berdasarkan pada pedoman EBP dari Ellen Fineout-Overholt (2006)

Tahap 3. Melakukan pencarian evidence


Berikut adalah sumber/database yang paling sering digunakan untuk
mencari sumber/hasil penelitian terbaru adalah pubmed.
(https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/)

Dalam proses pencarian reference, mahasiswa diharuskan:


1) Menggunakan strategi pencarian tepat dan efektif.
 Strategi yang digunakan adalah memasukan PICOT secara lengkap
kedalam pencarian dan menggunakan sinonim untuk setiap istilah atau
kata kunci.
 Gunakan advance search dengan pemakain boolean operator
(AND/OR/NOT).
2) Menentukan kriteri inklusi dan ekslusi. Kriteria ini dibutuhkan untuk
melakukan filtrasi terhadap pencarian sehingga hasil pencarian lebih
effektif. Misal:
Penelitian publish nya dari tahun januari 2013-2018, intervensi studi.

3
3) Membuat laporan riwayat pencarian melalui format dibawah ini:

Jumlah yang
Query Waktu
ditemukan
Contoh
Sumber: PubMed 15-08-2018
SMOKING AND HIV 2750 14:30
SMOKING AND HIV AND PREVALENCE 1200 14:32

4) Melakukan skrining terhadap hasil-hasil studi yang ada dari proses


pencarian sesuai dengan kriteria dan tujuan yang ingin dicapai.
5) Menentukan berapa jumlah arikel yang sesuai dengan kriteria inklusi dan
ekslusi.
6) Menentukan artikel yang tepat yang akan dijadikan bukti ilmiah pelaksaan
EBP.

Membuat diagram flow proses pencarian:

7) Mendownload hasil penelitian tersebut untuk mendaptkan artikelnya secara


penuh (fulltext)

4
Tahap 4. Melakukan quality assessment/apraisal
Penilaian terhadap hasil penelitian/bukti yang didapat diperlukan untuk
menentukan apakah hasil penelitian tersebut merupakan hasil penelitian terbaik
yang tidak menimbulkan bahaya jika diterapkan.
Pada tahap ini mahasiswa diharapkan mampu:
1) Melakukan kritis terhadap artikel yang didapat sesuai dengan format dari
setiap jenis penelitian.
2) Menentukan level evidence nya
3) Membuat laporan hasil analisis

Format penelitian artikel untuk jenis penelitiannya “intervensi”

CASP Checklist: 11 pertanyaan untuk membantu Anda memahami Uji Coba


Terkontrol Acak Randomized Controlled Trial

Cara penggunaan: 3 prinsip dalam melakukan analisis jurnal:

 Apakah hasil studi nya valid?


(Section A)
 Apa hasilnya? (Section B)
 Akankah hasilnya membantu secara
lokal? (Section C)

No Pertanyaan Fokus Respon Komentar


Iya Tidak Tidak
dilaporkan
Section A: Apakah hasil studi nya valid?
1 Apakah studi tersebut  Studi populasi
menjelaskan masalahnya  Intervensi yang
secara fokus diberikan
 Kelopok
control/komparasi
 Hasil/ outcome
2 Apakah pembagian  Bagaimana ini
pasien ke dalam dilakukan
kelompok intervensi dan  Apakah alokasi
control dilakukan secara pasien dilakukan
acak secara
tersembunyi
 dari peneliti dan
pasien
3 Apakah semua pasien  Apakah dihentikan
yang terlibat dalam lebih awal
penelitian  Apakah pasien
dicatat dengan benar di dianalisis dalam
kesimpulannya? kelompok untuk
yang mereka acak
4 Apakah pasien, petuga
kesehatan

5
dan responden pada
penelitian ini
‘Blind’ terhadap
intervensi yang
dilaksanakan?
5 Apakah waktu
pelaksanaan untuk setiap
grup sama?
6 Selain intervensi yang
dilaksanakan, apakah
setiap grup dipelakukan
sama/adil?
Seciton B: Apa hasilnya?
7 Seberasa besar efek dari apa outcome yang
intervensi tersebut diukur?
 Apakah hasil
dijelaskan secara
spesifik
 • hasil apa yang
ditemukan untuk
 Apa hasil dari setiap
outcome yang
diukur
8 Seberapa tepat dan  Berapa confidence
akurat efek intervensi? limitnya
Seciton C: Akankah hasil membantu secara lokal?
9 Bisakah hasilnya  Apakah karakteristik
diterapkan pasien sama
populasi lokal, atau di dengan tempat
konteks saat ini bekerja/populasi
dilingkungan sekarang? anda?
 Jika berbeda, apa
perbedaannya
10 Apakah hasil penelitian  Apakah infomasi
ini pencing secara klinis yang anda inginkan
untuk sudah terdapat
dipertimbangkan? dalam penelitian
 Jika tidak, apakah
akan berpengaruh
terhadap
pengambilan
keputusan
11 Apakah manfaatnya Meskipun tidak
sepadan dengan bahaya tercantum dalam
dan biaya yang penelitian,
dibutuhkan? bagaiman menurut
anda
Penulis, Tujuan penelitian Jenis Intervensi Hasil Skor
tahun Penelitian CASP
Contoh
Lindayani, Mengevaluasi Quasi Peer-lead Angka seks 8
2018 efek dari peer- eksperimen teknologi: bebas berkurang:
leed teknologi  Pembentuk 75% tidak
terhadap peer ciuman dengan
penurunan edukator pacar selama 6
perilaku seks  Pembuatan bulan
bebas pada website 95% tidak
remaja  Pelatihan melakukan
 sosialisasi hubungan seks
sebelum nikah

6
Tahap 5
Mengintegrasikan hasil penelitian terbaik dengan pandangan ahli dan nilai-
nilai pasien

Pada tahap ini mahasiswa diharapkan mampu:


1. Melakukan kritisi terhadap artikel yang didapat sesuai dengan format dari
setiap jenis penelitian.
2. Melakukan konsultasi hasil analisa jurnal pada perawat CI Klinik/Komunitas
atau dosen pembimbing masing-masing kelompok
3. Mengintegrasikan hasil penelitian terbaik dengan perawat CI
Klinik/Komunitas melalui seminar

Format Konsulan pada Perawat Ahli

LEMBAR KONSULTASI EVIDENCE BASED PRACTICE


PRAKTIK KEPERAWATAN ........................
PROGRAM PROFESI NERS STIKEP PPNI JAWA BARAT TA. 2018/2019

Ruangan/ Wilayah :
Judul EBP :
No Hari/Tanggal Kegiatan Bimbingan Tanda Tangan CI /
Pembimbing
Poin Feedback :
1. Hasil Analisis Jurnal
a. Dapat diterapkan
b. Dapat diterapkan dengan revisi
c. tidak dapat diterapkan
2. Pertimbangan Kemampuan Klinik Perawat di
ruangan/ wilayah
3. Pertimbangan Kemampuan Klinik mahasiswa

7
FORMAT LAPORAN EBP

BAB 1 PENDAHULUAN
1. LATAR BELAKANG
1.1 FENOMENA
1.2 PREVALENSI
1.3 GAMBARAN KASUS
2. TUJUAN
TUJUAN PENULISAN EBP
BAB II PELAKSANAAN EBP
1. TAHAP 1
Tuliskan kasus yang diperoleh secara naratif
2. TAHAP 2
Lampirkan format PICOT yang telah diisi
3. TAHAP 3
Lampirkan diagram flow hasil proses pencarian
4. TAHAP 4
Lampirkan CASP Checklist hasil analisis kelompok
5. TAHAP 5
Buat Hasil analisis jurnal ke dalam frmat sebagai berikut :
Author/ Tahun Jenis Sample Intervensi Hasil Quality
Peneliti Penelitian PEnelitian Ass

Poin Feedback :
A. Hasil Analisis Jurnal
1) Dapat diterapkan
2) Dapat diterapkan dengan revisi
3) tidak dapat diterapkan
B. Pertimbangan Kemampuan Klinik Perawat di ruangan/ wilayah
C. Pertimbangan Kemampuan Klinik mahasiswa
BAB III PENUTUP
1. KESIMPULAN
Dapat diterapkan atau tidaknya intervensi berdasarkan analisis jurnal di tahap 5
2. SARAN
Jenis intervensi yang seperti apa yang diharapkan dan diperlukan di lapangan