Anda di halaman 1dari 1

Vitamin A adalah salah satu vitamin yang berfungsi untuk perkembangan dan

kinerja berbagai organ tubuh, seperti mata, kulit, organ reproduksi, dan sistem
kekebalan tubuh.
Vitamin A dapat ditemukan dalam berbagai makanan, seperti hati sapi, susu,
keju, yoghurt, telur, buah mangga, sayur bayam dan wortel, serta minyak ikan.
Vitamin A diberikan secara gratis pada bulan Febuari dan Agustus setiap tahunnya.
Terdapat 2 macam kapsul yang diberikan, yaitu kapsul biru untuk bayi usia 6-11
bulan, serta kapsul merah untuk anak usia 1-5 tahun dan ibu yang baru melahirkan.
Untuk mencegah kekurangan vitamin A pada balita dan ibu baru melahirkan (masa
nifas), Kementrian Kesehatan Republik Indonesia melakukan program pemberian
vitamin A melalui posyandu.

Efek Samping dan Bahaya Vitamin A


Apabila dikonsumsi dengan takaran yang sesuai, vitamin A tidak akan
membahayakan. Namun jika dikonsumsi dalam dosis tinggi atau dalam jangka
panjang, vitamin A dapat menyebabkan beberapa efek samping berikut:

 Kehilangan nafsu makan.


 Sakit perut.
 Muntah.
 Kulit dan bibir yang kering atau pecah-pecah.
 Mengantuk dan kelelahan.
 Lemas.
 Uring-uringan.
 Rambut rontok.

 Peningkatan frekuensi buang air kecil, terutama di malam hari.


 Pandangan kabur.

Manfaat Mencegah dan mengobati defisiensi vitamin A