Anda di halaman 1dari 10

MANUSIA SEBAGAI MAKHLUK INDIVIDU DAN SOSIAL

ILMU SOSIAL DAN BUDAYA DASAR


MANUSIA SEBAGAI MAKHLUK INDIVIDU

INDIVIDU INDIVIDUUM TIDAK TERBAGI


IN DEVIDED

INDIVIDU = Jasmani dan Rohani / Fisik dan Psikis /


Jiwa dan Raga
FAKTOR GENOTIPE + FAKTOR FENOTIPE
=
INDIVIDU

KEPRIBADIAN

“keseluruhan perilaku individu yang merupakan hasil interaksi antara


potensi-potensi biopsikofisikal (fisik dan psikis) yang terbawa sejak lahir
dengan rangkaian situasi lingkungan, yang terungkap pada tindakan dan
perbuatan serta reaksi mental psikologisnya, jika mendapat rangsangan dari
lingkungan”
PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN INDIVIDU

❖ PANDANGAN NATIVISME : “Natus” (Lahir) “Nativus” (Kelahiran/Pembawaan). Aliran


nativisme berpandangan segala sesuatunya ditentukan oleh faktor-faktor yang
dibawa sejak lahir, jadi perkembangan individu itu semata-mata dimungkinkan dan
ditentukan oleh dasar turunan.

❖ PANDANGAN EMPIRISME : “Empiri” (Pengalaman). Tabula Rasa Theory. Aliran nativisme


berpandangan segala sesuatunya berawal dari kekosongan, faktor lingkungan yang
memainkan peran kunci.

❖PANDANGAN KONVERGENSI : “Konvergen” (Menuju satu titik pertemuan). Faktor


keturunan sama besar pengaruhnya dengan faktor lingkungan.
KEBUTUHAN INDIVIDU:

• Fisiologis (Pakaian, Pangan, Tempat, Seks, Dan Kesejahteraan Individu)


• Secure ( Aman )
• Affection ( Kasih Sayang )
• Self Esteem ( Harga Diri )
• To Know And Understand
• Aesthetic
• Self Actualization ( aktualisasi diri )
• Transcendence ( transendensi )
MANUSIA SEBAGAI MAKHLUK SOSIAL

SOSIAL SOCIUS COMRADE, FRIENDS, ALLY, FELLOW SOCIETY


Comrade(kawan) ally(Sekutu) fellow(sesama) society(masyarakat)
Secara etimologi manusia sebagai makhluk sosial adalah makhluk yang berteman,
memiliki ikatan antara satu orang dengan orang yang lain. Istilah sosial menitik
beratkan interaksi antar manusia, baik itu relasi seorang individu dengan seorang
individu yang lain, individu dengan kelompok, atau. kelompok dengan kelompok.
Manusia Dikatakan Sebagai Makhluk Sosial, Karena:

❖ Kebutuhan berinteraksi dengan orang lain


❖ Potensinya akan berkembang bila ia hidup di tengah masyarakat
❖ You are being watched and being judged!, (ironically you want it).
❖Tunduk pada norma sosial
FUNGSI/PERAN MANUSIA SEBAGAI MAKHLUK INDIVIDU DAN SOSIAL
INDIVIDU
❖ Menjaga dan mempertahankan harkat dan martabatnya.
❖ Mengupayakan terpenuhi hak-hak dasarnya sebagai manusia.
❖ Merealisasikan segenap potensi dirinya untuk kesejahteraan hidup.
❖ Memenuhi kebutuhan dan kepentingan diri demi kesejahteraan hidup.

SOSIAL
❖ Melakukan interaksi dan menciptakan kehidupan berkelompok.
❖ Menciptakan norma yang mengatur kehidupan sosial. (Agama, Moral, Adat, Hukum)
❖ Mengupayakan terwujudnya Hak dan Kewajiban.
Bye!