Anda di halaman 1dari 16

LAPORAN PERENCANAAN KEBUTUHAN STAF

RSUD dr. MURJANI SAMPIT


INSTALASI FARMASI TAHUN 2020
A. PENDAHULUAN

1. Latar Belakang
Instalasi Farmasi merupakan salah satu unit penunjang yang penting dan tidak dapat
dipisahkan dari pelayanan keseluruhan suatu rumah sakit. Pelayanan kefarmasian yang
dilakukan di Rumah Sakit Umum Daerah dr. Murjani adalah pengelolaan perbekalan
farmasi dan pelayanan farmasi klinik. Pengelolaan perbekalan farmasi meliputi seleksi /
pemilihan perbekalan farmasi , perencanaan perbekalan farmasi, pengadaan perbekalan
farmasi, penyimpanan perbekalan farmasi, distribusi perbekalan farmasi, monitoring dan
pelaporan. Pelayanan farmasi klinik meliputi pengkajian dan pelayanan resep, PIO dan
konseling, rekonsiliasi obat, visite ke ruangan perawatan dan dispensing sediaan steril.
Dispensing sediaan steril ( pelayanan kemoterapi ) rencana mulai dilakukan tahun 2020.
Pelayanan Instalasi Farmasi yang bermutu dapat dicapai apabila didukung oleh
sarana prasarana memadai dan sumber daya manusia yang cukup dan kompeten. Saat
ini jumlah tenaga yang ada di Instalasi Farmasi sebanyak 46 orang terdiri dari apoteker
15 orang, asisten apoteker 23 orang dan admin/ pekarya 8 orang. Pelayanan yang
dilakukan terdapat di 5 depo ( depo rawat jalan 1 shift, depo IGD 3 shift, depo IBS 3 shift,
depo rawat inap seroja 2 shift, depo rawat inap KIA 1 shift ) dan 1 gudang farmasi.

2. Tujuan
a. Tujuan umum
1. Terlaksananya pelayanan kefarmasian yang bermutu, efektif dan efisien
2. Terselenggaranya pengelolaan perbekalan farmasi di RSUD dr. Murjani yang
efisien, efektif dan aman dengan biaya yang terjangkau masyarakat
3. Terselenggaranya asuhan kefarmasian yang baik dan benar dalam penggunaan
obat dan alat kesehatan bagi pasien
b. Tujuan khusus
1. Sebagai acuan penghitungan jumlah tenaga di Instalasi Farmasi
2. Jumlah tenaga di Instalasi Farmasi terpenuhi sesuai dengan kualifikasi dan beban
kerja
B. STRUKTUR ORGANISASI DAN URAIAN JABATAN

1. STRUKTUR ORGANISASI INSTALASI FARMASI

2. URAIAN JABATAN

A. NAMA JABATAN : KEPALA INSTALASI FARMASI

Tanggung jawab :
1. Kebenaran dan ketepatan rencana kerja, tata cara kerja, usulan kebutuhan fasilitas,
usulan kebutuhan tenaga kerja dan laporan berkala dan khusus
2. Kebenaran pantauan penatalaksanaan layanan
3. Kebenaran dan ketepatan nilai DP3 dan DUPAK
Wewenang :
1. Meminta informasi dan petunjuk kepada atasan
2. Memberi petunjuk dan bimbingan pelaksanaan tugas bawahan di lingkungan Instalasi
Farmasi
3. Mengkoordinasikan, mengendalikan dan memantau penggunaan fasilitas dan kegiatan
penataan, penyimpanan, penyediaan dan pengeluaran perbekalan farmasi di Instalasi
Farmasi
4. Menandatangani surat dan dokumen yang ditetapkan menjadi wewenang kepala
Instalasi Farmasi
5. Memberi saran dan pertimbangan kepada atasan
6. Menilai pra DP3 dan DUPAK bawahan di lingkungan Instalasi Farmasi
Fungsi :
Mengkoordinasikan semua bagian yang ada di Instalasi Farmasi agar pelayanan dapat
berjalan lancar

Uraian tugas :
a. Membawahi Apoteker, Tenaga Teknis Kefarmasian dan Tenaga Administrasi yang ada
di lingkungan Instalasi Farmasi
b. Mengkoordinasikan tugas – tugas yang dikerjakan Apoteker, Tenaga Teknis
Kefarmasian dan Tenaga Administrasi
c. Mempelajari program RS dan kebijaksanaan Direktur
d. Menyusun rencana dan tata kerja
e. Mengkoordinasikan dan mengendalikan pelaksanaan kegiatan
f. Memantau dan menilai mekanisme kerja
g. Memotivasi petugas di Instalasi Farmasi
h. Melakukan koordinasi dengan unit kerja terkait
i. Membuat laporan berkala dan khusus
j. Membuat usulan kebutuhan perbekalan farmasi dan alat tulis kantor
k. Membuat usulan kebutuhan tenaga
l. Membuat usulan pembinaan, pendidikan dan pengembangan karir tenaga di Instalasi
Farmasi
m. Memantau penerimaan, penyimpanan dan pendistribusian perbekalan farmasi
n. Membuat pra DP3 dan DUPAK
o. Mengawasi ketertiban, keamanan dan kebersihan Instalasi Farmasi
p. Membuat program orientasi kepada tenaga baru yang akan bekerja di Instalasi Farmasi
q. Melaksanakan tugas pembimbingan, pendidikan dan penelitian di lingkup kerja
r. Mengambil langkah-langkah yang perlu dalam menyelesaikan urusan yang berkaitan
dengan Instalasi Farmasi baik yang berada dalam garis koordinasi maupun yang ada di
unit lain
s. Melakukan tugas lain yang diberikan atasan dalam rangka memperlancar pelaksanaan
kegiatan di Instalasi Farmasi

B. NAMA JABATAN : PENANGGUNG JAWAB DEPO RAWAT JALAN

Nama jabatan atasan : Kepala Instalasi Farmasi


Nama jabatan bawahan langsung :
1. Pelaksana pelayanan depo
2. Pelaksana administrasi
3. Pelaksana distribusi ruangan

Tanggung jawab :
1. Kebenaran pelayanan farmasi di Depo Rawat Jalan
2. Kebenaran penggunaan perbekalan farmasi di Depo Rawat Jalan
3. Kebenaran perhitungan nilai rupiah per resep di Depo Rawat Jalan
4. Kebenaran data perbekalan farmasi antara komputer dengan fisik di Depo Rawat Jalan
Wewenang :
1. Meminta informasi dan petunjuk kepada atasan
2. Memberi petunjuk dan bimbingan pelaksanaan tugas staf di Depo Rawat Jalan
3. Memberi saran dan pertimbangan kepada atasan
4. Meminta bahan / sarana penunjang yang dibutuhkan untuk pelaksanaan tugasnya
Fungsi :
Membantu Kepala Instalasi Farmasi dalam merencanakan, mengarahkan,
mengkoordinasikan, mengendalikan dan mengevaluasi pelayanan farmasi di depo
rawat jalan

Uraian tugas :
1. Merencanakan dan menyusun kebutuhan sarana dan prasarana pelayanan di depo
rawat jalan
2. Merencanakan dan mengajukan kebutuhan obat dan perbekalan farmasi depo rawat
jalan ke gudang farmasi
3. Memantau penggunaan perbekalan farmasi di depo rawat jalan
4. Melaksanakan pengawasan mutu perbekalan farmasi di depo rawat jalan
5. Mencatat data pemasukan dan pengeluaran perbekalan farmasi di depo rawat jalan
pada kartu stok
6. Menyusun pedoman dan standar prosedur operasional yang terkait pelayanan di depo
rawat jalan
7. Melaksanakan kegiatan pelayanan perbekalan farmasi untuk pasien depo rawat jalan
8. Melaksanakan pelayanan informasi obat di depo rawat jalan
9. Melakukan koordinasi dengan kepala instalasi farmasi, penanggung jawab depo lain,
staf depo rawat jalan, tenaga kesehatan lain dan unit lain dilingkungan rumah sakit
untuk pelaksanaan program kerja pelayanan depo rawat jalan maupun program kerja
bidang lain
10. Memastikan perbekalan farmasi di depo rawat jalan disimpan secara aman dan sesuai
dengan standar penyimpanan
11. Memantau dan mengevaluasi ketersediaan stok, kadaluarsa dan kualitas / mutu
perbekalan farmasi depo rawat jalan
12. Menindaklanjuti hasil evaluasi stok, kadaluarsa dan kualitas/ mutu perbekalan farmasi
depo rawat jalan
13. Melaksanakan tugas lain yang diberikan atasan

C. NAMA JABATAN : PENANGGUNG JAWAB DEPO RAWAT INAP

Tanggung jawab :
1. Kebenaran pelayanan farmasi di Depo Rawat Inap
2. Kebenaran penggunaan perbekalan farmasi di Depo Rawat Inap
3. Kebenaran perhitungan nilai rupiah per resep di Depo Rawat Inap
4. Kebenaran data perbekalan farmasi antara komputer dengan fisik di Depo Rawat Inap
Wewenang :
1. Meminta informasi dan petunjuk kepada atasan
2. Memberi petunjuk dan bimbingan pelaksanaan tugas bawahan di Depo Rawat Inap
3. Memberi saran dan pertimbangan kepada atasan
4. Meminta bahan / sarana penunjang yang dibutuhkan untuk pelaksanaan tugasnya
Fungsi :
Membantu Kepala Instalasi Farmasi dalam merencanakan, mengarahkan,
mengkoordinasikan, mengendalikan dan mengevaluasi pelayanan farmasi di depo
rawat inap

Uraian tugas :
1. Merencanakan dan menyusun kebutuhan sarana dan prasarana pelayanan di depo
rawat inap
2. Merencanakan dan mengajukan kebutuhan obat dan perbekalan farmasi depo rawat
inap ke gudang farmasi
3. Memantau penggunaan perbekalan farmasi di depo rawat inap
4. Melaksanakan pengawasan mutu perbekalan farmasi di depo rawat inap
5. Mencatat data pemasukan dan pengeluaran perbekalan farmasi di depo rawat inap
pada kartu stok
6. Menyusun pedoman dan standar prosedur operasional yang terkait pelayanan di depo
rawat inap
7. Melaksanakan kegiatan pelayanan perbekalan farmasi untuk pasien depo rawat inap
8. Melaksanakan pelayanan informasi obat di depo rawat inap
9. Melakukan koordinasi dengan kepala instalasi farmasi, penanggung jawab depo lain,
staf depo rawat inap, tenaga kesehatan lain dan unit lain dilingkungan rumah sakit
untuk pelaksanaan program kerja pelayanan depo rawat inap maupun program kerja
bidang lain
10. Memastikan perbekalan farmasi di depo rawat inap disimpan secara aman dan sesuai
dengan standar penyimpanan
11. Memantau dan mengevaluasi ketersediaan stok, kadaluarsa dan kualitas / mutu
perbekalan farmasi depo rawat inap
12. Menindaklanjuti hasil evaluasi stok, kadaluarsa dan kualitas/ mutu perbekalan farmasi
depo rawat inap
13. Melaksanakan tugas lain yang diberikan atasan
D. NAMA JABATAN : PENANGGUNG JAWAB DEPO IBS

Tanggung jawab :
1. Kebenaran pelayanan farmasi di Depo IBS
2. Kebenaran penggunaan perbekalan farmasi di Depo IBS
3. Kebenaran perhitungan nilai rupiah per resep di Depo IBS
4. Kebenaran data perbekalan farmasi antara komputer dengan fisik di Depo IBS
Wewenang :
1. Meminta informasi dan petunjuk kepada atasan
2. Memberi petunjuk dan bimbingan pelaksanaan tugas bawahan di Depo IBS
3. Memberi saran dan pertimbangan kepada atasan
4. Meminta bahan / sarana penunjang yang dibutuhkan untuk pelaksanaan tugasnya
Fungsi :
Membantu Kepala Instalasi Farmasi dalam merencanakan, mengarahkan,
mengkoordinasikan, mengendalikan dan mengevaluasi pelayanan farmasi di depo IBS

Uraian tugas :
1. Merencanakan dan menyusun kebutuhan sarana dan prasarana pelayanan di depo IBS
2. Merencanakan dan mengajukan kebutuhan obat dan perbekalan farmasi depo IBS ke
gudang farmasi
3. Memantau penggunaan perbekalan farmasi di depo IBS
4. Melaksanakan pengawasan mutu perbekalan farmasi di depo IBS
5. Mencatat data pemasukan dan pengeluaran perbekalan farmasi di depo IBS pada
kartu stok
6. Menyusun pedoman dan standar prosedur operasional yang terkait pelayanan di depo
IBS
7. Melaksanakan kegiatan pelayanan perbekalan farmasi untuk pasien depo IBS
8. Memastikan perbekalan farmasi di depo IBS disimpan secara aman dan sesuai dengan
standar penyimpanan
9. Memantau dan mengevaluasi ketersediaan stok, kadaluarsa dan kualitas / mutu
perbekalan farmasi depo IBS
10. Menindaklanjuti hasil evaluasi stok, kadaluarsa dan kualitas/ mutu perbekalan farmasi
depo IBS
11. Melaksanakan tugas lain yang diberikan atasan

E. NAMA JABATAN : PENANGGUNG JAWAB DEPO IGD

Tanggung jawab :
1. Kebenaran pelayanan farmasi di Depo IGD
2. Kebenaran penggunaan perbekalan farmasi di Depo IGD
3. Kebenaran perhitungan nilai rupiah per resep di Depo IGD
4. Kebenaran data perbekalan farmasi antara komputer dengan fisik di Depo IGD
Wewenang :
1. Meminta informasi dan petunjuk kepada atasan
2. Memberi petunjuk dan bimbingan pelaksanaan tugas bawahan di Depo IGD
3. Memberi saran dan pertimbangan kepada atasan
4. Meminta bahan / sarana penunjang yang dibutuhkan untuk pelaksanaan tugasnya
Fungsi :
Membantu Kepala Instalasi Farmasi dalam merencanakan, mengarahkan,
mengkoordinasikan, mengendalikan dan mengevaluasi pelayanan farmasi di depo IGD

Uraian tugas :
1. Merencanakan dan menyusun kebutuhan sarana dan prasarana pelayanan di depo IGD
2. Merencanakan dan mengajukan kebutuhan obat dan perbekalan farmasi depo IGD ke
gudang farmasi
3. Memantau penggunaan perbekalan farmasi di depo IGD
4. Melaksanakan pengawasan mutu perbekalan farmasi di depo IGD
5. Mencatat data pemasukan dan pengeluaran perbekalan farmasi di depo IGD pada
kartu stok
6. Menyusun pedoman dan standar prosedur operasional yang terkait pelayanan di depo
IGD
7. Melaksanakan kegiatan pelayanan perbekalan farmasi untuk pasien depo IGD
8. Melaksanakan pelayanan informasi obat di depo IGD
9. Melakukan koordinasi dengan kepala instalasi farmasi, penanggung jawab depo lain,
staf depo IGD, tenaga kesehatan lain dan unit lain dilingkungan rumah sakit untuk
pelaksanaan program kerja pelayanan depo IGD maupun program kerja bidang lain
10. Memastikan perbekalan farmasi di depo IGD disimpan secara aman dan sesuai dengan
standar penyimpanan
11. Memantau dan mengevaluasi ketersediaan stok, kadaluarsa dan kualitas / mutu
perbekalan farmasi depo IGD
12. Menindaklanjuti hasil evaluasi stok, kadaluarsa dan kualitas/ mutu perbekalan farmasi
depo IGD
13. Melaksanakan tugas lain yang diberikan atasan

F. NAMA JABATAN : PENANGGUNG JAWAB GUDANG

Tanggung jawab :
1. Kebenaran data perbekalan farmasi antara computer dengan fisik di gudang
2. Membuat daftar perbekalan farmasi yang dibutuhkan gudang
3. Kebenaran pencatatan keluar masuknya perbekalan farmasi di gudang
4. Kebenaran penggunaan perbekalan farmasi di gudang
Wewenang :
1. Meminta informasi dan petunjuk kepada atasan
2. Memberi petunjuk dan bimbingan pelaksanaan tugas bawahan di Gudang
3. Memberi saran dan pertimbangan kepada atasan
4. Meminta bahan / sarana penunjang yang dibutuhkan untuk pelaksanaan tugasnya
Fungsi :
Membantu Kepala Instalasi Farmasi dalam merencanakan, mengarahkan,
mengkoordinasikan, mengendalikan dan mengevaluasi program-program gudang
farmasi

Uraian tugas :
1. Melaksanakan kegiatan pelayanan gudang farmasi baik pelayanan rutin maupun
pelayanan emergensi
2. Mendokumentasikan kegiatan pelayanan gudang farmasi
3. Mengatur pendistribusian perbekalan farmasi ke depo-depo farmasi dan unit lain di
lingkungan rumah sakit
4. Memastikan bahwa semua perbekalan farmasi yang disediakan di gudang farmasi
sesuai formularium dan kebutuhan rumah sakit
5. Menyusun pedoman dan standart prosedur operasional yang terkait pelayanan gudang
farmasi
6. Merencanakan dan menyusun tata laksana pelayanan gudang farmasi
7. Merencanakan dan menyusun kebutuhan sarana prasarana pelayanan gudang farmasi
8. Merencanakan dan mengusulkan perbekalan farmasi gudang farmasi
9. Melakukan koordinasi dengan kepala instalasi farmasi,staf gudang farmasi, depo-depo
farmasi dan unit lain di rumah sakit dalam rangka pelaksanaan program kerja
pelayanan gudang farmasi
10. Memantau penggunaan, pemeliharaan dan kalibrasi sarana gudang farmasi untuk
menjamin kontinuitas pelayanan gudang farmasi
11. Memantau dan mengevaluasi ketersediaan stok, kadaluarsa dan kualitas mutu
perbekalan farmasi
12. Menindaklanjuti hasil evaluasi stok, kadaluarsa dan kualitas mutu perbekalan farmasi
13. Melaksanakan tugas lain yang diberikan atasan
G. NAMA JABATAN : PENYIMPAN BARANG / PENYIMPAN PERBEKALAN FARMASI

Tanggung jawab :
1. Kebenaran penerimaan, penyimpanan dan pendistribusian perbekalan farmasi di
gudang farmasi
2. Kebenaran kualitas dan kuantitas perbekalan farmasi yang diterima dan didistribusikan
oleh gudang farmasi
3. Kebenaran pencatatan keluar masuknya perbekalan farmasi di gudang farmasi
Wewenang :
1. Meminta informasi dan petunjuk kepada atasan
2. Meminta bahan yang dibutuhkan untuk melaksanakan tugasnya
3. Memberi saran kepada atasan
Fungsi :
Membantu Kepala Instalasi Farmasi dalam menerima, menyimpan dan mendistribusikan
perbekalan farmasi yang ada di Gudang Farmasi

Uraian tugas :
1. Menyusun dan mencatat kebutuhan perbekalan farmasi di gudang farmasi
2. Menerima, meneliti, mengatur dan menyimpan perbekalan farmasi di gudang farmasi
3. Mengentry data perbekalan farmasi yang masuk dan keluar gudang farmasi
4. Melaporkan data pemasukan dan pengeluaran perbekalan farmasi dari gudang
farmasi kepada penanggung jawab gudang farmasi
5. Melaporkan data perbekalan farmasi yang dibutuhkan gudang farmasi kepada
penanggung jawab gudang farmasi
6. Melaporkan data perbekalan farmasi rusak/kadaluarsa/mendekati kadaluarsa ke
penanggung jawab gudang
7. Melaksanakan tugas lain yang diberikan atasan

H. NAMA JABATAN : PENANGGUNG JAWAB ADMINISTRASI

Tanggung jawab :
1. Kebenaran nilai faktur tagihan/nota pembelian dari pihak ketiga
2. Kebenaran laporan jumlah/nilai belanja perbekalan farmasi di Instalasi Farmasi
3. Kebenaran laporan jumlah/nilai pelayanan perbekalan farmasi yang telah dilakukan oleh
Instalasi Farmasi
Wewenang :
1. Meminta informasi dan petunjuk kepada atasan
2. Memberi saran dan pertimbangan kepada atasan

Fungsi :
Membantu Kepala Instalasi Farmasi dalam melaksanakan fungsi administrasi di
Instalasi Farmasi

Uraian Tugas :
1. Menyusun kelengkapan administrasi tagihan pihak ketiga
2. Meneliti kebenaran dokumen tagihan dari pihak ketiga untuk pengajuan proses
pembayaran ke bagian keuangan
3. Melaporkan data jumlah tagihan dari pihak ketiga kepada kepala Instalasi Farmasi
4. Melaporkan data pendapatan Instalasi Farmasi dari semua pelayanan farmasi yang
telah dilakukan setiap bulan
5. Melaksanakan tugas lain yang diberikan atasan

I. NAMA JABATAN : PELAKSANA PELAYANAN DEPO

Tanggung jawab :
Melaksanakan pelayanan farmasi sesuai petunjuk penanggung jawab depo setempat
Wewenang :
Meminta petunjuk tentang pekerjaan yang dilakukan kepada penanggung jawab depo setempat

Uraian tugas :
1. Melakukan pelayanan farmasi di depo setempat sesuai standart prosedur operasional
yang berlaku
2. Melakukan telaah resep
3. Menghubungi dokter untuk mengkonfirmasi resep yang kurang jelas/tidak terbaca
4. Menghubungi perawat/admin ruangan untuk konfirmasi biaya resep
5. Menghubungi penanggung jawab depo atau kepala instalasi farmasi untuk persetujuan
resep/lampiran resep yang tidak lengkap
6. Menghubungi dan berkoordinasi dengan penanggung jawab depo/kepala instalasi
farmasi untuk koordinasi apabila terjadi permasalahan dalam pelayanan farmasi di depo
setempat
7. Memasukkan data resep ke sistem komputer farmasi
8. Menghitung dosis resep untuk obat – obat racikan
9. Menyiapkan resep berupa obat racikan yaitu puyer, kapsul, sirup kering, salep dan lain-
lain
10. Memberikan label pada obat
11. Mencatat data pemasukan dan pengeluaran perbekalan farmasi di depo pada kartu
stok
12. Melakukan cek perbekalan farmasi yang akan dibagikan ke ruang perawatan
13. Mendistribusikan perbekalan farmasi untuk pemakaian sehari ke ruang perawatan
14. Memeriksa dan mencatat perbekalan farmasi kosong/menipis di depo setempat
15. Memeriksa dan mencatat obat emergency yang terpakai di troli emergensi
16. Mengganti obat emergency yang terpakai di troli emergensi
17. Mencatat kadaluarsa (ED) perbekalan farmasi di depo setempat
18. Mengajukan permintaan perbekalan farmasi kosong/menipis ke gudang farmasi
19. Melakukan kegiatan stok opname di depo setempat tiap 6 bulan sekali dan di akhir
tahun
20. Melaporkan perbekalan farmasi rusak/ED/ED dekat ke penanggung jawab depo
setempat
21. Melakukan penyimpanan perbekalan farmasi di depo setempat sesuai brosur
obat/kebijakan penyimpanan perbekalan farmasi
22. Melakukan penyerahan perbekalan farmasi sesuai standart prosedur operasional yang
berlaku
23. Mengecek suhu kulkas dan menuliskannya di formulir pengecekan suhu kulkas
24. Mengecek suhu ruangan dan menuliskannya di formulir pengecekan suhu ruangan
25. Melakukan koordinasi dengan penanggung jawab depo setempat berdasar petunjuk
Kepala Instalasi Farmasi
26. Menghadiri rapat Instalasi Farmasi
27. Melaksanakan tugas lain yang diberikan atasan

J. NAMA JABATAN : PELAKSANA GUDANG

Tanggung jawab :
Melakukan distribusi perbekalan farmasi dari gudang ke depo-depo farmasi
Membantu tugas penyimpan barang

Wewenang :
Meminta petunjuk tentang pekerjaan yang dilakukan kepada penanggung jawab gudang dan
memberikan masukan pengembangan pelayanan gudang farmasi

Uraian tugas :
1. Membantu penanggung jawab gudang dalam melakukan distribusi perbekalan farmasi
ke depo-depo farmasi
2. Membantu menerima dan menyimpan barang datang di gudang sesuai standart
prosedur operasional yang berlaku
3. Membantu mengentry data pengeluaran perbekalan farmasi dari gudang secara
periodik
4. Menyiapkan perbekalan farmasi yang diminta oleh depo-depo farmasi, ruang perawatan
dan unit lain di rumah sakit
5. Mencatat data pemasukan dan pengeluaran perbekalan farmasi di gudang pada kartu
stok
6. Mengirim perbekalan farmasi yang diminta depo-depo farmasi
7. Melakukan rekap perbekalan farmasi yang menipis/kosong dan menyerahkannya ke
penanggung jawab gudang farmasi
8. Membantu melakukan kegiatan stok opname di gudang farmasi
9. Mengecek suhu kulkas dan menuliskannya pada formulir pengecekan suhu kulkas di
gudang farmasi
10. Mengecek suhu ruangan dan menuliskan nya pada formulir pengecekan suhu ruangan
gudang farmasi
11. Melakukan pembelian obat kosong ke apotek luar
12. Melakukan koordinasi dengan penanggung jawab gudang farmasi atas petunjuk Kepala
Instalasi Farmasi
13. Melaksanakan tugas lain yang diberikan atasan

K. NAMA JABATAN : PELAKSANA ADMINISTRASI

Tanggung jawab :
Memasukkan data pemakaian obat pasien dengan benar

Wewenang :
Meminta petunjuk tentang pekerjaan yang dilakukan kepada penanggung jawab administrasi

Uraian tugas :
1. Melaksanakan seleksi administrasi terhadap semua resep
2. Menghitung jumlah tagihan pelayanan obat per pasien sesuai jaminan masing-masing
3. Menginput resep obat per pasien
4. Membuat laporan tagihan secara periodik
5. Melaksanakan tugas lain yang diberikan atasan

L. NAMA JABATAN : PENANGGUNG JAWAB PELAYANAN PPA ( PROFESI


PEMBERI ASUHAN )

Tanggung jawab :
Kebenaran pelayanan farmasi klinik oleh PPA di ruangan perawatan
Wewenang :
1. Meminta informasi dan petunjuk kepada atasan
2. Memberi petunjuk dan bimbingan pelaksanaan tugas PPA di ruangan perawatan
3. Memberi saran dan pertimbangan kepada atasan
4. Meminta bahan / sarana penunjang yang dibutuhkan untuk pelaksanaan tugasnya
Fungsi :
Membantu Kepala Instalasi Farmasi dalam merencanakan, mengarahkan,
mengkoordinasikan, mengendalikan dan mengevaluasi pelayanan farmasi klinik di
ruangan perawatan

Uraian tugas :
1. Merencanakan dan menyusun kebutuhan sarana dan prasarana pelayanan farmasi
klinik
2. Menyusun pedoman dan standar prosedur operasional yang terkait pelayanan farmasi
klinik di ruangan perawatan
3. Melaksanakan kegiatan pelayanan farmasi klinik di ruangan perawatan
4. Memantau dan mengevaluasi pelayanan farmasi klinik di ruangan perawatan
5. Menindaklanjuti hasil evaluasi pelayanan farmasi klinik di ruangan perawatan
6. Melaksanakan tugas lain yang diberikan atasan

M. NAMA JABATAN : PENANGGUNG JAWAB DISPENSING SEDIAAN STERIL


Tanggung jawab :
1. Kebenaran pelayanan dispensing sediaan steril
2. Kebenaran penggunaan perbekalan farmasi di pelayanan dispensing sediaan steril
3. Kebenaran perhitungan dosis pelayanan dispensing sediaan steril
Wewenang :
1. Meminta informasi dan petunjuk kepada atasan
2. Memberi petunjuk dan bimbingan kepada petugas tentang pelaksanaan dispensing
sediaan steril
3. Memberi saran dan pertimbangan kepada atasan
4. Meminta bahan / sarana penunjang yang dibutuhkan untuk pelaksanaan tugasnya
Fungsi :
Membantu Kepala Instalasi Farmasi dalam mengkoordinasikan, mengendalikan dan
mengevaluasi pelayanan dispensing sediaan steril

Uraian tugas :
1. Merencanakan dan menyusun kebutuhan sarana dan prasarana pendukung pelayanan
dispensing sediaan steril
2. Menyusun pedoman dan standar prosedur operasional yang terkait pelayanan
dispensing sediaan steril
3. Melaksanakan kegiatan pelayanan dispensing sediaan steril
4. Melaksanakan pelayanan informasi obat
5. Melakukan koordinasi dengan kepala instalasi farmasi, penanggung jawab depo lain,
petugas dispensing sediaan steril , tenaga kesehatan lain dan unit lain dilingkungan
rumah sakit untuk pelaksanaan program kerja pelayanan dispensing sediaan steril
maupun program kerja bidang lain
6. Memastikan pelayanan dispensing sediaan steril dilakukan secara aman dan sesuai
dengan standar pelayanan yang ada
7. Memantau dan mengevaluasi pelayanan dispensing sediaan steril secara berkala
8. Menindaklanjuti hasil evaluasi pelayanan dispensing sediaan steril
9. Melaksanakan tugas lain yang diberikan atasan

N. NAMA JABATAN : PROFESI PEMBERI ASUHAN ( PPA )

Tanggung jawab:
Memberikan pelayanan farmasi klinik di ruang perawatan

Wewenang :
Memberikan masukan pengembangan pelayanan farmasi dan farmasi klinik kepada
penanggung jawab pelayanan PPA dan kepala instalasi farmasi

Fungsi :
1. Membantu Kepala Instalasi Farmasi dalam memberikan asuhan kefarmasian
(pharmaceutical care)
2. Membantu Kepala Instalasi Farmasi dalam memberikan pelayanan farmasi klinik

Uraian tugas :
1. Melaksanakan pelayanan farmasi klinik
2. Mengidentifikasi masalah yang berkaitan dengan obat dan alat kesehatan
3. Mencegah dan mengatasi masalah yang berkaitan dengan obat dan alat kesehatan
4. Memantau efektifitas dan keamanan penggunaan obat dan alat kesehatan
5. Memberikan informasi obat kepada dokter, perawat, pasien maupun keluarga
6. Melakukan koordinasi dengan petugas pelaksana pelayanan, kepala instalasi farmasi,
penanggung jawab depo rawat inap dan kepala ruang perawatan untuk kelancaran
pelayanan farmasi klinik
7. Melakukan cek perbekalan farmasi yang ada ke ruang perawatan
8. Memeriksa dan mencatat obat emergency yang terpakai di troli emergensi
9. Mengambil langkah-langkah yang perlu dalam menyelesaikan permasalahan terkait
pelayanan farmasi klinik dengan berkoordinasi kepada penanggung jawab pelayanan
farmasi klinik dan kepala instalasi farmasi
10. Melaksanakan tugas lain yang diberikan atasan

O. NAMA JABATAN : PELAKSANA DISTRIBUSI RUANGAN

Tanggung jawab :
Mendistribusikan obat semua pasien rawat inap
Membantu tugas pelaksana gudang

Wewenang :
Meminta petunjuk tentang pekerjaan yang dilakukan kepada Kepala Instalasi farmasi

Uraian tugas :
1. Mendistribusikan obat pasien rawat inap sesuai ruangan perawatan masing-masing
2. Membantu pelaksana gudang membeli obat habis ke apotek luar
3. Membantu pelaksana gudang mendistribusikan amprahan ke depo-depo farmasi
4. Melaksanakan tugas lain yang diberikan atasan
3. POLA KETENAGAAN DAN KUALIFIKASI PERSONIL
Berdasar pelayanan yang telah dilakukan saat ini dan rencana penambahan pelayanan
kemoterapi pada tahun 2020 maka pola ketenagaan dan kualifikasi personil yang diperlukan
adalah sebagai berikut :

Pola Ketenagaan dan Kualifikasi Personil


Kualifikasi Jumlah Tenaga
Nama Jabatan Keterangan
Formal Non Formal Kebutuhan yang ada

Pelatihan
Kepala Instalasi
Apoteker Manajemen 1 1 Cukup
Farmasi
Farmasi

Apoteker/
Pelatihan
PJ. PPA S2 Farmasi 1 1 Cukup
Farmasi Klinik
Klinik

PJ. Depo/ Apoteker /


6 6 Cukup
Gudang Farmasi D3 Farmasi

PPA Apoteker 7 7 Cukup

Pelatihan tehnik
Pelaksana aseptik dan
Asisten
Pelayanan Depo/ handling sitostatic 32 23 Kurang
Apoteker
gudang ( untuk pelayanan
kemoterapi )

Pekarya/
Pelaksana S1 / SMU 8 8 Cukup
distribusi / Admin

ANALISA JUMLAH TENAGA YANG DIBUTUHKAN BERDASARKAN BEBAN KERJA

PELAYANAN DEPO DAN GUDANG FARMASI

1. DEPO RAWAT JALAN


A. Jam buka depo : Hari kerja jam 07.00 – 14.00 wib
B. Resep masuk rata-rata per hari : 100 lembar ( 20 resep obat racikan,80 resep
obat jadi )
C. Waktu yang diperlukan untuk mengerjakan resep : ( jam kerja sehari 6 jam )
(20 x 40 menit ) + ( 80 x 20 menit ) = 2400 menit = 40 jam
Jumlah tenaga yang diperlukan = 40 jam : 6 jam = 7 orang Asisten Apoteker
Koordinator / Penanggung jawab depo rawat jalan = 1 orang Apoteker
Administrasi rawat jalan = 2 orang ( Tenaga Administrasi )
2. DEPO IGD
A. Jam buka depo : 24 jam ( 3 shift )
B. Resep masuk per shift rata-rata 35 lembar ( 3 resep obat racikan, 32 resep obat
jadi )
C. Waktu yang diperlukan untuk mengerjakan resep per shift :
( 32 x 20 menit ) + ( 3 x 40 menit ) = 760 menit = 13 Jam : 6 jam = 2 orang
Jumlah total tenaga yang diperlukan = 6 orang Asisten Apoteker
Koordinator / Penanggung jawab depo IGD = 1 orang Apoteker

3. DEPO IBS
A. Jam buka depo : 24 jam ( 3 shift )
B. Resep masuk sesuai jumlah pasien operasi per shift
C. Tenaga depo IBS per shift = 1 orang
Jumlah total tenaga yang diperlukan = 3 orang Asisten apoteker

4. DEPO RAWAT INAP KIA


A. Jam buka depo : Setiap hari jam 07.00 – 14.00 wib
B. Resep masuk rata-rata per hari = 90 lembar ( 85 resep obat jadi, 5 resep obat
racikan )
C. Waktu yang diperlukan untuk mengerjakan resep :
( 85 x 20 menit ) + ( 5 x 40 menit ) = 1900 menit = 32 jam = 5 orang
Jumlah total tenaga yang diperlukan = 5 orang Asisten Apoteker

5. DEPO RAWAT INAP SEROJA


A. Jam buka depo : Setiap hari jam 07.00 – 20.00 wib ( 2 shift )
B. Resep masuk rata-rata per hari = 130 lembar ( 125 resep obat jadi, 5 resep obat
racikan )
C. Waktu yang diperlukan untuk mengerjakan resep ;
( 125 x 20 menit ) + ( 5 x 40 menit ) = 2700 menit = 45 jam = 8 orang
Jumlah total tenaga yang diperlukan = 8 orang ( Asisten Apoteker )
Administrasi rawat inap seroja = 2 orang ( Tenaga Administrasi )
Tenaga distribusi obat ke ruangan = 1 orang ( Tenaga Administrasi )

6. DEPO HANDLING SITOSTATIKA


A. Jam buka depo : Setiap hari kerja jam 07.00 – 14.00 wib
B. Resep masuk sesuai jadwal kemoterapi di hari berjalan
C. Jumlah tenaga yang diperlukan : 1 Apoteker dan 1 Asisten Apoteker

7. GUDANG FARMASI
- Jam buka gudang farmasi : Setiap hari kerja jam 07.00 – 14.00 wib
- Tenaga untuk gudang farmasi =
Koordinator/ Penanggung jawab gudang = 1 orang Apoteker
Pengurus barang gudang farmasi = 1 orang ( Asisten Apoteker )
Penyimpan barang gudang farmasi = 1 orang ( Asisten Apoteker )
Tenaga pelayanan dan distribusi gudang = 2 orang ( Tenaga Administrasi )
Fakturis : 1 orang ( Tenaga Administrasi )

PELAYANAN PPA ( PROFESI PEMBERI ASUHAN )

Jumlah tenaga PPA = 7 orang Apoteker, memberi asuhan di semua ruangan rawat
inap

KESIMPULAN

Jumlah minimal tenaga Instalasi Farmasi yang diperlukan berdasarkan pelayanan yang
diberikan =
1. Apoteker = 12 orang ( 11 pelayanan, 1 Karu )
2. Asisten Apoteker = 32 orang
3. Tenaga Administrasi = 8 orang
C. PENUTUP

Demikian laporan perencanaan kebutuhan staf tahun 2020 Instalasi farmasi kami sampaikan,
untuk dapat segera ditindak lanjuti agar pelayanan yang kami berikan dapat optimal sesuai
standar. Pelatihan tehnik aseptik dan handling cytostatics mohon untuk secara bertahap segera
dilakukan untuk apoteker maupun asisten apoteker.
Atas perhatian dan kerjasamanya kami ucapkan terimakasih.