Anda di halaman 1dari 6

“SKENARIO IBU BERSALIN”

Di susun

OLEH:

Defi Riyani

Ridha

Israwaty Puluhulawa

Rifky Fimandasari

Penny Nor Halisyah

Siti Juleha

Vinna karlina

“PERAN SKENARIO”

Narrator : Israwaty Puluhulawa

Bidan : Defi Riyani (Bidan Elvis)

Asisten Bidan : Rifki Fimandasari ()

Ibu hamil : Ridha (Ibu Berlin)

Suami : Siti Juleha (Pak Sutarjo)

Ibu dari bumil : Vinna Karlina (Ibu Herina)

Saudara bumil : Penny Nor Halisyah (Adik Riani)


“PERSALINAN NORMAL”

Ibu Herlina adalah seorang guru di SMAN 1 Makale, dia suami dari Pak Sutarjo
yang pekerjaannya adalah seorang Polisi. Saat ini Ibu Ridha sedang mengandung
anak kedua yang umurnya sudah 9 bulan. pada suatu hari jam 5 sore, pak sutarjo,
istri dan ibu Ridha berbincang-bincang di ruang tamu.
Berlin : Pa, ma, tadi lendir dan darah keluar dari jalan lahir saya, dan perut saya sudah
mulai sakit

Ibu : Berarti sudah ada tanda-tanda untuk kamu melahirkan nak

Pak Sutarjo : kalau begitu kita harus segera ke bidan

Ibu : iya, siapkan mobil nak, kita harus ke bidan sekarang

Pak Sutario : iya buk, ibu siapkan barang yang harus kita bawah ke bidan

Ibu : iya nak, sekarang kamu urus mobil, masalah barang nanti ibu dan kakak, adik
kamu yang urus

Pak sutarjo : Iya Buk

Ibu : agus, riani, bantu ibu nak siapkan barang yang harus kita bawah ke bidan (
memanggil dengan nada suara yang agak keras sedikit)

Riani : Iya Buk

Riani : Sudah ada tanda-tanda untuk melahirkan ya bu?

Ibu : Iya nak, kaka kamu sudah ada tanda-tanda untuk melahirkan (berbincang-
bincang sambil menyiapkan barang)

Pak sutarjo : Ibu mobilnya sudah siap


Ibu berlin dan sekeluarga pun segera beraangkat. Sesampainya di sana ibu berlin,
suami serta ibunda segera menemui bidan.

Bidan : Selamat siang ibu bapak, mari masuk

Ibu berlin dan sumi : Selamat siang juga ibu bidan, terimah kasih

Bidan : Iya ibu bapak, sama-sama, silakan duduk

Ibu berlin : Iya bu bidan

Ibu : Bidan, anak saya sudah ada tanda-tanda melahirkan..?

Bidan : Kapan dan seperti apa tanda-tandanya ibu..?

Ibu Berlin : Dari kemarin pagi bidan, tadi ada lendir keluar dan bercampur darah,
dan perut saya sudah sakit dari perut sampai belakang.

Ibu Berlin : Dari kemarin pagi bidan, tadi ada lendir keluar dan bercampur darah,
dan perut saya sudah sakit dari perut sampai belakang.

Bidan : Sakitnya terus-terusanan atau kadang-kadang atau..?

Ibu Berlin : Kadang sakit bidan kadang juga tidak.

Bidan : Sebelum saya periksa saya data sebentar yaa buk

Setalah bidan mengambil data ibu berlin, bidan langsung menyuruh ibu berlin
untuk berbaring untuk melakukan VT. Waktu sudah menunjukkan pukul 19.00
wita.

Bidan : Sekarang saya akan periksa ibu, untuk mengetahui sekarang sudah
pembukaan berapa, ibu mungkin bisa berbaring di situ ibu (sambil menunjuk tempat tidur
pemeriksaan).

Ibu Berlin : Iya bidan

Bidan : Hati-hati ibu, (sambil membantu ibu untuk naik ke tempat tidur)

Ibu Berlin : Iya bidan ( sambil berjalan kesakitan)


Setelah melakukan VT bidan langsung memberitahu ibu hasil pemeriksaannya

Bidan : Ibu setelah saya periksa, ibu sudah pembukaan 5, supaya kepalanya cepat turun,
ibu bisa jalan-jalan dulu.

Ibu Berlin : Iya bidan

Setelah pemeriksaan, bidan dan ibu berlin keluar dari ruang pemeriksaaan.

Bidan : Bapak, ibu, istri dan anak ibu sudah pembukaan 5, mungkin bisa di bantu untuk
jalan-jalan dulu, kalau bisa ibu di kasih makan dan minum ya, supaya nanti jika proses
persalinan ibu ada kekuatan untuk menran.

Riani : Kalau sudah pembukaan lima kira-kira masih lama atau tidak..?

Bidan : Itu tergantung kontraksi rahim itu.

Riani : Apa tu kontraksi bidan..?

Bidan : Kontraksi itu semacam dorongan untuk berkuat, kalau misalnya ibu kesakitan
berarti ada dorongan atau kontraksi dari rahim.

Riani : Oh begitu ya Bu Bidan

Riani : Kira-kira sekitar jam berapa nanti kakak saya melahirkan..?

Bidan : Kemungkinan besar jam 1 atau jam 2 malam nanti...

Riani : Oh begitu ya Bu Bidan.

Bidan : Iya, tolong ibunya di perhatikan makanannya..


Beberapa jam kemudian, bidan melihat adanya tanda dan gejala kala II lalu
melakukan pemeriksaan dalam. Dan setelah pemeriksaan ternyata sudah
pmbukaan lengkap.
Bidan : Ibu setelah saya melakukan pemeriksaan, sudah pembukaan lengkap ibu, jika
ada dorongan untuk meneran ibu meneran saja, jika tidak ada, bapak ibu mungkin bisa beri ibu
makan dan minuman biar nanti ibu bisa berkuat. Nanty pada saat persalinn juga ibu dan suami
mungkin bisa menemani ibu.

Suami : Iya bidan,.

Ibu : Iya Bu Bidan

Proses persalinan pun berlangsung.

Proses.....................

Prsalinan berlangsung dengan baik dan bayi lahir dengan normal.


Bidan : Mba Yanti tolong ambilkan gunting

Yanti : Baik Bu

Bidan : Selamat Ibu anak ibu lahir dengan selamat

Berlin : Terimah kasih bidan

Bidan : Iya ibu sama-sama

Setelah proses persalinan berlangsung, bidan meletakkan bayi di atas belahan


payudara ibu, lalu bidan melanjutkan proses pengeluaran placenta.
Bidan : Mba Yanti, mungkin bisa di siapkan tempat placenta(ari-ari)nya si bayi nanti

Yanti : Baik bidan akan saya siapkan

Riani : Apa tanda-tandanya bidan kalau ari-ari sudah mau keluar?

Bidan : Kalau placenta mau keluar atau yang biasa di bilang ari-ari dia ada semburan
darah segar keluar dari jalan lahir, kemuan tali pusatnya memanjang, dan terus perutnya dia
keras dan bulat.
Setelah placenta lahir, bidan membersihkan pasiend dan mengganti baju
pasien. Kemudian bidan membereskan semua alat lalu memeriksa keadaan
bayi.