Anda di halaman 1dari 12

KELOMPOK 4

PERSAMAAN KONTINUITAS
Persamaan Kontinuitas

 Kekalan Massa-Persamaan Kontinuitas


 Bentuk Persamaan Kontinuitas
 Contoh Penerapan Persamaan Kontinuitas
 Penyelesaian Persamaan Kontinuitas
Kekalan Massa-Persamaan Kontinuitas

 Hukum Kekekalan Massa  “massa dari suatu sistem


tertutup akan konstan
meskipun terjadi berbagai
macam proses di dalam
sistem tersebut(dalam sistem
tertutup Massa zat sebelum
dan sesudah reaksi adalah
sama (tetap/konstan) ).
Lamonosov-lavoisioner
Kekalan Massa-Persamaan Kontinuitas

Prinsip Kekekalan Massa


 Prinsip tersebut menyatakan bahwa laju perubahan massa
fluida yang terdapat dalam ruang yang ditinjau pada selang
waktu tertentu harus sama dengan antara laju massayang
masuk (influx) dan laju massa yang keluar (efflux) ke dan
dari elemen fluida yang ditinjau.

 Persamaan kontinuitas untuk sistem terbuka menyatakan


bahwa laju pertambahan terhadap waktu untuk massa di
dalamnya adalah tepat sama dengan laju bersih aliran
masuk massa ke dalam sistem tersebut.
Kekalan Massa-Persamaan Kontinuitas

 Hubungan kekontinuitasan diproleh dari pertimbangan


bahwa perubahan massa fluida didalam suatu volume
elemen fluida selama waktu dt sama dengan perbedaan
antara laju massa yang masuk (influx) dan keluar (efflux)
dari elemen fluida yang sedangditinjau dalam selang
waktu yang sama (dt).
Sehingga :
Prinsip kontinuitas menyatakan kekekalan massa dalam
ruang berisi fluida yang ditinjau.
Bentuk Persamaan Kontinuitas

 Persamaan kontinuitas merupakan persamaan yang menghubungkan


kecepatan fluida dalam dari satu tempat ke tempat lain.
 Dalam aliran tabung, fluida masuk dan keluar melalui mulut tabung.
Untuk itu, semua fluida tidak boleh dimasukkan dari sisi tabung karena
dapat menyebabkan persimpangan/perpotongan garis-garis aliran. Hal
ini akan menyebabkan aliran tidak tunak lagi.
Bentuk Persamaan Kontinuitas

 Keterangan gambar : A1 = luas penampang bagian pipa yang berdiameter besar, A2=
luas penampang bagian pipa yang berdiameter kecil, v1 = laju aliran fluida pada
bagian pipa yangberdiameter besar, v2= laju aliran fluida pada bagian pipa yang
berdiameter kecil, L = jarak tempuh fluida.
Bentuk Persamaan Kontinuitas

 Pada aliran tunak, kecepatan aliran partikel fluida di suatu titik sama dengan
kecepatan aliran partikel fluida lain yang melewati titik itu. Aliran fluida juga tidak
saling berpotongan (garisarusnya sejajar). Karenanya massa fluida yang masuk ke
salah satu ujung pipa adalah sama, maka :
Bentuk Persamaan Kontinuitas

 Untuk fluida-fluida tak kompresibel yang berarti p1=p2 ,


persamaan tersebut menjadi :

Q = V1A1 = V2A2 = tetap (konstan) (dalam m3/dtk)


Penerapan Persamaan Kontinuitas
 Desain mesin jet. Sebelum masuk ke
kompresor, agar kompresi terjadi
secara efektif, aliran udara masuk
harus memiliki kecepatan serendah
mungkin. Berdasarkan persamaan
kontiunitas, untuk mendapatkan
kecepatan yang lambat, luas
permukaan harus membesar. Oleh
karena itu, dapat kita amati bagian
depan (inlet) mesin jet memiliki luas
permukaan semakin membesar mulai
bibir inlet sampai ke depan kompresor.
Bagian ini dikenal juga dengan
istilah diffuser yang memang berfungsi
untuk memperlambat aliran udara.
Penerapan Persamaan Kontinuitas

 Contoh kasus sederhana dari


kontinuitas adalah saat kita
bermain dengan selang untuk
menyiram tanaman. Ketika kita
menekan ujung selang,
sebenarnya kita sedang
mempersempit luas
permukaannya, sehingga
 berdasarkan
persamaan kontinuitas yang
sudah kita pelajari diatas,
kecepatan aliran akan semakin
tinggi.
Penyelesaian Persamaan Kontinuitas

 Air laut mengalir tunak melalui sebuah nossel berbentuk


keruut sederhana pada ujung sebuah selang pemadam
kebakaran seperti yang diilustrasikan pada gambar. Jika
kecepatan air keluar nossel tersebut harus sekurang-
kurangnya 20 m/s, tentukan kapasitas pemompoaan
minimun yang dibutuhkan dalam m3/s.