Anda di halaman 1dari 16

RESENSI NOVEL

KONSPIRASI ALAM SEMESTA, SITI NURBAYA, SERENDIPITY

Diajukan untuk Memenuhi Salah Satu Tugas


dari Bapak Ading Rochendy, S.Pd.,M.Pd.
Guru Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Kelas XII

Disusun Oleh :
Firgi Rahman
Kelas : XII IPS 1

SEKOLAH MENENGAH ATAS NEGERI 1 BANTARUJEG


Jalan Raya Siliwangi No. 55, Bantarujeg, Kabupaten Majalengka,
Jawa Barat 45464
2019
KONSPIRASI ALAM SEMESTA

A. Identitas

Judul : Konspirasi Alam Semesta

Pengarang : Fiersa Besari

Penerbit : Media Kita

Jumlah Halaman : 235 Halaman

B. Sinopsis

Menceritakan tentang seseorang anak dari orang tua yang dicap ‘Eks

Tapol’ yang lebih memilih jalan hidup pilihannya sendiri, pekerjaan wartawan

menjadi opsi yang dipilihnya, ketimbang menjadi pekerja kantoran sukses seperti

adiknya yang diperintahkan orangtuanya. Membuat Juang Astrajingga, menjadi

orang yang mandiri sekaligus keras kepala. Dirinya menyukai hal-hal yang berbau

konspirasi, membuatnya terdorong untuk menggeluti pekerjaan wartawan dan

pembuat film dokumenter.

Wawancaranya dengan anak mantan penyinden Internasional, Ana Tidae,

membuat sifat dan hidupnya berubah. Juang menjadi orang yang perhatian nan

romantis, setelah pernyataan cinta Juang di puncak gunung pada fajar yang indah.

Kisah cinta mereka pun diuji dengan hubungan jarak jauh mereka, dengan

tertangkapnya Juang dan kawan-kawan saat membuat film dokumenter oleh para

gerakan separatis Papua, walau pada akhirnya terbebas. Ditambah meninggal

dunianya Ibunda Juang setelah kepulangannya dari Papua. Ada gangguan dari
laki-laki lain yang mencintai Ana, juga berusaha kembali mendekati Ana membuat

hubungan mereka renggang.

Namun, faktanya Ana mengidap penyakit tumor otak membuat hati Juang

kembali terpanggil. Hubungan mereka kembali erat, hingga hubungan mereka

dipertegas dengan pernikahan, momen pelamaran yang romantis di kafe

sahabatnya ‘Ruang Imajinasi’. Namun, alam berkata lain, saat Ana tengah

mengandung, suaminya, Juang yang membantu keluarga sahabatnya yang

tertimpa musibah di Sinabung, akhirnya harus pulang menemui ibunya karena

tewas terkena awan panas. Ana yang ditinggalkan akhirnya melahirkan anaknya,

yang diberi nama Ilya Astrajingga. Anak itulah yang akan menjadi pewaris

perjuangan Juang dalam melindungi Ana dan semangat Juang. Ketika alam yang

mempertemukan mereka, maka alam pula yang memisahkan mereka, alam

semesta ini memang penuh konspirasi.

C. Unsur intrinsik

Adapun unsur intrinsik yang terdapat pada novel yang berjudul "konspirasi

Alam Semesta" yaitu sebagai berikut.

1. Tema

Tema yang terdapat pada novel yang berjudul "Konspirasi Alam Semesta"

yaitu sebuah kisah perjalanan hidup juang astrajingga.

2. Alur

Alur yang digunakan pengarang pada novel tersebut adalah alur maju,

karena cerita tersebut menceritakan dari awal tahapan perkenalan dan akhir cerita.
3. Tokoh dan Penokohan

Adapun tokoh dalam novel tersebut yaitu sebagai berikut.

a. Juang Asrtrajingga sosok yang keras, tegar, pantang menyerah.

b. Ana Tiade sosok yang cantik, lemah lembut, penuh kasih Sayang, pantang

menyerah.

c. Dude Gunting memiliki sifat pantang menyerah

d. Andik Embra memiliki sifat setia kawan.

e. Budi Priadi memiliki sifar pantang menyerah.

4. Latar /Setting

Adapun Latar/setting pada novel ini yaitu sebagai berikut.

a. Latar Tempat : Taman, pantai, rumah sakit.

b. Latar Suasana : Menyenangkan, mengharukan

c. Latar Waktu : Pagi, siang, sore, malam

d. Latar Ruang : Rumah sakit

5. Sudut Pandang

Adapun sudut pandang yang digunakan dalam novel ini yaitu

menggunakan orang pertama,karena pengarang menggunakan nama tokoh utama

sebagai "Aku".

6. Gaya Bahasa

Gaya bahasa yabg digunakan pada novel ini menggunakan bahasa

indonesia sehingga mudah dipahami,seperti pada kalimat "Bapak melakukan itu

karena enggak ingin kalian terluka!".


7. Amanat

Adapun amanat yang terdapat pada novel ini yaitu sebagai berikut.

a. Cinta harus diperjuangkan meski jarak dan cobaan menghalangi.

b. Percaya kepada tuhan dan diri sendiri adalah senjata paling ampuh untuk

menaklukkan segala badai permasalahan di dunia.

D. Unsur Ekstrinsik

Adapun unsur ekstrinsik dalam novel ini yaitu sebagai berikut.

1. Kelemahan dan Kelebihan

a. Keunggulan

Kata-kata yang digunakan dalam novel ini indah jelas dan tidak

berlebihan. Penempatan puisi disetiap bab membuat tambah menarik novel ini,

dan juga dilengkapi lagu yang ada disetiap bab. Sungguh novel yang sangat

menarik.

b. Kekurangan

Banyak terdapat kata yang tidak biasa diketahui orang banyak, bagi

seseorang yang sudah terbiasa membaca novel dan sangat mencintai sastra novel

ini cukup membuat puas pembacanya, namun bagi pemula banyak mencari makna

kata di kamus untuk mengetahui makna dari kata tersebut.


SITI NURBAYA

A. Identitas

Judul : Siti Nurbaya

Pengarang : Marah Rusli

Penerbit : PT. Balai pustaka (persero)

Jumlah halaman : 363 halaman

B. Sinopsis

Novel ini mengisahkan seorang gadis bernama Siti Nurbaya, dia hidup

bersama ayahnya yang bernama baginda sulaiman. Ayahnya tersebut terlilit

hutang kepada rentenir yang bernama Datuk Maringgih, berkat pinjamannya

usaha dagang baginda maju pesat namun rupanya Datuk Maringgih menjadi iri

hati melihat kemajuan dagang yang dicapai oleh baginda sulaiman ini. Maka

dengan seluruh orang suruhan Datuk Maringgih, datunk Maringgih

memerintahkan untuk membakar toko baginda sulaiman akibatnya baginda jatuh

miskin dan tidak dapat melunasi hutangnya. Ditengah-tengah musibah tersebut

Datuk Maringgih menagih hutangnya kepada baginda sulaiman jelas tentu

baginda tidak dapat membayarnya. Datuk Maringgih memaksa baginda sulaiman

melunasi segera melunasi hutang jika tidak baginda sulaiman untuk menyerahkan

Siti Nurbaya kepada Datuk Maringgih sebagai gantinya.baginda sulaiman tidak

punya pilihan lain,ia harus menyerahkan putrinya Siti Nurbaya kepada Datuk

maringgi untuk di jadikan istrinya.waktu itu Samsul Bahri kekasih Siti Nurbaya
sedang menuntut ilmu namun begitu, Samsul Bahri tau bahwa kekasihnya di

peristri oleh seorang Datuk Maringgih. Cintanya yang mengebu-gebu padanya

kandas sudah, meski begitu kisah cinta Siti Nurbaya tidak berakhir begitu saja,

banyak perjuangan yang dilakukan kekasihnya. Namun kekasih Siti Nurbaya

meninggal sewaktu memberantas para pengacau yang ada dipadang dan rupanya

salah satunya Datuk Maringgih. Samsul Bahri merduel dengan Datuk Maringgih

sehingga Samsul Bahri terkena pedang Datuk Maringgih dan akhirnya Samsul

Bahri meninggal.

C. Unsur Intrinsik

Adapun unsur intrinsik pada novel "Siti Nurbaya" adalah sebagai berikut.

1. Tema

Tema yang terdapat pada novel yang berjudul "Siti Nurbaya" adalah tema

anti pernikahan paksa atau menjelaskan perselisihan nilai timur dan barat.

2. Alur

Alur yang digunakan dalam novel tersebut adalah alur maju karena

ceritanya dimulai dari tahapan perkenalan samapai akhir.

3. Tokoh dan Penokohan

a. Tokoh Utama

Siti Nurbaya gadis lemah lembut, penurut, anak yang berbakti. Siti

Nurbaya adalah salah satu pratagonis utama, ia merupakan tokoh yang dapat

mengambil keputusan sendiri sebagaimana ketika ia memutuskan untuk menikah

dengan Datuk meringgih ketika ayahnya diancam, kesedihannya untuk


mendorong syamsul, dan pelariannya Datuk meringgih setelah ayahnya

meninggal.

b. Tokoh Kedua

Syamsul bahri adalah pratagonis pria utama. Dia dinyatakan sebagai orang

yang berkulit kuning langsat, dengan mata sehitam tinta, dari jauh, dia dikira

orang belanda. Penampilannya yang menarik juga dianggap sebagai wujud

sifatnya yang baik dan beradab.

c. Tokoh Ketiga

Datuk meringgih, pendendam,iri,dengki ia adalah antagonis utama dari

novel. Ia adalah seorang pedangang yang dibesarkan dikeluarga yang miskin, lalu

menjadi kaya setelah masuk ke dunia criminal.

d. Tokoh Keempat (Pembantu)

Ayahanda Sulaiman penyayang dan sultan Mahmud Syah berwatak

bijaksana, sopan, ramah.

4. Latar/Setting

Adapun latar/setting pada novel ini sebagai berikut.

a. Waktu : Pagi, Siang, Petang

b. Suasana : Sedih, Gembira, Tertekan

c. Tempat : Di kediaman Baginda Sulaiman, di toko Baginda Sulaiman,

kediaman Datuk Maringgih, Di kediaman Samsul Bahri, di

bawah pohon.

d. Sosial. : Penggunaan unsur-unsur adat istiadat melayu dalam isi cerita

novel yang terasa begitu kental.


5. Sudut Pandang

Sudut pandang yag digunakan oleh pengarang novel “Siti Nurbaya” ini

yaitu sudut pandang orang ketiga, karena pengarang Menggunakan nama orang

lain sebagai tokoh utama.

6. Gaya Bahasa

Gaya bahasa yang digunakan pada novel yang berjudul "Siti Nurbaya"

yaitu bahasa indonesia sehinggah mudah dipahami,seperti pada kalimat "Aku

tidak mau menikah denganya"

7. Amanat

Menjadi orang tua hendaknya menjadi bijaksana, tidak memutuskan suatu

persoalan hanya untuk menutupi perasan malu belaka sehingga mungkin berakibat

penyesalan yang tak terhingga. Cinta itu tidak dapat dipaksa, cinta itu tidak dapat

dikekang. Kita tidak dapat memelihara cinta dalam ruang yang terbatas, karena

hakikatnya cinta itu bebas

D. Unsur ekstrinsik

1. Nilai agama

Nilai agama yang terkandung pada novel ini yaitu Walaupun Siti Nurbaya

kesulitan dan kesusahan, dia tetap bersabar daan berdoa kepada Allah dan

menyerehkan segalanya kepada Allah.

2. Nilai sosial

Nilai sosial yang terkandung pada novel ini yaitu Jadilah manusia yang

berguna bagi keluarga dan masyarakat. Jadilah orang yang saling menghormati
sesama dan menyayangi. Jangenlah menjadi orang yang suka merendahkan orang

lain, dan menyapelekan segala sesuatu walau segala sesuatu.

3. Nilai Moral

Nilai moral yang terkandung pada novel ini yaitu Jadilah orang seperti Siti

Nurbaya, orang yang penyabar tidak sombong dan bersyukurlah dengan segala

yang dimiliki.

4. Nilai Budaya

Nilai budaya yang terkandung dalam novel ini sudah meletakan landasan

yang mengarah kepada emansipasi wanita.

E. Tanggapan

Dalam novel ini mengisahkan tentang kisah mengharukan dalam

mengungkap dimensi konfleks dari manusia menyangkut cinta, kekejaman, dan

kisah tragisnya. Namun alur dalam cerita ini sangat rumit sehingga membuat para

pemabaca pusing membacanya.


SERENDIPITY

A. Identitas

Judul : Serendipity

Pengarang : Erisca Febriani

Peberbit : Inari

Jumlah Halaman : 424 Halaman

B. Sinopsis

Novel ini menceritakan tentang kehidupan seorang anak remaja

perempuan bernama Rani, yang kehidupannya berubah setelah ayahnya

meninggal dunia. Mulai dari ibunya yang terus berkerja untuk melunasi hutang

ketika ayahnya sakit, sampai Arkan kekasih Rani yang sangat Rani sayangi

memutuskan hubungan mereka berdua sebagai sepasang kekasih.

Rani pun setiap harinya mendapatkan bullying dari teman-teman

sekelasnya, terutama Loli. Loli sangat membenci Rani. Hingga suatu ketika Loli

menyebarkan foto aib Rani ke seluruh teman sekolahnya. Hal ini sangat membuat

Rani terpukul, bahkan sahabatnya Jean pun menjauhi Rani.

Namun ada seorang siswa baru bernama Gibran. Gibran selalu membantu

Rani dalam menjalani hidupnya. Sampai pada semua rahasia yang dimiliki oleh

Rani dan Ibunya terbongkar, yang membuat Arkan semakin membenci Rani.

Namun lambat laun Arkan dan Rani saling memaafkan, dan kembali bersama.
C. Unsur Intrinsik

Adapun unsur intrinsik pada novel yang berjudul "Serendipity" yaitu

sebagai berikut.

1. Tema

Novel Serendipity ini mempunyai tema utama yaitu tentang kehidupan

seorang remaja, dimana dia harus berjuang dalam hidupnya dan dalam kisah cinta

serta persahabatannya.

2. Tokoh dan Penokohan

a. Rani

Seorang remaja perempuan yang sangat tegar, kuat, dan selalu ceria dalam

menjalani kehidupannya yang sangat berat.

b. Arkan

Pintar, dia sangat mencintai keluarganya, dan sangat peduli dengan orang

yang ia sayangi.

c. Ibu Rani

Seorang ibu yang penuh kasih sayang terutama terhadap Rani, namun

karena suaminya meninggal dunia, ibu Rani berubah menjadi kasar dan suka

marah-marah.

d. Ayah Arkan

Seorang ayah yang sangat mementingkan pendidikan untuk

anaknya,berwibawa.

e. Ibu Arkan

Penyayang dan penyabar terutama dalam menghadapi ayah Arkan.


f. Jean

Sahabat sejati yang dimiliki oleh Rani, baik hati, dan ceria.

g. Gibran

Friendly, humoris, ramah, dan sangat peduli terhadap Rani

h. Loli

Licik, jahat, selalu ingin mejatuhkan Rani karena ia sangat membenci

Rani.

i. Neni

Bendahara kelas 11-IPA-3, berbicara to the point, senang membuat doodle,

dan terkenal galak dalam soal tagih menangih uang kas.

j. Leo

Sahabat Arkan, usil dan jail, serta suka berbicara menyeletuk.

k. Roni

Sahabat Arkan, usil dan jail, serta suka berbicara menyeletuk.

l. Dio

Kekasih Jean, protectiv terhadap Jean, mudah terhasut oleh sepupunya

yaitu Loli, licik, dan egois.

m. Didi

Siswa kelas 12-IPS-3 yang terkenal playboy dan suka tebar pesona ke adik

kelas.

3. Gaya Bahasa
Gaya Bahasa yang digunakan pengarang adalah bahasa indonesia sehingga

mudah dipahami seperti pada kalimat,“Ran! Katanya lo mau ngomong! Katanya

lo mau ngejelasin semuanya. Ayo, jelasin, Ran.”

4. Alur

Alur yang digunakan pengarang adalah alur maju karena ceritanya

menceritakan dari awal perkenalan sampai akhir Cerita.

5. Sudut Pandang

Sudut Pandang yang digunakan pengarang pada novel tersebut yaitu

orang ketiga karena pengarang menggunakan nama orang sebagai tokoh utama.

6. Lattar/Setting

Adapun latar/setting pada novel ini sebagai berikut.

a. Latar Suasana : Menegangkan, sunyi, sedih, hening, ramai, canggung

b. Latar Waktu : Pagi hari, siang hari, sore hari, malam hari.

c. Latar Tempat : Taman Vanda, Rumah Rani, Rumah Arkan, Sekolah,

Minimarket, Halte, Ruang guru, Toilet sekolah, Lapangan

sekolah, Hotel Moon De Louvre, Rumah sakit, Pantai

Sentolo Garut, Inako Resto.

d. Latar Ruang : Rumah rani, rumah arkan, ruang guru

7. Amanat

Amanat yang terkandung dalam novel Serendipity ini ialah kita hendaknya

selalu tegar dan kuat dalam menjalani permasalahan yang terus ada dalam hidup

kita. Karena roda kehidupan itu terus berputar, tidak selamanya kita merasakan
kebahagiaan atau kesenangan ada kalanya kita merasakan sesusahan atau

kesedihan dan itu hanya sementara.

D. Unsur Ekstrinsik

Adapun unsur ekstrinsik dalam novel yang berjudul "Serendipity" yaitu

sebagai berikut.

1. Nilai Moral

Nilai moral yang terkandung dalam novel ini adalah peduli terhadap orang

lain, dan rela berkorban kepada sahabat.

2. Nilai Sosial

Nilai yang terkandung dalam novel ini yaitu jangan menjuge orang

sembarang sebelum tau alasan di baliknya.

3. Nilai Religi

Nilai religi yang terkandung dalam novel tersebut yaitu Rani yang selalu

sabar ketika dihina oleh teman temanya.

4. Nilai Budaya

Nilai yang terkandung dalam novel ini yaitu sikap Rani yang tidak terbuka

pada teman temanya.

E. Kelemahan dan Kelebihan

1. Kelebihan
Kelebihan novel Serendipity ini adalah jalan cerita atau alurnya yang tidak

membuat bosan para pembaca walaupun sudah dibaca berulang kali, penggunaan

bahasa yang kekinian dan modern pun memudahkan para pembaca untuk

memahami isi novel ini, novel Serendipity juga mempunyai cover yang menarik,

dalam novel Serendipity juga banyak kalimat yang sangat memotivasi kita dalam

menjalani kehidupan.

2. Kekurangan

Kekurangan novel Serendipity ini adalah novel ini banyak menggunakan

bahasa remaja seperti gue-elo yang sepertinya novel ini di khususkan memang

untuk para pembaca di kalangan remaja. Sehingga tidak cocok untuk pembaca

kalangan orang tua terlebih lagi anak-anak. Di akhir novel Serendipity ini jalan

ceritanya masih ada yang menggantung atau tidak di tuntaskan semua bagaimana

kelanjutannya, sehingga membuat pembaca menjadi bingung bagaimana kah

kelanjutannya.