Anda di halaman 1dari 1

TAHAP PENANGANAN IKAN DI TPI

 Segera setelah tiba di pelabuhan, maka dilakukan proses pembongkaran dengan cara:
Mengeluarkan air dari dalam wadah berisi ikan
Ikan dipindahkan ke dalam keranjang
Ikan dicuci dengan menyemprotkan air laut dingin
Diberi es lalu dibawa ke TPI secara tertutup
 Di TPI, ikan langsung dipindahkan ke wadah pelelangan atau bahkan ikan langsung
ditumpahkan ke lantai pelelangan
 Pelelangan terjadi pagi/sore hari untuk menghindari panas terlalu tinggi.
 Selama pemajangan, ikan selalu disiram air dingin agar suhu ikan tetap dingin dan lendir
hilang.
 Ikan yang dipajang di etalase didinginkan dengan cara meletakkan es dalam ruang
etalase atau kombinasi udara dingin dan es.
 Jumlah ikan yang dipajang secukupnya sebagai sampel saja, sedangkan sisanya disimpan
di cool box.
 Pemajangan ikan disesuaikan dengan jenis, ukuran dan tingkat kesegaran.
 Ikan dari TPI masuk ke pasar induk pada malam sampai menjelang pagi.
Pengangkutannya sore hari agar pendinginan efektif
 Saat memasarkan ikan malam hari perlu diperhatikan :
Lampu penerangan tidak terlampau dekat dengan meja panjang.
Ikan yang tidak terjual secepatnya disimpan kembali dalam wadah ber-es dan garam
2,5% dari berat es agar dapat terjual esok harinya.
Wadah penyimpanan sebaiknya terbuat dari isolator yang baik (styrofoam, plastik,
fiberglas)
Pemajangan sisa ikan cukup sekali jika lebih maka menjadi tidak layak konsumsi.
Sisa ikan tadi diolah menjadi ikan asin atau tepung ikan.

 Ikan diturunkan/dinaikkan dari truk menggunakan papan peluncur untuk menghindari


benturan Ikan
Ikan diatur di atas truk dengan wadah bak fiberglas berukuran 150x130x100 cm3 yang diisi air
dan es. Tujuannya untuk mengurangi benturan selama perjalanan dan mempertahankan suhu.