Anda di halaman 1dari 16

BAB 6 : STANDAR AKUNTANSI

A. Essay
1. a. apakah yang dimaksud dengan GAAP sebagaimana dijelaskan dalam APB Statement No.
4!
Jawab : GAAP adalah singkatan dari Generally Accepted Accounting Principles atau
Prinsif-prinsif Standar Akuntansi Keuangan berlaku umum. GAAP adalah standar umum
akuntansi dan perusahaan go public yang telah dikembangkan selama bertahun-tahun, dan
yang digunakan oleh bisnis untuk mengatur informasi keuangan mereka menjadi catatan
transaksi akuntansi yang ringkas dalam pelaporan keuangan, serta mengungkapkan
informasi pendukung tertentu. Salah satu alasan untuk menggunakan GAAP adalah agar
pembaca laporan keuangan dibeberapa perusahaan memiliki dasar yang memadai untuk
perbandingan, karena semua perusahaan yang menggunakan GAAP telah membuat laporan
keuangan dengan menggunakan aturan yang sama.

b.sebutkan 3 tingkatan GAAP sebagaimana diuraikan dalam Statement tersebut!


Jawab :
1. GAAP untuk lembaga pemerintah
2. GAAP untuk organisasi sosial yang tidak bertujuan untuk mencari laba (nirlaba)
3. GAAP untuk perusahaan komersil

c. Jelaskan hubungan ketiga tingkatan tersebut satu sama lain!


Jawab : Dalam nada yang sama, GAAP yang berlaku di USA menjelaskan hubungan yang
berkaitan itu sebagai berikut: Laporan harus menyatakan apakah laporan keuangan disajikan
sesuai dengan prinsip akuntansi yang berlaku umum

2. a. siapa yang berhak menyusun standar akuntansi?


Jawab : Financial Accounting Foundation (FAF)

b. bagaimana dengan yang di indonesia!

Jawab : Di Indonesia standar akuntansi disusun dan disahkan oleh Ikatan Akuntansi Indonesia
(IAI). IAI berdiri pada tahun 1957 dan sekarang perkembangan standar akuntansi masih
dilakukan secara terus menerus.

 Pada tahun 1974 IAI membentuk sebuah komite yang bertugas untuk menyusun standar
keuangan yang disebut Prinsip Akuntansi Indonesia (PAI), prinsip ini digunakan hingga
tahun 1994.
 Pada tahun 1994 nama komite penyusun PAI diubah menjadi komite Standar Akuntansi
Keuangan.
 pada 1998, tepatnya 23-24 September 1998 di Jakarta, komite SAK diubah menjadi
Dewan SAK untuk masa bakti 1998-2000. Dan diberi otonomi untuk menyusun dan
mengesahkan Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK).

c. bagaimana pula sejarahnya yang di USA!

Jawab : Sebagai negara yang mempunyai tingkat perekonomian tertinggi amerika serikat
menciptakan sendiri mengenai standar akuntansi sebagai salah satu cara untuk mengatur kegiatan
perekonomian yang terjadi di negaranya. Standar akuntansi yang diterapkan di amerika tidak saja
menjadi pedoman bagi akuntan di negara tersebut tapi juga diadaptasi oleh berbagai negara di
dunia.

Penetapan standar yang berlaku di amerika diatur oleh badan swasta yaitu FASB (Financial
Accounting Standards Boards). FASB mempunyai tugas untuk menerapkan standar yang dapat
diterapkan dan berlaku secara umum bagi akuntan dalam melaksanakan tugasnya. FASB sendiri
dibentuk oleh SEC (Securities and Exchange Commission) yang merupakan badan federal yang
mempunyai tanggung jawab untuk melaksanakan hukum mengenai perdagangan efek dan
mengatur pasar perdagangan saham pada bursa efek.
Di amerika serikat sendiri dilakukan pengujian dan analisa mengenai prinsip dan teori akuntansi
yang berkembang melalui empat fase utama

3. Gambarkan rumah GAAP sebagaimana yang disusun oleh Stevin Rubim


4. Jelaskan secara legal bagaimana sikap lembaga ini terhadap standar akuntansi :
a. AICPA
Jawab : untuk menyediakan anggota dengan informasi, sumber daya dan kepemimpinan yang
memungkinkan mereka untuk menyediakan layanan berharga dengan cara yang profesional
tertinggi untuk menguntungkan publik, pengusaha dan klien.
b. SEC
Jawab : SEC adalah singkatan dari kata Securities and Exchange Commission menerangkan
bahwa standar akuntansi adalah memiliki tugas untuk mengembalikan kepercayaan para investor
di pasar saham yang sempat hancur setelah depresi yang besar.
c. IAI
Jawab : Akuntansi memiliki kerangka teori konseptual yang menjadi dasar pelaksanaan teknik-
tekniknya, kerangka dasar konseptual ini terdiri dari standar(teknik, prinsip) dan praktik yang
sudah diterima oleh umum karena kegunaannya dan kelogisannya. Standar itu disebut standar
akuntansi, di Indonesia berlaku Prinsip Akuntansi Keuangan(SAK) Indonesia kemudian menjadi
Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan(PSAK).
d. Bapepam
Jawab : Pada masa globalisasi dewasa ini. perdagangan tidak hanya terbatas antara satu negara
dengan negara lain. Sehingga menuntut pcrusahaan untuk tidak hanya menjalin kerjasama dengan
perusahaan domestik tetapi juga menjalin kerjasama dengan perusahaan asing atau perusahaan
tidak hanya melihat pada pasar domestik tapi juga mencoba untuk melihat pangsa pasar negara-
negara lain sehingga transaksi perusahaan tidak hanya terbatas pada transaksi dalam bentuk mata
uang domestik tetapi juga transaksi dalam bentuk mata uang asing. Karena adanya transaksi dalam
bentuk mata uang asing. maka perlu adanya nilai tukar yang disebut kurs. Dengan adanya gejolak
ekonomi di suatu negara sehingga menimbulkan adanya perubahan nilai tukar (kurs) atau fluktuasi
kurs yang tidak menentu.
e. Dirjen Pajak
Jawab : Banyaknya tuntutan perubahan serta harmonisasi dengan berbagai kebijakan di berbagai
sektor dalam mendukung pembangunan nasional telah dilakukan berbagai perubahan ke arah
pembaharuan dan modernisasi.

5. Apakah sama GAAP untuk nirlaba, usaha komersil, lembaga pemerintah! Jelaskan!
Jawab : Sama.
 Nir laba atau organisasi non profit adalah suatu organisasi yang bersasaran pokok untuk
mendukung suatu isu atau perihal di dalam menarik perhatian publik untuk suatu tujuan yang
tidak komersil, tanpa ada perhatian terhadap hal-hal yang bersifat mencari laba (moneter).
Organisasi nirlaba meliputi gereja, sekolah negeri, derma publik, rumah sakit dan klinik
publik, organisasi politis, bantuan masyarakat dalam hal perundang-undangan, organisasi jasa
sukarelawan, serikat buruh, asosiasi profesional, institut riset, museum, dan beberapa para
petugas pemerintah.
 Usaha Komersial atau organisasi non profit adalah suatu organisasi yang bersasaran pokok
untuk mendukung suatu isu atau perihal di dalam menarik perhatian publik untuk suatu tujuan
yang tidak komersil, tanpa ada perhatian terhadap hal-hal yang bersifat mencari laba
(moneter). Organisasi nirlaba meliputi gereja, sekolah negeri, derma publik, rumah sakit dan
klinik publik, organisasi politis, bantuan masyarakat dalam hal perundang-undangan,
organisasi jasa sukarelawan, serikat buruh, asosiasi profesional, institut riset, museum, dan
beberapa para petugas pemerintah.
 Lembaga Pemerintah adalah lembaga negara di Indonesia yang dibentuk untuk melaksanakan
tugas pemerintahan tertentu dari Presiden. Kepala LPNK berada di bawah dan bertanggung
jawab langsung kepada presiden melalui menteri atau pejabat setingkat menteri yang
mengoordinasikan
6. Apa fungsi GASB di USA dan bagaimana di Indonesia?
Jawab : Fungsi Governmental Accounting Standard Board (GASB) di USA yang didirikan tahun 1984
sebagai lanjutan dari National Council on Governmental Accounting yaitu sebagi Dewan dalam
menyusun standar akuntansi untuk lembaga pemerintah, Sedangkan di Indonesia mempelajari literatur
dan selanjutnya disusun rumusan dalam bentuk discussion memorandum yang menjelaskan standar
yang berkaitan dengan masalah akuntansi yang dirumuskan.

7. Di USA banyak lembaga yang telah ikut serta sejak dulu dalam perumusan GAAP. Sebutkan
lembagaitu!
Jawab :
1. Kantor Akuntan Besar yang dikenal dengan ”Big 8”.
2. American Institute of Certified Public Accountants (AICPA)-Akuntan Publik
3. Financial Accounting Standard Board (FASB) Lembaga penyusun standar akuntansi
4. Governmental Accounting Standard Board (GASB)– Lembaga penyusun standar
akuntansi untuk pemerintah
5. Security and Exchange Commission (SEC) – Badan pengawasan pasar modal
6. American Accounting Association (AAA)– Organisasi Akademisi
7. Financial Executives Institute (FEI)– Institusi Eksekutif Keuangan
8. The Institute of Management Accounting yang dahulu namanya National Association
of Accountant (NAA)– Organisasi Akuntan Manajemen.

8. The Big Eight dinilai mempunyai peran yang besar dalam pengembangan standar akuntansi.
Siapa mereka?
Jawab :
1. Arthur Andersen & Co
2. Arthur Young & Co
3. Coopers & Lybrand
4. Ernst & Whinney
5. Deloitte, Haskins & Sells
6. Peat Marwick, Mitchell & Co
7. Price Waterhouse & Co
8. Touche Ross & Co

9. a. jelaskan sejarah terbentuknya FASB?


Jawab : S e j a k t a h u n 1 9 7 3 , D e w a n S t a n d a r A k u n t a n s i K e u a n g a n / F i n a n c i a l
A c c o u n t i n g Standards Board (FASB)telah menjadi organisasi yang ditunjuk di sektor
swasta untuk menetapkan standar akuntansi keuangan yang mengatur susunan laporan
keuangan oleh entitas nonPemerintah. Standar tersebut secara resmi diakui sebagai
otoritatis.
b. apa perbedaannya dengan APB?
Jawab : Bedanya Financial Acconting Standards Board berada di lantai II sedangkan
Accounting APB berada di lantai IV.
c. Bagaimana struktur organisasinya dikaitkan dengan lembaga lain?
Jawab :
1. Rumusan tentang tujuan laporan keuangan.
2. Postulat akuntansi, yang dijabarkan dari rumusan tujuan laporan keuangan.
3. Konsep teoritis akuntansi, yang dijabarkan dari rumusan tujuan laporan keuangan.
4. Prinsip dasar akuntansi, yang dijabarkan dari postulat dan konsep teoritis akuntansi.
5. Standar atau teknik akuntansi, yang merupakan pedoman dalam penyusunan laporan
keuangan sesuai dengan kebutuhan para pemakai, yang dirumuskan dari prinsip dasar
akuntansi.

10. a. Bagaimana FASB melaporkan GAAP, jelaskan!


Jawab : Dewan Standar Akuntansi Keuangan (FASB) adalah yang terbaru. Komisi Sekuritas dan
Bursa juga masalah pernyataan akuntansi melalui Buletin Akuntansi Staf dan pengumuman lain yang
hanya berlaku untuk perusahaan publik yang diadakan, dan yang dianggap sebagai bagian dari
GAAP. GAAP dikodifikasikan ke dalam Kodifikasi Standar Akuntansi (ASC), yang tersedia online
dan (lebih terbaca) dalam bentuk cetakan.
b. Sebutkan beberapa output FASB ini!
Jawab :
Meningkatkan kegunaan pelaporan keuangan dengan berfokus pada karakteristik utama relevansi dan
kehandalan dan pada kualitas komparatif dan konsistensi;
- Jauhkan standar saat ini untuk mencerminkan perubahan dalam metode melakukan bisnis dan
perubahan dalam lingkungan ekonomi;
- Pertimbangkan segera setiap daerah yang signifikan kekurangan dalam pelaporan keuangan yang
mungkin ditingkatkan melalui proses penetapan standar;
- Mempromosikan konvergensi internasional standar akuntansi bersamaan dengan meningkatkan
kualitas pelaporan keuangan, dan
- Meningkatkan pemahaman umum tentang sifat dan tujuan dari informasi yang terdapat dalam
laporan keuangan.
11. a. Apa SEC?
 SEC (Security and Exchange Commission) adalah Lembaga independen pemerintah AS yang
memegang tanggung jawab utama menegakkan hukum federal efek dan mengatur industri
efek, pasar saham dan bangsa pilihan bursa, dan efek elektronik lainnya.
b. Apa kaitannya dengan GAAP?
 Kaitannya adalah keduanya sama-sama memegang tanggung jawab penuh dalam
menegakkan hukum, mengatur industri dan pasar saham
c. Sebutkan nisi Regulation S-X!

 10 K : laporan tahunan diserahkan maksimal Sembilan puluh hari setelah akhir tahun
buku
 10 Q : laporan Triwulan diserahkan maksimal empat puluh lima hari setelah akhir
kuartal.
 8 K : Laporan Insidentil, yang timbul Karen a factor tertentu seperti perubahan
struktur modal, dan lain – lain.

12. Sebutkan beberapa publikasi SEC yang berkaitan dengan GAAP!


Regulation S – X
Accounting series Release ( ASR )
SEC decision and Reports
The SEC Annual Reports
Pidato, makalah, pimpinandan staf SEC

13. Jelakan apa dan peranan lembaga ini dalamper kembangan akuntansi :
a. AAA
Jawab : The American ccounting Association (AAA) adalah organisasi akuntan yang berkiprah
di bidang akademik seperti professor, dosen, staf, pengajar, atau orang yang mempunyai perhatian
terhadap pengembangan teori dan praktik akuntansi. AAA memiliki jurnal triwulan yang diberi nama
Accounting Review yang merupakan majalah paling bergengsi di bidang akuntansi. Majalah ini
memuat analisis penelitian dan teori-teori yang menyangkut pengembangan akuntansi secara umum.
Disamping penerbitan jurnal, AAA juga melakukan kegiatan seminar, pertemuan, symposium,
penelitian, dan lain-lain secara periodic untuk membahas bidang akuntansi.
b. AICPA
Jawab : American Institute of Certified Public Accountant (AICPA) adalah Suatu organinsasi
profesional di bidang akuntansi publik yang keanggotaannya hanya akuntan publik terdaftar (certified
public accountants). Organisasi ini menerbitkan jurnal bulanan The journal of accountancy dan
berpengaruh kuat bagi perkembangan prinsip-prinsip akuntansi serta norma pemeriksaan di AS.
c. IMA
Jawab : IMA adalah suatu organisasi yang profesional dan bekerja di bidang akuntansi
publik dan melakukan kegiatan dan memberi arahan dalam dunia akuntansi.
14. Jelaskan upaya yang telah dilakukan oleh AAA!

Jawab : Pada tahun 1936 AAA menerbitkan hasil penelitian tentang A Tentative Statement of
Accounting Principle Underlying Corporate Financial Statement. Penerbitan ini telah direvisi
pada tahun 1941, 1948, 1950, 1954, 1957, dan 1964.Pada tahun 1940 melalui buah karya WA
Paton dan AC Littleton yang bekerja di bawah naungan AAA telah menerbitkan: An Introducing
to Corporate Accounting standards.Pada tahun 1964 melalui buah karya Louis Golberg, AAA
menerbitkan An Inquiry Into The nature of Accounting. Pada tahun 1966 AAA menerbitkan A
Stetement of Basic Accounting Theory. Pada tahun 1977 AAA menerbitkan A Statement on
Accoounting Theory and theory Acceptance.

15. a. Dari segi yang menyusun standar akuntansi dikenal 3 fase, sebutkan dan jelaskan!
1. Fase Peranan Manajemen (1900-1933) Dalam fase ini manajemen dianggap
memeiliki peranan yang besar dalam merumuskan standar akuntansi. Peranan ini
muncul sebagai akibat dari bertambahnya investor (pemilik perusahaan) dan
peranannya yang besar dalam perkembangan perusahaan setelah tahun 1900.
Pemisahan fungsi antara pemilik dan manajemen menimbulkan kekuasaan besar di
tangan manajemen dalam mengontrol perusahaan sekaligus menyajikan laporan
keuangan sehingga standar akuntansi yang muncul banyak berasal dari manajemen.
2. Fase Peranan Profesi (1933-1973)
Pada fase ini perumusan standar akuntansi didominasi oleh profesi. Pada periode
organisasi tumbuh dan berkembang dengan pesat. Pada fase ini pulalah keluar Securities
Acts, yaitu peraturan tentang modal pada tahun 1933 dan 1934 yang merupakan bentuk
campur tangan pemerintah dalam akuntansi. AICPA pada tahun 1933-1959 menerbitkan
Accounting Research Bulletin dan 1959-1973 diterbitkan APB Opinion, demikian juga
AAA sebagai organisasi melakukan penelitian dan penerbitan tentang kerangka teori
akuntansi. Pada periode ini organisasi profesi memiliki peranan yang dominan dan
perumusan standar akuntansi.
3. Fase Politisasi (1973-Sekarang)
Standar akuntansi dianggap mempengaruhi masyarakat sehingga dapat dijadikan dasar
untuk masuknya unsur politik dalam perumusan standar akuntansi. Pada fase ini
FASB lahir yang merupakan peleburan dari unsur praktisi, bisnis, akademi, dan
lembaga formal. Di USA sendiri masalah akuntansi sudah pernak menjadi agenda
kongres yang dikenal dengan Metcalf Report yang berjudul The Accounting
Establishment. Laporan ini menuduh kantor akuntan yang tergabung dalam “Big8”
melakukan monopoli terhadap audit perusahaan-perusahaan besar dan proses
penyusunan standar akuntansi. Dalam laporan ini dapat dilihat kaitan antara Big 8
dengan FASB

b. Apa ciri dan pengaruh masing-masing fase terhadap standara kuntansi?


1. Fase Peranan Manajemen (1900-1933)
a. Banyak teknik/ standar akuntansi lemah dari segi teoritis, metode pemecahan masalah
akuntansi adalah pragmatis bukan didasarkan pada teori.
b. Fokus perhatian manajemen adalah hanya keinginan untuk menentukan Lba kena Pajak
dan upaya mengurangi baban pajak.
c. Teori akuntansi yang dianut selalu dilatarbelakangi oleh konsep smooth earnings
(penetapan laba yang disesuaikan dengan keinginan kepentingan penyusunan laporan
keuangan).
d. Masalah-masalah rumit selalu dihindarkan dan muncullah pemecahan masalah yang
dimudahkan (expediency).
e. Beberapa perusahaan yang berbeda menerapkan teknik yang berlainan untuk satu
masalah yang sama.
2. Fase Peranan Profesi (1933-1973)
a. Asosiasi dan organisasi-organisasi profesi belum yakin terhadap kerangka teori
yang sudah ada.
b. Kekuatan/otoritasnya tidak jelas.
c. Adanya beberapa alternative menimbulkan timbulnya flexibilitas dalam
menerapkan standar akuntansi.
3. Fase Politisasi (1973-Sekarang)
Kelemahan yang terdapat pada fase peranan manajemen dan fase profesi menimbulkan
kecenderungan pada metode yang lebih condong deduktif dan politisasi (keikiutsertaan
pemerintah) dalam penyusunan standar akuntansi.
16. Jelaskan\ peranan dan kontrol AICPA terhadap perumusan standar akuntansi!
Jawab : pada mulanya standar akuntansi dilahirkan oleh AICPA. FASB mengeluarkan Statement of
Financial Accounting Standards dan Interpretation bersama dengan Accounting Research Bulletin
yang dikeluarkan oleh AICPA.

17. Sejak kapan profesi akuntansi di Indonesia mempunyai standar akuntansi yang resmi?
Jawab : Akuntansi sebenarnya sudah ada sejak manusia mulai dapat menghitung dan membuat suatu
catatan, dengan menggunakan batu, kayu, bahkan daun. Pada abad ke–15, terjadilah perkembangan
dan perluasan perdagangan oleh pedagang-pedagang Venesia. Perkembangan perdagangan ini
menyebabkan diperlukannya suatu sistem pencatatan yang lebih baik sehingga dengan demikian
akuntansi mulai berkembang.
Pada akhir abad XV, sejalan dengan menurunnya pengaruh Romawi, pusat perdagangan bergeser ke
Spanyol, Portugis, dan Belanda. Akibatnya, sistem akuntansi yang telah dikembangkan Romawi juga
ikut berpindah dan digunakan di negara-negara tersebut. Sejak itu perhitungan rugi laba mulai dibuat
secara tahunan yang kemudian mendorong dikembangkannya penyusunan neraca secara rutin pada
akhir jangka waktu tertentu.
Pada abad XIX revolusi industri di Eropa mendorong berkembangnya akuntansi biayadan konsep
penyusutan. Pada tahun 1930, New York Slock Exchange dan American Institute of Certified Public
Accountant membahas dan menetapkan prinsip-prinsip akuntansi bagi perusahaan-perusahaan yang
sahamnya terdaftar di bursa saham.
18. Sebutkan beberapa perbedaan antara PAI 1973 yang lama dengan PAI 1986!
Jawab : Komite PAI yang dibentuk tahun 1974 terus melakukan kegiatannya sampai dengan tahun
1994. Namun, personil anggota Komite PAI terus diperbarui. Pada tahun 1994 ini, Komite PAI juga
melakukan revisi total terhadap PAI 1984. Hasil revisi dikodifikasikan dalam buku Standar Akuntansi
Keuangan (SAK) per 1 Oktober 1994.

19. a. Kalau saudara tidak menemukan suatu pedoman dalam SAK, pedoman apakah yang
saudara akan pakai? Sebutkan 4 sumber di urut menurut “otoritasnya”!
Jawaban :
1. SAK-ETAP
2. PSAK-IFRS
3. PSAK-Syariah
4. SAP
b. Bagaimana pula dengan Amerika Serikat?
Jawab : Standar Akuntansi Amerika Serikat dan Standar Akuntansi Internasional berkompetisi
sebagai standar internasional yang dapat diterima sebagai standar pelaporan keuangan untuk pasar
modal di dunia dan di Amerika Serikat. Standar Akuntansi Amerika Serikat dan Standar Akuntansi
Internasional dikembangkan dalam praktek akuntansi untuk sector privat dan lebih menekankan pada
kepentingan shareholder. Sedangkan standar di Jerman dikembangkan untuk kepentingan stakeholder
termasuk didalamnya untuk kepentingan pajak.

20. a. Ada dua alternatif untuk membukukan biaya bunga pinjman. Jelaskan keduanya dengan
memberikan alsan untuk masing-masing alternatif!
Jawab :
b. Bagaimana sebaiknya menurut saudara biaya bunga pinjaman diperlakukan?
Jawab : Ia di perlukan karena bisa memberikan nilai tambah bagi perushaan.

21. Suatu perusahaan menyusun dua daftar keuangan yang berlainan, yang satu untuk pemegang
saham dan yang satu lagi untuk keperluan perpajakan. Berikan tanggapan saudara!
Jawab : kalau menurut saya itu tidak baik karena membuat daftar keuangan yang berlainan untuk
pihak yang berbeda, akan tetapi karena iu demi kelangsungan perusahaan maka setiap
perusahaan harus melakukannya.

22. a. Jelaskan apa yang dimaksud dengan Variable costing!


Jawab : Variable Cost (biaya variable) adalah besarnya biaya yang tergantung pada banyaknya produk
dan jasa yang dihasilkan. Semakin besar produk yang ingin dihasilkan, biaya tidak tetap akan semakin
tinggi dan sebaliknya. Contoh dari biaya ini adalah biaya material produksi, biaya bahan bakar, lembur
tenaga kerja dan lain sebagainya.
b. Jelasan apakah ada perbedaan perhitungan laba antara variable costing dengan full costing!

Jawab : Perbedaan antara konsep Variable Costing dengan Full Costing tersebut terletak pada
tujuan utamanya, yaitu konsep variabel costing mempunyai tujuan utama untuk pelaporan
internal sedangkan konsep full costing mempunyai tujuan utama untuk pelaporan eksternal.
Adanya kedua perbedaan tersebut mengakibatkan perbedaan perlakuan terhadap biaya produksi
tetap yang selanjutnya mempengaruhi:

1. Penentuan besarnya harga pokok produk dan besarnya harga pokok persediaan.
2. Penggolongan dan penyajian di dalam laporan laba-rugi.
Pembahasan tentang perbedaan metode variable costing dengan metode full costing dapat
ditinjau dari segi;

c. Apakah variable costing sesuai dengan standar akuntansi di :


1. Indonesia :
Jawab :YA
2. Inggris :
Jawab : YA
d. Apakah alasan untuk menerima atau menolak standar tersebut?
Jawab : Alasan untuk menerima standar tersebut karena sudah sesuai dengan apa yang telah di
tentukan dan di sahkan bersama.

23. Jelaskan perbedaan PAI dengan FASB Statement ditinjau dari :


a. Lembaga yang membuatnya
Jawab : Prinsip Akuntansi Indonesia (Komite PAI) menggantikan Panitia Penghimpun Bahan-Bahan
dan Struktur dari GAAP dan GARS. Komite PAI ini bertugas menyusun dan mengembangkan SAK.
sedangkan FASB atau Financial Accounting Standard Board (FASB) berdiri tahun 1973
menggantikan American Principles Board (APB) sebuah lembaga swasta yang bertanggung
jawab untuk pembentukan standar akuntansi di Amerika Serikat. Produk FASB adalah
Publikasi Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (Statements of Financial Accounting
Standards).
b. Cara pembentukannya
Jawab : Buku ”Standar Akuntansi Keuangan per 1 September 2007” ini di dalamnya sudah bertambah
dibandingkan revisi sebelumnya yaitu tambahan KDPPLK Syariah, 6 PSAK baru, dan 5 PSAK revisi.
Secara garis besar, sekarang ini terdapat 2 KDPPLK, 62 PSAK, dan 7 ISAK.
c. Otoritasnya
Jawab : Untuk dapat menghasilkan standar akuntansi keuangan yang baik, maka badan penyusunnya
terus dikembangkan dan disempurnakan sesuai dengan kebutuhan
d. Pendekatannya
Jawab kebijakan dari Komite Standar Akuntansi Keuangan untuk menggunakan International
Accounting Standards sebagai dasar untuk membangun standar akuntansi keuangan Indonesia.

24. a. Jelaskan beberapa standar akuntansi yang berhubungan dengan perusahaan dalam taraf
pembangunan!

Jawab : standar akuntansi yang baru secara internasional dengan meperhatikan masukan dari
SAC (Standard Advissory Committee). Hasilnya adalah IFRS. IFRS atau International Financial
Reporting Standards adalah standar akuntansi internasional yang diterbitkan oleh International
Accounting Standard Board (IASB)

b. Bagaimana menurut FASB?


Jawab : Menurut FSAB ini standar perusahaan memang cocok untuk digunakan di dalam
perusahaan.
c. Bagaimana menurut peraturan perpajakan di Indonesia?
Jawab : menurut badan perpajakan di indonesia adalah para perusahaan bisa menggunakan
standar-standar tersebut asalkan tetap melakukan dan mengingat setiap kewajiban sebagai
wajib pajak.

25. Di manakah dalam daftar keungan hasil transaksi berikut :


a. Hasil penjualan aktiva tetap
Jawab : Standar Akuntansi
b. Kesalahan menghitung penyusutan tahun yang lalu.
Jawab : Standar Akuntansi
c. Kerugian sebagai akibat quasi reorganization.
Jawab : Standar Akuntansi
d. Kesalahan penerapan standar akuntansi tahun yang lalu
Jawab : Standar Akuntansi
e. Devaluasi uang rupiah tahun berjalan
Jawab : Standar Akuntansi
f. Pengembalian cadangan yang tidak diperlukan lagi.
Jawab : Standar Akuntansi
g. Kerugian sebagai akibat pemogokan.
Jawab : Standar Akuntansi
h. Selisih variance yang merugikan
Jawab : Standar Akuntansi
i. Kerugian sebagai akibat keputusan mengenai perkara dua tahun yang lalu.
Jawab : Standar Akuntansi

26. Laba dari suatu perusahaan sebelum dihitung penyusutan aktiva tetap berjumlah Rp. 25 juta.
Penyusutan menurut pajak yang mengizinkan dipergunaka npenyusutan di percepat
berjumlah Rp. 10 juta, sedangkan menurut akuntansi yang memakai penyusutan dengan
cara garis lurus berjumlah Rp. 6 juta. Jumlah sumbangan yang dikeluarkan dalam tahun itu
berjumlah Rp. 5 juta.Tarif pajak penghasilan 15%. Buatlah jurnal yang relevan untuk
penyusutan daftar keuangan!

Jawab :

Beban Penyusutan Rp. 17.250.000

Penyusutan Rp. 17.250.000

27. Barang milik perusahaan A ditukar dengan barang Y milik perusahaan B. Barang X dan Y
adalah nonmonetary asset . Petanyaan:
a. Faktor apa yang mempengaruhi dasar pencatatan transaksi ini?
Jawab : yaitu faktor pertambahan nilai dan keuntungan bagi kedua perusahaan
tersebuut.
b. Kalau X adalah mesin pembuat sigaret dan Y adalah saham perusahaan kontraktor di
Medan, apakah dasar pencatatan transaksi ini?
Jawab : Dasar pencatatan transaksi ini adalah di kedua bela pihak saling mencatat untuk
setiap kegiatan yang di lakukan oleh perusahaan.
c. Bagaimana pula kalau Y adalah sahamdari perusahaan PT. Unilever?
Jawab : itu sangat bagus karena bagi perusahaan A itu akan membuat kerja sama yang
menguntunggkan untuk saham.
28. Bagaimana disebutkan penjabaran valuta asing (utang) menurut :
a. SAK 1988
Jawab : Penggabungan dari hasil dan posisi keuangan dari suatu kegiatan usaha luar negeri
dengan entitas pelapor mengikuti prosedur konsolidasi normal, seperti eliminasi saldo antar
kelompok dan transaksi antar kelompok dari suatu entitas anak (lihat PSAK 4:
Laporan Keuangan Konsolidasian dan Laporan Keuangan Tersendiri dan PSAK 12: Bagian
Partisipasi dalam Ventura Bersama. Namun, suatu aset atau kewajiban moneter antar kelompok,
baik jangka pendek atau jangka panjang, tidak dapat dieliminasi terhadap kewajiban atau aset
antar kelompok tanpa menunjukkan hasil fluktuasi mata uang dalam laporan keuangan
konsolidasian.

b. FASB
Jawab : Valuta asing adalah Mata uang yang dapat dipakai atau mudah diterima oleh banyak negara
dalam perdagangan internasional.
c. Peraturan Pajak
Jawab : Apabila kurs yang berlaku saat pembuatan Faktur Pajak berbeda dengan kurs yang
berlaku saat pembayaran oleh Pemungut PPN, Faktur Pajak dapat dibetulkan.

Penerbitan Faktur Pajak pengganti hanya dapat dilakukan paling lambat 2(dua) tahun sejak
tanggal Faktur Pajak yang diganti diterbitkan, sepanjang belum dilakukan pemeriksaan

d. Praktik yang dilaksanakan di Indonesia


Jawab :
wisatawan manca negara atau turis asing di tempat-tempat pariwisata di Indonesia ? tentu saja
para turi asing tersebut memerlukan berbagai jasa dan barang selama tinggal di indonesia, seperti
jasa hotel dan transportasi, pemandu wisata, hiburan dan lain-lainnya dalam memenuhi hal
tersebut para turis asing pasti mengeluarkan uang untuk membayar semua itu, uang tersebut
harus uang indonesia, dan begitu juga di luar negeri, jika kita melakukan kunjungan keluar
negeri kita harus membayar berdasarkan mata uang negara tersebut.
Namun, dengan adanya valuta asing kita dapat membeli barang atau dapat memenuhi kebutuhan
kita dinegara lain dengan menggunakan mata uang yang diterima dalam perdagangan
internasional.

29. a. Dalam akuntansi dikenal 3 macam accounting changes, sebutkan ketiganya. Berikan
contoh untuk masing-masing.
Jawab :
1. Perubahan penilaian persediaan akhir dari standar cost menjadi actual cost
2. Memperbaiki jumlah allowance for doubtful account sehingga jumlah lebihwajar
3. Perubahan jumlah penyusutan karena kesalahan dalam menghitungnya

b. Apakah keadaan yang tersebut dibawah ini termasuk accounting changes :


1. Perubahan penilaian persediaan akhir dari standar cost menjadi actual cost
2. Memperbaiki jumlah allowance for doubtful account sehingga jumlah lebihwajar
3. Perubahan jumlah penyusutan karena kesalahan dalam menghitungnya.
Jawab : Ya, benar.

30. Apakah standar yang tersebut dibawah ini sesuai dengan PAI :
a. Penyusutan di percepat seperti lazim di Indonesia
b. Revaluasi seperti diuraikan dalam paket 27 Maret 1979
c. Pembentukan cadangan untuk kenaikan harga
d. Penilaian persedian menurut cara yang memerlukan penaksiran
e. Membukakan executory contract sebagai asset/liability
f. Menerimap elunasan dengan cek gantung menurut single step
Jawab : Ya, semuanya sesuai dengan PAI (Persatuan Akuntansi Indonsia)

31. Direktur suatu perusahaan menyuruh akuntannya untuk membuat perhitungan laba untuk
tahun yang lalu. Akuntan tersebut menyampaikan laporan yang menghitung labanyaberbeda-
beda, tergantung tujuannya seprti digambarkan sebagaiberikut.Besarnya laba yang dihitung
untuk keperluan :
a. Pemegang saham Rp. 130.000.000,00
b. Penetapan PPs Rp. 90.000.000,00
c. Laporan pada bank Rp. 120.000.000,00
d. Menurut SAK Rp. 110.000.000,00
Jawab : Besarnya laba dalam perhitungan sesuai dengan tujuan perhitungannya adalah Rp
450.000.000

32. a. Apa yang dimaksud dengan standar akuntansi?


Jawab : tandar akuntansi sebagai acuan penyusunan laporan keuangan yang berlaku disuatu negara, akan
berbeda dengan standar akuntansi di negara lain. Perbedaan ini dipengaruhi oleh kondisi lingkungan,
hukum, sosial, politik dan ekonomi di tiap-tiap negara. Masalah keterbandingan (Comparability) laporan
keuangan, tingkat keandalan (reliability) dan peluang ketidakpastian menjadi konsekuensi dari adanya
perbedaan standar akuntansi ini. Konvergensi terhadap standar internasional dilakukan oleh masing-
masing negara dengan tingkat yang berbeda-beda (Full Adoption, Adapted, Piecemeal, Referenced dan
Not Adoption at all) hal ini disesuaikan dengan kesiapan negara masing-masing.
b. Apakah ada keharusan bagi perusahaan untuk mengindahkan SAK? Jelaskan.
Jawab : Ya perlu, karena SAK adalah acuan dalam penyusunan laporan keuangan yang berlaku
di berbagai negara yang menganut bagaimana pentingnya suatu laporan keuangan.

33. a. Apakah yang dimaksud dengan akuntansi penyusutan (depreciation accounting)?


Jawab : Penyusutan (Depreciation) adalah alokasi sistematik jumlah yang dapat disusutkan dari
suatu aktiva tetap berwujud sepanjang masa manfaatnya.
b.Jelaskan apakah ada perbedaan antara konsep penyusutan menurut akuntansi dan menurut
peraturan pajak!
Jawab : Berbeda. konsep penyusutan dan peraturan perpajakan memiliki suatu konsep masing-
masing dengan tujuan dapat menyajikan suatu laporan keuangan yang baik.
c. Jelaskan cara penyusutan menurut undang-undang Pajak penghasilan dan sebutkan pula
perbedaan dengan cara penyusutan menurut akuntansi bila ada .
Jawab : Tidak ada.
d. Berikan tanggapan terhadap pernyataan ini:
1. Perusahaan akan lebih cepat mengganti aktivanya apabila dilakukan penyusutan di
percapat.
2. Penyusutan di percepat akan menyebabkan perusahaan lebih efisien bekerja
3. Penyusutan menghimpun dana untuk menggantikan aktiva tetap
4. Penyusutan yang dihimpun dari laba kotor tidak sesuai dengan PAI.
5. Alokasi pajak (tax allocation) didasarkan atas suatu konsep yang menganggap pajak
adalah sama dengan biaya.
Jawab : Tanggapan saya ini benar-benar baik bagi perusahaan dan bagian badan
perpajakan.

34. a. Sebutkan beberapa cara untuk memperhitungkan overhead bagi perusahan yang
membangun aktivanya sendiri!
Jawab : Biaya bahan penolong, Biaya tenaga kerja tak langsung, baiaya pemeliharaan.
b. Cara yang manakah menurut saudara yang paling sesuai dengan perusahaan perkebunan?
Jawab : yaitu Biaya pemeliharaanya
c. Cara mana yang sesuai dengan SAK seperti dijelaskan dalam buku SAK?
Jawab : Yaitu dengan cara merupakan salah satu upaya untuk mengembangkan usaha. Usaha tersebut
adalah perlunya meyakinkan publik bahwa usaha yang dilakukan dapat dipertanggungjawabkan.
Cara mempertanggung jawabkannya yakni susun dan sajikanlah laporan keuangan sesuai dengan
standar yang telah ditentukan. Penyajian laporan keuangan yang sesuai dengan standar, akan
membantu manajemen perusahaan untuk memperoleh berbagai kemudahan, misalnya saja: dapat
untuk menentukan kebijakan perusahaan di masa yang datang, dapat memperoleh pinjaman dana dari
pihak ketiga, dan lain-lain. Untuk perusahaan yang tergolong usaha kecil dan menengah dapat
memilih standar yang akan digunakan dalam penyusunan laporan keuangan.

35. a. Dalam fase perumusan standar akuntansi dikenal tahap (fase) manajemen. Sebutkan ciri
standar akuntansi dalam periode ini!
Jawab : Fase Peranan Manajemen (1900-1933), Fase Peranan Profesi (1933-1973), . Fase Politisasi
(1973-Sekarang).
b. Bgaimana pula ciri pada periode politisasi?
Jawab : Standar akuntansi dianggap mempengaruhi masyarakat sehingga dapat dijadikan dasar
untuk masuknya unsur politik dalam perumusan standar akuntansi. Pada fase ini FASB lahir
yang merupakan peleburan dari unsur praktisi, bisnis, akademi, dan lembaga formal.

Di USA sendiri masalah akuntansi sudah pernak menjadi agenda kongres yang dikenal dengan
Metcalf Report yang berjudul The Accounting Establishment. Laporan ini menuduh kantor
akuntan yang tergabung dalam “Big8” melakukan monopoli terhadap audit perusahaan-
perusahaan besar dan proses penyusunan standar akuntansi. Dalam laporan ini dapat dilihat
kaitan antara Big 8 dengan FASB sebagaimana dalam gambar sebagai berikut.

36. a. Jelaskan pengertian konsep substance over form. Bagaimana praktiknya di Indonesia?
Jawab : alam akuntansi, dikenal prinsip substance over form. Arti sederhana dari prinsip tersebut adalah
akuntansi mengakui fakta kejadian dari sebuah transaksi keuangan daripada bukti legalnya.
Contoh: akuntansi harus mengakui dan mencatat semua transaksi keuangan terkait kegiatan properti
sebuah perusahaan properti di atas sebuah tanah, meskipun tanah itu -secara legal- belum
dibeli/dibebaskan.

37. Masalah untama dalam mencatat revenue adalah mengenai klasifikasi, penentuan waktu
(timing) dan pengukuran (measurement).
a. Terangkan masing-masing masalah tersebut di atas!
Jawab:
 Klasifikasi merupakan kata serapan dari bahasa Belanda, classificatie, yang sendirinya berasal
dari bahasa Prancis classification. Istilah ini menunjuk kepada sebuah metode untuk menyusun
data secara sistematis atau menurut beberapa aturan atau kaidah yang telah ditetapkan.
 Penetuan waktu (timing) adalah suatu hal atau suatu tindakan yang akan dilakukan atau di
tampilkan dalam rangka untuk menciptakan suatu karya di waktu yang tepat.
 Pengukuran (measurement) adalah penentuan besaran, dimensi, atau kapasitas, biasanya terhadap
suatu standar atau satuan ukur. Pengukuran juga dapat diartikan sebagai pemberian angka tehadap
suatu atribut atau karakteristik tertentu yang dimiliki oleh seseorang, hal, atau objek tertentu
menurut aturan atau formulasi yang jelas dan disepakati. Pengukuran dapat dilakukan pada
apapun yang dibayangkan, namun dengan tingkat kompleksitas yang berbeda. Misalnya untuk
mengukur tinggi, maka seseorang dapat mengukur dengan mudah karena objek yang diukur
merupakan objek kasat mata dengan satuan yang sudah disepakati secara internasional. Namun
hal ini akan berbeda jika objek yang diukur lebih abstrak seperti kecerdasan, kematangan,
kejujuran, kepribadian, dan lain sebagainya sehingga untuk melakukan pengukuran diperlukan
keterampilan dan keahlian tertentu.

b. Apakah matching concept ada kaitannya dengan masalah tersebut di atas? Jelaskan!
Jawab : Ya, saling berkaitan. karena bertujuan untuk menyiapkan suatu laporan keuangan yang akurat
agar dapat dimanfaatkan oleh para manajer, pengambil kebijakan, dan pihak berkepentingan lainnya
dan suatu proses di mana pemeriksa independen memeriksa laporan keuangan suatu organisasi untuk
memberikan suatu pendapat atau opini - yang masuk akal tetapi tak dijamin sepenuhnya - mengenai
kewajaran dan kesesuaiannya dengan prinsip akuntansi yang berterima umum