Anda di halaman 1dari 4

ACUAN PERUMUSAN DIAGNOSA DAN PERENCANAAN KEPERAWATAN KOMUNITAS

OLEH: IRWINA ANGELIA SILVANASARI, S.Kep., Ns., M.Kep

Berikut ini merupakan acuan dalam merumuskan diagnosa dan intervensi keperawatan komunitas dengan integrasi NANDA, NOC, dan NIC. Acuan ini
bukan merupakan format penulisan sesuai standar. Acuan ini diberikan untuk memudahkan mahasiswa dalam melakukan praktikum perumusan
diagnosa dan intervensi keperawatan komunitas. Format penulisan diagnosa dan perencanaan tetap menggunakan format yang sebelumnya sudah
diberikan.

DATA DIAGNOSIS KEPERAWATAN NOC NIC


DIAGNOSIS Catatan Catatan: HASIL Catatan: INTERVENSI
Data: Defisiensi Warna merah: Membuat PREVENSI PRIMER: Membuat PREVENSI PRIMER:
Hasil pengkajian pada sebuah kesehatan komponen kriteria hasil Sasaran  lansia yang sehat intervensi Sasaran  lansia yang sehat
kelompok lansia di wilayah Y komunitas pada Problem, selalu keperawatan keperawatan
didapatkan data: agregat lansia cek dengan komunitas Apa yang bisa dinilai setelah komunitas Yang harus dipikirkan dan
1. 75% lansia mengeluhkan di wilayah Y definisi, faktor dengan dilakukan pendidikan kesehatan dengan dilakukan adalah: apa yang
nyeri di tengkuk dan berhubungan berhubungan dan integrasi agar lansia tetap sehat? integrasi NIC harus dilakukan agar lansia
pusing dengan batasan NOC akan akan lebih yang sehat tetap sehat ?
2. 35% lansia terdiagnosis ketidakcukupan karakteristiknya. lebih baik Tidak harus seluruh yang ada di baik membaca
menderita hipertensi biaya program membaca NOC di copy paste disini. terlebih Tidak harus seluruh yang ada
3. 5% lansia menderita dan kurang Masalah terlebih Sesuaikan dengan kasus yang dahulu di NIC di copy paste disini.
stroke dukungan sosial keperawatan dahulu ada seluruh Sesuaikan dengan kasus yang
4. 25% lansia memiliki ditandai oleh Defisiensi seluruh domain yang ada. Tidak harus sama persis
kualitas tidur yang 35% lansia Kesehatan domain yang ada di NIC. kata-katanya dengan NIC.
buruk, sering terbangun terdiagnosis Komunitas ada di NOC.
di malam hari, kesulitan menderita diambil Pada NIC Edisi
untuk memulai tidur, hipertensi, 5% berdasarkan Pada NOC, Pengetahuan: gaya hidup sehat Keenam, bisa Pendidikan kesehatan
dan mudah mengantuk lansia definisi masalah seringkali Skala outcome: dibuka Aktivitas:
di siang hari menderita yang mengatakan NOC  Strategi mencegah Taksonomi  Berikan ceramah
5. Tidak adanya kegiatan stroke, 25% ada 1 atau lebih komunitas penyakit NIC halaman untuk menyampaikan
kelompok lansia seperti lansia memiliki masalah berada di  Strategi mengurangi stress 46. informasi terkait
senam bersama ataupun kualitas tidur kesehatan (35% Domain 4  Manfaat olahraga teratur strategi mencegah
sekedar kumpul yang buruk, penderita Pengetahuan  Strategi untuk Seringkali NIC penyakit, strategi
melakukan kegiatan sering hipertensi, 5% tentang mempertahankan diet untuk mengurangi stress,
bersama terbangun di stroke). Kesehatan yang sehat Komunitas manfaat olahraga
6. Belum adanya posyandu malam hari, dan Perilaku, NB: berada di teratur, dan strategi
lansia yang diadakan di kesulitan untuk Warna hijau: Domain 6 Agar lansia tetap sehat, perlu Domain 3 mempertahankan diet
wilayah Y tersebut memulai tidur, komponen Kesehatan pengetahuan terkait bagaimana Perilaku, yang sehat pada
7. Hasil wawancara pada dan mudah Etiologi, Keluarga, yang harus dilakukan untuk pola Domain 4 lansia yang sehat.
petugas kesehatan mengantuk di disesuaikan dan Domain makan yang sehat, pencegahan Keamanan,  Lakukan demonstrasi
didapatkan posyandu siang hari, 75% dengan faktor 7 Kesehatan terhadap penyakit, manfaat Domain 5 teknik mengurangi
belum bisa didirikan di lansia yang Komunitas olahraga, serta strategi Keluarga, dan stress pada lansia
wilayah tersebut karena mengeluhkan berhubungan mengurangi stress Domain 7 yang sehat
belum ada pendanaan nyeri di Komunitas.
yang diajukan tengkuk dan Ketidakcukupan
pusing, tidak biaya program PREVENSI SEKUNDER: Pastikan PREVENSI SEKUNDER:
adanya diambil Sasaran  lansia yang berisiko kesinambunga Sasaran  lansia yang
kegiatan berdasarkan data antara NOC berisiko
kelompok hasil wawancara Dikasus ini yang berisiko adalah dan NIC yang
lansia seperti pada petugas lansia yang mengeluhkan nyeri, dipilih pada Dikasus ini yang berisiko
senam bersama kesehatan pusing, susah tidur, serta lansia setiap adalah lansia yang
ataupun didapatkan yang hipertensi (berisiko prevensi. Lihat mengeluhkan nyeri, pusing,
sekedar kumpul posyandu belum stroke). pada kata kata susah tidur, serta lansia yang
melakukan bisa didirikan di yang hipertensi (berisiko stroke).
kegiatan wilayah tersebut Apa yang bisa dinilai setelah ditebalkan
bersama, belum karena belum ada dilakukan tindakan agar lansia pada kolom
adanya pendanaan yang yang berisiko tidak menjadi NOC dan NIC Yang harus dipikirkan dan
posyandu lansia diajukan. sakit?  harus ada dilakukan adalah: apa yang
yang diadakan semua dan harus dilakukan agar lansia
di wilayah Y Kurang Tidak harus seluruh yang ada di sesuai yang yang berisiko tidak menjadi
tersebut dukungan sosial NOC di copy paste disini. berarti NIC sakit
diambil sebagai Sesuaikan dengan kasus yang mampu
etiologi ada menyelesaikan Tidak harus seluruh yang ada
berdasarkan data: NOC. di NIC di copy paste disini.
tidak adanya Sesuaikan dengan kasus yang
kegiatan ada. Tidak harus sama persis
kelompok lansia kata-katanya dengan NIC.
seperti senam
bersama ataupun Kontrol risiko: hipertensi Skrining kesehatan
sekedar kumpul Skala Outcome: Aktivitas:
melakukan  Memeriksa tekanan 1) Lakukan pengukuran
kegiatan bersama darah sesuai anjuran tekanan darah pada
Warna biru:  Menghentikan konsumsi lansia yang
komponen rokok mengeluhkan nyeri di
Sign/Symptomp,  Mengurangi asupan tengkuk dan pusing.
disesuaikan garam 2) Lakukan pengukuran
dengan Batasan  Menggunakan strategi atau skrining
Karakteristik untuk meningkatkan tidur dislipidemia dan fungsi
(BK).  Berpartisipasi dalam
vaskular pada lansia
yang hipertensi
olahraga secara teratur
Ingat, tidak 3) Beri saran pada lansia
seluruh data Kontrol risiko: stroke
yang memiliki nilai
dimasukkan tekanan darah tinggi
Skala Outcome:
sebagai untuk menghentikan
 Ikut serta dalam skrining konsumsi rokok,
komponen dislipidemia
sign/symptomp. mengurangi asupan
 Ikut serta dalam skrining
Hanya data yang fungsi vaskular garam, dan
sesuai dengan BK berolahraga secara
saja yang teratur.
dimasukkan
sebagai PREVENSI TERSIER: Prevensi Tersier:
komponen ini.
Sasaran  lansia yang sakit, Sasaran  lansia yang sakit,
Masalah sedang dalam rehabilitasi sedang dalam rehabilitasi
kesehatan yang
dialami oleh Dikasus ini yang sakit adalah Dikasus ini yang sakit adalah
suatu kelompok lansia yang hipertensi dan lansia yang hipertensi dan
atau populasi stroke. stroke.
dan risiko
hospitalisasi Apa yang bisa dinilai setelah Apa yang bisa dilakukan agar
yang dialami dilakukan tindakan agar lansia lansia yang hipertensi dan
oleh kelompok yang hipertensi dan stroke stroke bisa mempertahankan
atau populasi berada dalam kondisi kondisi terbaiknya?
35% lansia terbaiknya?
terdiagnosis Tidak harus seluruh yang ada
menderita Tidak harus seluruh yang ada di di NOC di copy paste disini.
hipertensi, 5% NOC di copy paste disini. Sesuaikan dengan kasus yang
lansia menderita Sesuaikan dengan kasus yang ada
stroke ada

Risiko status Perilaku patuh: diet yang Modifikasi perilaku


fisiologis yang disarankan Aktivitas:
dialami oleh Skala Outcome:  Dukung lansia untuk
kelompok atau  Memilih makanan dan mengubah perilaku
populasi  25% cairan yang sesuai sebelum sakit yang
lansia memiliki dengan diet yang kurang baik menjadi
kualitas tidur ditentukan perilaku yang baik
yang buruk,  Menghindari makanan dilakukan saat sakit
sering dan minuman yang tidak  Kembangkan program
terbangun di diperbolehkan dalam perubahan perilaku
malam hari, diet seperti diet rendah
kesulitan untuk garam dan
memulai tidur, Perilaku patuh: pengobatan pengobatan sesuai
dan mudah yang disarankan penyakit yang harus
mengantuk di  Mengkonsumsi semua rutin dilakukan.
siang hari, 75% obat sesuai interval yang  Fasilitasi keterlibatan
lansia ditentukan keluarga dalam proses
mengeluhkan  Minum obat sesuai dosis modifikasi perilaku
nyeri di tengkuk dengan cara yang tepat
dan pusing terutama terkait
pengobatan dan diet
Tidak tersedia yang disarankan.
program untuk
mencegah Keefektifan program komunitas Pengembangan program
satu/lebih Skala outcome: Aktivitas:
masalah  Peningkatan status  Bentuk posyandu
kesehatan bagi kesehatan peserta untuk mengatasi
suatu kelompok  Kepuasan peserta masalah dan
atau populasi  terhadap program memonitoring kondisi
tidak adanya  Personil program lansia dengan
kegiatan berkualitas hipertensi dan stroke.
kelompok lansia  Tingkat partisipasi  Pastikan program
seperti senam progra54m posyandu didukung
bersama oleh warga, dan
ataupun sekedar penyedia layanan,
kumpul termasuk dalam
melakukan meningkatkan
kegiatan kualitas personil
bersama program (kader
kesehatan posyandu)
Tidak tersedia  Pantau kemajuan
program untuk pelaksanaan program
mengurangi terkait kepuasan
satu/lebih peserta dan tingkat
masalah partisipasi peserta
kesehatan bagi program
suatu kelompok  Modifikasi dan
atau populasi  sempurnakan program
belum adanya demi peningkatan
posyandu lansia status kesehatan
yang diadakan di peserta program
wilayah Y
tersebut