Anda di halaman 1dari 6

LAPORAN PENDAHULUAN

ASUHAN KEPERAWATAN PADA KLIEN DENGAN DEMAM TIFOID


DI RUANGPENYAKIT DALAM RSUD RATU ZALECHA MARTAPURA

Tanggal 5-10 November 2018

Oleh:
Erina Risanti, S. Kep
NIM. 1830913320007

PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN


FAKULTAS KEDOKTERAN
UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
2018
LEMBAR PENGESAHAN

NAMA : Erina Risanti, S. Kep

NIM : 1830913320007

JUDUL : Asuhan Keperawatan pada Klien dengan Demam Tifoid di


Ruang Penyakit Dalam RSUD Ratu Zalecha Martapura

Banjarmasin, November 2018

Mengetahui,

Pembimbing Akademik Pembimbing Lahan

Noor Diani, S.Kep, Ns, M.Kep, Sp. Kep MB Setiawan, S.Kep., Ns


NIP.19780317 200812 2 001 NIP.19860311 200904 1 002
PATHWAY DEMAM TIFOID

Salmonella typhosa

Saluran pencernaan

Diserap uleh usus halus

Bakteri memasuki aliran darah siskemik

Kelenjar limfoid usus Hati Limfa Endotokson


halus

Tukak hepatomegali Splenomegali Demam

Perdarahan dan Nyeri perabaan Mual tidak nafsu makan


perporasi

Nyeri Akut Mual

Hipertermi
DEMAM TIFOID

DEFINISI
Adalah penyakit infeksi PEMERIKSAAN
akut yang biasanya DIAGNOSTIK
mengenai saluran 1. Pemeriksaa leukosit
pencernaan dengan 2. Pemeriksaan SGOT
gejala demam yang lebih dan SGPT
dari satu minggu, 3. Biakan darah
gangguan pada 4. Uji widal
pencernaan, biasanya
disebabka oleh infeksi
salomonella typhi.

MANIFESTASI KLINIS
1. Demam
2. Ganguuan pada saluran PENATALAKSANAAN
ETIOLOGI
pencernaan
3. Gangguan kesadaran 1. Perawatan
Bakteri Salmonella typhi adalah berupa a. Klien diistirahatkan 7 hari sampai demam hilang untuk
4. Relaps
basil gram negatif, bergerak dengan rambut 5. Hilang nafsu makan mencegah komplikasi pendarahan
6. Muncul ruam b. Mobilisasi bertahap bila tiddak ada panas, tranfusi bila ada
getar, tidak berespon. Kuman tumbuh pada
komplikasi perdarahan
suasana aerob dan fakultatif anaerob pada c.
2. Diet
suhu 15-41oC (optimum 370C) dan pH a. Diet yang sesuai cukup kalori dan tinggi protein
pertumbuhan 6-8. Faktor pencetus lainnya b. Pada penderita akut dapat diberi bubur saring
adalah lingkungan, sistem imun yang 3. Obat-obatan
rendah, makanan/minuman yang a. Ciprofoxacin (Cipro) jika Anda tidak sedang hamil
b. Ceftriaxone (Rocephin) untuk anak-anak
terkontaminasi.
ASUHAN KEPERAWATAN
DEMAM TIFOID

Pengkajian
Diagnosis keperawatan
1. IdentitasKlien
1. Nyeri akut berhubungan dengan agen cidera biologis Mual
2. Keluhan Utama
2. Mual berhubungan dengan iritasi gastrointestinal
3. Riwayat Penyakit
4. Pola Fungsional Gordon 3. Hypertermi berhubungan dengan penyakit
NOC
5. Pemeriksaan Fisik Kontrol Infeksi
Setelah dilakukan tindakan keperawtan selama
1x8 jam, masalah klien dapat teratasi dengan
kriteria hasil:
Nyeri akut
1. Klien tidak merasakan sensasi muntah
NOC 2. Klien mampu menela
Kontrol Nyeri
Setelah dilakukan tindakan keperawatan selama Hypertermi
1x8 jam, masalah klien dapat berkurang dengan NIC
NOC
kriteria hasil: Nausea management
Nausea and vomiting control
Setelah dilakukan tindakan keperawatan selama 1. Lakukan pengkajian lengkap rasa mual
1. Melaporkan bahwa nyeri berkurang termasuk frekuensi, durasi, tingkat mual,
2. TTV klien dalam rentang normal 1x8 jam, masalah klien dapat teratasi dengan
kriteria hasil: dan faktor yang menyebabkan pasien mual
2. Anjurkan makan sedikit tapi sering dan
NIC 1. Kulit klien sudah tidak terasa hangat dalam keadaan hangat
Manajemen Nyeri 2. Tidak ada vasodilatasi 3. Berikan istirahat dan tidur yang adekuat
1. Lakukan pengkajian nyeri secara untuk mengurangi mual
komprehensif (PQRST) NIC 4. Melakukan kolaborasi pemberian
2. Evaluasi reaksi nonverbal klien dari Perawatan Retensi Urin antiemetik: ondansentron 4mg IV jika mual
ketidaknyamanan 1. Observasi TTV
3. Ajarkan teknik non farmakologis seperti 2. Anjurkan memakai pakaian yang menyerap
napas dalam, relaksasi, dan distraksi kerinngat dan tidak tebal
4. Tingkatkan istirahat klien 3. Berikan kompres dingin
5. Kolaborasi dalam pemberian analgesic

Monitor Tanda-Tanda Vital


1. Monitor tekanan darah, nadi dan status
pernafasan dengan tepat.
2. Monitor terkait nadi paradoksus
3. Monitor irama dan tekanan jantung
4. Monitor sianosis dan perifer
Daftar Pustaka

Doctherman McCloskey Joanne, Bulecheck .N Gloria. 2008. Nursing interventions


Classification (NIC). United states of America : Mosby.

Moorhead Sue , Jonson Marion , L.Mass dkk. 2008 Nursing Outcomes Classification
(NOC). United states of America : Mosby .

NANDA International. 2014. Nursing Diagnosis: Definitions and Classification 2015


– 2017. Oxford: Wiley Blackwell
Nasronudin, 2007, Penyakit Infeksi di Indonesia, Hal 121-125, Airlangga University
Press, Surabaya

Juwono, R., 2004, lmu Penyakit Dalam, Jilid 1. Fakultas Kedokteran UI. Jakarta