Anda di halaman 1dari 2

PENARIKAN KEMBALI PERBEKALAN FARMASI (RECALL)

No. Dokumen No. Revisi Halaman


/FARM A 1/2
Ditetapkan
Direktur,
STANDAR Tanggal Terbit
PROSEDUR
OPERASIONAL
Dr. Nurul Mufti. MARS
Pengertian Penarikan kembali perbekalan farmasi adalah kegiatan penarikan kembali
perbekalan farmasi dari unit terkait ke instalasi farmasi berdasarkan surat
edaran dari pabrik/principal/Instansi Pemerintah
Tujuan Mengetahui tindak lanjut yang harus dilakukan apabila ada penggunaan
perbekalan farmasi recall
Kebijakan Sesuai dengan Keputusan Direktur Nomor…………………Tentang
Kebijakan Pengelolaan, penarikan kembali dan pemusnahan obat rusak
dan kadaluarsa
Prosedur 1. Buat daftar perbekalan farmasi yang ditarik kembali meliputi nama
perbekalan farmasi, bentuk sediaan dan kekuatan obat atau kode alat
kesehatan, komposisi obat, spesifikasi tertentu (contoh : nomor batch
tertentu) dan alasan penarikan berdasarkan surat edaran dari
pabrik/principal/instansi Pemerintah oleh Kepala Instalasi Farmasi
2. Lakukan pendataan unit yang menyimpan beserta jumlah perbekalan
farmasi yang ditarik kembali
3. Lakukan pendataan pasien yang sedang menggunakan perbekalan
farmasi yang ditarik kembali dan informasikan kepada perawat terkait
untuk segera menghentikan penggunaan
4. Buat surat edaran penarikan kembali perbekalan farmasi ke semua unit
terkait
5. Distribusikan surat edaran penarikan kembali perbekalan farmasi ke
semua unit terkait
PENARIKAN KEMBALI PERBEKALAN FARMASI (RECALL)
No. Dokumen No. Revisi Halaman
/FARM A 2/2

Ditetapkan
Direktur,
STANDAR Tanggal Terbit
PROSEDUR
OPERASIONAL
Dr. Nurul Mufti. MARS
Prosedur 6. Lakukan follow up oleh instalasi farmasi terkait pengembalian
perbekalan farmasi yang ditarik kembali maksimal 3 (tiga) hari setelah
surat edaran diterima oleh unit terkait
7. Lakukan retur perbekalan farmasi yang ditarik kembali oleh Instalasi
Farmasi dari semua unit yang menyimpan
8. Bukti serah terima pengembalian perbekalan farmasi yang ditarik
kembali
9. Lakukan pengembalian perbekalan farmasi yang ditarik ke ditributor
terkait
Unit Terkait Bidang Penunjang Medis : Instalasi Farmasi, instalasi radiologi, bidang
pelayanan medis, bidang keperawatan.