Anda di halaman 1dari 32

RENCANA USULAN KEGIATAN (RUK)

2020
PROGRAM IMUNISASI
PUSKESMAS TONGAS

oleh
Muty Andayani A,md.Keb

DINAS KESEHATAN KABUPATEN PROBOLINGGO


PUSKESMAS TONGAS
JALAN RAYA TONGAS NO.8 KABUPATEN PROBOLINGGO
Telp. (0335) 511949
BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar belakang


Program imunisasi sudah terbukti, secar global, nasional maupun lokal.Secara global
dapat dibuktikan dengan Imunisasi dari muka bumi ini seperti penyakit cacar (variola) dan
penyakit polio. Pencapaian secar global dapat terlaksana apabila pelaksanaan imunisasi
secara lokal dan nasional mencapai target yang tinggi sesuai dengan yang diharapkan dan
secar merata disemua wilayah (Departemen Kesehatan RI,2009).
Imunisasi adalah suatu cara untuk meningkatkan kekebalan seseoarang secara aktif
terhadap suatu antigen, sehingga bila kelak ia 3 terpapar pada antigen yang serupa, tidak
terjadi penyakit. (Ranuh,2008,p.10).
Untuk menurunkan angka kesakitan, kematian dan kecacatan bayi serta anak balita
perlu dilaksanakan program imunisasi untuk penyakit penyakit yang dapat dicegah dengan
imunisasi (PD3I) seperti penyakit TBC, Difteri, Pertusis, Tetanus, Hepatitis B, Polio dan
campak. Idealnya bayi harus mendapat imunisasi dasar lengkap terdiri dari BCG 1 kali,
DPT 3 kali, Polio 4 kali, HB 3 kali dan campak 1 kali.

1.2 Tujuan
1. Tujuan umum : mendapatkan kekebalan bayi secara aktif terhadap suatu antigen.
2. Tujuan khusus :
a. mendapatkan vaksinasi sehingga penyakit PD3I dapat dicegah.
b. Menurunkan angka kesakitan ,kematian dan kecacatan bayi dan balita.

1.3 Visi dan misi


Puskesmas Tongas adalah salah satu Unit Pelayanan Teknis Daerah dibidang
kesehatan dimana Puskesmas Tongas merupakan perpanjangan tangan Dinas
Kesehatan Kabupaten Probolinggo dalam upaya menjalankan kebijakan pembangunan
kesehatan di wilayah kerja.
Agar Puskesmas dapat bekerja dengan baik, searah dan sesuai dengan
kebijakan baik yang ada di Dinas Kesehatan Probolinggo maupun kebijakan dari daerah
Kabupaten Probolinggo, maka UPTD Puskesmas Tongas pada tahun 2018 ini memiliki
visi dan misi barumenyesuaikan dengan visi misi Kabupaten Probolinggodan Dinas
Kesehatan yang baru :
a. Visi
Budayakan kemandirian masyarakat kecamatan tongas dalam mengatasi kesehatan jiwa
dan raga.
b. Misi
1. Meningkatkan cakupan ukp dan ukm.
2. Meningkatkan profesionalisme kerja.
3. Mengembangkan inovasi untuk mewujudkan pelayanan yang bermutu.

1.4 Strategi
1. Peningkatan upaya pelayanan kesehatan yang dilaksanakan oleh seluruh jajaran
UPTD Puskesmas Tongas baik pelayanan dalam gedung maupun luar gedung
2. Pengembangan dan pendayagunaan SDM kesehatan yang merata dan bermutu
3. Peningkatan Sarana dan Prasarana Kesehatan di Puskesmas Tongas
4. Pemantapan kerjasama lintas sektor dengan semua pihak terkait
5. Meningkatkan manajemen kesehatan yang akuntabel, transparan, efektif dan efisien.

1.5 Motto
LAYANI SEGERA, OBATI SAMPAI TUNTAS , MASYARAKAT PASTI PUAS.

1.6 YEL YEL


PUSKESMAS TONGAS KITA PASTI BISA
PUSKESMAS TONGAS LUAR BIASA.
BAB II
GAMBARAN UMUM

2.1 ANALISA SITUASI


Analisa Geografi
Kabupaten Probolinggo adalah salah satu kabupaten di Provinsi Jawa Timur,
Indonesia dengan ibu kota dan pusat pemerintahan kabupaten berada di Kraksaan. Kabupaten
Probolinggo merupakan salah satu kabupaten yang terletak di wilayah Tapal Kuda, Jawa
Timur.Kabupaten ini dikelilingi oleh pegunungan Tengger, Gunung Semeru, dan Gunung
Argopuro.
Kecamatan Tongas merupakan salah satu bagian dari Kabupaten Probolinggo dan
terletak di bagian paling barat dengan luas wilayah sekitar 7.859,700 ha.Secara geografis
Kecamatan Tongas berada pada tempat yang strategis, baik dipandang dari segi pembangunan
ekonomi, pembangunan komunikasi dan perhubungan.Dengan terletak di ketinggian 0-25 m
diatas permukaan laut dengan temperature rata-rata 27 Celcius.Kecamatan Tongas yang
masuk wilayah Kabupaten Probolinggo juga beriklim tropis dan mempunyai 2 (dua) musim yaitu
penghujan dan musim kemarau.
Batas Wilayah :
 Utara : Selat Madura
 Timur : Kecamatan Sumberasih
 Selatan : Kecamatan Lumbang
 Barat : Kabupaten Pasuruan

Gambar 2.1 Batas Wilayah Puskesmas Tongas

2.2. Luas Wilayah


Secara umum Kecamatan Puskesmas Tongas merupakan dataran rendah dengan
kondisi bervariasi pesisir pantai, persawahan, tegalan, perkarangan dan perkebunan.
Adapun luas wilayah keseluruhan 7.859,700 ha yang secara umum terdiri atas :
1. Tanah sawah : - Irigasi teknis 700,670 ha
- Irigasi ½ teknis 600,250 ha
- Sederhana 25,000 ha
- Tadah Hujan 808,750 ha
2. Tanah Kering : - Bangunan/perkarangan 1002,230 ha
- Tegalan 4096,720 ha
- Tambak 58,500 ha
- Perkebunan 99,000 ha
- Hutan Negara 122,000 ha
- Kuburan 26,450 ha
- Lain-lain 320,130 ha

Gambar 2.2 Wilayah Kecamatan Tongas

Desa-desa tersebut adalah :

Kondisi Keterjangkauan
Jarak ke
No Desa Kategori Puskesma Dusun Rata-rata
Roda Roda
s (Km) Jalan waktu
2 4
tempuh
Krajan,
Sumber Pedesaan Mendek,
1 7 V V V 15 menit
Kramat Tanah
Celeng.
Pedesaan Prisen,
Tempuran,
Kulak,
2 Wringin Anom 5 V V V 10 menit
Darungan,
Gupong,
Kopangan.
Perkotaan Krajan,
3 Tongas Wetan 1 Medo’an, V V V 5menit
Kapasan,
Curah
Pondok,
Klumprit,
Jalid.
Perkotaan Tengah/Kraj
4 Curah Dringu 3 an, Bahak, V V V 5 menit
Selatan.
Perkotaan Krajan,
5 Dungun 4 Selatan, V V V 7 menit
Sumberan.
Perkotaan Krajan,
Tengah,
Jaringan,
6 Bayeman 5 V V V 8 Menit
Rancang,
Sentong,
Talang.
Pedesaan Polai,
Tabata,
Jangglenga
7 Sumendi 12 n, Juri, V V V 10 menit
Watu
Salang,
Barat.
Pedesaan Krajan,
Sumur
8 Sumberejo 15 Kodung, V V V 15 menit
Kecengan,
Klumprit.

Dari Tabel 2.1 di atas, waktu tempuh yang digunakan untuk mencapai ke fasilitas kesehatan
yaitu Puskesmas Tongas relatif singkat, waktu tempuh yang terjauh 15 menit dan waktu tempuh
yang terdekat 5 menit ini diukur dengan menggunakan kendaraan umum.Wilayah terjauh dari
lokasi Puskesmas Tongas adalah RW IV yang berjarak ± 300 m dengan jarak tempuh ± 10
menit dengan menggunakan kendaraan roda dua.

2.3 Kependudukan / Demografi Sesuai data statistik tahun 2018


Wilayah Kerja Puskesmas Tongas meliputi Kecamatan Tongas Kabupaten
Probolinggodengan jumlah penduduk pada tahun 2016 menurut sumber data Kantor Kelurahan
Tongas sebanyak 34.843 jiwa terdiri dari 16.928 jiwa penduduk laki laki dan 17.915 jiwa
perempuan dengan jumlah Kepala Keluarga sebanyak 10.080 KK (Kepala Keluarga).
Kepadatan penduduk mempengaruhi kondisi sosial budaya suatu daerah semakin padat
penduduk suatu daerah maka akan semakin banyak fasilitas umum yang diperlukan seperti
perumahan, drainase, jalan, sanitasi, sekolah dan masih banyak fasilitas lainnya. Rumus
kepadatan penduduk :
P
Menghitung kepatan penduduk rumusnya 𝐾𝑃 = L

Keterangan : KP : Kepadatan Penduduk


P : Jumlah Penduduk
L : Luas Wilayah / Daerah
Secara rinci jumlah kepala keluarga, rumah dan penyebaran penduduk di wilayah kerja
Puskesmas Tongas ditampilkan di Tabel 2.2

Tabel 2.2
Jumlah Kepala Keluarga, Rumah dan Penyebaran Penduduk
di Wilayah kerja UPTD Puskesmas Tongas Tahun 2018

Luas Rata-
Jumlah Jumlah Kepadatan
No RWTongas daerah rata Jumlah pddk
rumah KK pddk (km2)
(km²) jiwa/KK

1 Sumberkramat 7,95 764 778 3 338 2690

2 Wringinanom 8,57 1699 1763 4 711 6095

3 Tongaswetan 5,62 1716 1788 4 1100 6180

4 Curahdringu 1,12 650 668 3 2063 2310

5 Dungun 1,44 572 706 3 1694 2440

6 Bayeman 4,22 1920 1821 4 1492 6295

7 Sumendi 7,22 1945 1840 3 881 6360

8 Sumberejo 7,93 734 716 3 312 2473

Jumlah 44,07 10000 10080 27 8591 34843

Dari hasil kesimpulan diatas curah dringu adalah daerah yang terpadat penduduknya
dan sumberejo daerah yang penduduknya paling rendah. Komposisi jumlah penduduk
berdasarkan kelompok umur dan jenis kelamin yang ada di Kelurahan Tongas dapat dilihat pada
Tabel 2.3 dibawah ini.

Tabel 2.3
Jumlah Penduduk Menurut Jenis Kelamin dan Kelompok Umur
Di Wilayah kerja UPTD Puskesmas Tongas Tahun 2019

Jumlah Penduduk
No Kelompok Umur(th)
Laki-laki Perempuan Total

1 0–4 1422 1312 2734

2 5-9 1427 1397 2824

3 10-14 1530 1548 3078

4 15-19 1344 1526 2870

5 20-24 1327 1300 2537

6 25-29 1287 1387 2674


7 30-34 1294 1377 2671

8 35-39 1358 1476 2834

9 40-44 1303 1422 2725

10 45-49 1294 1242 2536

11 50-54 1044 1036 2080

12 55-59 801 738 1539

13 60-64 626 674 1300

14 65-69 373 540 913

15 70-74 223 388 611

16 75 + 223 441 664

Jumlah 15454 16492 31856

Sumber : Kelurahan Tongas kec Pekalipan Kota Probolinggo

Tabel 2.4
Jumlah Penduduk Menurut Jenis Mata Pencaharian
Di Wilayah kerja UPTD Puskesmas Tongas tahun 2018

NO JENIS PEKERJAAN JUMLAH %

1 PNS 399 1,71

2 Petani 9617 41,33

3 ABRI 58 0,25

4 Buruh tani 6510 27,98

5 Pedagang 1625 6,98

6 Buruh industri 579 2,49

7 Usaha industri 346 1,49

8 Jasa angkut 588 2,53

9 Buruh bangunan 545 2,34

10 Jasa 435 1,87

11 Pensiunan 170 0,73

12 Lainnya 2397 10,30

JUMLAH 23269 100,00

Sumber : Data satistik tahun 2018


Tabel 2.5
Jumlah Penduduk menurut Tingkat Pendidikan
Di Wilayah kerja UPTD Puskesmas Tongas tahun 2018

NO URAIAN JUMLAH

1 Tidak Sekolah 6879

2 Tamat SMTP 5462

JUMLAH 12341

Sumber: Data statistik tahun 2019

Dalam menjalankan kegiatan operasional pelayananan progam kesehatan, Puskesmas Tongas


mempunyai sasaran kelompok rentan lain yang akan menerima pelayanan kesehatan
dipuskesmas yaitu meliputi ibu hamil, ibu bersalin dan neonatus (Tabel 2.6).

Tabel 2.6
Masyarakat Miskin yang mendapatkan Jamkesmas
Di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Tongas Tahun 2018

NO DESA JUMLAH JAMKESMAS

1 Sumberkramat 1707

2 Wringinanom 3985

3 Tongaswetan 2961

4 Curahdringu 806

5 Dungun 844

6 Bayeman 377

7 Sumendi 3781

8 Sumberejo 1327

JUMLAH 15788

Sumber: Data Peserta Jamkesmas/KCMS Wilayah UPTD Pusk. Tongas-

Dari jumlah seluruh masyarakat miskin yang mendapatkan Kartu Jamkesmas yaitu sebanyak
15.788 jiwa.
2.4 ANALISA KETENAGAAN
Puskesmas Tongas mempunyai tenaga 43 orang karyawan dengan rincian dapat dilihat pada
Tabel 2.7 di bawah ini :
Tabel 2.7
Daftar Ketenagaan Berdasarkan Golongan Kerja
di UPTD Puskesmas Tongas Tahun 2018

NO JENISKETENAGAAN PNS PTT SUKWAN JUMLAH

1 Dokter umum 1 0 0 1

2 Dokter gigi 1 0 0 1

3 Kes. Masyarakat 0 0 0 0

4 Bidan 11 1 2 14

5 Perawat 4 4 3 11

6 Perawat gigi 2 0 0 2

7 Sanitarian 0 0 0 0

8 Promkes 0 0 0 0

9 Nutrisionist 1 0 0 1

10 Analis farmasi 0 0 0 0

11 Pelaksana 0 0 0 0

12 Cleaning service 1 0 1 2

13 Tenaga Administrasi 6 0 5 11

14 Penjaga malam 0 0 0 0

JUMLAH 43
BAB lll
ANALISA SITUASI

3.1 DATA KINERJA BERDASARKAN HASIL PKP 2018


Tabel 3.1
Data Kinerja Berdasarkan Hasil PKP 2018
NO VARIABEL SK WA TW CD DGN BYM SMD SBJ TOTAL
1 IDL 92,5% 101,1% 96,6% 93,8% 127,8% 100% 108,7% 111,1% 103%
2 UCI DESA 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100%
3 IMUNISASI 92,5% 82% 129,7% 85,3% 80,6% 104,3% 84,8% 111,1% 98%
DPT BATITA
4 IMUNISASI 90% 71,9% 91,2% 114,7% 100% 87,1% 118,5% 86,1% 93,7%
MR BATITA
5. TT2+BUMIL 80,5% 79,8% 55% 100% 95% 95,1% 68,9% 85% 79%
6 BIAS 0
CAMPAK
KLS 1
7 BIAS DT KLS 100%
1
8 BIAS TD KLS 100%
2
3.2 HASIL SMD MMD 2018
Tabel 3.2
Hasil SMD dan MMD Tahun 2018
IDENTIFIKASI PRIORITAS MASALAH
NO NAMA DESA MASALAH TERPILIH
1. Air bersih dan jamban
2. Kematian bayi karena masih ada bayi yang belum
pramatur Imunisasi dasar lengkap di desa
3. Imunisasi dasar sumberkramat
1 SUMBERKRAMAT
lengkap

1. Kematian Bayi
2. Asi Eksklusif
2 WRINGINANOM
3. Keluarga Berencana
4. Hipertensi dan TBC
1. Kematian Bayi
2. Keluarga Berencana
3 Tongas wetan

1. Kematian Bayi
4 Curah Dringu 2. Asi Eksklusif

1. Asi Eksklusif
2. Rokok
3. Jamban
5 Dungun
4. Cuci Tangan
5. Konsumsi Buah dan
sayuran
1. Kematian Bayi
2. Asi Eksklusif

6 Bayeman

1.Kematian bayi
2. Jamban
7 Sumberejo

1. Jamban
8 Sumendi 2. Hipertensi
3.3 HASIL PIS PK 2018
Tabel 3.3
Hasil PIS PK Tahun 2018 di Wilayah Puskesmas Tongas

Keluarg Ibu Bayi Bayi Balita Pend Penderita Penderita Ang Keluarg Keluarga Keluarga
a melakuk menda mend mendap erita hipertensi gangguan got a sudah mempun mempun
mengik an pat apat atkan tuberk melakuka jiwa a menjadi yai akses yai akses
uti persalina imunisa air pematau ulosis n mendapatk kelu anggota sarana atau
progra n di si dasar susu an paru pengobata an arg Jaminan air bersih menggun
m fasilitas lengkap ibu pertumb mend n secara pengobatan a Kesehat akan TARGET
Keluarg kesehata (ASI) uhan apatk teratur dan tidak tida an jamban STAT IKS
NO DESA IKS
a n eksklu an ditelantarka k Nasiona sehat US TAHUN I
Berenc sif pengo n ada l (JKN) (20%)
ana batan yan
(KB) sesua g
i mer
stand oko
ar k
TIDA
SUMBERKRA 24, K
80,6 92,3 87,1 66,7 85,1 30,8 26,1 66,7 48,4 94,7 50,4
MAT 3 0,073 SEHA 0,088
1 T
WRINGINANO 33, TIDA
75,0 79,1 86,7 79,3 85,3 16,7 5,7 50,0 46,6 98,3 79,0
2 M 0 0,140 K 0,168
SEHA
T
TIDA
TONGASWET 79, K
73,9 88,7 78,7 71,4 88,6 25,7 4,0 22,2 50,9 96,7 81,9
AN 0 0,353 SEHA 0,424
3 T
TIDA
CURAHDRING 45, K
75,4 91,3 84,2 50,0 94,9 0,0 9,1 50,0 37,8 98,7 94,6
U 0 0,226 SEHA 0,271
4 T
TIDA
39, K
DUNGUN 79,0 90,5 96,4 89,6 97,8 23,1 18,0 50,0 38,3 93,6 91,1
7 0,207 SEHA 0,248
5 T
TIDA
33, K
BAYEMAN 86,3 67,8 93,5 79,3 94,6 22,9 17,8 60,0 53,2 97,6 72,7
6 0,191 SEHA 0,229
6 T
TIDA
42, K
SUMENDI 65,2 80,0 63,8 60,8 83,4 23,1 15,9 66,7 45,6 88,6 61,4
6 0,137 SEHA 0,164
7 T
20, TIDA
SUMBEREJO 71,7 82,8 81,3 76,7 83,7 0,0 3,0 100,0 16,3 78,8 24,2
8 7 0,010 K 0,012
SEHA
T

Σ Keluarga 4.4
-
Bernilai "Y" 6.715 304 345 444 1.873 44 163 19 28 4.727 9.833 7.385

Σ Keluarga 6.0
-
Bernilai "T" 2.155 74 66 156 236 161 1.181 18 00 5.701 595 3.041

10.22
-
JUMLAH "N" 1.559 10.051 10.018 9.829 8.320 4 9.085 10.392 - - - -
TIDA
K
PUSKESMAS 42,
75,70 80,42 83,94 74,00 88,81 21,46 12,13 51,35 45,33 94,29 70,83 0,182 SEHA 0,218
46
T
BAB IV
ANALISA MASALAH

4.1 ANALISA BERDSARKAN PKP

1. Identifikasi masalah PKP


no variabel Target Pencapaian kesenjangan PRIORITAS
2018 2018 MASALAH
TERPILIH
1 IDL 93% 103% 10%
2 UCI DESA 95% 100% 5%
3 IMUNISASI 80% 98% 18%
DPT
BATITA
4 IMUNISASI 80% 93,70% 13,70%
MR BATITA
5. TT2+BUMIL 85% 79% 6% masih ada wus
yang belum
diimunisasi
sebesar 6%
6 BIAS 98% 100% 2%
CAMPAK
KLS 1
7 BIAS DT 98% 100% 2%
KLS 1
8 BIAS TD 98% 100% 2%
KLS 2 dan
KLS 5

2. PRIORITAS MASALAH

U (URGENCY) S (SERIOUSNESS) G (GROWTH) RANG


NO MASALAH JUMLAH
1 2 RATA2 1 2 RATA2 1 2 RATA2 KING
IDL
1 6 5 5,5 6 8 7 1 6 3,5 16,00 3

2 UCI DESA 3 6 4,5 4 2 3 5 2 3,5 11,00 6

IMUNISASI DPT
3 4 8 6 5 5 5 6 5 5,5 16,50 2
BATITA
IMUNISASI MR
4 5 2 3,5 7 3 5 7 4 5,5 14,00 5
BATITA

5 TT2+BUMIL 8 7 7,5 8 6 7 8 8 8 22,50 1

BIAS CAMPAK
6 7 1 4 3 7 5 4 7 5,5 14,50 4
KLS 1
7 BIAS DT KLS 1 2 4 3 1 4 2,5 3 3 3 8,50 7
BIAS TD KLS 2
8 1 3 2 2 1 1,5 2 1 1,5 5,00 8
dan KLS 5
3. AKAR PENYEBAB MASALAH ( FISH BONE) PKP

MAN METODE
TERLAMPIR
Kurangnya skrining Tidak melakukan sweeping
sebelum imunisasi Belum faham SPO

Koordinasi Internal Kurang


Pengetahuan kader Kurang
Sosialisasi kurang
Komunikasi Kurang
Kurangnya penyuluhan

skre Kurang Koordinasi Dengan Petugas Kurang Memberikan Informasi


keluarga Tidak Mendapatkan lintas sektor Tentang efek samping vaksin
Informasi Yang Jelas Dari Petugas

Pemahaman Keluarga
untuk tt Kurang Kader tidak punya data akurat
Masih ada
` Register tt wus tidak ada WUS yang
Petugas tidak pernah sweeping tt wus
belum
imunisasi tt
Petugas tidak faham sasaran
wus
sebesar

6%

Tempat di
rumah kader
Pengetahuan Belum Ada
Masyarakat Rendah Leaflet

Tempat posyandu
Stigma Negatif Masyarakat Kurang Representatif
Media Informasi
Keluarga Tidak Tempat posy Kurang
Mendukung Untuk jauh dr rmh px
imunisasi tt

LINGKUNGAN MESIN MATERIAL


4.MENENTUKAN PRIORITAS PENYEBAB MASALAH
Mut Jumla Rangkin
NO Penyebab Nur y h g
Kurangnya pengetahuan tentang pentingnya
3 2 5 7
1 imunisasi TT
Kurangnya media KIE tentang imunisasi TT WUS(
4 3 7 5
2 lembar balik,leaflet)
3 Kurangnya dukungan dari keluarga 5 6 11 3
Petugas kesehatan masih kurang penyuluhan
7 8 15 1
4 tentang imunisasi TT WUS
5 Petugas desa tidak punya buku register TT WUS 1 4 5 8
6 Petugas desa ada yang tidak faham sasaran WUS 8 5 13 2
7 Dukungan lintas sektor masih kurang 6 1 7 6
ada bidan yang tidak melakukan sweeping untuk
2 7 9 4
8 wus yang belum lengkap imunisasinya

5 .ALTERNATIF PEMECAHAN MASALAH


NO ALTERNATIF PEMECAHAN MASALH C A R L JML RANGKING

1 Sosialisasi persalinan faskes di lintas sektor 8 10 8 8 5120 3


2 Sosialisasi persalinan faskes pada UKBM 4 4 4 4 256 7
Sosialisasi persalinan faskes pada kelas catin
3 dan bumil 9 9 9 10 7290 1
Sosialisasi persalinan faskes di pertemuan
4 informal (pengajian ,pkk) 3 1 1 1 3 9
5 Revitalisasi desa siaga 10 8 10 9 7200 2
6 Sosialisasi Jampersal 6 7 7 7 2058 4
Dukungan Lintas sektor terhadap persalinan
7 dan pemberdayaan ekonomi masyarakat 7 5 5 5 875 6
8 Mengaktifkan tabulin 2 3 3 3 54 8
Media KIE cetak leaflet, banner, lembar balik
9 dan majalah 5 6 6 6 1080 5
10 Media Whatsapp group 1 0 10
6. PEMECAHAN MASALAH

MASAL Alternatif pemecahan Pemecahan


NO AH PRIORITAS PENYEBAB MASALAH masalah Terpilih
Sosialisasi
tentang tt
Sosialisasi tentang tt wus di
Petugas kesehatan masih kurang wus di
pertemuan kader
1 penyuluhan tentang imunisasi TT pertemuan
WUS kader
Sosialisasi tentang tt wus di
posyandu
koordinasi
dengan
koordinasi dengan kader kader untuk
untuk membuat buku register membuat
Petugas desa ada yang tidak faham
2 tt wus buku
sasaran WUS
register tt
masih wus
ada koordinasi dengan PKBD
wus untuk mencatat sasaran WUS
yang sosialisasi
belum Sosialisasi tentang tt wus di imunisasi di
diimuni pertemuan kader pertemuan
sasi Kurangnya dukungan dari keluarga kader
sebesa Sosialisasi
Sosialisasi tentang tt wus di
r 6% imunisasi di
posyandu
3 posyandu
bersama
dengan
bersama dengan kader
ada bidan yang tidak melakukan kader
melakukan sweeping
sweeping untuk wus yang belum melakukan
lengkap imunisasinya sweeping
bersama dengan kader
4 melakukan sweeping
mengusulk
Kurangnya media KIE tentang mengusulkan media kie lewat an media
imunisasi TT WUS( lembar dana JKN kie lewat
balik,leaflet) dana JKN
5 Membuat leaflet
4.2 ANALISA BERDASARKAN HASIL PIS PK

1.IDENTIFIKASI MASALAH
NO INDIKATOR TARGET CAPAIAN KS GAP MASALAH
Keluarga
mengikuti
1 program 65 75,70 -10,70
Keluarga
Berencana (KB)
Masih adanya
persalinan ibu
Ibu melakukan
tidak di
persalinan di
2 100 80,42 19,58 fasilitas
fasilitas
kesehatan
kesehatan
sebesar
19.58%
Masih ada
bayi yang
Bayi mendapat belum
3 imunisasi dasar 100 83,94 16,06 imunisasi
lengkap dasar lengkap
sebesar
16.06%
Masih ada
bayi yang
Bayi mendapat
tidak
4 air susu ibu 100 74,00 26,00
mendapatkan
(ASI) eksklusif
ASI Ekslusif
sebesar 26%
Masih ada
balita yang
Balita belum
mendapatkan mendapatkan
5 100 88,81 11,19
pematauan pemantauan
pertumbuhan pertumbuhan
sebesar
11.19%
Masih ada
penderita
Penderita
tuberkulosis
tuberkulosis
paru yang
paru
6 100 21,46 78,54 belum
mendapatkan
mendapatkan
pengobatan
pengobatan
sesuai standar
sesuai
standar
sebesar
78.54%

Masih ada
penderita
Penderita hipertensi
hipertensi yang belum
7 melakukan 100 12,13 87,87 melakukan
pengobatan pengobatan
secara teratur secara teratur
sebesar
87.87%
Masih ada
penderita
Penderita
gangguan
gangguan jiwa
jiwa yang
mendapatkan
8 100 51,35 48,65 mbelum
pengobatan dan
mendapatkan
tidak
pengobatan
ditelantarkan
sebesar
48.65%
Masih ada
Anggota anggota
keluarga tidak keluarga yang
9 70 42,26 27,74
ada yang merokok
merokok sebesar
27.74%
Masih ada
keluarga yang
Keluarga sudah
belum
menjadi
menjadi
anggota
10 100 45,33 54,67 anggota
Jaminan
Jaminan
Kesehatan
Kesehatan
Nasional (JKN)
sebesar
54.67%
Masih ada
keluarga yang
Keluarga belum
mempunyai mempunyai
11 100 94,29 5,71
akses sarana air akses sarana
bersih air bersih
sebesar
5.71%
masih ada
keluarga yang
Keluarga belum
mempunyai mempunyai
12 akses atau 100 70,83 29,17 akses atau
menggunakan menggunakan
jamban sehat jamban sehat
sebesar
29.17%

2 MENETAPKAN PRIORITAS MASALAH


S
NO MASALAH U (URGENCY) (SERIOUSNESS) G (GROWTH) JUMLAH RAN
1 2 RATA2 1 2 RATA2 1 2 RATA2
Masih adanya persalinan ibu tidak di
1 6 5 5,5 6 8 7 10 6 8 20,50
fasilitas kesehatan sebesar 19.58%
Masih ada bayi yang belum imunisasi
2 11 9 10 10 10 10 11 8 9,5 29,50
dasar lengkap sebesar 16.06%
Masih ada bayi yang tidak mendapatkan
3 9 8 8,5 5 5 5 6 9 7,5 21,00
ASI Ekslusif sebesar 26%
Masih ada balita yang belum mendapatkan
4 pemantauan pertumbuhan sebesar 5 2 3,5 7 3 5 7 4 5,5 14,00
11.19%
Masih ada penderita tuberkulosis paru
5 yang belum mendapatkan pengobatan 4 11 7,5 8 11 9,5 8 11 9,5 26,50
sesuai standar sebesar 78.54%
Masih ada penderita hipertensi yang belum
6 melakukan pengobatan secara teratur 7 10 8,5 9 7 8 4 7 5,5 22,00
sebesar 87.87%
Masih ada penderita gangguan jiwa yang
7 mbelum mendapatkan pengobatan 2 4 3 1 4 2,5 3 3 3 8,50
sebesar 48.65%
Masih ada anggota keluarga yang
8 8 3 5,5 2 1 1,5 2 1 1,5 8,50
merokok sebesar 27.74%
Masih ada keluarga yang belum menjadi
9 anggota Jaminan Kesehatan sebesar 3 1 2 3 2 2,5 1 5 3 7,50
54.67%
Masih ada keluarga yang belum
10 mempunyai akses sarana air bersih 4 5 7,5 16,50
sebesar 5.71% 1 7 4 6 5 10
masih ada keluarga yang belum
11 mempunyai akses atau menggunakan 8 10 5,5 23,50
jamban sehat sebesar 29.17% 10 6 11 9 9 2
3.FISH BONE PIS PK MAN METODE
Kurangnya skrining Tidak melakukan sweeping
sebelum imunisasi Belum faham SPO

Koordinasi Internal Kurang


Pengetahuan kader Kurang
Sosialisasi kurang
Komunikasi Kurang
Kurangnya penyuluhan

skre Kurang Koordinasi Dengan Petugas Kurang Memberikan Informasi


keluarga Tidak Mendapatkan lintas sektor Tentang efek samping vaksin
Informasi Yang Jelas Dari Petugas

Pemahaman Keluarga
untuk imunisasi Kurang Papan Informasi Belum Ada
Masih ada
` Kohot bayi tidak dibawa bayi yang
Di posyandu tidak terpasang data imun
imunisasi belum
imunisasi
Petugas tidak faham sasaran
dasar
lengkap
sebesar

16,06%

Tempat di
rumah kader
Pengetahuan Belum Ada
Masyarakat Rendah Leaflet

Tempat posyandu
Stigma Negatif Masyarakat Kurang Representatif
Media Informasi
Keluarga bayi Tidak Tempat posy Kurang
Mendukung Untuk jauh dr rmh px
imunisasi

LINGKUNGAN MESIN MATERIAL


4.MENENTUKAN PRIORITAS PENYEBAB MASALAH
NO Penyebab Kurnia Muty Jumlah Rangking

Petugas Kurang Memberikan Informasi Tentang


efek samping vaksin
1 3 2 5 7
2 kurangnya media KIE 4 3 7 5
3 Belum faham SPO 5 6 11 3
4 kurangnya sosialisasi 7 8 15 1
Papan informasi tentang imunisasi di posyandu
5 belum ada 1 4 5 8
6 Kohot bayi tidak dibawa 8 5 13 2
7 Kurangnya skreening sebelum imunisasi 6 1 7 6
8 Petugas tidak faham sasaran imunisasi 2 7 9 4

5.ALTERNATIF PEMECAGHAN MASALAH


NO ALTERNATIF PEMECAHAN MASALH C A R L JML RANGKING

1 Sosialisasi persalinan faskes di lintas sektor 8 10 8 8 5120 3


2 Sosialisasi persalinan faskes pada UKBM 4 4 4 4 256 7
Sosialisasi persalinan faskes pada kelas catin
3 dan bumil 9 9 9 10 7290 1
Sosialisasi persalinan faskes di pertemuan
4 informal (pengajian ,pkk) 3 1 1 1 3 9
5 Revitalisasi desa siaga 10 8 10 9 7200 2
6 Sosialisasi Jampersal 6 7 7 7 2058 4
Dukungan Lintas sektor terhadap persalinan
7 dan pemberdayaan ekonomi masyarakat 7 5 5 5 875 6
8 Mengaktifkan tabulin 2 3 3 3 54 8
Media KIE cetak leaflet, banner, lembar balik
9 dan majalah 5 6 6 6 1080 5
10 Media Whatsapp group 1 0 10

6.PEMECAHAN MASALAH TERPILIH


PRIORITAS
MASALAH PENYEBAB Alternatif pemecahan masalah Pemecahan Terpilih
NO MASALAH
Masih ada Sosialisasi Prosedur pelayanan
Sosialisasi Prosedur pelayanan bayi
bayi yang bayi (imunisasi) di MINILOK atau
(imunisasi) di pertemuan kader
belum di kelas nakes
1 Belum faham SPO
imunisasi Sosialisasi Prosedur pelayanan bayi
dasar lengkap (imunisasi) di MINILOK atau di kelas
sebesar nakes
16.06% review ulang skreening sebelum
review ulang skreening sebelum
imunisasi di kelas nakes atau
imunisasi di kelas nakes atau minilok
Kurangnya skreening minilok
2
sebelum imunisasi review ulang skreening sebelum
imunisasi diberikan info melalui grup
wa puskesmas.
sosialisasi imunisasi di pertemuan sosialisasi imunisasi di pertemuan
kader kader
kurangnya sosialisasi
Sosialisasi imunisasi di posyandu Sosialisasi imunisasi di posyandu
3
bersama dengan kader membuat bersama dengan kader membuat
Kohot bayi tidak
inovasi kancil manis inovasi kancil manis
dibawa
4 diharapkan untuk membawa kohot
Melakukan pemerataan
melakukan sweeping atau
penyuntikan imunisasi sebagai
penyulaman imunisasi bagi batita
boster penyuntikan melalui
Petugas tidak faham yang belum mendapat imunisasi
kegiatan BIAS
sasaran imunisasi
Melakukan pemerataan penyuntikan
imunisasi sebagai boster penyuntikan
5 melalui kegiatan BIAS

4.3 ANALISA BERDASARKAN HASIL SMD MMD


1. IDENTIFIKASI MASALAH
N
O NAMA DESA IDENTIFIKASI MASALAH PRIORITAS MASALAH TERPILIH
1. Air bersih dan jamban
masih ada bayi yang belum
2. Kematian bayi karena
Imunisasi dasar lengkap di desa
pramatur
SUMBERKRAMA sumberkramat
1 3. Imunisasi dasar lengkap
T

2 WRINGINANOM 1. Kematian Bayi


2. Asi Eksklusif
3. Keluarga Berencana
4. Hipertensi dan TBC
1. Kematian Bayi
2. Keluarga Berencana
3 Tongas wetan

1. Kematian Bayi
4 Curah Dringu 2. Asi Eksklusif

1. Asi Eksklusif
2. Rokok
5 Dungun 3. Jamban
4. Cuci Tangan
5. Konsumsi Buah dan sayuran
1. Kematian Bayi
2. Asi Eksklusif

6 Bayeman

1.Kematian bayi
2. Jamban

7 Sumberejo

1. Jamban
2. Hipertensi
8 Sumendi

2.MENENTUKAN PRIORITAS MASALAH


S
NO MASALAH U (URGENCY) (SERIOUSNESS) G (GROWTH) JUMLAH RANGKING
1 2 RATA2 1 2 RATA2 1 2 RATA2

1 Air bersih dan jamban 6 5 5,5 6 8 7 10 6 8 20,50 6

Imunisasi dasar
2 11 9 10 10 10 10 11 8 9,5 29,50 1
lengkap
3 Asi Eksklusif 9 8 8,5 5 5 5 6 9 7,5 21,00 4

4 Kematian Bayi 5 2 3,5 7 3 5 7 4 5,5 14,00 8


5 Hipertensi 4 11 7,5 8 11 9,5 8 11 9,5 26,50 2

6 Cuci Tangan 7 10 8,5 9 7 8 4 7 5,5 22,00 5

7 Rokok 2 4 3 1 4 2,5 3 3 3 8,50 9

Konsumsi Buah dan


8 8 3 5,5 2 1 1,5 2 1 1,5 8,50 10
sayuran

9 Keluarga Berencana 3 1 2 3 2 2,5 1 5 3 7,50 11

10 TBC 1 7 4 4 6 5 5 10 7,5 16,50 7


Kematian bayi karena
11 8 10 5,5 23,50 3
pramatur 10 6 11 9 9 2
MAN METODE
3.FISH BONE SMD
Kurangnya MMD
skrining Tidak melakukan sweeping
sebelum imunisasi Belum faham SPO

Koordinasi Internal Kurang


Pengetahuan kader Kurang
Sosialisasi kurang
Komunikasi Kurang
Kurangnya penyuluhan

skre Kurang Koordinasi Dengan Petugas Kurang Memberikan Informasi


keluarga Tidak Mendapatkan lintas sektor Tentang efek samping vaksin
Informasi Yang Jelas Dari Petugas

Pemahaman Keluarga
untuk imunisasi Kurang Papan Informasi Belum Ada
Masih ada
` Kohot bayi tidak dibawa bayi yang
Di posyandu tidak terpasang data imun
imunisasi belum
imunisasi
Petugas tidak faham sasaran
dasar
lengkap

Tempat di
rumah kader
Pengetahuan Belum Ada
Masyarakat Rendah Leaflet

Tempat posyandu
Stigma Negatif Masyarakat Kurang Representatif
Media Informasi
Keluarga bayi Tidak Tempat posy Kurang
Mendukung Untuk jauh dr rmh px
imunisasi

LINGKUNGAN MESIN MATERIAL


4. MENENTUKAN PRIORITAS PENYEBAB MASALAH
NO Penyebab Nur Muty Jumlah Rangking
Petugas Kurang Memberikan Informasi Tentang efek samping
1 vaksin 3 2 5 7
2 kurangnya media KIE 4 3 7 5
3 Belum faham SPO 5 6 11 3
4 kurangnya sosialisasi 7 8 15 1
5 Papan informasi tentang imunisasi di posyandu belum ada 1 4 5 8
6 Kohot bayi tidak dibawa 8 5 13 2
7 Kurangnya skreening sebelum imunisasi 6 1 7 6
8 Petugas tidak faham sasaran imunisasi 2 7 9 4

5.ALTERNATIF PEMECAHAN MASALAH


NO ALTERNATIF PEMECAHAN MASALH C A R L JML RANGKING

1 Sosialisasi persalinan faskes di lintas sektor 8 10 8 8 5120 3


2 Sosialisasi persalinan faskes pada UKBM 4 4 4 4 256 7
Sosialisasi persalinan faskes pada kelas catin
3 dan bumil 9 9 9 10 7290 1
Sosialisasi persalinan faskes di pertemuan
4 informal (pengajian ,pkk) 3 1 1 1 3 9
5 Revitalisasi desa siaga 10 8 10 9 7200 2
6 Sosialisasi Jampersal 6 7 7 7 2058 4
Dukungan Lintas sektor terhadap persalinan
7 dan pemberdayaan ekonomi masyarakat 7 5 5 5 875 6
8 Mengaktifkan tabulin 2 3 3 3 54 8
Media KIE cetak leaflet, banner, lembar balik
9 dan majalah 5 6 6 6 1080 5
10 Media Whatsapp group 1 0 10

6.PEMECAHAN MASALAH
PRIORITAS
NO MASALAH PENYEBAB Alternatif pemecahan Pemecahan Terpilih
MASALAH masalah
Sosialisasi Prosedur
Sosialisasi Prosedur
pelayanan bayi
pelayanan bayi (imunisasi)
(imunisasi) di MINILOK
di pertemuan kader
Belum faham atau di kelas nakes
1 Masih ada bayi
SPO Sosialisasi Prosedur
yang belum
pelayanan bayi (imunisasi)
imunisasi
di MINILOK atau di kelas
dasar lengkap
nakes
Kurangnya review ulang skreening review ulang skreening
2 skreening sebelum imunisasi di kelas sebelum imunisasi di
sebelum nakes atau minilok kelas nakes atau
imunisasi minilok

review ulang skreening


sebelum imunisasi
diberikan info melalui grup
wa puskesmas.

sosialisasi imunisasi di sosialisasi imunisasi di


pertemuan kader pertemuan kader
kurangnya
sosialisasi
Sosialisasi imunisasi di Sosialisasi imunisasi di
posyandu posyandu
3
bersama dengan kader bersama dengan kader
membuat inovasi kancil membuat inovasi kancil
Kohot bayi tidak
manis manis
dibawa
diharapkan untuk
4 membawa kohot
Melakukan pemerataan
melakukan sweeping atau
penyuntikan imunisasi
penyulaman imunisasi bagi
sebagai boster
batita yang belum
Petugas tidak penyuntikan melalui
mendapat imunisasi
faham sasaran kegiatan BIAS
imunisasi Melakukan pemerataan
penyuntikan imunisasi
sebagai boster penyuntikan
5 melalui kegiatan BIAS
BAB V
PENUTUP

Perencanaan tingkat Puskesmas disusun untuk mengatasi masalah kesehatan yang ada
di wilayah kerjanya, Terutama masalah yang berkaitan dengan IMUNISASI
Perencanaan ini disusun oleh Puskesmas sebagai Rencana Tahunan Puskesmas Yang
dibiayai oleh Pemerintah Daerah, Pemerintah Pusat serta sumber dana lainnya dan untuk
kebutuhan satu tahun agar Puskesmas mampu melaksanakannya secara efisien, efektif dan
dapat dipertanggungjawabkan.
Dengan telah disusun Rencana Usulan Kegiatan IMUNISASI tahun 2020 ini, semoga
di tahun mendatang UPTD Puskesmas Tongas dapat melaksanakan fungsinya sebagai ujung
tombak pembangunan kesehatan masayarakat secara maksimal sehingga dapat meningkatkan
derajat kesehatan masyarakat dengan menurunnya angka kematian ibu dan bayi
Kritik dan saran yang membangun sangat kami harapkan, untuk kemajuan kami sebagai
petugas kesehatan juga untuk kemajuan masyarakat KecamatanTongas.
Ucapan terimakasih yang sebesar-besarnya kami haturkan kepada pihak-pihak yang
telah membatu dalam penyelesaian Rencana Usulan Kegiatan imunisasi Puskesmas Tongas
tahun 2020 ini.

Tongas, Januari 2019

Mengetahui,
Kepala Puskesmas Tongas Penanggung jawab
KORIM

dr.Ria Tjahjandani,MM MUTY ANDAYANI,Amd.Keb


NIP.19711123 200501 2 006 NIP.19880501 201101 2 015