Anda di halaman 1dari 10

KATA PENGANTAR

Puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, karena atas berkat dan rahmat-Nya
kami dapat menyelesaikan makalah ini tepat pada waktunya.

Adapun tujuan kami membuat makalah ini adalah untuk mengetahui tentang cara
dan manfaat penanaman tanaman cabe dengan Hidroponik. Di samping itu, makalah ini
dibuat sebagai pemenuhan tugas sekolah mata Seni Budaya.

Kami sadar bahwa dalam penulisan makalah ini masih banyak terdapat
kekurangan baik dalam pembahasan maupun teknik penulisan, maka dari itu kami mohon
maaf yang setulus-tulusnya dan tanpa mengurangi rasa hormat kami menerima kritik dan
saran dari semua pihak yang bersifat membangun, agar penyusun dapat lebih baik lagi
dalam pembuatan makalah selanjutnya.

Akhirnya kami berharap semoga makalah ini bermanfaat bagi para pembaca
umumnya dan bagi penyusun khususnya. Atas perhatian, saran dan kritik dari pembaca,
disampaikan terimakasih.

Teluk Betung, Maret 2019


Penyusun

i
DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR ..................................................................................... i


DAFTAR ISI ......................................................................................... ii
BAB I PENDAHULUAN
A. Latar Belakang ....................................................................................... 1
B. Rumusan Masalah .............................................................................. 1
C. Tujuan ........................................................................................... 1
BAB II PEBAHASAN
A. Cara menanam Hidroponik Cabai .................................................... 2
B. Penyiapan Media Hidroponik ............................................................. 3
C. Pemeliharaan tanaman cabai Hidroponik ........................................... 5
BAB III PENUTUP
Kesimpulan ................................................................................................ 8

ii
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Dunia sudah semakin canggih dengan teknologo-teknologi yang sangat
membantu manusia dalam beraktivitas, bahkan dari segi pemenuhan pangan.
Namun, hal yang masih selaras dengan perkembangan teknologi yaitu
perkembangan jumlah kelahiran manusia, sehilngga semakin berkurangnya lahan
untuk pemenuhan dalam segi penanaman bahan pangan, melainkan lahan sudah
banyak diperuntukkan lahan pemukiman, dan bahkan juga yang kita lihat deasa ini,
yaitu pembukaan lahan untuk menanam tanaman yang bukan bahan pangan pokok,
melainkan hanya untuk memperkaya diri.
Bagaimana kita sebagai manusia yang masih ingin memenuhi kebutuhan
pangan menghadapi lahan tanam yang semakin berkurang? Zaman yang serba
modern ini bertanam tak lagi harus menggunakan tanah. Berbagai metode bercocok
tanam bisa digunakan bagi yang ingin menekuninya. Salah satunya adalah
bertanam secara hidroponik. Hidroponik sendiri adalah suatu cara bertanam tanpa
media tanah. Ketika dihadapkan pada masalah yang di hadapi di dunia berkaitan
dengan produksi pangan, berkebun dengan sistem hidroponik (hydroponic system)
menawarkan solusi yang menjanjikan. Di negara-negara miskin di mana tanah atau
iklim tidak ramah terhadap pertanian, hidroponik menawarkan cara untuk
menumbuhkan tanaman pangan dengan mudah. Juga, di daerah dimana tanah telah
kehilangan nutrisi atau tanah subur sulit didapat, hidroponik dapat menjadi
alternatif ideal untuk bercocok tanam.
B. Rumusan Masalah
1. Bagaimana Sejarah Teknik Budidaya Hidroponik?
2. Faktor-Faktor Apa Yang Perlu Diperhatikan Dalam Teknik Budidaya
Hidroponik?
3. Bagaimana teknik budidaya hidroponik terhadap TANAMAN CABAI?
C. Tujuan Penulisan Makalah
1. Untuk mengetahui awal mula teknik budidaya hidroponik.
2. Untuk mengetahui factor-faktor yang perlu diperhatikan dalam teknik budidaya
hidroponik
3. Untuk mengetahui penerapan teknik budidaya hidroponik terhadapa tanaman
cabai.

1
BAB II

PEMBAHASAN

Kita ketahui cabe merupakan tanaman yang sangat digemari oleh rakyat Indonesia, karena
memiliki rasa yang pedas sehingga sering digunakan sebagai bumbu masakan. Kebutuhan
akan tanaman cabe selalu meningkat setiap tahunnya, ditambah masuk hari besar seperti
hari raya Idul Fitri, hari raya Idul Adha dan natal.

Maka dari itu banyak sekali orang yang ingin melakukan budidaya cabe, dikarenakan
tingkat kebutuhan yang tinggi serta harga jual yang mahal. Namun karena kurangnya
pengetahuan akan cara menanam hidroponik cabe, petani awam sering mengalami
kegagalan sehingga membuat mereka rugi.

Pada kesempatan ini kami akan membagikan cara menanam hidroponik cabe step by step
yang bisa anda ikut agar hasil budidaya cabe berhasil, sehingga dapat menikmati hasilnya
baik dijual maupun dikonsumsi sendiri.

Cara Menanam Hidroponik Cabe

Dibawah ini adalah langkah-langkah budidaya cabe, anda bisa memperhatikan semua
tahap yang akan kami jelaskan secara jelas, yaitu :

Pemilihan Bibit Cabe

Pada cara menanam hidroponik cabe yang pertama adalah pemilihan bibit, dalam
pemilihan bibit anda harus memilih jenis cabe yang akan ditanam. Terdapat 2 jenis cabe
yang bisa anda pilih yaitu hybrida dan cabe lokal.

Dari kedua jenis cabe diatas, cabe lokal merupakan jenis cabe yang sangat mudah
dibudidayakan di Indonesia karena lebih mudah tumbuh dan beradaptasi dengan iklim dan
jenis tanah. Tetapi untuk hasil cabe yang berkualitas bibit hybrida lebih diunggulankan
dibandingan bibit lokal. Anda bisa memperoleh bibit lokal dari daerah Rembang, Kudus,
tanah Karo Sumatera, sedangan bibit hybrida bisa anda peroleh dari negara Taiwan dan
Thailand.

2
Proses Penyemaian Bibit Cabe

Penyemaian dilakukan agar calon tanaman cabe atau bibit cabe yang akan dibudidayakan
memiliki kesempatan hidup lebih tinggi, karena dalam penyemaian bibit cabe akan
memperoleh perawatan maksimal, pengontrolan tinggi sehingga pertumbuhan bibit bisa
maksimal.

Alasan lain penyemaian bibit dilakukan karena dalam proses cara menanam hidroponik
cabe harus menggunakan bibit tanaman yang sudah memiliki daun 2-3 helai dan akar
kokoh. Maka dari itu proses penyemain sangat penting dilakukan, selain itu anda juga bisa
memperoleh bibit cabe yang sudah jadi dengan membeli pada petani profesional agar
kualitas benih yang digunakan lebih terjamin.

Berikut ini tahap – tahap penyemaian bibit cabe hidroponik, yaitu :

1. Pilih tempat yang akan digunakan dalam penyemaian berupa polybag dengan
ukuran kecil, baki serta petakan tanah.
2. Lalu siapkan media semai yaitu campuran tanah humus, arang sekam dan pupuk
kandang kering dengan perbandingan 3:1:1 secara merata.
3. Kemudian isi kedalam tempat semai yang anda pilih ( jangan terlalu penuh )
4. Taburkan bibit kedalam tempat semai yang sudah diisikan dengan media semai
tadi, berikan ruang yang lebar didalam tempat semai agar calon tanaman cabe
memperoleh ruang untuk tumbuh maksimal.
5. Lakukan penyiraman setiap hari pada pagi dan sore, tunggu hingga bibit tumbuh
tunas sekitar umur 25 sampai 30 hari bibit siap dipindahkan.

Penyiapan Media Tanam Hidroponik

Pengunakan teknik hidroponik dalam pertanian disebabkan oleh kurangnya lahan untuk
budidaya. Maka dari itu banyak sekali petani lebih memilih menggunakan teknik
hidroponik karena lahan yang diperlukan tidak harus luas.

Pada cara menanam hidroponik cabe anda perlu menyiapkan media tanam yang akan
digunakan untuk budidaya cabe dan tempat hidroponik. Media tanam yang bisa digunakan
adalah cocopeat dan campuran arang sekam serta tempat budidaya hidroponik yaitu
potongan pipa dan botol minuman.

3
Begitu semua selesai, anda juga harus membuat sumbu yang akan digunakan untuk
penyerapan nutrisi air. Sumbu sebaiknya berasal dari kain flanel karena penyerapan tinggi.

Penanaman Bibit Cabe Hidroponik

Setelah bibit cabe tumbuh dan media tanam hidroponik siap, maka langkah selanjutnya
dalam cara menanam hidroponik cabe adalah proses penanaman. Pada proses penanaman
pastikan bibit sudah berumur 25 sampai 30 hari, sehingga bibit benar-benar siap
dibudidayakan dan dapat tumbuh dengan kokoh.

Dalam proses pemindahan bibit cabe harus dilakukan dengan hati-hati agar calon tanaman
cabe tidak mengalami kerusakan sehingga beresiko kematian. Lakukan pencabutan bibit
cabe dengan pelan, anda bisa menyiram dulu tempat semai agar tanah menjadi basah
sehingga lebih mudah dicabut dan akar tanaman cabe tidak rusak.

Selain cara diatas anda juga memindahkan bibit cabe bersama dengan media semai, tetapi
media semai tetap harus dihilangkan dengan cara merendah tanah dengan air agar proses
pemisahan akan dengan media semai lebih efektif. Setelah bibit dan media semai terpisah,
anda tinggal melakukan penanaman kedalam pot yang sudah disiapkan sebelum dan siram
dengan air bersih secukupnya.

Letakkan pot atau tanaman cabe ditempat yang tidak terkena sinar matahari langsung,
tujuanya agar tanaman cabe lebih mudah beradaptasi dengan lingkungan yang terkena
sinar matahari. Proses ini dapat dilakukan selamat 5 sampai 7 hari baru setalah tanaman
cabe boleh diletakan pada daerah yang terkena sinar matahari langsung.

Nutrisi Untuk Cabe Hidroponik

Tanaman cabe yang dibudidayakan menggunakan teknik hidroponik membutuhkan nutrisi


tambahan agar kebutuhan unsur hara tanaman cabe dapat terpenuhi. Kita ketahui teknik
memiliki keterbatasan dengan media tanam dan unsur oleh karena itu pemberian nutrisi
tambahan sangat diperlukan untuk menjaga dan menunjang pertumbuhan cabe secara
maksimal.

Cara menanam hidroponik cabe yang satu ini dapat dilakukan setelah tanaman berumur 5
sampai 7 hari dari masalah awal budidaya. Pemberian tambahan nutirisi bertujuan untuk
memenuhi kebutuhan akan unsur hara yang tidak diperoleh karena budidaya menggunakan

4
teknik hidroponik, namun jika pemberian tambahan nutrisi dilakukan pada tanaman yang
baru saja dipindah akan beresiko merusak cabe karena tanaman terkejut dengan kandung
pemberian nutrisi secara tiba-tiba.

Pemberian tambahan nutrisi pada tanaman cabe hidroponik sebaiknya dalam dosis yang
tepat, pada pemberian nutrisi awal sebaiknya dalam jumlah 600 hingga 700 ppmbatau
sekitar 5 ml nutrisi A dan 5 ml nutrisi B serta dicampur dengan air 1 liter. Namun setelah
tanaman cabe hidrponik sudah mulai berdaptasi dengan pemberian tambahan nutrisi ini
anda bisa menambah dosisnya setiap 10 hari sekali,

Pemeliharaan Tanaman Cabe Hidroponik

Meskipun kita sedang menanam cabe hidroponik, ternyata proses pemeliharaan cabe juga
sangat penting dilakukan agar kebutuhan akan unsur hara dan serangan penyakit serta
hama dapat ditanggulangi dengan benar sehingga budidaya yang anda lakukan akan
berhasil.

Cara Menanam
Hidroponik Cabe

5
Berikut ini beberapa cara pemeliharaan tanaman cabe hidroponik, yaitu :

 Mengontrol Nutrisi

Pemberian nutrisi dalam teknik hidroponik sangat penting dilakukan, oleh karena itu anda
harus sering melakukan kontrol nutirisi sehingga tanaman cabe memperoleh unsur hara
yang cukup. Selain pemberian nutrisi kelembaban tanah ternyata juga penting, maka dari
itu nutrisi dan kelembaban tanah harus rutin dicek agar cabe yang anda budidaya dapat
tumbuh dan berbuah optimal.

 Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit Tanaman

Ternyata budidaya cabe hidroponik juga bisa diserang penyakit, beberapa penyakit yang
sering menyerang cabe hidroponik adalah kutu daun, tungau, ulat, bercak daun, busuk
buah, dan lain lain. Lakukan penyemprotan pestisida organik maupun kimia secara
berskala, jangan terlalu sering melakukan penyemprotan penyakit pada cabe hidroponik
karena dapat merusak pertumbuh tanaman itu sendiri.

 Penuhi Kebutuhan Unsur Hara Tanaman

Pemberian nutrisi tambahan saja tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan unsur hara cabe
hidroponik, oleh karena itu anda juga harus melakukan penyemprotan pupuk caira dari
pupuk kandang maupun pupuk kimia sehingga proses pertumbuhan dan permbuahan cabe
dapat dilakukan secara maksimal.

Masa Panen Cabe Hidroponik

Cara menanam hidroponik cabe yang terakhir adalah masa panen, cabe dapat dipanen
setelah berumur 80 sampai 90 hari namun untuk lebih efektifnya anda bisa melakukan
panen setelah cabe berwarna merah dan memilik sedikit garis hijau.

Lakukan panen pada pagi dan sore, jika panen anda lakukan panen siang hari maka buah
cabe yang dihasilkan akan rusak atau bobot turun. Oleh karena itu usahakan untuk
memetik cabe pada pagi atau sore agar bobot yang dihasilkan maksimal.

Tanaman yang memiliki harga jual tinggi ini ternyata dapat dibudidayakan tanpa
memerlukan lahan kosong yang luas. Pada zaman yang canggih sekarang ini budidaya

6
cabe dapat dilakukan dengan lahan terbatas bahkan hanya dengan menggunakan
pekarangan rumah masing-masing.

Demikianlah sedikit penjelasan mengenai cara menanam hidroponik cabe semoga dapat
bermanfaat, terima kasih. Jangan lewatkan juga: Panduan Cara Menanam Cabe Di Pot
yang Benar!

7
BAB III

PENUTUP

KESIMPULAN

Cabe merupakan tanaman yang sangat digemari oleh rakyat Indonesia, karena memiliki
rasa yang pedas sehingga sering digunakan sebagai bumbu masakan. Kebutuhan akan
tanaman cabe selalu meningkat setiap tahunnya, ditambah masuk hari besar seperti hari
raya Idul Fitri, hari raya Idul Adha dan natal.

Maka dari itu banyak sekali orang yang ingin melakukan budidaya cabe, dikarenakan
tingkat kebutuhan yang tinggi serta harga jual yang mahal. Namun karena kurangnya
pengetahuan akan cara menanam hidroponik cabe, petani awam sering mengalami
kegagalan sehingga membuat mereka rugi.