Anda di halaman 1dari 174

vi

LAPORAN PRAKTIK PENGALAMAN BERACARA

DI PENGADILAN NEGERI SLEMAN

Oleh

ADIMAS ANGGA S

NIM : 021821764

UPBJJ-UT YOGYAKARTA

FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK

UNIVERSITAS TERBUKA

TAHUN 2018
ii

LEMBAR PENGESAHAN

Kepala UPBJJ-UT Pembimbing


Yogyakarta

Anto Hidayat, S.IP., M.Si Nur Ismanto,


S.H.,M.H.,M.Si

Supervisor I Supervisor II

H. Muhamad Ikbal,S.H Sunu W Ciptahutama, S.H


iii

KATA PENGANTAR
Rasa syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT, yang dengan Rahmat dan
HidayahNya kami dapat melaksanakan dan menyusun Laporan Praktik Pengalaman
Beracara ini sebagai penutup dari kegiatan observasi dan juga simulasi peradilan
untuk memenuhi persyaratan dari mata kuliah Praktik Pengalaman Beracara.
Kami mengucapkan banyak terima kasih kepada semua pihak yang telah
membantu kami dalam pelaksanaan Praktik Pengalaman Beracara, yaitu :
1. Kepala Pengadilan Negeri Sleman dan seluruh jajarannya;
2. Kepala Pengadilan Negeri Yogyakarta dan seluruh jajarannya;
3. Kepala UPBJJ-UT Yogyakarta Bapak Anto Hidayat, S.IP., M.Si;
4. Dosen Pembimbing Ibu Budi Astuti, S.H., M. Hum;
5. Pembimbing Praktik Pengalaman Beracara Bapak Nur Ismanto, S.H., M.H.,
M.Si;
6. Instruktur I Hukum Acara Pidana Bapak Nur Ismanto, S.H;
7. Instruktur II Hukum Acara Perdata Bapak Sunu W Ciptahutama, S.H;
8. Pihak-pihak lain yang tidak dapat kami sebutkan satu per satu.
Praktik Pengalaman Beracara merupakan mata kuliah yang berisi observasi
langsung ke lembaga peradilan, sehingga diharapkan mahasiswa dapat mengerti dan
melihat secara langsung implementasi dari teori yang didapat selama ini di
perkuliahan.
kami sangat menyadari bahwa laporan yang kami buat ini masih jauh dari
sempurna,dikarenakan sesuai dengan tingkat pengetahuan dari kami sebagai
penyusun yang terbatas. Oleh sebab itu sebagai penulis dan penyusun laporan ini,
kami sangat mengharapkan adanya saran dan juga masukan dari pembaca demi
perbaikan laporan ini.
Yogyakarta, 24 April 2018

Adimas Angga S
iv

DAFTAR ISI

Halaman Judul

Lembar Pengesahan

Kata Pengantar

Daftar Isi

BAB I PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Praktik Pengalaman Beracara


B. Maksud dan Tujuan Praktik Pengalaman Beracara
C. Tempat Praktik Pengalaman Beracara
D. Jadwal Waktu Praktik Pengalaman Beracara

BAB II TINJAUAN UMUM TEMPAT PRAKTIK PENGALAMAN


BERACARA

A. Kegiatan Umum
B. Proses Penanganan Perkara

BAB III PELAKSANAAN PRAKTIK PENGALAMAN BERACARA

Observasi Proses Peradilan Kasus Pidana dan Perdata

1. Observasi Proses Peradilan Kasus Pidana


a. Jenis Kasus
b. Uraian Persidangan
2. Observasi Proses Peradilan Kasus Perdata
a. Jenis Kasus
b. Uraian Persidangan
v

BAB IV KESIMPULAN

A. Kesimpulan
B. Saran-Saran

DAFTAR PUSTAKA

LAMPIRAN - LAMPIRAN
1

BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Praktik Pengalaman Beracara


Praktik Pengalaman Beracara.merupakan kegiatan rutin yang
dicanangkan oleh Universitas Terbuka sebagai salah satu upaya untuk
membentuk sumber daya manusia yang bermutu setiap tahunnya.Dan diikuti
mahasiswa yang telah memenuhi semester atau target SKS. Berbicara
mengenai kompetensi pengetahuan sudah pasti bisa didapatkan dengan
pembelajaran juga melalui buku panduan. Sedangkan mengenai keterampilan
dan sikap yang juga merupakan kompetensi praktis bisa diperoleh dengan cara
praktek di lapangan.
Praktik Pengalaman Beracara (PPB) merupakan suatu upaya untuk
mengoptimalkan ilmu yang didapat mahasiswa dari perkuliahan dalam bidang
hukum atau peradilan. PPB merupakan salah satu wujud dari Praktik
Pengalaman di lapangan sebagai sarana pembelajaran untuk menerapkan
berbagai pengetahuan, sikap dan keterampilan dalam pembelajaran secara
utuh dan terintegrasi dalam situasi yang nyata.
Dalam pelaksanaan praktik pengalaman beracara di lapangan,
mahasiswa terbagi dalam kelompok. Didalam satu kelompok minimal harus
terdiri dari 5 orang mahasiswa. Dalam melakukan observasi mahasiswa
dituntut mendapatkan tugas 2 (dua) kasus hukum perdata dan 2 (dua) kasus
hukum pidana. Mahasiswa harus melakukan pendokumentasian atas berkas
yang didapat ketika beracara dari 2 (dua) kasus hukum perdata dan 2 (dua)
kasus hukum pidana tersebut. Kemudian jika memungkinkan akan dilakukan
simulasi beracara untuk kasus hukum perdata dan kasus hukum pidana. Akan
tetapi dikarenakan jumlah anggota kelompok PPB UT-UPBJJ Yogyakarta
tahun 2018 ini kurang dari yang diharapkan hanya 8 orang maka tidak
2

memungkinkan untuk melakukan kegiatan praktik peradilan semu untuk


simulasi. Sehingga simulasi diganti dengan cara mengikuti rangkaian proses
sidang dari mulai sidang awal sampai dengan sidang akhir dalam perkara yang
berbeda-beda.
Berikut ini adalah kelompok kami :
Tabel 1.
No. Nama Mahasiswa NIM

1 Adimas Angga S 021821764

2 Widya Budi Takaningrum 024008784

3 Muhammad Akrim Nur Taufik 021817044

4 Muhammad Toyib Hidayat 021814998

5 Wahyu Budi Prasetya 021814862

6 Adimas Angga S 021821764

7 Fernanda Aditama Putra 017628077

8 Henki Kwee 021167491

9 Edi Prasetyo 021814601

B. Maksud dan Tujuan Praktik Pengalaman Beracara


Pelaksanaan Praktik Pengalaman Beracara yang dalam kegiatan PPB ini
memiliki tujuan :
a. Untuk mengetahui dan dapat menggambarkan proses peradilan.
b. Untuk melaksanakan kegiatan beracara kasus hukum pidana dan hukum
perdata.
3

Adapun tujuan dari PPB ini adalah untuk menunjukkan apa saja yang
sudah diperoleh ditempat praktik, seperti contohnya adalah :

a. Untuk mendapat dan menambah wawasan tentang proses peradilan


secara jelas.
b. Supaya mendapatkan pengalaman dari proses peradilan serta dari
simulasi beracara berdasarkan teori yang diperoleh selama
berlangsungnya proses perkuliahan.
C. Tempat Praktik Pengalaman Beracara
Praktik Pengalaman Beracara (PPB) dilakukan dan bertempat di
Pengadilan Negeri Sleman, Jalan Merapi (KRT Pringgodiningrat) Nomor 1,
Beran, Tridadi, Kecamatan Sleman, Tridadi, Sleman Daerah Istimewa
Yogyakarta 55511 Telpon (0274) 868401 dan Pengadilan Negeri Yogyakarta
Jalan Kapas Nomor 10, Umbulharjo, Semaki, Umbulharjo, Kota Yogyakarta,
Daerah Istimewa Yogyakarta 55166 Telpon (0274) 586564-586563.
D. Jadwal Praktik Pengalaman Beracara
Praktik Pengalaman Beracara (PPB) ini dilaksanakan dalam beberapa
tahap observasi di lapangan yaitu mulai tanggal 24 Februari 2018 dan
berakhir 28 April 2018. Sedangkan untuk pembuatan Laporan Observasi
Sidang dan Laporan Praktik Pengalaman Beracara dimulai pada tanggal 1
April 2018.
4

BAB II
TINJAUAN UMUM TEMPAT PRAKTIK PENGALAMAN
BERACARA

A. Kegiatan Umum
Pengadilan Negeri Sleman berdiri pada tahun 1972 yang pada waktu
itu terletak di jalan Magelang Km. 5 dusun Kutu Tegal Kelurahan Sinduadi
Mlati Sleman, dan menyewa rumah penduduk yaitu di rumah orang tua Bapak
Wandi, hal ini berlangsung sampai dengan tahun 1976.
Pada Selasa Kliwon tanggal 3 Agustus 1976 gedung Pengadilan
Negeri Sleman diresmikan oleh Direktur Jenderal Pembinaan Badan Peradilan
Umum Departemen Kehakiman Bapak Soeroto, S.H., berdiri diatas tanah
seluas 2730 m2 yang terletak di jalan Beran (sekarang jalan Merapi),
Kelurahan Tridadi, Kecamatan Sleman, yang kala itu menempati gedung
seluas 500 m2 yang terdiri dari dua lantai, dimana hanya ada dua ruang sidang
(ruang sidang atas dan ruang sidang bawah). Didukung oleh 20 orang personel
dengan Ketua pada saat itu Bapak Oemar Sanusi, S.H., Panitera Bapak
Soepono, Bc. HK.; dan 5 orang hakim.
Sebelum tahun 1972 wilayah hukum Pengadilan Negeri Sleman masih
bergabung menjadi satu dengan wilayah hukum Pengadilan Negeri
Yogyakarta yang pada saat itu Pengadilan Negeri Yogyakarta terletak di jalan
Trikora (sekarang untuk kantor BAPAS)
Dengan diresmikannya Gedung Pengadilan Negeri Sleman pada tahun
1976, maka wilayah hukum Pengadilan Negeri Sleman adalah seluruh
wilayah Kabupaten Sleman yang terdiri dari 86 Kelurahan/desa; 17 kecamatan
yang menjadi cakupan wilayah hukum Pengadilan Negeri Sleman sampai
dengan sekarang.
Perjalanan Pengadilan Negeri Sleman sejak 1972-1976 (peresmian),
sampai dengan saat ini mengalami perkembangan-perkembangan yang baik.
5

Dari awal diresmikannya Pengadilan Negeri Sleman sampai dengan tahun


1999 saat itu kelas Pengadilan Negeri Sleman adalah kelas II. Dan pada tahun
1999 Pengadilan Negeri Sleman diusulkan untuk kenaikan kelas oleh Ketua
Pengadilan Negeri Sleman pada waktu itu yaitu Bapak Harjoto, S.H., dan
sesuai SK Menkeh RI No : 03.AT.01.05.TH.1999 Pengadilan Negeri Sleman
menjadi Pengadilan kelas 1B dan diresmikan pada bulan Juli 2000. Dan
sekarang Pengadilan Negeri Sleman kelasnya telah menjadi kelas 1 A.
Sebagai Peradilan Tingkat Pertama, PN Sleman berfungsi untuk
memeriksa, memutus, dan menyelesaikan perkara pidana juga perdata bagi
masyarakat yang mencari keadilan di wilayah Sleman.
Struktur organisasi Pengadilan Negeri Sleman adalah sesuai bagan berikut ini
:

Sumber :
http://pnsleman.go.id/new//link/2016060115104719346574e8a77b5f45.html#tabs
|Tabs_Group_name:tabLampiran
6

a. Proses Penanganan Perkara


Perkara yang ditangani Pengadilan Negeri Sleman meliputi
perkara hukum Pidana dan perkara hukum Perdata. Untuk proses
peradilan kasus hukum pidana diilustrasikan sebagai berikut :

Sumber : PN Sleman
Sedangkan untuk kasus hukum perdata gugatan sederhana
diilustrasikan sebagai berikut :
7

Sumber : PN Sleman
Secara keseluruhan proses persidangan berjalan lancar, baik
persidangan terkait perkara hukum pidana maupun perkara hukum
perdata.
8

BAB III
PELAKSANAAN PRAKTIK PENGALAMAN BERACARA

A. Observasi Proses Peradilan Kasus Hukum Pidana dan Hukum Perdata


1. Observasi Proses Peradilan Kasus Hukum Pidana
a. Jenis Kasus
Pemerasan dan Pengancaman.
b. Kasus Pidana I
Sidang = Pembacaan Tuntutan
c. Nomor Perkara.
59/Pid.B/2018/PN.Yk
d. Kasus Hukum Pidana.
e. Terdakwa.
Agus Suharmanto
f. Penuntut Umum
Meilinda Nainggolan, S.H
g. Majelis Hakim.
a. Bandung Suhermoyo, S.H., M.H
b. Ida Ratnawati, S.H., M.H
c. Mahaputra, S.H.,M.H
h. Panitera Pengganti.
RR. Woro Hapsari Dewi, Amd., S,H.
i. Ringkasan Kasus.
1. Perkara pemerasan dan pengancaman ini terjadi pada hari Sabtu
tanggal 16 Desember 2017 sekitar pukul 10.00 WIB yang
bertempat di parkir kampus Widya Mataram, Yogyakarta.
2. Terdakwa Agus Suharmanto mengirim pesan melalui aplikasi
WhatsApp (WA) kepada korban Raditya Evan dengan maksud
untuk meminta jaket dan celana pendek korban. Namun korban
9

tidak mengiyakan, maka terdakwa memberi ancaman kepada


korban hingga membuat korban ketakutan dan akhirnya korban
menyanggupi akan memberikan uang sebesar Rp 250 ribu sebagai
pengganti jaket yang diminta terdakwa yang akan diserahkan oleh
korban ditempat yang sudah disepakati oleh korban dan terdakwa,
yaitu di tempat parkir kampus Widya Mataram.
3. Tujuan terdakwa Agus Suharmanto melakukan perbuatan tersebut
adalah untuk memiliki jaket serta uang saksi korban dan
mengakibatkan korban menderita kerugian sebesar Rp 82.000, 00
(delapan puluh dua ribu rupiah).
j. Uraian Persidangan

Pada sidang ketujuh ini dilakukan pembacaan tuntutan oleh


Jaksa Penuntut Umum (JPU). Isi tuntutan tersebut antara lain :

Majelis Hakim, Panitera Pengganti, Jaksa Penuntut Umum


(JPU) sudah berada diruang sidang, lalu terdakwa dibawa masuk
keruang sidang dan duduk di kursi terdakwa.Setelah itu Hakim Ketua
membuka sidang dan bertanya kepada terdakwa apakah terdakwa
dalam keadaan sehat. Setelah terdakwa menyatakan sehat, kemudian
Hakim Ketua melanjutkan lagi proses persidangan dengan bertanya
kepada terdakwa apakah terdakwa menyesali perbuatannya dan
dijawab oleh terdakwa bahwa terdakwa sangat menyesali
perbuatannya terdakwa berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya
tersebut dan terdakwa juga masih ingin melanjutkan jenjang
pendidikannya lagi serta ingin membahagiakan kedua orang tuanya.
Lalu dilanjutkan dengan pertanyaan apakah terdakwa siap
mendengarkan tuntutan yang akan dibacakan oleh Jaksa Penuntut
Umum (JPU) dan dijawab siap oleh terdakwa. Selanjutnya Hakim
Ketua mempersilahkan kepada Jaksa Penuntut Umum (JPU) untuk
10

membacakan tuntutannya dan menyuruh terdakwa untuk


mendengarkan tuntutan yang akan dibacakan oleh Jaksa Penuntut
Umum. Jaksa Penuntut Umum kemudian membacakan tuntutan.
Terdakwa dituntut hukuman 1 tahun kurungan dipotong masa tahanan
dan membayar biaya perkara, karena AGUS SUHARMANTO sebagai
terdakwa telah terbukti bersalah melakukan pemerasan yang
mengakibatkan korban Raditya Ervan menderita kerugian sebesar Rp
82.000, 00 (delapan puluh dua ribu rupiah) dan mengancam saksi
korban Raditya Ervan untuk tidak melaporkan perbuatan tersebut
kepada orang tuanya. “Perbuatan terdakwa sebagaimana telah diatur
dan diancam pidana dalam pasal 368 KUHP”. Jo pasal 27 ayat (4) Jo.
Pasal 45 ayat (1) UU No.11 Tahun 2008 Tentang ITE jo pasal 29 Jo.
Pasal 45 ayat (3) UU No.11 Tahun 2008 Tentang ITE.

Setelah Jaksa Penuntut Umum selesai membacakan tuntutan.


Hakim Ketua bertanya kepada terdakwa apakah akan mengajukan
keringanan hukuman atau menerima saja tuntutan dari Jaksa Penuntut
Umum.Terdakwa Agus Suharmanto memutuskan untuk menerima
tuntutan dari JPU tersebut yaitu 1 tahun kurungan potong masa
tahanan dan membayar biaya perkara Rp 2000, 00 (dua ribu rupiah).
Kemudian terdakwa meminta maaf kepada Majelis Hakim juga Jaksa
Penuntut Umum atas perbuatannya yang melanggar hukum.
Selanjutnya Hakim Ketua menyampaikan bahwa agenda sidang
selanjutnya adalah sidang pembacaan putusan pada hari Kamis 5 April
2018. Setelah itu Hakim Ketua menutup sidang.
11

2. Observasi Proses Peradilan Kasus Hukum Perdata


a. Jenis Kasus
Kasus hukum perdata
b. Kasus Perdata I
Sidang = Gugatan
c. Nomor Perkara
185/Pdt.G/2017/PN Yyk
d. Kasus Hukum Perdata
Sengketa tanah
e. Penggugat
1. Budiman Gandi
2. Suparman
f. Tergugat
1. Ny.Eny Rahayu Purnamawati
2. Frida Setya Seta Aninditiya Putri
3. Venny Karlita Widita Putri
4. Ny. Emy Yuliati
g. Majelis Hakim
1. Heriyenti, S.H., M.H
2. Nenden Rika Puspita Sari, S.H., M.H
3. Agus Nazarudinsyah, S.H.,M.H
h. Panitera Pengganti
Ana Herni Wahyuningsih, S.H
i. Ringkasan Perkara
1. Perkara ini adalah perkara permohonan sita jaminan (CB) atas
tanah obyek sengketa berikut segala sesuatu yang berdiri
diatasnya yang berlokasi di Pandeyan RT. 03, Ds. Bangunharjo,
Kec. Sewon Kab. Bantul Daerah Istimewa Yogyakarta
12

2. Perkara ini terjadi dikarenakan almarhum Drs. Joko Saryanto, M.


Masih memiliki hutang kepada Penggugat atas pembelian karkas
(daging ayam segar/beku) kepada Penggugat (C.V Kasih
Karkasindo Utama) sebesar Rp 1.214.258.440,00 maka Tergugat
I, II, III sebagai Ahli Waris dari almarhum dan Tergugat IV
sebagai pihak yang turut serta menanggung atas hutang,
mempunyai kewajiban untuk melunasi hutang (kewajiban
pembayaran).
3. Pihak Penggugat menuntut supaya tanah dalam SHM. No.
07874/Bangunharjo, dengan luas 301 m persegi, atas nama Ny.
Eny Rahayu Purnamawati, Frida Setya Seta Aninditya Putri,
Venny Karlita Widita Putri, yang terletak di Pandeyan RT. 03,
Ds. Bangunharjo, Kec. Sewon Kab. Bantul Daerah Istimewa
Yogyakarta untuk diserahkan sertifikatnya supaya bisa dijual
lelang dimuka umum dan hasil dari penjualan lelang tersebut
untuk membayar pelunasan hutang almarhum Drs. Joko
Saryanto, M. M kepada Penggugat.
j. Uraian Persidangan
Pada sidang keempat ini dilakukan pembacaan gugatan oleh
Penggugat yang dibacakan oleh Kuasa Hukumnya.
Majelis hakim, Panitera Pengganti, dan Kuasa Hukum kedua
belah pihak sudah berada di ruang sidang. Hakim Ketua membuka
sidang dengan mengatakan sidang dibuka dan terbuka untuk umum
kemudian mengetukkan palu hakim tiga kali. Kemudian dilanjutkan
pertanyaan dari Hakim Ketua apakah semua pihak (penggugat dan
tergugat) sudah hadir. Dan pertanyaan dari Hakim Ketua dijawab oleh
masing-masing Kuasa Hukumnya, bahwa Penggugat dan Tergugat
hanya diwakili oleh masing-masing Kuasa Hukumnya saja.
Selanjutnya Hakim Ketua menanyakan tentang hasil dari mediasi yang
13

telah dilakukan oleh kedua belah pihak dengan mediator yang sudah
disepakati oleh Kuasa Hukum kedua belah pihak yaitu Hakim Sri Ari
Astuti, S.H. dan dijawab oleh Kuasa Hukum Penggugat dan Tergugat
bahwa mediasi yang dilakukan gagal. Dikarenakan mediasi yang telah
dilakukan gagal maka Kuasa Hukum Penggugat akan membacakan
gugatannya. Kemudian Hakim Ketua mempersilahkan kepada Kuasa
Hukum Tergugat untuk membacakan gugatannya antara lain adalah :
Setelah Kuasa Hukum Penggugat membacakan gugatannya,
Kuasa Hukum Penggugat menyerahkan salinan gugatan yang dibakan
tersebut kepada Majelis Hakim dan Panitera Pengganti serta Kuasa
Hukum Tergugat.
Selanjutnya Hakim Ketua menanyakan apakah Kuasa Hukum
Tergugat akan memberikan Jawaban dari Gugatan yang telah
dibacakan oleh Kuasa Hukum Tergugat, dan dijawab oleh Kuasa
Hukum Tergugat bahwa jawaban dari gugatan tersebut akan
disampaikan minggu depan. Kemudian Hakim Ketua menyampaikan
bahwa agenda sidang berikutnya adalah Jawaban Gugatan dari Kuasa
Hukum Tergugat. Lalu Hakim Ketua mengetukkan palu hakim tiga
kali tanda bahwa sidang ditutup.
14

BAB IV

KESIMPULAN

A. Kesimpulan

Setelah beberapa kali mengikuti proses peradilan di Pengadilan Negeri


Sleman dan Pengadilan Negeri Yogyakarta, baik itu perkara hukum pidana
maupun perkara hukum perdata, banyak ditemukan perbedaan yang terjadi
apabila membandingkan antara teori dengan praktek dilapangan (praktek
persidangan). Terdapat beberapa alasan yang menyebabkan perbedaan
tersebut bisa terjadi antara lain adalah supaya lebih efektif dan efisien apabila
Majelis Hakim dan Panitera Pengganti yang sama memiliki dan / atau
melakukan persidangan yang beruntun sehingga tidak perlu keluar masuk
ruang sidang. Dan secara tidak tertulis hal tersebut seperti menjadi suatu
peraturan yang telah disepakati bersama oleh para pelaksana lapangan
(Majelis Hakim, Panitera Pengganti, Penuntut Umum dan Penasehat Hukum).

Setelah mengikuti mata kuliah Pratik Pengalaman Beracara (PPB) ini


maka saya lebih mengerti dan memahami bahwa ternyata banyak hal yang
tidak dapat diperoleh dari teori semata namun perlu dipraktekkan secara
nyata. Dengan mengikuti mata kuliah Pratik Pengalaman Beracara (PPB) ini
maka penulis mendapatkan tambahan pengalaman tentang persidangan yaitu
lebih memahami dan lebih mengetahui tentang proses peradilan yang
sebenarnya.

B. Saran-saran

Adapun saran - saran dari penulis terkait dengan mata kuliah Pratik
Pengalaman Beracara (PPB) ini adalah sebagai berikut :

1. Perlunya kerjasama antara Universitas Terbuka dengan Pengadilan Negeri


setempat, sehingga pada saat mahasiswa yang mengikuti mata kuliah
15

Pratik Pengalaman Beracara (PPB) ini melaksanakan observasi di kantor


Pengadilan Negeri setempat sudah lebih mudah prosesnya
2. Perlunya diadakan pelaksanaan simulasi peradilan semu oleh pihak
Universitas Terbuka dimana saat ini belum pernah dilaksanakan di
UPBJJ-UT Yogyakarta.
3. Perlunya manajemen waktu yang baik juga kedisplinan, khususnya bagi
mahasiswa yang telah bekerja, sehingga tidak mengganggu jam kerja serta
tidak terlalu banyak ijin untuk tidak masuk kerja
4. Perlunya komunikasi yang efektif, baik dari mahasiswa dalam satu
kelompok, pembimbing dan instruktur serta dari pihak Universitas
Terbuka sehingga dapat memanfaatkan waktu yang singkat dalam
memahami maupun menyusun laporan dari mata kuliah Pratik
Pengalaman Beracara (PPB) ini.
5. Pada saat sidang mediasi mahasiswa tidak bisa masuk untuk mengikuti
proses sidang mediasi tersebut secara langsung, jadi mahasiswa hanya
mengetahui apa saja yang dilakukan oleh pihak penggugat dan tergugat
pada saat mediasi tersebut didampingi oleh kuasa hukum masing-masing
dan mediatornya hanya dari penjelasan Supervisor II. Ke depannya jika
memungkinkan sebaiknya mahasiswa yang mengambil mata kuliah
Praktek Pengalaman Beracara (PPB) bisa mengikuti sidang mediasi
tersebut secara langsung jadi bisa lebih jelas.

Demikianlah kesimpulan dan beberapa saran dari penulis disertai


dengan rasa syukur dan bangga sudah menjadi mahasiswa di Universitas
Terbuka ini, karena dengan waktu dan kesibukan yang kami jalani selama ini
kami masih diberikan waktu juga kesempatan untuk mengikuti tuton dan mata
kuliah PPB ini.
vi

DAFTAR PUSTAKA

Hiariej, Eddy O. S. Hukum Acara Pidana. Tangerang Selatan: Universitas


Terbuka, 2015

http://www.pn-sleman.go.id/index.php/2013-04-16-08-29-36/profil-
pengadilan/struktur-organisasi
(di akses tanggal 4 April 2018)

http://www.pn-sleman.go.id/index.php/kepaniteraan-perdata
(di akses tanggal 4 April 2018)

http://www.pn-sleman.go.id/index.php/kepaniteraan-pidana
(di akses tanggal 4 April 2018)

Prof. Daryono, S.H., M.A., Ph.D. Panduan Praktik Pengalaman Beracara

Program Studi S-1 ilmu Hukum. Tangerang Selatan : Universitas Terbuka, 2015.

Proses Peradilan Kasus Hukum Perdata.

Proses Peradilan Kasus Hukum Pidana.

Rijanto, R. Benny, Hukum Acara Perdata. Tangerang Selatan: Universitas


Terbuka, 2015

Struktur Organisasi Pengadilan Negeri Sleman


vii

LAMPIRAN-LAMPIRAN

Surat Pengantar/Pemberitahuan untuk Instansi Tempat Praktik

Foto-foto Kegiatan Praktik Pengalaman Beracara

Lembar Observasi Hukum Pidana

Lembar Observasi Hukum Perdata

Berkas Perkara Hukum Pidana

Berkas Perkara Hukum Perdata


FOTO-FOTO

Gambar 1. Pengadilan Negeri Sleman


Gambar 2. Pengadilan Negeri Sleman

Gambar 3. Ruang Sidang I ( Ruang Sidang Utama) PN Sleman


Gambar 4. Ruang Sidang I ( Ruang Sidang Utama) PN Sleman
Gambar 5. Pengadilan Negeri Yogyakarta

Gambar 6. Ruang Sidang I PN Yogyakarta


Gambar 7. Suasana dalam Proses Persidangan
Gambar 8. Suasana dalam Proses Persidangan
Gambar 9. Salah satu sisi PN Sleman
Gambar 10. Salah satu sisi PN Yogyakarta

Gambar 11. Saat Kunjungan ke PN Sleman


Gambar 12. Saat Kunjungan ke PN Yogyakarta

Gambar 13. Diskusi menunggu sidang dan mengikuti sidang


Gambar 14. Suasana belajar dan diskusi (TTM) di kampus UT Yogyakarta
Lampiran II

LEMBAR OBSERVASI SIDANG

PERKARA PIDANA

Nama Mahasiswa : Adimas Angga S

NIM : 021821764

Mata Kuliah : HKUM4410

Pembimbing : Nur Ismanto

S.H

Nomor Perkara 59/Pid.B/2018/PN.Yk Hakim :

Penuntut Umum Meilinda Nainggolan, 1. Bandung


S.H Suhermoyo, S.H.,
M.H
Penasehat Hukum 2. Ida Ratnawati,
S.H., M.H
3. Mahaputra,
S.H.,M.H

Panitera Pengganti :

RR. Woro Hapsari


Agus Suharmanto Dewi, Amd., S,H.
Terdakwa
Sidang ke Hari / Tanggal Tahan / Acara & Isi
Sidang

7 (Tujuh) Kamis / 29 Maret 2018 Sidang = Pembacaan


Tuntutan
Ruang = Chandra

Waktu = 14.30 – 15.00


WIB Perkara Pemerasan dan
Pengancaman dengan
tanggal registrasi 28
Februari 2018

Isi sidang :

Pada sidang ketujuh ini


dilakukan pembacaan
tuntutan oleh Jaksa
Penuntut Umum (JPU).
Isi tuntutan tersebut
antara lain :

1. Perkara pemerasan
dan pengancaman
ini terjadi pada hari
Sabtu tanggal 16
Desember 2017
sekitar pukul 10.00
WIB yang
bertempat di parkir
kampus Widya
Mataram,
Yogyakarta.
2. Terdakwa Agus
Suharmanto
mengirim pesan
melalui aplikasi
WhatsApp (WA)
kepada korban
Raditya Evan
dengan maksud
untuk meminta
jaket dan celana
pendek korban.
Namun korban
tidak mengiyakan,
maka terdakwa
memberi ancaman
kepada korban
hingga membuat
korban ketakutan
dan akhirnya
korban
menyanggupi akan
memberikan uang
sebesar Rp 250 ribu
sebagai pengganti
jaket yang diminta
terdakwa yang akan
diserahkan oleh
korban ditempat
yang sudah
disepakati oleh
korban dan
terdakwa, yaitu di
tempat parkir
kampus Widya
Mataram.
3. Tujuan terdakwa
Agus Suharmanto
melakukan
perbuatan tersebut
adalah untuk
memiliki jaket serta
uang saksi korban
dan mengakibatkan
korban menderita
kerugian sebesar
Rp 82.000, 00
(delapan puluh dua
ribu rupiah).
Majelis Hakim, Panitera
Pengganti, Jaksa
Penuntut Umum (JPU)
sudah berada diruang
sidang, lalu terdakwa
dibawa masuk keruang
sidang dan duduk di
kursi terdakwa.Setelah
itu Hakim Ketua
membuka sidang dan
bertanya kepada
terdakwa apakah
terdakwa dalam
keadaan sehat. Setelah
terdakwa menyatakan
sehat, kemudian Hakim
Ketua melanjutkan lagi
proses persidangan
dengan bertanya kepada
terdakwa apakah
terdakwa menyesali
perbuatannya dan
dijawab oleh terdakwa
bahwa terdakwa sangat
menyesali perbuatannya
terdakwa berjanji tidak
akan mengulangi
perbuatannya tersebut
dan terdakwa juga
masih ingin
melanjutkan jenjang
pendidikannya lagi serta
ingin membahagiakan
kedua orang tuanya.
Lalu dilanjutkan dengan
pertanyaan apakah
terdakwa siap
mendengarkan tuntutan
yang akan dibacakan
oleh Jaksa Penuntut
Umum (JPU) dan
dijawab siap oleh
terdakwa. Selanjutnya
Hakim Ketua
mempersilahkan kepada
Jaksa Penuntut Umum
(JPU) untuk
membacakan
tuntutannya dan
menyuruh terdakwa
untuk mendengarkan
tuntutan yang akan
dibacakan oleh Jaksa
Penuntut Umum. Jaksa
Penuntut Umum
kemudian membacakan
tuntutan. Terdakwa
dituntut hukuman 1
tahun kurungan
dipotong masa tahanan
dan membayar biaya
perkara, karena AGUS
SUHARMANTO
sebagai terdakwa telah
terbukti bersalah
melakukan pemerasan
yang mengakibatkan
korban Raditya Ervan
menderita kerugian
sebesar Rp 82.000, 00
(delapan puluh dua ribu
rupiah) dan mengancam
saksi korban Raditya
Ervan untuk tidak
melaporkan perbuatan
tersebut kepada orang
tuanya. “Perbuatan
terdakwa sebagaimana
telah diatur dan
diancam pidana dalam
pasal 368 KUHP”. Jo
pasal 27 ayat (4) Jo.
Pasal 45 ayat (1) UU
No.11 Tahun 2008
Tentang ITE jo pasal
29 Jo. Pasal 45 ayat (3)
UU No.11 Tahun 2008
Tentang ITE.

Setelah Jaksa Penuntut


Umum selesai
membacakan tuntutan.
Hakim Ketua bertanya
kepada terdakwa
apakah akan
mengajukan keringanan
hukuman atau
menerima saja tuntutan
dari Jaksa Penuntut
Umum.Terdakwa Agus
Suharmanto
memutuskan untuk
menerima tuntutan dari
JPU tersebut yaitu 1
tahun kurungan potong
masa tahanan dan
membayar biaya
perkara Rp 2000, 00
(dua ribu rupiah).
Kemudian terdakwa
meminta maaf kepada
Majelis Hakim juga
Jaksa Penuntut Umum
atas perbuatannya yang
melanggar hukum.

Selanjutnya Hakim
Ketua menyampaikan
bahwa agenda sidang
selanjutnya adalah
sidang pembacaan
putusan pada hari
Kamis 5 April 2018.
Setelah itu Hakim
Ketua menutup sidang.

Yogyakarta, 24 Maret 2018

Pembimbing

(Nur Ismanto, S.H., M.H., M.Si)


Lampiran II

LEMBAR OBSERVASI SIDANG

PERKARA PIDANA

Nama Mahasiswa : Adimas Angga S

NIM : 021821764

Mata Kuliah : HKUM4410

Pembimbing : Nur Ismanto

S.H

Nomor Perkara 63/Pid.B/2018/PN Smn Hakim :

Penuntut Umum Rina Wisata, SH 1. F.X. Heru Santoso,


S.H.,M.H
2. Wisnu Kristiyanto,
Penasehat Hukum S.H., M.H
3. Eulis Nur
Komariah, S.H.,
M.H.
Panitera Pengganti :

FX. Budihardjo, B.Sc.,


S.H
Terdakwa Rizqi Ahmad bin
Slamet Surip
Sidang ke Hari / Tanggal Tahan / Acara & Isi
Sidang

4 (Empat) Senin / 12 Maret 2018 Sidang = Pembacaan


Tuntutan
Ruang Sidang II

Waktu = 12.20 – 13.10


WIB Sidang kasus tindak
pidana pencurian
dengan tanggal
registrasi 08 Februari
2018.

Isi sidang :

Pada sidang tindak


pidana kasus pencurian
ini, terdakwa Rizqi
Ahmad bin Slamet
Surip pada hari Kamis
tanggal 28 Desember
2017 sekitar pukul
02.45 WIB dini hari di
Kios AVS Cebongan
Lor, Tlogodadi, Mlati,
Sleman telah kedapatan
mencuri barang milik
orang lain dengan cara
merusak pintu
menggunakan linggis.

Majelis Hakim, Panitera


Pengganti serta Jaksa
Penuntut Umum (JPU)
sudah berada diruang
sidang. Kemudian
terdakwa dibawa masuk
ke ruang sidang dan
duduk di kursi
terdakwa. Lalu Hakim
Ketua membuka sidang
dan dimulai dengan
bertanya kepada
terdakwa apakah
terdakwa dalam kondisi
sehat. kemudian
dijawab oleh terdakwa
bahwa terdakwa dalam
keadaan sehat.

Selanjutnya Hakim
Ketua bertanya kepada
Jaksa Penuntut Umum
(JPU) apakah sudah
siap dengan tuntutannya
dan jika JPU sudah siap
dengan tuntutannya
dipersilahkan untuk
langsung membacakan
tuntutannya. Hakim
Ketua menyuruh
terdakwa supaya
mendengarkan tuntutan
yang akan dibacakan
oleh JPU. Jaksa
Penuntut Umum
kemudian membacakan
tuntutan yaitu bahwa
terdakwa telah
melakukan pelanggaran
pasal 363 jo 364 dengan
tuntutan 1 tahun 6
bulan. Barang bukti
berupa 1 unit sepeda
motor Honda Beat
dengan nopol AB-3758-
ME dikembalikan
kepada pemilik.

Barang bukti lain


seperti linggis dan
gunting dimusnahkan.

Selanjutnya JPU
menyerahkan berkas
tuntutan kepada Majelis
Hakim dan

Penasehat Hukum
Terdakwa. Kemudian
sidang dilanjutkan
dengan pembagian
berkas pembelaan oleh
Penasehat Hukum
terdakwa kepada
Majelis Hakim dan
JPU. Dilanjutkan
dengan membacakan
berkas pembelaan oleh

Penasehat Hukum
terdakwa. Setelah
berkas pembelaan
selesai dibacakan,
Hakim Ketua
menanyakan apakah
terdakwa tidak akan
mengulangi
perbuatannya.
Terdakwa menjawab,
Iya. Kemudian Hakim
Ketua menanyakan
kepada JPU apakah
masih tetap pada
tuntutan? Dan JPU
menyatakan tetap pada
tuntutan semula.

Selanjutnya hakim
Ketua menyampaikan
bahwa sidang ditunda
sampai tanggal 26
Maret 2018 untuk
menyusun keputusan.
Kemudian hakim Ketua
kemudian menutup
sidang.

Yogyakarta, 24 Maret 2018

Pembimbing

(Nur Ismanto, S.H., M.H., M.Si)


Lampiran II

LEMBAR OBSERVASI SIDANG

PERKARA PIDANA

Nama Mahasiswa : Adimas Angga S

NIM : 021821764

Mata Kuliah : HKUM4410

Pembimbing : Nur Ismanto

S.H

Nomor Perkara 7/Pid.Sus/2018/PN Yyk Hakim :

Penuntut Umum I Wayan Wahyudistira,


S.H
1. P. Cokro Hendro
Nur Ismanto, S.H Mukti, S.H.,M.H
Penasehat Hukum
2. Taufik Rahman, S.H
3. Nuryanto, S.H., M.H

Wahyu Hidayat bin Panitera Pengganti :


Terdakwa
Alm Suriyansah
Nuri Mahar Kestri, S.H

Sidang ke Hari / Tanggal Tahan/Acara & Isi


Sidang
11 (Sebelas) Kamis / 29 Maret 2018 Sidang = Pleidooi

Ruang Cakra

Waktu = 15.00 – 15.30 Sidang kasus tindak


WIB pidana narkotika
dengan tanggal
registrasiasi 04 Januari
2018

Isi sidang :

Pada sidang tindak


pidana narkotika ini :

1. Terdakwa Wahyu
Hidayat bin Alm
Suriyansah bersama
dengan saksi Bagus
Setiawan, saksi
Muhammad Rizky
(keduanya juga
terdakwa dengan
berkas penuntutan
terpisah) dan
saudari Weni
(DPO) pada hari
Jumat tanggal 20
Oktober 2017
sekitar pukul 13.00
WIB di ruang
tunggu bandara Adi
Sucipto
Yogyakarta, telah
melakukan
percobaan untuk
melancarkan tindak
pidana narkotika
sebagaimana yang
dimaksud dalam
pasal 114 ayat (2)
UU No. 35 tahun
2009, yang tanpa
hak atau melawan
hukum
menawarkan,
menjual, membeli,
menerima, menjadi
perantara dalam
jual beli, menukar
atau menyerahkan
narkotika Golongan
I bukan tanaman,
beratnya melebihi 5
gr berupa shabu
yang mengandung
zat metamfetamin.
2. Terdakwa Wahyu
Hidayat bin Alm
Suriyansah
tertangkap bersama
2 orang temannya
dikarenakan
membawa 4 paket
bungkusan berisi
shabu seberat 750
gr, sehingga total
semua shabu yang
rencananya akan
dibawa dari
Pekanbaru ke
banjarmasin adalah
3000 gr (3 kg).

Majelis Hakim, Panitera


Pengganti, Jaksa
Penuntut Umum (JPU)
sudah berada diruang
sidang. Kemudian
Penasehat Hukum
Terdakwa masuk ke
ruang sidang dan
disusul oleh ketiga
terdakwa, yang
kemudian duduk di
kursi terdakwa.
Kemudian Hakim Ketua
membuka sidang, lalu
Hakim Ketua bertanya
kondisi kesehatan
terdakwa dan dijawab
oleh terdakwa dalam
keadaan sehat.

Selanjutnya Hakim
Ketua bertanya apakah
terdakwa Wahyu
Hidayat sudah
membuat pembelaan/
pledooi yang dibuat
sendiri dan
mempersilahkan kepada
terdakwa untuk
membacakan
pembelaannya. Setelah
membacakan sendiri
pembelaannya
dihadapan Majelis
Hakim dan sidang,
terdakwa memberikan
salinan dari
pembelaannya kepada
Majelis hakim dan JPU.
Kemudian dilanjutkan
dengan pembacaan
pembelaan/pledoi dari
Penasehat Hukum
Terdakwa. Demikian
juga dengan terdakwa
selanjutnya.

Adapun kalimat
pembelaan dari
Penasehat Hukum
maupun terdakwa
sendiri adalah :

1. mereka (terdakwa)
sangat menyesali
perbuatanya dan
berjanji tidak akan
mengulangi
perbuatannya.
2. Terdakwa masih
memiliki
tanggungan anak
kecil dan terdakwa
adalah tulang
punggung
keluarganya
3. Otak pelaku yaitu
Sdr. Weni belum
tertangkap.
Kemudin Hakim Ketua
bertanya apakah JPU
sudah membuat
jawaban terhadap
pembelaan / pledoi
tersebut, namun karena
JPU belum siap dengan
jawaban maka Hakim
Ketua menyampaikan
bahwa sidang ditunda
sampai dengan tanggal
5 April 2018 dengan
agenda sidang Replik
dari JPU, lalu Hakim
Ketua menyatakan
bahwa sidang ditutup.

Yogyakarta, 24 Maret 2018

Pembimbing

(Nur Ismanto, S.H., M.H., M.Si)


Lampiran II

LEMBAR OBSERVASI SIDANG

PERKARA PIDANA

Nama Mahasiswa : Adimas Angga S

NIM : 021821764

Mata Kuliah : HKUM4410

Pembimbing : Nur Ismanto

S.H

Nomor Perkara 58/Pid.Sus/2018/PN Hakim :


Smn

Dian Susanto Wibowo,


Penuntut Umum 1. Ni Wayan
S.H
Wirawati,
S.H.,M.Si
Penasehat Hukum 2. Rakhmad
Dwinanto, S.H
Jayus Wahono alias 3. Ikha Tina,
Terdakwa Jayus bin Mardi Sihono S.H.,M.Hum
Alm Panitera Pengganti :

Darmaji, S.H

Sidang ke Hari/Tanggal Tahan / Acara & Isi


Sidang
7 (Tujuh) Senin / 26 Maret 2018 Sidang = Pleidooi

Ruang Sidang I

Waktu = 14.20 – 14. 35 Sidang kasus


WIB pertambangan mineral
dan batubara dengan
tanggal registrasi 01
Februari 2018

Majelis Hakim diikuti


oleh Panitera Pengganti
memasuki ruang sidang,
disusul oleh Jaksa
Penuntut Umum (JPU)
dan Penasehat Hukum
Terdakwa dan terakhir
terdakwa. Sidang
kemudian dibuka oleh
hakim Ketua dan
selanjutnya Hakim
Ketua mempersilahkan
Penasehat Hukum
Terdakwa untuk
membacakan nota
pembelaan/pledoi.
Adapun dakwaan yang
diajukan oleh Jaksa
Penuntut Umum (JPU)
adalah terdakwa Jayus
Wahono alias Jayus bin
Mardi Sihono Alm
mengakui bahwa dalam
melakukan/menjalankan
usaha penambangan
tersebut tanpa Izin
Usaha Pertambangan
(IUP), Izin
Pertambangan Rakyat
(IPR) atau Izin Usaha
Pertambangan Khusus
(IUPK) sebagaimana
dimaksud dalam Pasal
37, Pasal 40 ayat (3),
Pasal 48, Pasal 67 ayat
(1), Pasal 74 ayat (1)
atau ayat (5) Undang-
Undang Republik
Indonesia Nomor 4
Tahun 2009 tentang
Pertambangan Mineral
dan Batu Bara dan
selama menjalankan /
melakukan usaha
pertambangan pasir dan
batu tersebut terdakwa
sudah mendapatkan
keuntungan kurang
lebih sebesar Rp.
100.000.000,- (seratus
juta rupiah).

Adapun kalimat
pembelaan yang
disampaikan oleh
Penasehat Hukum
Terdakwa dalam
Pledooi nya antara lain :

1. Dakwaan yang
disampaikan tidak
sesuai karena yang
dilakukan adalah
normalisasi bukan
pencurian tambang
2. Minta dihukum
percobaan
3. Biaya perkara
ditanggung oleh
negara.

Selanjutnya Hakim
Ketua menanyakan
kepada JPU apakah
akan memberikan
tanggapan langsung
terhadap Pledooi dari
Penasehat Hukum
Terdakwa. Dan dijawab
oleh JPU bahwa JPU
akan memberikan
tanggapan minggu
depan. Selanjutnya
Hakim Ketua
mengetukkan palunya
tiga kali tanda sidang
berakhir dan sidang
ditutup.

Yogyakarta, 24 Maret 2018

Pembimbing

(Nur Ismanto, S.H., M.H., M.Si)


Lampiran II

LEMBAR OBSERVASI SIDANG

PERKARA PIDANA

Nama Mahasiswa : Adimas Angga S

NIM : 021821764

Mata Kuliah : HKUM4410

Pembimbing : Nur Ismanto

S.H

Nomor Perkara 7/Pid.Sus/2018/PN.Yk Hakim :

Penuntut Umum I Wayan Wahyudistira, 1. P. Cokro Hendro


S.H Mukti, S.H.,M.H
2. Taufik Rahman, S.H
Nur Ismanto, S.H
Penasehat Hukum 3. Nuryanto, S.H., M.H
Panitera Pengganti :

Wahyu Hidayat bin Nuri Mahar Kestri, S.H


Terdakwa
Suriyansah Alm

Sidang ke Hari/Tanggal Tahan/Acara & Isi


Sidang

12 (Keduabelas) Kamis/5 April 2018 Sidang = Replik (dari


Ruang Sidang I Penuntut Umum)

Waktu = 10.00 – 10.

Sidang kasus tindak


pidana narkotika
dengan tanggal
registrasi 04 Januari
2018

Isi sidang :

Pada sidang tindak


pidana narkotika ini :
1.Terdakwa Wahyu
Hidayat bin Alm
Suriyansah bersama
dengan saksi Bagus
Setiawan, saksi
Muhammad Rizky
(keduanya juga
terdakwa dengan berkas
penuntutan terpisah)
dan saudari Weni
(DPO) pada hari Jumat
tanggal 20 Oktober
2017 sekitar pukul
13.00 WIB di ruang
tunggu bandara Adi
Sucipto Yogyakarta,
telah melakukan
percobaan untuk
melancarkan tindak
pidana narkotika
sebagaimana yang
dimaksud dalam pasal
114 ayat (2) UU No. 35
tahun 2009, yang tanpa
hak atau melawan
hukum menawarkan,
menjual, membeli,
menerima, menjadi
perantara dalam jual
beli, menukar atau
menyerahkan narkotika
Golongan I bukan
tanaman, beratnya
melebihi 5 gr berupa
shabu yang
mengandung zat
metamfetamin.

2.Terdakwa Wahyu
Hidayat bin Alm
Suriyansah tertangkap
bersama 2 orang
temannya karena
membawa 4 paket
bungkusan berisi shabu
seberat 750 gr, sehingga
total semua shabu yang
rencananya akan
dibawa dari Pekanbaru
ke banjarmasin adalah
3000 gr (3 kg).

Majelis Hakim, Panitera


Pengganti, Jaksa
Penuntut Umum (JPU)
sudah berada diruang
sidang. Kemudian
Penasehat Hukum
Terdakwa masuk ke
ruang sidang dan di
susul oleh ketiga
terdakwa, yang
kemudian duduk di
kursi terdakwa.
Kemudian Hakim Ketua
membuka sidang. Lalu
Hakim Ketua bertanya
kondisi kesehatan
terdakwa dan dijawab
bahwa terdakwa dalam
keadaan sehat.
Selanjutnya Hakim
Ketua memberikan
kesempatan kepada
Jaksa Penuntut Umum
(JPU) untuk
membacakan replik.

Pada intinya Jaksa tetap


pada tuntutan karena
terdakwa telah terbukti
secara sah dan
meyakinkan melakukan
perbuatan yang
didakwakan yaitu
membawa narkotika
jenis shabu seberat 3000
gr (3 kg).

Mengenai pleidooi
Penasehat Hukum
bahwa terdakwa
merupakan korban
dianggap oleh Jaksa
Penuntut Umum JPU)
sebagai hal yang keliru.

Setelah replik selesai


dibacakan, selanjutnya
JPU membagikan
salinan replik kepada
Majelis Hakim dan
Penasehat Hukum
Terdakwa.

Kemudian Hakim Ketua


menanyakan apakah
Penasehat Hukum akan
menyampaikan Duplik.
Oleh Penasehat Hukum
Terdakwa dijawab
bahwa Penasehat
Hukum akan
memberikan duplik
secara lisan.

Selanjutnya Hakim
Ketua menentukan
tanggal putusan yaitu
pada tanggal 19 April
2018.

Kemudian Hakim Ketua


mengetukkan palunya
tiga kali tanda sidang
ditutup.

Yogyakarta, 24 Maret 2018

Pembimbing

(Nur Ismanto, S.H., M.H., M.Si)


Lampiran II

LEMBAR OBSERVASI SIDANG

PERKARA PIDANA

Nama Mahasiswa : Adimas Angga S

NIM : 021821764

Mata Kuliah : HKUM4410

Pembimbing : Nur Ismanto

S.H

Nomor Perkara 7/Pid.Sus/2018/PN.Yk Hakim :

Penuntut Umum I Wayan Wahyudistira, 1. P. Cokro Hendro


S.H Mukti, S.H.,M.H
2. Taufik Rahman,
Nur Ismanto, S.H
Penasehat Hukum S.H
3. Nuryanto, S.H.,

Wahyu Hidayat bin M.H


Terdakwa
Suriyansah Alm

Panitera Pengganti :

Nuri Mahar Kestri, S.H

Sidang ke Hari / Tanggal Tahan / Acara & Isi


Sidang
12 (Keduabelas) Kamis / 5 April 2018 Sidang = Duplik

Sidang kasus tindak


pidana narkotika
dengan tanggal
registrasi 04 Januari
2018

Isi sidang :

1. Pada sidang tindak


pidana narkotika ini
: Terdakwa Wahyu
Hidayat bin Alm
Suriyansah
bersama-sama
dengan saksi Bagus
Setiawan, saksi
Muhammad Rizky
(keduanya juga
terdakwa dengan
berkas penuntutan
yang terpisah) dan
saudari Weni
(belum tertangkap)
pada hari Jumat
tanggal 20 Oktober
2017 sekitar pukul
13.00 WIB di ruang
tunggu bandara Adi
Sucipto
Yogyakarta, telah
melakukan
percobaan untuk
melakukan tindak
pidana narkotika
sebagaimana yang
dimaksud dalam
pasal 114 ayat (2)
UU No. 35 tahun
2009, yang tanpa
hak atau melawan
hukum
menawarkan dijual,
menjual, membeli,
menerima, menjadi
perantara dalam
jual beli, menukar
atau menyerahkan
narkotika Golongan
I bukan tanaman,
beratnya melebihi 5
gr berupa shabu
yang mengandung
metamfetamin.
2. Terdakwa Wahyu
Hidayat bin Alm
Suriyansah
tertangkap bersama
2 orang temannya
karena membawa 4
paket bungkusan
berisi shabu seberat
750 gr, sehingga
total semua shabu
yang rencananya
akan dibawa dari
Pekanbaru ke
banjarmasin adalah
3000 gr (3 kg).

Pembacaan duplik
dilakukan langsung
setelah replik dalam
sidang yang sama.

Majelis Hakim, Panitera


Pengganti, Jaksa
Penuntut Umum (JPU)
sudah berada diruang
sidang. Kemudian
Penasehat Hukum
Terdakwa masuk ke
ruang sidang dan di
susul oleh ketiga
terdakwa, yang
kemudian duduk di
kursi terdakwa.
Kemudian Hakim Ketua
membuka sidang.
Hakim Ketua
menanyakan kondisi
kesehatan terdakwa
dan dijawab dalam
keadaan sehat.

Selanjutnya Hakim
Ketua memberi
kesempatan kepada
Jaksa Penuntut Umum
(JPU) untuk
membacakan replik.

Pada intinya JPU tetap


pada tuntutan karena
terdakwa telah terbukti
secara sah dan
meyakinkan melakukan
perbuatan yang
didakwakan yaitu
membawa narkotika
jenis shabu seberat 300
gr (3 kg)

Mengenai pleidooi
Penasehat Hukum
bahwa terdakwa
merupakan korban
dianggap oleh JPU
sebagai hal yang keliru.

Setelah pledooi selesai


dibacakan oleh JPU,
JPU memberikan
salinan pledooi yang
dibacakan tadi kepada
Majelis Hakim dan
Penasehat Hukum
Terdakwa, Kemudian
Hakim Ketua
menanyakan kepada
Penasehat Hukum
Terdakawa apakah
Penasehat Hukum
Terdakwa akan
menyampaikan duplik.
Dan oleh Penasehat
Hukum Terdakwa
dijawab bahwa
Penasehat Hukum
Terdakwa akan
menyampaikan duplik
secara lisan.

Dan didalam dupliknya


Penasehat Hukum
menyatakan tetap pada
pembelaannya.

Selanjutnya hakim
menentukan tanggal
sidang putusan yaitu
tanggal 19 April 2018,
kemudian Hakim Ketua
menutup sidang.

Yogyakarta, 24 Maret 2018

Pembimbing

(Nur Ismanto, S.H., M.H., M.Si)


Lampiran II

LEMBAR OBSERVASI SIDANG

PERKARA PIDANA

Nama Mahasiswa : Adimas Angga S

NIM : 021821764

Mata Kuliah : HKUM4410

Pembimbing : Nur Ismanto

S.H

Nomor Perkara 46/Pid.B/2018/PN Smn Hakim :

Penuntut Umum Dian Susanto 1. FX. Heru Santoso,


Wibowo,S.H S.H.,M.H
2. Wisnus Kristiyanto,
Penasehat Hukum S.H., M.H
3. Eulis Nur Komariah,

Suko Wahyu Riyadi S.H.,M.H


Terdakwa
Bin Musoha Alm Panitera Pengganti :

Among Tri Handayani,


S.H.

Sidang ke Hari / Tanggal Tahan / Acara & Isi


Sidang
5 (Lima) Senin / 12 Maret 2018 Sidang = (Pembacaan)
Putusan
Ruang Sidang II
Sidang kasus tindak
Waktu = 13.00 – 13.30
pidana pencurian
WIB
dengan tanggal
registrasi 25 Januari
2018

Isi sidang :

Pada sidang tindak


pidana kasus pencurian
ini :

1. Terdakwa Suko
Wahyu Riyadi Bin
Musoha Alm pada
hari Selasa tanggal
21 November 2017
sekitar pukul 23.00
WIB di Jalan Bulak
Dusun Bedilan
Desa Margokaton
Kecamatan
Sayegan, Sleman
Provinsi Daerah
Istimewa
Yogyakarta telah
kedapatan
mengambil barang
milik orang lain
yang didahulu,
disertai atau diikuti
dengan kekerasan
atau ancaman
kekerasan terhadap
orang lain.
2. Yang diambil /
dijambret adalah
tas yang berisi :
a. Satu buah map
warna merah
berisi laporan
tugas kuliah
b. Satu buah
handphone
merk asus
warna biru
dengan nomor
IMEI :
352276067239
186
c. Satu buah
dompet rajutan
yang berisi :
ATM, KTP
dan SIM C atas
nama saksi
korban Muna
Iman Riani,
satu buah
STNK atas
nama Sri
Ningsih
Rahayu dan
uang tunai Rp
20.000, 00
(dua puluh ribu
rupiah).
d. Satu buah
mukena warna
hijau
e. Satu buah
dompet berisi
dusgrif.
f. Satu buah
charger
handphone
g. Satu buah
modem
andromax.

Majelis Hakim, Panitera


Pengganti, sudah berada
diruang sidang
kemudian disusul oleh
Jaksa Penuntut Umum
(JPU) yang diikuti oleh
terdakwa yang
kemudian menduduki
kursi masing-masing.
Selanjutnya sidang
dibuka oleh hakim
Ketua dilanjutkan
dengan pertanyaan dari
Hakim Ketua kepada
terdakwa apakah
terdakwa sehat. Setelah
terdakwa menyatakan
sehat sidang dilanjutkan
kembali dan Hakim
Ketua membacakan
putusan. Terdakwa
diminta berdiri untuk
mendengarkan putusan
yang akan dibacakan.

Majelis Hakim
memutus terdakwa
dengan hukuman 11
bulan penjara dan
membayar biaya
perkara. karena terbukti
secara sah dan
meyakinkan melanggar
pasal 365 ayat 2 KUHP
dan pasal 480 KUHP.

Barang bukti berupa 1


buah dompet, 1 buah tas
kain, 1 buah hp merek
asus dan 1 buah kartu
atm dikembalikan
kepada korban.

Keputusan merupakan
hasil musyawarah
Majelis Hakim pada
tanggal 9 Maret 2018
dan dibacakan pada
tanggal 12 Maret 2018.

Setelah keputusan
dibacakan, Hakim
Ketua meminta
terdakwa duduk
kembali. Hakim Ketua
bertanya kepada
terdakwa apakah
keberatan dengan
putusan dari Majelis
Hakim tersebut. Dan
dijawab bahwa
terdakwa menyatakan
tidak keberatan.
Selanjutnya sidang
ditutup oleh Hakim
Ketua.

Yogyakarta, 24 Maret 2018

Pembimbing

(Nur Ismanto, S.H., M.H., M.Si)


Lampiran II
LEMBAR OBSERVASI SIDANG

PERKARA PIDANA

Nama Mahasiswa : Adimas Angga S

NIM : 021821764

Mata Kuliah : HKUM4410

Pembimbing : Nur Ismanto

S.H

Nomor Perkara 50/Pid.B/2018/PN Yyk Hakim :

Penuntut Umum Dewi Sofiastuti, S.H 1. Nenden Rika Puspita


Sari, S.H.,M.H
2. Heriyenti, S.H.,M.H
Penasehat Hukum 3. Khorimuan Pandu

Terdakwa 1. Agung Suwarso Kesuma Harahap,

alias Boneng bin S.H.,M.H

Sulaiman Alm
2. Arif Setyawan alias Panitera Pengganti :
Klimik bin
Kuat Wahyu Murdana,
Purwanto
S.H

Sidang ke Hari / Tanggal Tahan / Acara & Isi


Sidang

7 (Tujuh) Kamis / 22 Maret 2018 Sidang = Putusan


Sidang kasus tindak
pidana pengeroyokan
yang menyebabkan luka
ringan, luka berat
dengan tanggal
registrasi 08 Febuari
2018

Isi sidang :

Pada sidang tindak


pidana kasus dengan
tanggal registrasi 25
Januari 2018

Isi sidang :

Pada sidang tindak


pidana kasus
pengeroyokan yang
menyebabkan luka
ringan, luka berat.
Kasus ini bermula dari :

1. Pada hari Sabtu


tanggal 02
Desember 2017
saksi Burhanudin
sedang mengobrol
dengan saksi Moda
Enggar Setiawan
dipinggir jalan,
kemudian saksi
Zicco Surya
Dewata Satria Putra
melintas dengan
mengendarai
sepeda motor.
Karena saksi
Burhanudin
menganggap saksi
Zicco Surya
Dewata Satria Putra
mengendarai motor
terlalu kaencang
dan minta supaya
saksi Moda Enggar
Setiawan
menasehatinya.
2. Waktu saksi
Burhanudin sedang
berada di
angkringan
mendapat pesan
WA dari temannya
yang memberitahu
bahwa saksi Zicco
marah-marah
karena ditegur oleh
saksi Enggar,
kemudian saksi
Burhanudin menuju
lokasi tempat saksi
Enggar dan saksi
Zicco berada.
Namun
sesampainya di
lokasi keduanya
sudah pergi.
3. Tak berapa lama
kemudian
datanglah
rombongan pelaku
yang berjumlah 6
(enam) orang yaitu
para terdakwa,
saksi Zicco, sdra
Iqbal (DPO), sdra
Bima (DPO), sdri
Nasya (DPO)
dengan
mengendarai 3
(tiga) sepeda motor
dan langsung
menghampiri saksi
Burhanudin dan
mengeroyoknya.
4. Peristiwa
pengeroyokan
terjadi pada hari
Sabtu tanggal 02
Desember 2018 di
Gondolayu Lor RT.
49 RW. 10
Cokrodiningratan
Kec. Jetis kota
Yogyakarta pada
pukul 21.30 WIB
dan menyebabkan
kepala bagian atas
kanan dan kiri saksi
korban Burhanudin
robek, telinga
bagian kiri juga
mengalami luka
robek, dada kanan
atas juga
mengalami luka
robek, yang
diketahui dan
diperkuat oleh hasil
visum et Repertum
No.
38/RSL/XII/2017
dari Rumah Sakit
Ludira
HusadaTama
Yogyakarta yang
dibuat dan
ditandatangani oleh
dr. Billy
Muchammad R
yang pada tanggal
02 Desember telah
melakukan
pemeriksaan
terhadap saksi
Burhanudin.

Majelis Hakim, Panitera


Pengganti, sudah berada
diruang sidang
kemudian disusul oleh
Jaksa Penuntut Umum
(JPU) yang diikuti oleh
kedua terdakwa yang
kemudian menduduki
kursi masing-masing.
Selanjutnya sidang
dibuka oleh hakim
Ketua dan dilanjutkan
dengan pertanyaan dari
Hakim Ketua kepada
para terdakwa apakah
terdakwa sehat. Setelah
terdakwa menyatakan
sehat sidang dilanjutkan
dengan pembacaan
putusan oleh Majelis
Hakim. Sebelum
putusan dibacakan
Hakim Ketua meminta
kedua terdakwa untuk
berdiri pada saat
putusan dibacakan.
Kemudian kedua
terdakwa berdiri dari
kursi masing-masing.
Hakim kemudian
membacakan putusan
yang pada pokoknya
bahasannya adalah
sebagai berikut :

1. Kedua terdakwa
terbukti secara sah
dan meyakinkan
melakukan
pengeroyokan dan
diancam pidana
dalam pasal 170 ayat
(2) KUHP ke-1
KUHP
2. Menjatuhkan pidana
penjara terhadap
terdakwa AGUNG
SUWARSO Als
BONENG Bin
SULAIMAN (Alm)
dengan pidana
penjara selama 10
(sepuluh) bulan dan
terdakwa ARIEF
SETYAWAN Als
KLIMIK Bin
PURWANTO
dengan pidana
penjara selama 8
(delapan) bulan
dikurangi selama
para terdakwa berada
dalam tahanan,
dengan perintah
supaya para
terdakwa tetap di
tahan.
3. Menyatakan barang
bukti berupa : 1
(satu) buah jaket
warna hijau tua merk
Shotline yang
terdapat bercak darah
dan bekas bacokan;
Dikembalikan
kepada saksi
Burhanudin.
4. Membebankan
kepada para
terdakwa untuk
membayar biaya
perkara masing-
masing sebesar Rp.
2.000 (Dua ribu
rupiah)

Selanjutnya Hakim
Ketua menanyakan
apakah para terdakwa
keberatan dengan
putusan dari Majelis
Hakim tersebut. Karena
para terdakwa tidak ada
yang keberatan dengan
putusan dari Majelis
Hakim tersebut
selanjutnya sidang
ditutup oleh Hakim
Ketua.
Yogyakarta, 24 Maret 2018

Pembimbing

(Nur Ismanto, S.H., M.H., M.Si)


Lampiran III

LEMBAR OBSERVASI SIDANG

PERKARA PERDATA

Nama Mahasiswa : Adimas Angga S

NIM : 021821764

Mata Kuliah : HKUM4410

Pembimbing : Nur Ismanto

S.H

Nomor Perkara 85/Pdt.G/2017/PN Yyk Hakim :


Penggugat 1. Budiman Gandi 1. Heriyenti, S.H.,
2. Suparman M.H
2. Nenden Rika
Tergugat 1. Ny.Eny Rahayu Puspita Sari, S.H.,
Purnamawati M.H
2. Frida Setya Seta 3. Agus
Aninditiya Putri Nazarudinsyah,
3. Venny Karlita S.H.,M.H
Widita Putri
4. Ny. Emy Yuliati

Turut Tergugat C.q Kepala Kantor Panitera Pengganti :


Pertanahan dan Tata Ana Herni
Ruang Kabupaten Wahyuningsih, S.H
Bantul di Bantul
Rekovensi dari .......
Sidang ke Hari / Tanggal Tahan/Acara & Isi
Sidang

4 (Empat) Kamis/5 April 2018 Sidang = Gugatan

Ruang Sidang = Sidang tentang Gugatan


Chandra Sengketa tanah yang
didaftarkan (tanggal
Waktu = 13.00 – 13.35
registrasi ) 12
WIB
Desember 2017

Isi sidang :

Pada sidang keempat ini


dilakukan pembacaan
gugatan oleh Penggugat
yang dibacakan oleh
Kuasa Hukumnya.

Majelis hakim, Panitera


Pengganti, dan Kuasa
Hukum kedua belah
pihak sudah berada di
ruang sidang. Hakim
Ketua membuka sidang
dengan mengatakan
sidang dibuka dan
terbuka untuk umum
kemudian mengetukkan
palu hakim tiga kali.
Kemudian dilanjutkan
pertanyaan dari Hakim
Ketua apakah semua
pihak (penggugat dan
tergugat) sudah hadir.
Dan pertanyaan dari
Hakim Ketua dijawab
oleh masing-masing
Kuasa Hukumnya,
bahwa Penggugat dan
Tergugat hanya diwakili
oleh masing-masing
Kuasa Hukumnya saja.
Selanjutnya Hakim
Ketua menanyakan
tentang hasil dari
mediasi yang telah
dilakukan oleh kedua
belah pihak dengan
mediator yang sudah
disepakati oleh Kuasa
Hukum kedua belah
pihak yaitu Hakim Sri
Ari Astuti, S.H. dan
dijawab oleh Kuasa
Hukum Penggugat dan
Tergugat bahwa
mediasi yang dilakukan
gagal. Dikarenakan
mediasi yang telah
dilakukan gagal maka
Kuasa Hukum
Penggugat akan
membacakan
gugatannya. Kemudian
Hakim Ketua
mempersilahkan kepada
Kuasa Hukum Tergugat
untuk membacakan
gugatannya antara lain
adalah :

1. Perkara ini adalah


perkara
permohonan sita
jaminan (CB) atas
tanah obyek
sengketa berikut
segala sesuatu yang
berdiri diatasnya
yang berlokasi di
Pandeyan RT. 03,
Ds. Bangunharjo,
Kec. Sewon Kab.
Bantul Daerah
Istimewa
Yogyakarta
2. Perkara ini terjadi
dikarenakan
almarhum Drs.
Joko Saryanto, M.
Masih memiliki
hutang kepada
Penggugat atas
pembelian karkas
(daging ayam
segar/beku) kepada
Penggugat (C.V
Kasih Karkasindo
Utama) sebesar Rp
1.214.258.440,00
maka Tergugat I, II,
III sebagai Ahli
Waris dari
almarhum dan
Tergugat IV
sebagai pihak yang
turut serta
menanggung atas
hutang, mempunyai
kewajiban untuk
melunasi hutang
(kewajiban
pembayaran).
3. Pihak Penggugat
menuntut supaya
tanah dalam SHM.
No.
07874/Bangunharjo
, dengan luas 301 m
persegi, atas nama
Ny. Eny Rahayu
Purnamawati, Frida
Setya Seta
Aninditya Putri,
Venny Karlita
Widita Putri, yang
terletak di
Pandeyan RT. 03,
Ds. Bangunharjo,
Kec. Sewon Kab.
Bantul Daerah
Istimewa
Yogyakarta untuk
diserahkan
sertifikatnya supaya
bisa dijual lelang
dimuka umum dan
hasil dari penjualan
lelang tersebut
untuk membayar
pelunasan hutang
almarhum Drs.
Joko Saryanto, M.
M kepada
Penggugat.
Setelah Kuasa Hukum
Penggugat membacakan
gugatannya, Kuasa
Hukum Penggugat
menyerahkan salinan
gugatan yang dibakan
tersebut kepada Majelis
Hakim dan Panitera
Pengganti serta Kuasa
Hukum Tergugat.

Selanjutnya Hakim
Ketua menanyakan
apakah Kuasa Hukum
Tergugat akan
memberikan Jawaban
dari Gugatan yang telah
dibacakan oleh Kuasa
Hukum Tergugat, dan
dijawab oleh Kuasa
Hukum Tergugat bahwa
jawaban dari gugatan
tersebut akan
disampaikan minggu
depan. Kemudian
Hakim Ketua
menyampaikan bahwa
agenda sidang
berikutnya adalah
Jawaban Gugatan dari
Kuasa Hukum
Tergugat. Lalu Hakim
Ketua mengetukkan
palu hakim tiga kali
tanda bahwa sidang
ditutup.

Yogyakarta, 24 Maret 2018

Pembimbing

(Nur Ismanto, S.H., M.H., M.Si)


Lampiran III

LEMBAR OBSERVASI SIDANG

PERKARA PERDATA

Nama Mahasiswa : Adimas Angga S

NIM : 021821764

Mata Kuliah : HKUM4410

Pembimbing : Nur Ismanto

S.H

Nomor Perkara 1. 13/Pdt.G/2018/PN Smn Hakim :


2.
Penggugat 1. Suratman 1. Ni Wayan
2. Kalimatun Wirawati, S.H;
3. M.Si.
Tergugat 1. Winardi 2. Rakhmad
2. Caecelia Yessy Dwinanto, S.H
Anti Margaretha 3. Ikha Tina, S.H;
M.Hum
Rekovensi dari ....... Panitera Pengganti :
Darmaji, S.H.

Sidang ke Hari / Tanggal Tahan / Acara & Isi


Sidang

3 (Ketiga) 19 Maret 2018 Sidang = Pembacaan


Gugatan
Ruang Sidang I
Waktu = 09.00 – 09.10 Perkara wanprestasi
WIB perjanjian hutang
piutang dengan tanggal
registrasi 09 Januari
2018

Isi sidang :

Pada sidang ketiga ini


dilakukan pembacaan
gugatan oleh Penggugat
yang dibacakan oleh
Kuasa Hukumnya.

Majelis hakim, Panitera


Pengganti, dan Kuasa
Hukum dari kedua
belah pihak sudah
berada di ruang sidang.
Kemudian Hakim Ketua
membuka sidang
dengan mengatakan
sidang dibuka dan
terbuka untuk umum
kemudian mengetukkan
palu hakim tiga kali.
Kemudian dilanjutkan
pertanyaan dari Hakim
Ketua apakah semua
pihak (penggugat dan
tergugat) sudah hadir.
Dan pertanyaan dari
Hakim Ketua dijawab
oleh masing-masing
Kuasa Hukumnya,
bahwa Penggugat dan
Tergugat hanya diwakili
oleh masing-masing
Kuasa Hukumnya saja.
Selanjutnya Hakim
Ketua menayakan
tentang hasil dari
mediasi yang telah
dilakukan oleh kedua
belah pihak dengan
mediator yang sudah
disepakati oleh Kuasa
Hukum kedua belah
pihak yaitu Hakim Ita
Denie Setiyawaty,
S.H;M.H. yang
dilakukan pada hari
Senin tanggal 05
Februari 2018.
Dikarenakan mediasi
yang telah dilakukan
gagal maka Kuasa
Hukum Penggugat akan
membacakan
gugatannya. Kemudian
Hakim Ketua
mempersilahkan kepada
Kuasa Hukum Tergugat
untuk membacakan
gugatannya. Gugatan
yang dibacakan antara
lain adalah :

1. Perkara ini adalah


perkara wanprestasi
dalam perjanjian
hutang piutang
antara Penggugat
dan tergugat,
dimana para
tergugat telah
melakukan
wanprestasi dengan
itikad tidak baik
yaitu telah
melalaikan
kewajibannya
untuk melunasi
pembayaran utang
kepada Para
Penggugat
sebagaimana telah
disebutkan dalam
perjanjian utang
piutang antara Para
Penggugat dengan
Para Tergugat.
2. Kuasa Hukum
Penggugat
menuntut ganti rugi
sebesar Rp
100.000.000, 00
(seratus juta rupiah)
sebagai ganti
kerugian materiil
dan Rp
500.000.000, 00
(lima ratus juta
rupiah) sebagai
ganti kerugian
immateriil yang di
derita oleh Para
Penggugat.
3. Menuntut supaya
dilakukan sita
jaminan atas
sebidang tanah
pekarangan seluas
950 m2 yang
terletak di Desa
Wonokerto
Kecamatan Turi
kabupaten Sleman
Daerah Istimewa
Yogyakarta yang
terdaftar dengan
sertifikat HM. No.
00462 atas nama
Budi Harsono.
Setelah Kuasa Hukum
Penggugat membacakan
gugatannya, Kuasa
Hukum Penggugat
menyerahkan salinan
gugatan yang
dibacakankan tersebut
kepada Majelis Hakim
dan Panitera Pengganti
serta Kuasa Hukum
Tergugat.

Selanjutnya Hakim
Ketua menanyakan
apakah Kuasa Hukum
Tergugat akan
memberikan Jawaban
dari Gugatan yang telah
dibacakan oleh Kuasa
Hukum Tergugat, dan
dijawab oleh Kuasa
Hukum Tergugat bahwa
jawaban dari gugatan
tersebut akan
disampaikan minggu
depan. Kemudian
Hakim Ketua
menyampaikan bahwa
agenda sidang
berikutnya adalah
Jawaban Gugatan dari
Kuasa Hukum
Tergugat.

Lalu Hakim Ketua


mengetukkan palu
hakim tiga kali tanda
bahwa sidang ditutup.

Yogyakarta, 24 Maret 2018

Pembimbing

(Nur Ismanto, S.H., M.H., M.Si)


Lampiran III
LEMBAR OBSERVASI SIDANG

PERKARA PERDATA

Nama Mahasiswa : Adimas Angga S

NIM : 021821764

Mata Kuliah : HKUM4410

Pembimbing : Nur Ismanto

S.H

Nomor Perkara 215/Pdt.Bth/2017/PN Hakim :


Smn
Penggugat Moertiningsih 1. FX Heru Santoso,
Mustokoweni S.H;M.H
2. Nyoman Suharta
Tergugat 1. Henny Widayanti 3. Ita Denie
2. Hesty Setyorini Setiyawaty,
3. Herny S.H;M.H
Oktavianingsih
4. Diyan Anggraini Panitera Pengganti :
5. Erlangga Hendra Theresiana Maya Fitri
Jaya Atien, S.H
Rekovensi dari .....

Sidang ke Hari / Tanggal Tahan / Acara & Isi


Sidang
3 (Ketiga) Senin/19 Maret 2018 Sidang = Gugatan

Ruang Sidang IV Sidang tentang


Gugatan/Obyek
Waktu = 14.00 – 14.20
Sengketa tanah yang
WIB
didaftarkan dengan
tanggal registrasi 06
September 2017

Isi sidang :

Pada sidang ketiga ini


dilakukan pembacaan
gugatan oleh Penggugat
yang dibacakan oleh
Kuasa Hukumnya.

Majelis hakim, Panitera


Pengganti, dan Kuasa
Hukum dari kedua belah
pihak sudah berada di
ruang sidang. Hakim
Ketua membuka sidang
dengan mengatakan
sidang dibuka dan
terbuka untuk umum
kemudian mengetukkan
palu hakim tiga kali.
Kemudian dilanjutkan
pertanyaan dari Hakim
Ketua apakah semua
pihak (penggugat dan
tergugat) sudah hadir.
Dan pertanyaan dari
Hakim Ketua dijawab
oleh masing-masing
Kuasa Hukumnya, bahwa
Penggugat dan Tergugat
hanya diwakili oleh
masing-masing Kuasa
Hukumnya saja.
Selanjutnya Hakim Ketua
menanyakan tentang hasil
dari mediasi yang telah
dilakukan oleh kedua
belah pihak dengan
mediator yang sudah
disepakati oleh Kuasa
Hukum kedua belah
pihak, yang dilaksanakan
pada tanggal 09
November 2017 dan 05
Februari 2018 ternyata
tidak membuahkan
hasil/gagal . Dikarenakan
mediasi yang telah
dilakukan gagal maka
Kuasa Hukum Penggugat
akan membacakan
gugatannya. Kemudian
Hakim Ketua
mempersilahkan kepada
Kuasa Hukum Tergugat
untuk membacakan
gugatannya. Dan gugatan
yang dibacakan antara
lain adalah :

1. Perkara ini adalah


sidang perkara
Perdata Bantahan
yang merupakan
perlawanan dari
Pihak Ketiga(Derden
Verzet) terhadap
putusan Nomor :
9/PDT/2016/PT.
Yyk. Jo. Nomor :
211/Pdt.G/2014/PN.
Sm
2. Para Pihak
Penggugat menuntut
kepada para
Tergugat I dan
Tergugat II yaitu
Henny Widayanti
dan Hesty Setyorini
untuk
mengembalikan dan
menetapkan menurut
hukum peralihan hak
sertifikat Hak Milik
(SHM) No.
3561/Sinduadi
dengan luas 344 m
atas nama Hesty
Setyorini yang
terletak di Desa
Sinduadi Kecamatan
Mlati Kabupaten
Sleman kepada
keadaan semula,
karena obyek
sengketa / obyek
eksekusi adalah
milik Penggugat
yang diperoleh dari
jual beli dengan ahli
waris Meadinem.
3. Penggugat menuntut
supaya putusan
Perkara Perdata
Nomor :
9/PDT/2016/PT.
Yyk. Jo. Nomor :
211/Pdt.G/2014/PN.
Smn batal demi
hukum dan harus
diperbaiki.
4. Penggugat menuntut
kepada Pengadilan
Negeri Sleman untuk
menghentikan
dan/atau
menangguhkan
permohonan
eksekusi Perkara
Perdata Nomor :
27/EKS/2017/PN.
Smn Jo. Nomor :
9/PDT/2016/PT.
Yyk. Jo. Nomor :
211/Pdt.G/2014/PN.
Smn sampai
mempunyai
kekuatan hukum
yang tetap.
Setelah Kuasa Hukum
Penggugat membacakan
gugatannya, Kuasa
Hukum Penggugat
menyerahkan salinan
gugatan yang dibakan
tersebut kepada Majelis
Hakim dan Panitera
Pengganti serta Kuasa
Hukum Tergugat.

Selanjutnya Hakim Ketua


menanyakan apakah
Kuasa Hukum Tergugat
akan memberikan
jawaban dari gugatan
yang telah dibacakan oleh
Kuasa Hukum Tergugat,
dan dijawab oleh Kuasa
Hukum Tergugat bahwa
jawaban dari gugatan
tersebut akan
disampaikan minggu
depan. Kemudian Hakim
Ketua menyampaikan
bahwa agenda sidang
berikutnya adalah
Jawaban Gugatan dari
Kuasa Hukum Tergugat.

Lalu Hakim Ketua


mengetukkan palu hakim
tiga kali tanda bahwa
sidang ditutup.
Yogyakarta, 24 Maret 2018

Pembimbing

(Nur Ismanto, S.H., M.H., M.Si)


Lampiran III

LEMBAR OBSERVASI SIDANG

PERKARA PERDATA

Nama Mahasiswa : Adimas Angga S

NIM : 021821764

Mata Kuliah : HKUM4410

Pembimbing : Nur Ismanto

S.H

Nomor Perkara 1. 43/Pdt.G/2018/PN Smn Hakim :

Penggugat 1. Sapon Supriyadi 1. F.X. Heru Santoso,


2. Turut Prapto S.H.,M.H
Hartono 2. Eulis Nur
3. Siswariningsih, BA Komariah,
S.H.,M.H
Tergugat 1. Y. Suhardjo 3. Wisnu Kristiyanto,
2. Sumarjana S.H., M.H
3. Drs. Sumarno Panitera Pengganti :
Agus Riyanto, S.H
Sidang ke Hari / Tanggal Tahan / Acara & Isi
Sidang

4 (Empat) Senin/19 Maret 2018 Sidang = Jawaban


Tergugat dan Turut
Ruang Sidang V
Tergugat
Waktu = 09.00 – 09.30
WIB Sidang tentang
Perbuatan Melawan
Hukum yang
didaftarkan dengan
tanggal registrasi 07
Februari 2018.

Isi sidang :

1. Sidang merupakan
sidang Perbuatan
Melawan Hukum
tentang gugatan sita
jaminan
(conservatoir
beslag), karena
tindakan dari Para
Tergugat yang telah
merugikan
masyarakat yang
menabung di KUD
Kec. Godean
Kabupaten Sleman
dan mengakibatkan
masyarakat
penabung
menderita kerugian
dikarenakan uang
tabungan tidak
dikembalikan.
2. Para Penggugat
menuntut Para
Tergugat secara
tanggung renteng
ganti rugi sebesar
Rp
3.204.866.182,00
dan Rp
5.000.000.000,00
(lima milyar
rupiah) untuk
kerugian materiil
serta Rp
10.000.000.000,00
(sepuluh milyar
rupiah) untuk
kerugian
immateriil.
Majelis Hakim, Panitera
Pengganti, kuasa
Hukum Penggugat,
Kuasa Hukum Tergugat
sudah berada diruang
sidang, kemudian
Hakim Ketua membuka
sidang dengan
mengatakan sidang
dibuka dan terbuka
untuk umum kemudian
mengetukkan palu
hakim tiga kali.
Kemudian dilanjutkan
pertanyaan dari Hakim
Ketua apakah semua
pihak (Penggugat dan
Tergugat) sudah hadir.
Dan pertanyaan dari
Hakim Ketua dijawab
oleh masing-masing
Kuasa Hukumnya,
bahwa Penggugat hanya
diwakili oleh Kuasa
Hukumnya sedangkan
dari pihak Tergugat
yang hadir hanya
Tergugat VI (Kantor
Koperasi Unit Desa
Godean yang diwakili
oleh Ketua
Koperasinya) dan untuk
Tergugat I, II, III, IV
dan V diwakili oleh
Kuasa Hukumnya saja.
Lalu Hakim Ketua
menanyakan mengenai
jawaban dari para
Tergugat, apakah para
Tergugat sudah
menyiapkan
jawabannya dan
dijawab sudah oleh
tergugat VI serta Kuasa
Hukum Tergugat I, II,
III, IV dan V. Kuasa
Hukum Tergugat I, II,
III, IV dan V kemudian
berdiri dan
menyerahkan salinan
Jawaban Tergugat I, II,
III, IV dan V kepada
majelis hakim, Panitera
Pengganti dan Kuasa
Hukum Penggugat, lalu
disusul oleh Tergugat
VI yang menyerahkan
salinan Jawaban
Tergugat VI kepada
majelis hakim, Panitera
Pengganti dan Kuasa
Hukum Penggugat.
Selanjutnya Hakim
Ketua bertanya kepada
Kuasa Hukum
Penggugat mengingat
jawaban dari para
Tergugat panjang-
panjang apakah semua
jawaban tersebut akan
dibacakan atau
dianggap telah
dibacakan. Dan oleh
Kuasa Hukum
Penggugat dijawab
bahwa jawaban dari
para tergugat tersebut
dianggap sudah
dibacakan. Kemudian
Hakim Ketua
menanyakan lagi
kepada Kuasa Hukum
Tergugat dan Tergugat
VI apakah ada
perubahan atau ada
yang mau diubah dari
jawaban yang tadi
sudah diserahkan
kepada Majelis Hakim.
Karena kalau ada
perubahan dan ada yang
mau diubah harus
segera diperbaiki saat
itu. Dan dijawab oleh
Kuasa Hukum Tergugat
ada yang mau diubah.

Kemudian Kuasa
Hukum Tergugat
memperbaiki jawaban
di meja Majelis Hakim.

Selanjutnya Hakim
Ketua menyampaikan
kepada Kuasa Hukum
Tergugat dan Tergugat
VI bahwa semua berkas
yang diserahkan kepada
Majelis Hakim harus
ada soft copy nya dalam
bentuk kepingan CD
yang harus diserahkan
kepada Panitera
Pengganti. Lalu Hakim
Ketua bertanya kepada
Kuasa Hukum
Penggugat apakah akan
ada jawaban/tanggapan
tentang jawaban yang
telah diberikan dari Para
Tergugat tadi. Kuasa
Hukum Penggugat
menyampaikan bahwa
Kuasa Hukum
Penggugat akan
memberikan jawaban
dan meminta waktu satu
minggu untuk
menyiapkan jawaban /
Replik dari Para
Penggugat. Hakim
Ketua menyampaikan
bahwa sidang
berikutnya akan di
laksanakan pada hari
Senin 26 Maret 2018
dengan waktu dan
tempat yang sama
adalah Replik dari
Kuasa Hukum
Tergugat, dan
pemberitahuan tersebut
merupakan undangan
juga bagi Penggugat
ataupun Kuasa
Hukumnya dan
Tergugat ataupun Kuasa
Hukumnya untuk
menghadiri agenda
sidang berikutnya.
Kemudian Hakim Ketua
menutup sidang.

Yogyakarta, 24 Maret 2018

Pembimbing

(Nur Ismanto, S.H., M.H., M.Si)


Lampiran III

LEMBAR OBSERVASI SIDANG

PERKARA PERDATA

Nama Mahasiswa : Adimas Angga S

NIM : 021821764

Mata Kuliah : HKUM4410

Pembimbing : Nur Ismanto

S.H

Nomor Perkara 239/Pdt.G/2017/PN Hakim :


Smn
Penggugat Prabowo Budi 1. FX. Heru Santoso,
Nugroho S.H., M.H
2. Bambang Sunanto,
Tergugat 1. Iwan Iswanto S.H., M.H
2. PT. Bima 3. Nyoman Suharta, S.H
Finance
Rekovensi dari ..... Pengganti :
Agus Riyanto, S.H
Sidang ke 9 Hari/Tanggal Tahan / Acara & Isi
(Sembilan) Sidang

Senin/12 Maret 2018 Sidang = Jawaban


Tergugat 1
Ruang Sidang V
Sidang tentang Perbuatan
Waktu = 09.00 – 10.
Melawan Hukum yang
00 WIB didaftarkan dengan
tanggal registrasi 29
September 2017.

Isi sidang :

1. Sidang merupakan
sidang Perbuatan
Melawan Hukum
tentang perjanjian
kredit dengan
jaminan mobil merk
Mitsubishi dengan
Type Colt Diesel FE
73 tahun 2008 warna
kuning dengan nomor
rangka
MHMFE73P28K009
060, nomor mesin
4D34TD98437,
nomor polisi AB-
8436-HN antara
Penggugat dengan
Tergugat II adalah
cacat hukum dan
batal demi hukum.
2. Penggugat menuntut
kepada Para Tergugat
untuk mengganti
kerugian yang
dialami Penggugat
sebesar Rp
270.000.000, 00 (dua
ratus tujuh puluh juta
rupiah) atas kerugian
materiil yang dialami
oleh Penggugat
Majelis Hakim, Panitera
Pengganti, kuasa Hukum
Penggugat, Kuasa Hukum
Tergugat sudah berada
diruang sidang, kemudia
sidang dibuka oleh Hakim
Ketua. Selanjutnya
Majelis Hakim
bermusyawarah. Hasil
musyawarah disampaikan
bahwa tergugat akan
dipanggil dulu sesuai
dengan surat gugatan.
Kemudian Hakim Ketua
menyampaikan bahwa
sidang ditunda 2 minggu
sampai tanggal 26 Maret
2018 untuk mendengar
jawaban dari Penggugat
Yogyakarta, 24 Maret 2018

Pembimbing

(Nur Ismanto, S.H., M.H., M.Si)


Lampiran III

LEMBAR OBSERVASI SIDANG

PERKARA PERDATA

Nama Mahasiswa : Adimas Angga S

NIM : 021821764

Mata Kuliah : HKUM4410

Pembimbing : Nur Ismanto

S.H

Nomor Perkara 2. 43/Pdt.G/2018/PN Smn Hakim :


3.
Penggugat 1. Sapon Supriyadi 1. F.X. Heru Santoso,
2. Turut Prapto S.H.,M.H
Hartono 2. Eulis Nur
3. Siswariningsih, BA Komariah,
S.H.,M.H
Tergugat 1. Y. Suhardjo 3. Wisnu Kristiyanto,
2. Sumarjana S.H., M.H
3. Drs. Sumarno

Rekovensi dari ..... Panitera Pengganti :


Agus Riyanto, S.H
Sidang ke 5 (Lima) Hari/Tanggal Tahan/Acara & Isi
Sidang

Senin/26 Maret 2018 Sidang = Replik Kuasa


Ruang Sidang I Penggugat

Waktu = 10.00 – 11.00 Sidang tentang


WIB Perbuatan Melawan
Hukum yang
didaftarkan dengan
tanggal registrasi 07
Februari 2018.

Isi sidang :

1. Sidang merupakan
sidang Perbuatan
Melawan Hukum
tentang gugatan sita
jaminan
(conservatoir
beslag), karena
tindakan dari Para
Tergugat yang telah
merugikan
masyarakat yang
menabung di KUD
Kec. Godean
Kabupaten Sleman
dan mengakibatkan
masyarakat
penabung
menderita kerugian
dikarenakan uang
tabungan tidak
dikembalikan
2. Para Penggugat
menuntut Para
Tergugat secara
tanggung renteng
ganti rugi sebesar
Rp 3.204.866.182,
00 dan Rp
5.000.000.000, 00
(lima milyar
rupiah) untuk
kerugian materiil
serta Rp
10.000.000.000, 00
(sepuluh milyar
rupiah) untuk
kerugian
immateriil.
Majelis Hakim, Panitera
Pengganti sudah berada
diruang sidang.
Kemudian Kuasa
Hukum Penggugat dan
Tergugat memasuki
ruang sidang dan duduk
ditempat masing-
masing. lalu sidang
dibuka oleh Hakim
Ketua dan dilanjutkan
denganpertanyaan
Hakim Ketua kepada
Penasehat Hukum
Penggugat apakah
sudah siap dengan
replik/tanggapan dari
jawaban para Tergugat
minggu lalu.

Replik dibuat untuk


Tergugat I, II, III.

Kemudian Kuasa
Hukum Tergugat
membacakan poin-poin
replik diantaranya :

a. Memenuhi semua
tuntutan
penggugat.
b. Melakukan sita
jaminan
(conservatoir
beslag).
c. Menyatakan
perbuatan
tergugat sebagai
tindakan melawan
hukum.
d. Menghukum
tergugat ganti rugi
secara tanggung
renteng kerugian
material sebesar
Rp 5 milyar dan
immaterial
sebesar Rp 10
milyar.
e. Menghukum
membayar uang
paksa sebesar Rp
1 juta/hari.

Setelah dibacakan,
Kuasa Hukum
Penggugat memberikan
salinan Replik kepada
Majelis Hakim dan
Kuasa Hukum
Tergugat. Selanjutnya
Hakim Ketua
menanyakan kepada
Kuasa Hukum Tergugat
apakah akan
memberikan tanggapan
dari Replik Pengguggat
dengan Duplik. Oleh
Kuasa Hukum Tergugat
disampaikan bahwa
Duplik dari Kuasa
Hukum Tergugat akan
disampaikan minggu
depan. Selanjutnya
hakim Ketua
menyatakan sidang
duplik akan
dilaksanakan pada
tanggal 2 April 2018.
Kemudian sidang
dinyatakan di tutup.

Yogyakarta, 24 Maret 2018

Pembimbing

(Nur Ismanto, S.H., M.H., M.Si)


Lampiran III

LEMBAR OBSERVASI SIDANG

PERKARA PERDATA

Nama Mahasiswa : Adimas Angga S

NIM : 021821764

Mata Kuliah : HKUM4410

Pembimbing : Nur Ismanto

S.H

Nomor Perkara 1. 293/Pdt.G/2017/PN Hakim :


Smn
Penggugat Zainul Fanani 1. Nyoman Suharta,
S.H
Tergugat Ari Gunawan Sutoyo, 2. Aries Sholeh
S.E Efendi, S.H.,M.H
3. Ita Denie
Setiyawaty,
S.H.,M.H

Rekovensi dari ..... Panitera Pengganti :


Andang Catur Prasetya,
S.H
Sidang ke 6 (Enam) Hari / Tanggal Tahan/Acara & Isi
Sidang

Senin/26 Maret 2018 Sidang = Replik


Ruang Sidang III Sidang tentang Ganti
Rugi yang didaftarkan
Waktu = 09.00 – 09.30
dengan tanggal
WIB
registrasi 07 Desember
2017.

Isi sidang :

1. Sidang merupakan
sidang kasus
wanprestasi / ingkar
janji dari Surat
Perjanjian Kontrak
No.
10/SPK/AP/PPGR
3
C7/SUBKONT/XII/
2016 tertanggal 27
Desember 2016
yang sudah
dinyatakan sah dan
mengikat
keduabelah pihak
dalam perjanjian
tersebut (Vide :
Pasal 1338 KUH
Perdata).
2. Kerugian materiil
yang diderita oleh
Penggugat akibat
dari wanprestasi
tersebut berkisar Rp
126.468.620
(seratus dua puluh
enam juta empat
ratus enam puluh
delapan ribu enam
ratus dua puluh
rupiah ) secara kas
dan tunai.
Majelis Hakim,
Panitera Pengganti dan
Kuasa Hukum kedua
belah pihak (Penggugat
dan Tergugat) sudah
berada diruang sidang.
Kemudian sidang
dibuka oleh hakim
Ketua dan dilanjutkan
dengan pertanyaan dari
hakim Ketua apakah
para pihak hadir.
Dijawab bahwa yang
hadir hanya Kuasa
Hukum Penggugat dan
Kuasa Hukum
Tergugat. Selanjutnya
sesuai dengan agenda,
Hakim Ketua
menanyakan apakah
Kuasa Hukum
Penggugat sudah siap
dengan repliknya.
Namun dijawab belum
siap oleh Kuasa Hukum
Penggugat. Hakim
Ketua memberikan
waktu satu minggu lagi
kepada Kuasa Hukum
Penggugat untuk
menyiapkan Repliknya.
Selanjutnya hakim
Ketua memutuskan
menunda sidang sampai
2 April 2018.

Sidang ditutup.

Yogyakarta, 24 Maret 2018

Pembimbing

(Nur Ismanto, S.H., M.H., M.Si)


Lampiran III
LEMBAR OBSERVASI SIDANG

PERKARA PERDATA

Nama Mahasiswa : Adimas Angga S

NIM : 021821764

Mata Kuliah : HKUM4410

Pembimbing : Nur Ismanto

S.H

Nomor Perkara 249/Pdt.G/2017/PN Hakim :


Smn
Penggugat Muhammad Syarif 1. Wisnu Kristiyanto,
Hidayat S.H.,M.H
2. Eulis Nur
Tergugat 1. Sani Goenawan Komariah,
2. Goenawan S.H.,M.H
Rahardjo 3. Zulfikar Siregar,
3. Irawati S.H.,M.H

Turut Tergugat 1. Dendi Nugraha Panitera Pengganti :


2. Drs. S. Moelyono, FX. Budiharjo,
S.P.,S.H B.Sc.,S.H
3. Elly Drajati M, S.H

Rekovensi dari .....


Sidang ke 6 (Enam) Hari / Tanggal Tahan/Acara & Isi
Sidang

Senin/19 Maret 2018 Sidang = Duplik

Ruang Sidang II Sidang tentang Ganti


Rugi yang didaftarkan
Waktu = 11.05 -12.55
dengan tanggal
WIB
registrasi 11 Oktober
2017.

Isi sidang :

1. Sidang merupakan
sidang kasus
Perbuatan Melawan
Hukum. Tergugat I
melakukan
perbuatan melawan
hukum dengan
memberikan cek
kosong. Gugatan
material Rp 10,4
M, Immaterial Rp
50 M.
2. Penggugat
menuntut sita
jaminan atas obyek
sengketa dn harta
milik Tergugat II
dan Tergugat III,
Turut Tergugat II
dan Turut Tergugat
III yang berupa :
a. Sertifikat Hak
Milik Nomor
2821/Rondol
Kulon/2001,
luas 810 m2
yang tercatat
atas nama
Goenawan,
terletak di Desa
Srondol Kulon
Jl. Setyabudi
201, Kecamatan
Banyumanik
Semarang
b. Sertifikat Hak
Guna Bangunan
Nomor 392 /
Srondol Kulon,
gambar situasi
tanggal 04-11-
1980, Nomor
6530/1980,
dengan luas
3047 m2, atas
nama
Goenawan,
terletak di desa
KPS-23, Desa
Srondol Kulon,
Jln. Setiabudi
No. 201
Semarang
Selatan
c. Sertifikat Hak
Milik Nomor
03163/Srondol
Kulon, Surat
Ukur tanggal 15-
08-2006, Nomor
93/Srondol
Kulon/2006,
luas 210 m2 atas
nama Irawati,
terletak di
Kelurahan
Srondol Kulon,
Kecamatan
Banyumanik
kota Semarang.
d. Sertifikat Hak
Guna Bangunan
Nomor 390/
Srondol Kulon,
gambar situasi
tanggal 03-11-
1980, Nomor
6527/1980,
dengan luas
2684 m2, atas
nama
Goenawan,
terletak di Desa
Srondol Kulon,
Jln. Setiabudi
No. 201
Kecamatan
Semarang
Selatan.
e. Surat
Keterangan
Fatwa Tata
Guna Tanah
Nomor
F.40/II/B/84,
tanggal 24
Februari 1984,
dan Surat
Keterangan
Pendaftaran
Tanah Nomor
1796/1984,
tertanggal 10
Maret 1984, luas
tanah 270 m2,
terletak di Desa
Srondol Kulon,
Kecamatan
Semarang
Selatan
Kotamadya
Semarang.
f. Sertifikat Hak
Milik Nomor
06305/Catur
Tunggal, luas
669 m2 atas
nama Drs. S.
Moelyono, S.P;
S.H. dan Ny.
Elly Drajad M,
S.H terletak di
Jalan Raya
Seturan R.T. 05/
R.W. 02. 92,
Puluhdadi,
Pedukuhan
Seturan,
Kelurahan Catur
Tunggal,
Kecamatan
Depok
Kabupaten
Sleman Daerah
Istimewa
Yogyakarta.
g. Sertifikat Hak
Milik Nomor
06306/Catur
Tunggal, luas
411 m2 atas
nama Drs. S.
Moelyono, S.P;
S.H. dan Ny.
Elly Drajad M,
S.H terletak di
Jalan Raya
Seturan R.T. 05/
R.W. 02. 92,
Puluhdadi,
Pedukuhan
Seturan,
Kelurahan Catur
Tunggal,
Kecamatan
Depok
Kabupaten
Sleman Daerah
Istimewa
Yogyakarta.
h. Sertifikat Hak
Milik Nomor
06304/Catur
Tunggal, luas
818 m2 atas
nama Drs. S.
Moelyono, S.P;
S.H. dan Ny.
Elly Drajad M,
S.H terletak di
Jalan Raya
Seturan R.T. 05/
R.W. 02. 92,
Puluhdadi,
Pedukuhan
Seturan,
Kelurahan Catur
Tunggal,
Kecamatan
Depok
Kabupaten
Sleman Daerah
Istimewa
Yogyakarta

Majelis Hakim, Panitera


Pengganti dan Kuasa
Hukum Penggugat dan
Tergugat sudah berada
di ruang sidang. Hakim
Ketua membuka sidang
dan dilanjutkan dengan
menanyakan apakah
penggugat dan tergugat
hadir. Dijawab bahwa
kedunya hanya diwakili
oleh Kuasa Hukumnya
masing-masing.

Setelah itu hakim


mempersilahkan Kuasa
Hukum Tergugat untuk
membaca duplik.
Sebelum dibacakan
Kuasa Hukum Tergugat
membagikan salinan
duplik tersebut kepada
Majelis Hakim dan
Kuasa Hukum
Penggugat.

Setelah duplik
dibacakan lalu Hakim
Ketua menanyakan
kepada Kuasa Hukum
Tergugat apakah ada
yang ingin
ditambahkan. Karena
tidak ada maka Hakim
Ketua menyampaikan
bahwa agenda sidang
selanjutnya adalah
Pembacaan Putusan dan
Hakim Ketua meminta
waktu 2 minggu untuk
musyawarah. Dan
sidang akan dilanjutkan
pada tanggal 16 April
2018. Setelah itu sidang
ditutup oleh Hakim
Ketua dengan
mengetukkan palu tiga
kali.

Yogyakarta, 24 Maret 2018

Pembimbing

(Nur Ismanto, S.H., M.H., M.Si)


Lampiran III

LEMBAR OBSERVASI SIDANG

PERKARA PERDATA

Nama Mahasiswa : Adimas Angga S

NIM : 021821764

Mata Kuliah : HKUM4410

Pembimbing : Nur Ismanto

S.H

Nomor Perkara 2. 9/Pdt.G/2018/PN Smn Hakim :

Dolin Ardian Risakotta


Penggugat 1. FX. Heru Santoso,
S.H.,M.H
2. Nyoman Suharta,
PT. Radana Baskara
Tergugat S.H
Finance
3. Ita Penie
Setiyawaty

Panitera Pengganti :

dari ..... Thesiana Maya Fitri,


Rekovensi S.H

Sidang ke 7 (Tujuh) Hari / Tanggal Tahan/Acara & Isi


Sidang

Senin/19 Maret 2018 Sidang = Bukti Surat


Dari Penggugat
Ruang Sidang IV
Sidang tentang
Waktu = 11.25 – 11.55
Perbuatan Melawan
WIB
Hukum yang
didaftarkan dengan
tanggal registrasi 04
Januari 2018.

Majelis Hakim, panitera


Pengganti sudah berada
di ruang sidang.
Kemudian Kuasa
Hukum Penggugat dan
kuasa Hukum Tergugat
memasuki ruang sidang
dan menempati tempat
duduk nya masing-
masing. Kemudian
Hakim Ketua membuka
sidang dilanjutkan
dengan menanyakan
kepada Kuasa Hukum
Tergugat maupun
Penggugat apakah
dalam keadaan sehat.
Setelah dijawab iya,
Hakim Ketua meminta
kepada Kuasa Hukum
Penggugat untuk
menyerahkan bukti
surat. Kuasa Hukum
Penggugat kemudian
memberikan salinan
bukti surat kepada
Majelis hakim dan
Kuasa Hukum
Tergugat.

Selanjutnya Hakim
Ketua menanyakan
apakah dari Kuasa
Hukum Tergugat juga
akan memberikan bukti
surat dari Tergugat
yang juga ingin
disampaikan kepada
Majelis hakim dan juga
Kuasa Hukum
Penggugat. Oleh Kuasa
Hukum Tergugat, Bukti
Surat dari Tergugat
akan disampaikan
minggu depan atau pada
agenda sidang
berikutnya. Karena
Kuasa Hukum dari
Tergugat belum
menyiapkan bukti surat
dari Tergugat, maka
kuasa Hukum minta
supaya waktu sidang
diundur satu minggu
lagi. Selanjutnya Hakim
Ketua memutuskan
untuk menunda sidang
satu minggu untuk
memberikan waktu
kepada Kuasa Hukum
Tergugat menyiapkan
bukti surat dari
Tergugat dan sidang
akan dilanjutkan pada
tanggal 26 Maret 2018
dengan agenda sidang
Penyampaian Bukti
Surat Dari Tergugat.
Selanjutnay Hakim
Ketua menutup sidang.
Yogyakarta, 24 Maret 2018

Pembimbing

(Nur Ismanto, S.H., M.H., M.Si)


Lampiran III

LEMBAR OBSERVASI SIDANG

PERKARA PERDATA

Nama Mahasiswa : Adimas Angga S

NIM : 021821764

Mata Kuliah : HKUM4410

Pembimbing : Nur Ismanto

S.H

Nomor Perkara 256/Pdt.G/2017/PN Hakim :


Smn
Penggugat Christina Ari 1. Ni Wayan
Retnaningsih Wirawati, S.H.,
M.Si
Tergugat 1. Esther Novianti 2. Ikha Tina,
2. Esa Aldian Firman S.H.,M.Hum.
3. Drs. Alexander Dwi 3. Rachmad
Prasetyo Susilo, S.H Dwinanto, S.H
4. Koperasi Simpan
Pinjam Inti Dana
Cabang Katamso
Rekovensi dari ..... Panitera Pengganti :
Jaka Wanugraha, S.H

Sidang ke Hari / Tanggal Tahan / Acara & Isi


Sidang
12 (Duabelas) Senin/26 Maret 2018 Sidang = Bukti Surat
Dari Penggugat
Ruang Sidang I
Sidang tentang
Waktu = 12.25 – 13.10
Perbuatan Melawan
WIB
Hukum yang
didaftarkan dengan
tanggal registrasi 17
Oktober 2017.

Isi sidang :

1. Sidang merupakan
sidang kasus
Perbuatan Melawan
Hukum. Tergugat I
melakukan
perbuatan melawan
hukum dengan
menjual tanah milik
Penggugat yang
merupakan Hak
Milik Sah
Penggugat yang
berlokasi di Desa
Sendangdadi,
Kecamatan Mlati,
kabupaten Sleman
Provinsi DIY,
dengan sertifikat
tanah nomor
6488/Sendangdadi
seluas 1.244 m2.
2. Kegiatan jual beli
tanah yang
dilakukan oleh para
Tergugat
menyebabkan
Penggugat
mengalami
kerugian materiil
sebesar Rp 270 juta
dan dilakukan
dengan itikad tidak
baik serta
melanggar hukum.
3. Akta Jual Beli
Tanah dengan
Nomor 44 Tahun
2013 tertanggal 6
November 2013
yang dibuat oleh
Tergugat II adalah
Tidak Sah dan
Batal Demi Hukum

Majelis Hakim, Panitera


Pengganti, serta kedua
Kuasa Hukum dari
Pihak Penggugat dan
Tergugat sudah berada
di ruang sidang.
Kemudian Sidang
dibuka oleh Hakim
Ketua dan Hakim Ketua
menyampaikan bahwa
acara sidang hari ini
adalah penyerahan bukti
surat dari Penggugat.

Kuasa Hukum
Penggugat
menyerahkan bukti
surat kepada Majelis
Hakim, kemudian
Kuasa Hukum Tergugat
juga maju ke meja
Majelis Hakim untuk
ikut melihat dan
memeriksa bukti surat
yang diberikan oleh
Kuasa Hukum
Penggugat kepada
Majelis Hakim.
Selanjutnya Hakim
Ketua menanyakan
apakah Kuasa Hukum
Tergugat sudah siap
dengan bukti surat dari
Tergugat. Namun
Kuasa Hukum Tergugat
menyatakan bahwa
Kuasa Hukum Tergugat
belum menyiapkan
Bukti Surat dari
Tergugat. Dikarenakan
Kuasa Hukum Tergugat
belum menyiapkan
Bukti Surat dari
Tergugat, maka Hakim
Ketua memberikan
waktu satu minggu
kepada Kuasa Hukum
Tergugat untuk
menyiapkan Buti Surat
dari Tergugat.
Selanjutnya Hakim
Ketua menyampaikan
bahwa sidang ditunda 1
minggu dan sidang akan
dilanjutkan lagi minggu
depan pada tanggal 2
April 2018 dengan
agenda sidang adalah
Tambahan Bukti surat
dari Tergugat.
Kemudian Hakim Ketua
mengetukkan palu
hakim tiga kali tanda
sidang ditutup.

Yogyakarta, 24 Maret 2018

Pembimbing

(Nur Ismanto, S.H., M.H., M.Si)


Lampiran III

LEMBAR OBSERVASI SIDANG

PERKARA PERDATA

Nama Mahasiswa : Adimas Angga S

NIM : 021821764

Mata Kuliah : HKUM4410

Pembimbing : Nur Ismanto

S.H

Nomor Perkara 94/Pdt.G/2017/PN.Smn Hakim :

Penggugat I Putu Arta Nardi 1. Ni Wayan


Wirawati, S.H.,
Tergugat 1. Muhammad Syarif M.Si
Hidayat 2. Aries Sholeh
2. PT. Bank Negara Efendi, S.H.,M.H
Indonesia, Tbk 3. Zulfikar Siregar,
S.H.,M.H
Rekovensi dari ..... Panitera Pengganti :
Rini Widayati, S.H

Sidang ke Hari / Tanggal Tahan / Acara & Isi


Sidang

24 (Duapuluh Empat) Senin 26 Maret 2018 Sidang = Kesimpulan

Ruang Sidang IV Sidang tentang


Waktu = 13.30 – 13.55 Perbuatan Melawan
WIB Hukum yang
didaftarkan dengan
tanggal registrasi 13
April 2017.

Isi sidang :

1. Sidang merupakan
sidang kasus Ganti
Rugi dari Perbuatan
Melawan Hukum,
karena adanya
wanprestasi yang
dilakukan oleh
Tergugat I terhadap
Penggugat. Dimana
Tergugat I
menyalahi isi dari
Surat Perjanjian
Kerjasama No.
06/SPK-
Gowok/AU-10-
2016 yang dibuat
pada tanggal 29
Oktober 2015.
2. Akibat yang
ditimbulkan karena
wanprestasi yang
dilakukan oleh
Tergugat I
menyebabkan
penggugat
mengalami
kerugian materiil
atas biaya borongan
yang belum
dibayarkan kepada
Penggugat sebesar
Rp 553.834.000
(lima ratus lima
puluh tiga juta
delapan ratus tiga
puluh empat ribu
rupiah).
3. Penggugat meminta
supaya dilakukan
sita jaminan atas
obyek yang
menjadi sengketa
antara Penggugat
dan Tergugat yaitu
gedung kost
D’Paragon Gowok
yang beralamat di
Jl. Nogodewo No.
16 R.T. 01/R.W. 01
Gowok Kel. Catur
Tunggal Kec.
Depok Kab.
Sleman DIY,
dengan sertifikat
tanah No.
9239/Catur
Tunggal tanggal
14/11/2002 dengan
luas 988 m2 atas
nama Maya M
Exitalia.
4. Akibat wanprestasi
yang dilakukan
oleh Tergugat,
maka kerjasama
yang telah
disepakati sesuai
dengan Surat
Perjanjian
Kerjasama No.
06/SPK-
Gowok/AU-10-
2016 yang dibuat
pada tanggal 29
Oktober 2015 harus
dihentikan.
Majelis Hakim, Panitera
Pengganti, Kuasa
Hukum Penggugat dan
Kuasa Hukum Tergugat
sudah berada diruang
sidang. Setelah sidang
dibuka oleh Hakim
Ketua, Hakim Ketua
meminta kepada Kuasa
Hukum para pihak
untuk menyampaikan
nota kesimpulan kepada
Majelis Hakim. Kuasa
Hukum para pihak
kemudian menyerahkan
nota kesimpulan kepada
Majelis
Hakim.Selanjutnya nota
kesimpulan yang telah
diserahkan oleh Kuasa
Hukum para pihak
tersebut diperiksa oleh
Majelis Hakim. Setelah
memeriksa nota
kesimpulan yang
diberikan, Hakim Ketua
menyampaikan bahwa
sidang putusan akan
dibacakan pada tanggal
2 April 2018 dan
menyatakan
pemberitahuan ini
sebagai undangan bagi
para pihak. Kemudian
Hakim Ketua menutup
sidang.

Yogyakarta, 24 Maret 2018

Pembimbing

(Nur Ismanto, S.H., M.H., M.Si)


Lampiran III

LEMBAR OBSERVASI SIDANG

PERKARA PERDATA

Nama Mahasiswa : Adimas Angga S

NIM : 021821764

Mata Kuliah : HKUM4410

Pembimbing : Nur Ismanto

S.H

Nomor Perkara 148/Pdt.G/2017/PN Hakim :


Smn
Penggugat 1. Dra. Hanurawati 1. F.X. Heru Santoso,
2. Drs. Watono S.H., M.H
Sasetyo Wardana 2. Eulis Nur
Komariah,
Tergugat 1. PT. Bank Mandiri S.H.,M.H
Tbk Jakarta Cq 3. Wisnu Kristiyanto,
2. PT. Bank Mandiri S.H.,M.H
Tbk Semarang Cq
3. PT. Bank Mandiri Panitera Pengganti :
Tbk Yogyakarta Agus Riyanto, S.H

Sidang ke Hari / Tanggal Tahan / Acara & Isi


Sidang

22 (Duapuluh dua) Senin / 2 April 2018 Sidang = Pembacaan


Kesimpulan dari
Ruang Sidang II Penggugat

Waktu = 12.40 – 13.40 Sidang tentang


WIB Perbuatan Melawan
Hukum yang
didaftarkan dengan
tanggal registrasi 05
Juli 2017.

Isi sidang :

Kasus Perbuatan
Melawan Hukum.

Majelis Hakim, Panitera


Pengganti, dan Kuasa
Hukum Para Pihak
sudah berada diruang
sidang. Kemudian
Sidang dibuka lalu
Hakim Ketua
menanyakan kehadiran
dari pihak Tergugat dan
Penggugat. Pihak
Penggugat tidak hadir
dan Pihak Tergugat
diwakili oleh Kuasa
Hukumnya saja.

Kemudian Hakim Ketua


menyatakan karena
sudah dua kali
Penggugat tidak hadir
maka sidang
selanjutnya adalah
sidang putusan yang
akan diadakan pada
tanggal 23 April 2018.
Hakim Ketua juga
menyampaikan kepada

Juru Sita supaya


memanggil Penggugat.
Lalu sidang ditutup oleh
Hakim Ketua.

Yogyakarta, 24 Maret 2018

Pembimbing

(Nur Ismanto, S.H., M.H., M.Si)


Lampiran III

LEMBAR OBSERVASI SIDANG

PERKARA PERDATA

Nama Mahasiswa : Adimas Angga S

NIM : 021821764

Mata Kuliah : HKUM4410

Pembimbing : Nur Ismanto

S.H

Nomor Perkara 188/Pdt.G/2017/PN Hakim :


Smn
Penggugat Eliyas Agung Setiawan 1. Nyoman Suharta,
S.H
Tergugat 1. P.T Halo 2. Aries Sholeh
Propertindo Efendi, S.H.,M.H
Makmur 3. Ita Denie
2. P.T Mifta Pratama Setiyawaty,
Cemerlang S.H.,M.H

Rekovensi dari ..... Panitera Pengganti :


Andang Catur Prasetya,
S. H

Sidang ke Hari / Tanggal Tahan / Acara & Isi


Sidang
9 (Sembilan) Senin/19 Maret 2018 Sidang = Pembacaan
Putusan
Ruang Sidang II
Sidang tentang Kasus
Waktu = 10.50 – 12. 55
Ganti Rugi yang
WIB
didaftarkan dengan
tanggal registrasi 10
Agustus 2017.

Isi sidang :

Majelis Hakim, Panitera


Pengganti dan Kuasa
Hukum dari Para Pihak
sudah berada di ruang
sidang II Pengadilan
Negeri Sleman. Hakim
Ketua kemudian
membuka sidang.
Dikarenakan semua
tergugat tidak ada yang
hadir maka Hakim
Ketua langsung
membacakan Putusan,
sebagai berikut :

1. Mediasi yang mulai


dilakukan pada hari
Senin 18
September 2017
dengan dibantu
oleh Hakim
Penengah Putu
Agus Wiranata,
S.H; M.H. gagal.
2. Gugatan dianggap
cacat formil salah
satunya karena
legal standing dan
perjanjian
kerjasama (MOU)
antara kedua belah
pihak belum
ditandatangani.
Setelah Hakim Ketua
selesai membacakan
putusan maka sidang
ditutup.

Yogyakarta, 24 Maret 2018

Pembimbing

(Nur Ismanto, S.H., M.H., M.Si)


Lampiran III

LEMBAR OBSERVASI SIDANG

PERKARA PERDATA

Nama Mahasiswa : Adimas Angga S

NIM : 021821764

Mata Kuliah : HKUM4410

Pembimbing : Nur Ismanto

S.H

Nomor Perkara 1. 254/Pdt.G/2017/PN Hakim :


2. Smn
1. Ita Denie Setiyawati,
Penggugat Ngakan Ngurah S.H., M.H
Mahendrajaya 2. Putu Agus Wiranata,
S.H.,M.H
Tergugat Widowati 3. Nyoman Suharta,
S.H
Rekonvensi dari ..... Panitera Pengganti :
Arah Ati Sugianto, S.H

Sidang ke Hari / Tanggal Tahan / Acara & Isi


Sidang

12 (Duabelas) Senin / 19 Maret 2018 Sidang = Pembacaan


Putusan Perceraian
Ruang Sidang IV

Waktu = 12.15 – 12.40


WIB Majelis Hakim, Panitera
Pengganti dan Kuasa
Hukum dari Para Pihak
sudah berada di ruang
sidang IV PN Sleman.
Hakim Ketua kemudian
membuka sidang. Dan
dilanjutkan dengan
menanyakan apakah
Penggugat dan Tergugat
hadir. Namun
Penggugat dan Tergugat
hanya diwakili oleh
Kuasa Hukum masing-
masing. Selanjutnya
Hakim Ketua
membacakan
putusannya yang berisi :

1. Majelis Hakim
mengabulkan
gugatan cerai yang
diajukan oleh
Tergugat Ngakan
Ngurah
Mahendrajaya
terhadap tergugat
Widowati, karena
sudah tidak ada
kecocokan diantara
Penggugat dan
Tergugat dan selalu
terjadi keributan.
2. Penggugat dan
Tergugat sudah
tidak tinggal
serumah dan sudah
tidak mungkin
dipersatukan lagi.
3. Untuk anak-anak
hasil pernikahan
Penggugat dan
Tergugat, anak
pertama laki-laki
yang sudah dewasa
dan berusia diatas
18 tahun sudah
tidak menjadi
tanggungjawab
kedua orang tua
(Penggugat maupun
Tergugat), namun
karena masih
kuliah maka
Penggugat selaku
ayah akan
memberikan biaya
pendidikan.
Sedangkan untuk
anak kedua karena
belum berusia 18
tahun, maka hak
asuh berada
ditangan Tergugat
namun Penggugat
tetap akan
memberikan biaya
pendidikan sebesar
Rp. 3 jt / bulan
dengan kenaikan
10% setiap
tahunnya.
4. Untuk
permasalahan
pembagian harta
gono gini akan
dimasukkan dalam
rekonvensi setelah
sidang perceraian
ini.
Setelah membacakan
putusan Hakim Ketua
pun menutup sidang.
Yogyakarta, 24 Maret 2018

Pembimbing

(Nur Ismanto, S.H., M.H., M.Si)