Anda di halaman 1dari 7

BAB I

PENDAHULUAN

1.1 LATAR BELAKANG

Diabetes melitus (DM) merupakan salah satu penyakit tidak menular yang terus mengalami
peningkatan prevalensi dan berkontribusi terhadap peningkatan angka kematian akibat penyakit tidak
menular. Penyakit Diabetes melitus telah menjadi masalah kesehatan di dunia. Insidens dan prevalens
penyakit ini terus meningkat terutama di negara sedang berkembang dan negara yang telah memasuki
budaya industrialisasi.

Diabetes melitus adalah sekumpulan gejala yang ditandai oleh peningkatan kadar glukosa darah
sebagai akibat defisiensi insulin baik relatif maupun absolut. Diabetes melitus umumnya diklasifikasikan
menjadi 2 kelompok yaitu DM tipe 1 dan DM tipe 2. DM tipe 2 menempati lebih dari 90% kasus di negara
maju. Di negara sedang berkembang, hampir seluruh diabetes tergolong sebagai penyandang DM tipe 2,
dimana 40% diantaranya terbukti berasal dari kelompok masyarakat yang telah mengubah gaya hidup
tradisional menjadi modern.

Diabetes melitus tipe 2 dikenal sebagai non insulin dependent diabetes melitus (NIDDM)
terjadi akibat penurunan sensitivitas terhadap insulin atau akibat penurunan jumlah produksi
insulin yang disebabkan karena reseptor insulin yang buruk. Faktor utama penyebabnya adalah
kegemukan (obesitas) yang bias diatasi dengan diet dan latihan .Pasien DM cenderung mengalami
hiperglikemi yang akan menyebabkan komplikasi, komplikasi yang dapat ditimbulkan meliputi
komplikasi mikrovaskular (nefropati dan retinopati) dan makrovaskular (infark miokardium,
jantung, stroke, hipertensi, neuropati, dan penyakit vaskuler perifer).

Melihat komplikasi yang ditimbulkan oleh penyakit diabetes melitus tipe 2 serta sifatnya
yang berlangsung seumur hidup, maka pengawasan dan pemantauan dalam penatalaksanaan
diabetes melitus pada setiap saat menjadi sangat penting. Tujuan utama dari penatalaksanaan
diabetes melitus adalah mengendalikan kadar gula darah. Pengendalian kadar gula darah adalah
segala upaya yang dilakukan oleh pasien DM untuk mempertahankan kadar gula darahnya dalam
batas normal.

1
Pengendalian kadar gula darah dapat dicapai dengan lima komponen dalam
penatalaksanaan diabetes melitus tipe 2, yaitu terapi nutrisi (diet), latihan fisik, pemantauan kadar
gula darah, terapi farmakologi dan pendidikan . Menurut Toobert dkk., pengelolaan diripada
pasien diabetes melitus tipe 2 terdiri dari diet sehat, aktifitas fisik/olahraga, pengontrolan gula
darah, manajemen obat, perawatan kaki, dan berhenti merokok.

1.2 IDENTIFIKASI MASALAH

Menurut hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) tahun 2013, proporsi penduduk ≥15
tahun dengan DM adalah sebesar 6,9%. Prevalensi penderita DM berdasarkan wawancara (pernah
didiagnosa dan ada gejala) mengalami peningkatan dari 1,1% tahun 2007 menjadi 2,1% tahun
2013. Proporsi penduduk umur ≥15 tahun dengan toleransi glukosa terganggu (TGT) mencapai
29,9%. Hal ini berarti akan semakin banyak penduduk yang berisiko tinggi untuk menderita DM
(Riskesdas, 2013).

Menurut data dari kecamatan dan puskesmas kabupaten/kota Jakarta Selatan tahun 2018,
jumlah penderita diabetes mellitus di kelurahan Bintaro sebanyak 46.6%, kelurahan Pesanggrahan
83.3%, kelurahan Ulujami 65.9%, kelurahan Petukangan Selatan 31.7%, kelurahan Pertukangan
Utara 74.5%.

1.3 TUJUAN KEGIATAN

1.1.1 TUJUAN UMUM


Melakukan edukasi untuk meningkatkan pengetahuan pasien di Puskesmas
Kecamatan Pesanggrahan.
1.1.2 TUJUAN KHUSUS
1. Agar pasien dapat mengetahui apa itu DM dan gejala- gejala DM
2. Agar pasien mengetahui pentingnya pengaturan nutrisi pada DM
3. Agar pasien dapat melalukan pengaturan nutrisi bagi dirinya sendiri secara
sederhana
4. Agar pekerja dapat meningkatkan kesadaran diri untuk mencegah berbagai
komplikasi DM dengan pengaturan nutrisi yang baik.

2
1.4 MANFAAT KEGIATAN

1.4.1 Manfaat Bagi Puskesmas


1.4.1.1. Sebagai salah satu masukan sebagai bahan informasi bagi petugas
kesehatan khususnya petugas gizi di puskesmas
1.4.1.2. Adanya dukungan pendidikan dan pelatihan sehingga dapat
meningkatkan derajat kesejatan masyarakat, khususnya di wilayah
kerja Puskesmas Kecamatan Pesanggrahan

1.4.2 Manfaat Bagi Perguruan Tinggi


1.4.2.1. Melalui hasil kegiatan ini diharapkan dapat menjadi wadah
pengabdian kepada masyarakat.
1.4.2.2. Merupakan salah satu perwujudan Tri Dharma Perguruan Tinggi
dalam melaksanakan fungsi atau tugas perguruan tinggi sebagai
lembaga yang menyelenggarakan pendidikan, penelitian, dan
pengertian bagi masyarakat.

1.4.3 Manfaat Bagi Pelaksana


1.4.3.1 Melalui kegiatan ini diharapkan mahasiswa/i S2 Gizi Klinik
Universitas Indonesia selaku pelaksana dapat menerapkan dan
memanfaatkan ilmu yang didapatkan selama perkuliahan sebagai
sarana untuk melatih cara berpikir baik sebagai ilmuwan maupun
klinisi serta dapat menambah wawasan dan pengalaman dalam
pengabdian masyarakat.

3
BAB II

RENCANA KEGIATAN

2.1 Sasaran Kegiatan


Sasaran kegiatan ini adalah pasien PTM yang berobat ke Puskesmas Pesanggrahan, Jakarta
Selatan. Jumlah target peserta sebanyak 50 orang.

2.2 Lokasi dan Waktu Pelaksanaan


Kegiatan ini akan dilaksanakan pada:
Hari/ Tanggal : Kamis, 14 Februari 2019
Waktu : 08. 00- 11. 00 WIB
Tempat : Puskesmas Kecamatan Pesanggrahan
Jl. Palem VIII, RT 1/ RW 8, Petukangan Utara, Pesanggrahan, Kota Jakarta Selatan.

2.3 Susunan Acara

WAKTU KEGIATAN
PERSIAPAN
08.00 Tiba di lokasi
08.00 – 08.15 Mempersiapkan ruangan, slide presentasi, sound system, dan daftar hadir
08.15 – 08.25 Koordinasi susunan acara dengan pihak Puskesmas Pesanggrahan
08. 25 – 08.40 Registrasi Peserta
PENYULUHAN
08.40 – 08.45 Pembukaan oleh MC
08.45 – 09.00 Kata sambutan oleh ketua pelaksana dan perwakilan dari Puskesmas
Pesanggrahan
09.00 – 09.20 Penyuluhan dengan topik “ Makan Enak Sehat saat DM? Siapa Takut”
09.20 – 09.30 Sesi Tanya jawab
09.30 – 10.15 Workshop menyusun menu untuk pasien DM
10.15 – 10.30 Kuis dan pembagian doorprize
10.30 – 10.45 Penutupan oleh MC dan foto Bersama

4
2.4 Perlengkapan Acara
Perlengkapan yang dibutuhkan selama kegiatan adalah sebagai berikut:
1. Power point presentasi dengan topik “Makan Enak Sehat saat DM? Siapa Takut”
2. Banner berisi informasi mengenai nutrisi pada pasien DM
3. Leaflet berisi informasi mengenai nutrisi pada pasien DM
4. Audiovisual (LCD, sound system, laser pointer, laptop, kabel rol)
5. Buku/ kertas registrasi peserta
6. Food Model
7. ATK

2.5 Penyelenggaraan Kegiatan

2.5.1 Registrasi Peserta

Registrasi peserta dimulai pukul 08.25 – 08.40 WIB. Bagi peserta yang baru datang,
diminta untuk mengisi lembar registrasi.

2.5.2 Penyuluhan

Pembukaan acara oleh MC akan dilaksanakan pukul 08.40 WIB, dilanjutkan dengan
kata sambutan dari ketua pelaksana dan perwakilan dari Puskesmas Pesanggrahan.
Penyuluhan akan disampaikan secara interaktif selama 20 menit, diikuti dengan sesi tanya
jawab selama 10 menit. Setelah itu dilakukan workshop tentang penyusunan menu yang tepat
untuk pasien DM. Berikut ringkasan mengenai topik yang akan dibawakan, yaitu sebagai
berikut:

1. Mengenal DM
2. Nutrisi yang tepat untuk pasien DM.
3. Cara mengatur menu yang tepat untuk pasien DM
2.5.3 Penutupan

Pada akhir penyuluhan, acara akan dilanjutkan dengan kuis dan pembagian doorprize
bagi peserta yang dapat menjawab pertanyaan kuis dengan benar. Acara dilanjutkan dengan
pemberian sertifikat penghargaan sebagai ucapan terima kasih kepada Puskesmas
Pesanggrahan dan ditutup dengan foto bersama

5
2.5 Rencana Anggaran

Keterangan Harga Satuan (Rp) Jumlah Total (Rp)

Media Print proposal & laporan 50.000,- 2 100.000,-


Cetak spanduk 350.000,- 1 350.000,-
Cetak X-Banner 370.000,- 1 370.000,-
Cetak booklet (berwarna) 7.000,- 50 350.000,-
Cetak plakat 200.000,- 1 200.000,-
Cetak model makanan 2000 100 200.000
Transportasi 450.000,-
Konsumsi Makan siang 25.000,- 9 225.000,-
Snack sehat 20.000,- 50 1.000.000,-
Doorprize 100.000,- 3 300.000,-
Souvenir Goodie Bag 2.000,- 50 100.000,-
Sendok takar/ukur 10.000,- 50 50.000,-
Lain-lain 100.000,-
TOTAL Rp
3.795.000,-

2.7 Jadwal Kegiatan

Kegiatan Januari Februari


III IV I II III
Pengajuan proposal
Persiapan dan survei lokasi
Pelaksanaan kegiatan
Evaluasi dan pelaporan

6
2.8 Susunan Panitia

Pelindung : Ketua Program Studi Magister Gizi FK UI


Dr. dr. Dian Novita Chandra, M.Gizi
Penanggung Jawab : dr. Diyah Eka Andayani, M Gizi, SpGK
Pembimbing : dr. Diyah Eka Andayani, M Gizi, SpGK
Ketua Pelaksana : dr. Akbar Husaini Angkat
Bendahara : dr. Anni Rahmawati
Sekeretaris : dr. Dyah Arum Kusumaningtyas
Sie. Acara : dr. Chen Anthony
dr. Livia Kurniati Saputra
Sie Perlengkapan/logistik : dr. Lidya Annisa
dr. Shinta Rahma Putri
Sie Konsumsi : dr. Karima Yudhistina
dr. Anin Eka Rossa