Anda di halaman 1dari 3

UJIAN TENGAH SEMESTER

PROGRAM MAGISTER MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM


FAKULTAS AGAMA ISLAM UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SIDOARJO
TAHUN AKADEMIK 2019/2020
Mata kuliah : Manaj. Pembiayaan Pendidikan Islam Tanggal : 4-8 November 2019
Dosen : Dr. Hidayatulloh, M.Si. Sifat : Take home

1. Sebagai pengelola lembaga pendidikan, kepala satuan pendidikan perlu memahami konsep dasar
manajemen keuangan dan pembiayaan pendidikan. Jelaskan pemahaman anda tentang konsep dasar
manajemen keuangan dan pembiayaan pendidikan berikut ini:
a. Budgeting, accounting, dan auditing.
b. Tujuan dan fungsi manajemen dan pembiayaan pendidikan
c. Prinsip-prinsip manajemen keuangan dan pembiayaan pendidikan
d. Karakteristik manajemen keuangan dan pembiayaan pendidikan
2. Usaha untuk meningkatkan mutu pendidikan tidak bisa dilepaskan dari kemampuan menyusun
anggaran pendidikan. Untuk itu perlu dipahami tentang konsep dasar tentang anggaran pendidikan.
Jelaskan pemahaman anda tentang:
a. Asas dalam penyusunan dan penetapan anggaran pendidikan
b. Prinsip dan prosedur dalam penyusunan anggaran pendidikan
c. Fungsi anggaran pendidikan
d. Bentuk-bentuk desain anggaran pendidikan
e. Manajemen anggaran pendidikan
3. Setiap tahun pelajaran baru, lembaga pendidikan menerima peserta didik baru, didalamnya terdapat
ketentuan biaya pendidikan yang harus dibayar oleh peserta didik/orang tua peserta didik.
Jika anda sebagai pimpinan lembaga pendidikan, bagaimana cara dan langkah yang anda tempuh
dalam menentukan besaran biaya pendidikan yang akan dikenakan kepada peserta didik/orang tua
peserta didik di:
a. Lembaga pendidikan yang diselenggarakan pemerintah (sekolah negeri)
b. Lembaga pendidikan yang diselenggarakan masyarakat (sekolah swasta)
4. Dalam mengelola keuangan, terdapat prosedur yang harus dipenuhi dan dijalankan, antara lain:
penganggaran, penggunaan anggaran, pencatatan keuangan, pelaporan keuangan, dan audit
keuangan.
Jelaskan bagaimana prosedur tersebut diterapkan di lembaga pendidikan Islam secara ideal!.
5. Buatkan diskripsi hasil analisis pengelolaan keuangan di sebuah lembaga pendidikan
(sekolah/madrasah/pondok pesantren), menyangkut:
a. Sumber keuangan, perencanaan anggaran, penggunaan anggaran, pelaporan penggunaan
anggaran, monitoring dan evaluasi keuangan, dan audit keuangan.
b. Berikan penilaian dan kritik anda tentang model pengelolaan keuangan di lembaga pendidikan
yang anda uraikan pada huruf a di atas.

Perhatian:
1. Seluruh soal harus dijawab secara mandiri dan jujur.
2. Jika ditemukan jawaban yang kopi paste / menjiplak jawaban, bisa berakibat tidak lulus.
3. Jawaban dikirim ke: hidayatullah@umsida.ac.id paling lambat tanggal 8 November 2019.
1. a. Budgeting (Penyusunan Anggaran)
Penganggaran merupakan kegiatan atau proses penyusunan anggaran (budget). Budget
merupakan rencana operasional yang dinyatakan secara kuantitatif dalam bentuk satuan uang
yang digunakan sebagai pedoman dalam kurun waktu tertantu. Oleh karena itu, dalam anggaran
tergambar kegiatan-kegiatan yang akan dilaksanakan oleh suatu lembaga.
Penyusunan anggaran merupakan langkah-langkah positif untuk merealisasikan rencana yang
telah disusun. Kegiatan ini melibatkan pimpinan tiap-tiap unit organisasi. Pada dasarnya,
penyusunan anggaran merupakan negosiasi atau perundingan/ kesepakatan antara puncak
pimpinan dengan pimpinan di bawahnya dalam menentukan besarnya alokasi biaya suatu
penganggaran. Hasil akhir dari suatu negosiasi merupakan suatu pernyataan tentang pengeluaran
dan pendapatan yang diharapkan dari setiap sumber dana.
Accounting (Pembukuan)
Pengurusan ini meliputi dua hal yaitu, pertama mengurusi hal yang menyangkut kewenangan
menentukan kebijakan menerima atau mengeluarkan uang. Pengurusan kedua menyangkut urusan
tindak lanjut dari urusan pertama yaitu, menerima, menyimpan dan mengeluarkan uang.
Pengurusan ini tidak menyangkut kewenangan menentukan, tetapi hanya melaksanakan dan
dikenal dengan istilah pengurusan bendaharawan. Bendaharawan adalah orang atau badan yang
oleh Negara diserahi tugas menerima, menyimpan dan membayar, atau menyerahkan uang atau
surat-surat berharga dan barang-barang termasuk dalam pasal 55 ICW (Indische Comptabiliteits
Wet), sehingga dengan jabatan itu mereka mempunyai kewajiban atau pertanggungjawabaan apa
yang menjadi urusannya kepada Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).
Auditing (Pemeriksaan)
Auditing adalah semua kegiatan yang menyangkut pertanggungjawaban penerimaan,
penyimpanan dan pembayaran atau penyerahan uang yang dilakukan bendaharawan kepada
pihak-pihak yang berwenang. Bagi unit-unit yang ada didalam departemen,
mempertanggungjawabkan urusan ini kepada BPK melalui departemen masing-masing.
b. TUJUAN MANAJEMEN
Melaksanakan dan mengevaluasi strategi yang kita pilih secara efektif dan efisien. Mengevaluasi
kinerja, meninjau, dan mengkaji ulang situasi serta melakukan berbagai penyesuaian dan koreksi
jika terdapat penyimpanan di dalam pelaksanaan strategi. Senantiasa memperbaharui yang kita
rumuskan agar sesuai dengan perkembangan lingkungan eksternal. Senantiasa meninjau kembali
kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman peluang yang ada. Senantiasa melakukan inovasi atas
kegiatan sehingga kita hidup lebih teratur.
FUNGSI MANAJEMEN
1. PLANNING – Perencanaan tujuan perusahaan dan bagaimana strategi untuk
mencapai tujuan tersebut dengan sumber daya yang tersedia. Perencanaan terbagi
menjadi perencanaan strategi dan perencanaan operasional.
2. ORGANIZING – Pengorganisasian atau singkronisasi sumber daya manusia, sumber
daya alam, sumber daya fisik, dan sumber daya modal dalam rangka mencapai tujuan
perusahaan.
3. COMMANDING – Fungsi commanding sama dengan mengarahkan (actuating).
Commanding dilakukan dengan memberikan arahan kepada karyawan agar dapat
menunaikan tugas mereka masing-masing. Selain itu, commanding dilakukan agar
tugas dapat dilaksanakan dengan baik dan sesuai pada tujuan yang telah ditetapkan
semula.
4. COORDINATING – Untuk melakukan berbagai kegiatan agar tidak terjadi kekacauan,
percekcokan, kekosongan kegiatan, dengan jalan menghubung-hubungkan,
menyatupadukan dan menyelaraskan pekerjaan-pekerjaan bawahan sehingga
terdapat kerjasama yang terarah dalam usaha mencapai tujuan bersama atau tujuan
organisasi.
5. CONTROLLING – Controlling atau pengendalian atau pengawasan adalah suatu
kegiatan untuk memantau, membuktikan, dan memastikan seluruh kegiatan yang telah
direncanakan, diorganisasikan, diperintahkan, dan dikondisikan sebelumnya dapat
berjalan sesuai target atau tujuan tertentu.

Anda mungkin juga menyukai