Anda di halaman 1dari 6

PROPOSAL PERMOHONAN

BANTUAN SOSIAL
DIAJUKAN KEPADA
KANTOR DINAS SOSIAL PROPINSI NUSA TENGGARA
TIMUR

KELOMPOK USAHA BERSAMA IKAT TENUN


“ REMPE SIKKA ”
DESA TEBUK, KECAMATAN NITA, KABUPATEN SIKKA,
TAHUN 2018
Tebuk, 28 Oktober 2017

Nomor : DKD.400/28/X/2017 Kepada


Lampiran : 1 (satu) jepitan Yth. Kepala Dinas Sosial Propinsi Nusa
Perihal : Permohonan Bantuan Sosial Tenggara Timur.
Untuk Kelompok Ikat Tenun
Di -
Kupang

Dengan Hormat ,

Sesuai Perihal surat tersebut diatas, dengan ini kami mengajukan Permohonan bantuan
sosial untuk kelompok Ikat Tenun Di Dusun Patimoa, Desa Kolidetung, Kecamatan Lela.
Sebagai bahan pertimbangan bapak, maka kami lampirkan pula hal-hal sebagai berikut :

1. Foto copy Kartu Keluarga tiap Anggota


2. Surat Keterangan Tidak Mampu dari Desa
3. SK Kelompok dari Desa

Demikian Proposal Permohonan ini kami buat, besar harapan kami Bapak/Ibu dapat
mempertimbangkan Proposal kami ini atas bantuan dan kerja samaNya kami ucapkan limpah
terima kasih.

Mengetahui, Ketua Kelompok


Kepala Desa Kolidetung Ikat Tenun “REMPE SIKKA ”

WIHELMUS ISOLUS YOSEFA NITANTRI

Tembusan Di sampaikan Dengan Hormat Kepada :

1. Gubernur Nusa Tenggara Timur di Kupang


2. Ketua DPRD Propinsi Nusa Tenggara Timur Di Kupang
3. Bupati Sikka Di Maumere
4. Ketua DPRD Kabupaten Sikka Di Maumere
5. Dinas Sosial Dan Tenaga Kerja Kabupaten Sikka
PENDAHULUAN

A. LATAR BELAKANG

Seiring perkembangan ilmu pengetahuan dan tekhnologi, semakin hari adat dan budaya
Pun turut tergerus oleh perkembangan zaman, disamping itu juga terkait dengan busana yaitu
Busana adat Sikka ikut pelan-pelan mulai tidak dilestarikan oleh masyarakat Sikka.
Maka dari itu pada tulisan kami kali ini kami mau membangkitkan kembali busana adat Sikka
Lewat kebersamaan dalam kelompok kecil dengan tujuan untuk melestarikan kembali kain tenun
Sikka yang hampir punah ditelan oleh budaya-budaya dari luar daerah Sikka.
Masyarakat Sikka umumnya, masyrakat Desa Kolidetung khususnya memandang hal ini sebagai
Refleksi kita bersama untuk kita bahu membahu mensukseskan program dari Pemerintah Desa
Kolidetung yang pada dasarnya mau melestarikan kembali busana tenun adat Sikka.
Namun di balik itu semua tentu butuh dana untuk dapat melestarikan kain tenun Sikka, dana
tersebut baik dari pemerintah Desa Kolidetung maupun dari pemerintah Daerah(Dinas Sosial
Propinsi Nusa Tenggara Timur) untuk dapat membantu kami dalam rangka untuk melestarikan
kembali sarung tenun Sikka .Besar harapan kami agar sudi kiranya bapak/ibu dapat mengabulkan
permohonan kami lewat proposal sederhana yang kami buat ini.
Demikian permohonan kami ini atas bantuannya kami haturkan limpah terimah kasih.

B.TUJUAN

Adapun tujuan didirikan kelompok Ikat Tenun adalah sebagai berikut :


1. Untuk memupuk semangat kegotong royongan bagi kaum ibu.
2. Meningkatkan kreatifitas para ibu rumah tangga dalam bidang adat dan budaya.
3. Mempererat tali silaturahmi antar sesama kaum hawa dalam rangka untuk
mempertahankan kesetaraan gender.
4. Melestarikan kembali tenun adat Sikka yang hampir punah.\

ISI PROPOSAL
A. Tema.
Dalam pembuatan proposal kelompok Ikat Tenun ini kami mengangkat tema
“Bangkitlah Tenun Sikka” yang mau memberikan kesempatan kepada kaum ibu untuk
mengekspresikan bakat dan kemampuan mereka terkait dengan proses produksi kain
tenun Sikka.
B. Proses pembentukan kelompok Ikat Tenun :
1.Asesmen (Studi kelayakan kelompok)
2.Verifikasi anggota
3.Musyawarah penentuan anggota
4.Rapat persiapan
5.Rapat untuk memilih pengurus kelompok
6.Pembahasan tata tertib kelompok
C. Waktu dan tempat pelaksanaan kegiatan kelompok tenun ikat.
Adapun kegiatankelompok tenun ikat dilaksanakan di masing-masing dusun dan
dilaksanakan sebulan sekali.
D.Susunan kepengurusan Kelompok Usaha Bersama Ikat Tenun “ KORESANG ” Sebagai
berikut :
1.Ketua : Dasilva Dua Sika
2.Sekretaris : Veronika Mensiana
3.Bendahara : Selestina Da Onang
Anggota :
1. Konstansia Angelorum
2. Anselmia Aflafi
3. Maria Nona
4. Fransiana Ludgarda
5. Maria Bavona
6. Erosfita Hogar

Sebagai bahan pertimbangan buat Bapak / Ibu sekalian bersama ini kami lampirkan :
- Foto Copy KTP dan Kartu Keluarga pengurus dan anggota kelompok.
- Nomor Rekening salah satu pengurus yang mempunyai nomor rekening.
- Surat Keterangan Tidak Mampu dari Desa / Kelurahan.

C. RANCANGAN ANGGARAN PENDAPATAN DAN BIAYA :


1. Benang 100 bantal
2. Obat celup 200 bungkus
3. Wantes 3 kg.
Swadaya :
1. Dandang
2. Periuk
3. Bak plastik untuk pencelupan
4. Gayung plastik.
D. PENUTUP
Demikian proposal ini kami buat ,Kami mengharapkan bantuan dari Bapak, Ibu, Saudara/i
Sekalian untuk dapat Mengabulkan Permohonan Kami ini.
Atas perhatian dan kerjasamaNya kami haturkan limpah terimah kasih.
Nanga, 27 Oktober 2017
Ketua Kelompok
Mengetahui Usaha Bersama Ikat Tenun
Kepala Desa Kolidetung “ KORESANG ”

WIHELMUS ISOLUS DASILVA DUA SIKA


No.Hp :

No.Rek. :