Anda di halaman 1dari 6

PANDUAN ETIKA BATUK

DI RUMAH SAKIT ISLAM BANJARMASIN

DI SUSUN OLEH:
KOMITE PENCEGAHAN & PENGENDALIAN INFEKSI RSIB
TAHUN 2015

1
DAFTAR ISI

Halaman

BAB I PENDAHULUAN
A. Latar Belakang........................................................................................ 2
B. Tujuan panduan hygiene respirasi/etika batuk ....................................... 3
C. Ruang lingkup ........................................................................................... 3
D. Prinsip ...................................................................................................... 3
E. Tugas dan Tanggung Jawab ...................................................................... 3

BAB II HYGIENE RESPIRASI/ETIKA BATUK


A. Kebiasaan batuk yang salah ..................................................................... 5
B. Tatalaksana .............................................................................................. 5

BAB III PENUTUP ....................................................................................... 7

2
BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Batuk bukan lah suatu penyakit, batuk merupakan suatu mekanisme
pertahanan tubuh didalam saluran pernafasan dan merupakan gejala suatu
penyakit atau reaksi tubuh terhadap iritasi di tenggorokan karena adanya
lendir/slem, makanan, asap, dan sebagainya. Sedangkan bersin merupakan
mekanisme pertahanan untuk mencegah masuknya zat asing kedalam tubuh.
Bersin adalah respon tubuh yang dilakukan oleh membrane hidung ketika
mendeteksi adanya bakteri dan kelebihan cairan yang masuk kedalam hidung,
sehingga secara otomatis tubuh akan menolak bakteri tersebut. Bersin juga
dapat timbul akibat adanya peradangan , reaksi alergi tersebut mucul karena
paparan terhadap bahan allergen. Sebagai sebuah institusi pelayanan kesehatan
RS Islam memberikan pengetahuan terhadap pencegahan dan pengendalian
terhadap infeksi/HAIs yang termasuk didalamnya tentang kewaspadaan isolasi
terhadap transmisi udara/airborne dalam mencegah penularan penyakit yang
dapat menular melalui udara diantaranya pneumonia dan tuberculosis (TBC/TB).
Pencegahan dan pengendalian terhadap infeksi tersebut harus terus
berjalan sehingga salah satu hal yang palingsederhana yang dapat dilakukan
dalam menangani penularan penyakit TB adalah denga memberikan informasi
tentang etika batuk ke petugas medis, karyawan , pasien dan pengunjung RS
islam karena disekitar kita masih sering kita temui keadaan ini yaitu tidak
menutup mulut saat batuk atau bersin di tempat umum, tidak mencuci tangan
setelah digunakan untuk menutup mulut atau hidung saat batuk dan bersin,
membuang ludah sesudah batuk disembarang tempat, membuang atau
meletakkan tissue yang sudah dipakai disembarang tempat dan tidak
menggunakan masker saat flu atau batuk

B. Tujuan panduan hygiene respirasi/etika batuk


1. Tujuan umum
Sebagai panduan bagi petugas medis dan pengunjung rumah sakit islam
banjarmasin untuk melakukan etika batuk yang benar
2. Tujuan khusus
a. Sebagai panduan hygiene respirasi/etika batuk dirumah sakit

3
b. Menghindari terjadinya kejadian yang tidak diharapkan yang disebabkan
batuk sembarangan

C. Ruang lingkup
1. Panduan ini diterapkan kepada seluruh karyawan, pasien dan pengunjung
di RS. Islam Banjarmasin
2. Pelaksanaan panduan ini adalah seluruh pegawai, pasien dan pengunjung RS
Islam Banjarmasin

D. Prinsip
Setiap pegawai,pasien dan pengunjung di RS Islam Banjarmasin harus dapat
melakukan etika batuk dengan baik dan benar

E. Tugas dan tanggung jawab


1. Perawat/ bidan/coordinator APD di instalasi
a. Memberikan penyuluhan tentang hal hal yang berkaitan etika batuk
kepada pasien, keluarga dan pengunjung
b. Mencegah terjadinya kejadian yang tidak diharapkan yang
disebabkan batuk sembarangan
2. Kepala instalasi/ kepala ruangan
a. Memastikan melakukan etika batuk sesuai dengan prosedur yang
telah ditentukan
b. Mengidentifikasi setiap kesalahan yang timbul dalam melakukan
etika batuk dan memastikan terlaksananya suatu tindakan tersebut
c. Direktur
Menetapkan kebijakan untuk mengembangkan atau mengatasi
setiap masalah yang mungkin terjadi dalam melakukan etika batuk di
Rumah Sakit

4
BAB II
HYGIENE RESPIRASI/ETIKA BATUK

A. Kebiasaan batuk yang salah


1. Tidak menutup mulut saat batuk dan bersin di tempat umum
2. Tidak mencuci tangan setelah digunakan untuk menutup mulut atau hidung
saat batuk dan bersin
3. Membuang ludah sudah batuk disembarang tempat
4. Membuang atau meletakkan tissue yang sudah dipakai di sembarang tempat
5. Tidak mengunakan masker saat flu dan batuk

B. Tatalaksana
Kebersihan pernapasan dan etika batuk adalah dua cara penting untuk
mengendalikan penyebaran infeksi di sumbernya. Semua pasien, pengunjung,
dan petugas kesehatan harus dianjurkan untuk selalu mematuhi etika batuk dan
kebersihan pernapasan untuk mencegah sekresi pernapasan. Saat Anda batuk
atau bersin, cara batuk dan bersin yang benar
Langkah 1
Sedikit berpaling dari orang yang ada disekitar anda dan tutup hidung
dan mulut anda denan menggunakan tissue atau saputangan atau lengan dalam
baju anda setiap kali anda merasakan doronga untuk batuk dan bersin
Langkag 2
Segera buang tissue yang sudah dipakai kedalam tempat sampah
Langkag 3
Tinggalkan ruangan/tempat anda berada dengan sopan dan
mengambil kesempatan untuk pergi cuci tangan dikamar kecil terdekat atau
menggunakan gel pembersih tangan.
Langkag 4
Gunakan masker sesuai dengan petunjuk penggunaan APD

Di fasilitas pelayanan kesehatan. Sebaiknya gunakan masker bedah bila Anda


sedang batuk. Etika batuk dan kebersihan pernapasan harus diterapkan di
semua bagian rumah sakit, di lingkungan masyarakat, dan bahkan di rumah.

5
BAB III
PENUTUP

Demikian Panduan etika batuk di Rumah Sakit Islam Banjarmasin ini dibuat
sebagai acuan bagi karyawan, pasien dan pengunjung di Rumah Sakit Islam
Banjarmasin umumnya. Mudah-mudahan dengan adanya panduan ini, dapat lebih
memudahkan semua Pihak yang terkait dengan penyelenggaraan kegiatan dan
pelayanan internal maupun ekternal bagian. Semoga Allah senantiasa memberikan
kita semua limpahan Taufik dan Hidayah-Nya kepada hamba-hamba yang selalu
berlomba dalam kebaikan dan berusaha secara terus menerus memperbaiki
amaliyahnya, amiin.