Anda di halaman 1dari 7

1.

Teknik Perataan Bersyarat

Persamaan dasar teknik perataan bersyarat


AV + W = 0
Matriks A adalah matriks persamaan differensial ukuran, orde matriks A adalah r
x n ( r : banyaknya pengukuran; n: banyaknya pengukuran yang diperlukan) Untuk
mendapatkan matriks A diperlukan persamaan syarat yang diturunkan terhadap ukuran.
Persamaan syarat yang dibentuk dari banyaknya syarat yang dibutuhkan untuk
mendapatkan parameter yang dicari.
Matriks V adalah matriks koreksi dengan ketentuan orde matriks n x 1
Matriks W Merupakan matriks kesalahan penutup dengan orde (r x 1)

Setiap unsur matriks W merupakan fungsi dari semua data ukuran l . Oelh karena itu
matriks ini merupakan matriks yang diketahui , begitu juga matriks koefisien A. jadi
matriks koreksi (V) merupakan matriks tidak diketahui. Matriks V ditentukan dengan
menggunakan prinsip kuadrat terkecil, yaitu VT PV minimum, dengan P matriks berat
pengukuran yang berdimensi n x n.
Secara Ringkas Berikut Tahapan untuk menghitung Perataan Bersyarat
 Tetapkan matriks rancangan A dan kofaktor Q atau P
 Jika telah terdapat data pengukuran L
 Susun matriks salah penutup W
 Susun persamaan dasar AV + W = 0
 Susun persamaan normal (AQAT) K + W = 0 atau (AP-1AT)K + W = 0
 Hitung K = – (AQAT)-1 W atau K = – (AP-1AT)-1 W
 Hitung V = QATK atau V = P-1ATK

 Hitung L  L  V
 Hitung VTPV =– WTK

 Hitung variansi baku

 Hitung kofaktor

 Hitung variansi
Jika harus ditentukan parameter X dari hasil pengukuran setelah perataan Hitung
X  F (L ) dan ΣXX berdasarkan dalil perambatan variansi-kovariansi
Hasil akhir perataan bersyarat adalah

V T PV
L  L  V dan   QL L  Q  QVV atau
2
0
r
QL L  Q  QAT AQAT   1
AQ

 L L   02QL L

Selanjutnya yang masih harus ditentukan adalah paramater dengan

X  x1 x 2 . . x u  dengan u  n
T

X ditentukan dari L berdasarkan hubungan X  F L 


Matriks variansi-kovariansi X berdasarkan dalil perambatan variansi-kovariansi

 
Setelah linierisasi F L  AL  AL0 sehingga X  AL  AL0 maka
 XX  A L L A karena  L L   L L
T
2. Teknik Perataan Parameter

o Tetapkan matriks rancangan B dan kofaktor Q atau P


o Jika telah terdapat data pengukuran L
o Susun matriks F
o Susun persamaan dasar V = BX + F
o Susun persamaan normal (BTPB)X + BTPF = 0
o Hitung X = – (BTPB)-1 BTPF
o Hitung koreksi V = BX + F
o Hitung VTPV = (FTPB)X + FTPF

o Hitung variansi baku yaitu


o Kofaktor QXX = (BTPB)-1

o Hitung variansi paramater X yaitu


3. Teknik Peratan Kombinasi