Anda di halaman 1dari 17

By Ny.

B; 1 hari

Inj Vit K

Zalf Gentamycin ODS

Perawatan tali pusat

Observasi KU / TTV / Tanda-tanda perburukan

Edukasi mengenai perawatan bayi baru lahir

Kolaborasi TS Spesialis Anak

Jaga kehangatan

Pertahankan suhu >36.5 C

ASI + rawat gabung

Imunisasi Hep B0

Bayi H / 1 hari dilahirkan di RSUD Gambiran, Kediri secara per-abdominal di usia kehamilan 40 minggu.

Dari pemeriksaan fisik keadaan umum pasien tampak seorang bayi bergerak aktif, pada pengukuran:

- Apgar Score 8 / 9 / 10

- BBL 3000 gr

- PB 48 cm

- LK / LD 34 cm / 33 cm

- LiLa 10 cm

- Nadi 133 x / menit

- RR 42 x / menit

- Suhu 36,6 C

DIAGNOSIS

Neonatus Aterm, BBLC, CB, SMK, SC


By C; 1 hr

Inj Vit K

Zalf Gentamycin ODS

Perawatan tali pusat

Observasi KU / TTV / Tanda-tanda perburukan

Edukasi mengenai perawatan bayi baru lahir

Kolaborasi TS Spesialis Anak

Jaga kehangatan

Pertahankan suhu >36.5 C

ASI + rawat gabung

Imunisasi Hep B0

Bayi H / 1 hari dilahirkan di RSUD Gambiran, Kediri dengan per-abdominal di usia kehamilan 38 minggu.

Dari pemeriksaan fisik keadaan umum pasien tampak seorang bayi bergerak aktif, pada pengukuran:

- Apgar Score 8 / 9 / 10

- BBL 3200 gr

- PB 46 cm

- LK / LD 34 cm / 33 cm

- LiLa 12 cm

- Nadi 132 x / menit

- RR 41 x / menit

- Suhu 36,7 C

DIAGNOSIS

Neonatus Aterm, BBLC, CB, SMK, SC


Ny. M; 23 th; 55 kg; 146 cm

- Inf D5% 500 cc lanjut Inf RL 20 tpm

- Inj. Dexamethasome 1 amp

- Induksi oksitosin dalam RL 20 tpm, evaluasi

Pasien rujukan dari Puskesmas dengan kala II lama, sudah 1 jam dipimpin persalinan tapi bayi belum
keluar. Saat ini ibu lemas (+). Keneng-kenceng (+)

O:

KU lemah, CM

TD: 130/80

RR: 25x/m

HR: 80x/m

T: 36.5

Mata: CA (-/-); SI (-/-)

Thorax: SDV (+/+); Rh (-/-); Wh (-/-); S1-S2 reg

Abd: TFU 31 cm; preskep; puki

DJJ 119x/m

His 2x; 20-25"

GDS:168 g/dl

VT: dinding vagin licin, pembukaan 10 cm; KK (-), kepala hodge-1

A: G2P1A0 H-41 mg, Kala II Lama


BORANG OBGYN

Ny. S, 25 tahun, Banaran

Penatalaksanaan:

Konsul Sp. OG:

- Pro spontan
- Rehidrasi RL 1 fl
- Inj Anbacim 1 gr

Anamnesis: sebelumnya pasien mengalami kenceng- kenceng sejak tadi pagi (pukul 05.00) kemudian
dilakukan VT (1 cm). kemudian pasien dipulangkan.

Pukul 12.15 ketuban pecah spontan.

Pukul 12.20 pasien ke IGD, VT (7cm), sel ket (-)

Riw obstetric: hamil ini

Pemeriksaan fisik:

KU: CM

TD: 110/70, N: 92x/menit, RR: 24x/menit, Suhu: 36.4

TFU: 29cm, preskep, puka

DJJ: 142x/menit

His: 3x10’ (20”)

VT (7 cm), ketuban (-), kepala di H-1, STLD (-)

G1P0000 38-39 minggu/T/H/ Inpartu, Kala I Fase Aktif


Ny. F, 31 tahun, Ngletih

Penatalaksanaan:

Konsul Sp.OG

- Pro SC
- Anbacim 1 gr

Anamnesis:

Pasien hamil anak kedua, kenceng- kenceng sejak tadi malam namun masih jarang- jarang. Pukul 24.00
ketuban pecah, kemudian dibawa ke PKM Ngletih  rujuk RSG

Riwayat Obstetri:

I: 2012/ spontan/ 2600 gr/ aterm

II: hamil ini

HPHT: 1-8-2018

HPL: 8-5-2019

Pemeriksaan Fisik:

KU: baik

TD: 100/70, N: 90x/menit, RR: 24x/menit, Suhu: 36.6 derajat celcius

TFU: 32 cm, Preskep, Puki

DJJ: 149x/menit

His Jarang

VT (1 cm), selket (-), lakmus (+), oue tampak cairan ketuban

G2P1001 UK 37-38 minggu/T/H/ KPP


Ny M, Usia 45 tahun, Pare

-Tranfusi PRC 2 kolf

-Asam mefenamat 3x500 mg

-Asam traneksamat 2x500 mg

-Pro USG radiologi

-Dexametason, ranitidine extra pre transfusi

Anamnesis:

Pasien rujuk dari Surya Melati dengan hasil pemeriksaan lab. Hb: 5.1. Ibu mengatakan sejak 2 hari yang
lalu keluar darah dari jalan lahir. Hari ini pasien menggunakan 6 softex

HPHT: 20-4-2019

Riw Obs:

Anak I: 16 thn/Perempuan/2500 kg/Spontan

O: KU: cukup, TD: 160/80, Suhu: 36,6 , Nadi: 96x/menit

Abdomen:

Inspeksi: perut tidak tampak membesar

Palpasi: massa (-)

VT: portio sedikit berdugul. STLD (+) kehitaman

Dx:

P1001 dengan menometoragia + Anemia + susp Ca Cervix


Ny. S/ 30 tahun/ Ngletih

Tatalaksana:

Konsul Sp. OG:

- MRS
- Anbacim 1 gr
- Obs persalinan

Pasien hamil anak -4. Riwayat abortus 2x. Pasien kenceng2 sejak tadi pagi. Mual (+), muntah (+). Pasien
telah MRS di PKM Ngletih 3 hari yll dengan mual, muntah dan KU lemah. Di observasi pagi ini di PKM
ngletih, ketuban ngerembes sejak tadi pagi pukul 05.00

Riw kehamilan:

I: Abortus/ curettage

II: Abortus/ curettage

III: 4 thn/ aterm/ spontan/ bidan/ 2300 gr/ ASI

IV: hamil ini

Pemeriksaan Fisik:

KU: lemah, GCS: 4-5-6

TD: 110/90, HR: 72x/menit, RR: 24x/menit, suhu : 37.2 derajat celcius

TFU: 34 cm, preskep, puki

VT (4 cm), selket (-), H-1

DJJ: 137x/menit

HIS: 3x10’ (30”)

Dx:

G4P2A2 UK 39-40 minggu/ T/ H. Inpartu kala I fase aktif dengan KU lemah


Ny. E/ Usia 32 thn/ Bolowerti

Konsul Sp. OG:

-Inf drip nairet 2 amp

-Inj dexametason 16 mg/24 jam

-Inj anbacim/ 12 jam

-USG radiologi curiga separasi plasenta/ solution placenta post masase

Anamnesis:

Hamil anak kedua. Perut nyeri dan terasa kenceng- kenceng sejak pukul 09.00 pagi kemaren post
masase. Pasien berobat pertama ke PKM bolowerti dan kemudian dirujuk ke RSG

RIw obs:

I: 2008/ spontan/ 2700 gr

II: hamil ini

KU: baik

TD: 120/70, N: 84x/menit, Suhu: 37.3 , RR:22x/menit

TFU: 27 cm, preskep, puki

DJJ: 147x/menit

His: jarang

VT: 1 cm, selket (+), Kepala di Hodge 1, STLD (-)

Dx:

G2P1A0 UK 33-34 minggu / T/H/PPI + Post masase


Ny. S/ 42 thn/ Mlati, Mojo

Konsul Sp. OG:

-MRS

-Nifedipin 2x10 mg

-Obs his, jika tidak adekuat  induksi persalinan (drip oksitosin 5 unit)

Anamnesis:

Pasien mulau kenceng-kenceng sejak kemaren sore dan keluar lendir dari jalan lahir. 8 jam SMRS, perut
terasa makin kenceng- kenceng, keluar lendir darah dari jalan lahir. Kemudian pasien dibawa ke PKM
mojo, TD: 170/100. Karena TD yang meningkat, pasien di rujuk ke RSG. Sebelum di rujuk, pasien sudah
dapat MgSO4 dan obat anti HT untuk menurunkan TD

HPHT: 27-7-2018

HPL: 4-5-2019

Riw Obstetri:

I: 19 thn/ Spontan/ Laki- laki/ 2900 gr

II: 13 thn/ Spontan/ Laki- laki/ 3100 gr

III: 6.5 thn/ Spontan/ Perempuan/ 3100 gr

IV: Hamil ini

RPD: riw HT (+)

Pemeriksaan Fisik

KU: CM, GCS: 4-5-6

TFU: 33 cm, preskep, Puki

DJJ: 148x/menit regular

HIS 1x10’ (20”)

VT: 8 cm, ket (+(, kepala di hodge 1, STLD (+)


Pemeriksaan Penunjang:

Protein urin (-)

Dx:

G4P3A0, UK 38-39 minggu/ T/H/ inpartu kala I fase aktif + Ht Kronis


Ny. SI/ 30 tahun/ Mojoroto

Konsul Sp.OG

-Nifedipine 2x10 mg

-Metildopa 2x250 mg

-Anbacim 3x1 gr

-Cek CTG NST, laboratorium

Anamanesis:

Pasien hamil anak kedua, selama ini rutin periksa di PKM Mojo. UK 35-36 minggu di rujuk ke RSG karena
didiagnosis PEB. Di poli obgyn RSG pasien mendapatkan obat nucef 2x1/2 tab, nifedipin 3x10 mg,
metildopa 2x250 mg

Riw Obstetri:

I: 10 tahun/SC a/I PEB/ Laki- laki/ 2800 gr

I: hamil ini (HPHT: 29-7-2018, HPL: 6-5-2019)

Pemeriksaan Fisik:

KU: CM, GCS: 4-5-6

TD: 160/90, N: 90x/menit, RR: 21x/menit, SuhuL 37.3

TFU: 30 cm, Preskep, Puka

DJJ: 141x/menit

VT (1 cm), His Jarang

Pemeriksaan Penunjang:

Hasil USG (1 minggu SMRS): Preskep, UK: 36-37 minggu, TBW: 3054, AFI 13,6 cm
Ny. I, 34 thn/ Blabak

Konsul Sp. OG:

-MRS

-Infus RL 14 tpm

-Observasi persalinan

-Inj Anbacim 3x1 gr

Anamnesis:

Hamil anak ke-4, ketuban pecah pukul 12.15, kenceng- kenceng. Riw Obstetri:

I: 2008/ 11 thn/ aterm/ SC/ laki- laki/ 2.400 gr

II: abortus/ 2 bln/ tidak di curratage

III: 2013/ 5 thn/ aterm/ spontan/ 2.500 gr/ Laki-laki

IV: Hamil ini

HPHT: 31-7-2018

HPL: 8-5-19

Pemeriksaan Fisik:

Ku: baik

TD: 110/80, Nadi: 90x/menit, Suhu: 37,1 derajat celcius, RR: 23x/menit

DJJ: 139x/menit

His: -

VT (1 cm), selket (-), kepala di hodge I

Lakmus (+)

Dx:

G4P2A1 UK 38-39 minggu/ T/ H dengan KPP


Ny. D, 38 thn, Mojoroto

Konsul Sp. OG:

-MRS

-Inf drip nairet 2 amp sampai his hilang

-Inj dexametason 2x16 mg/24 jam

-Inj anbacim 1 gr/8 jam

-Cek lab

Anamnesis:

Ibu merasa mengalami kenceng- kenceng dan keluar cairan jernih dari jalan lahir. Tadi pagi periksa ke
PKM Bolowerti dan di rujuk ke RSG karana UK masih kecil

Riw obstetric:

I: 17 thn/ UK 8 bln/ Spontan/ Bidan/ Laki- laki/ 2180 gr/ hidup

II: 11 thn/ UK 8 bln/ SC di RS Bayangkara/ 1.400 gr/ 1 hari lahir +

III: 7 thn/ UK 8 thn/ Spontan/ Bidan/ Laki- laki/ 2100 gr/ hidup

IV: okt 2018/ UK 6 bln/ spontan di rumah/ bidan/ 510 gr/+ (curratage di bayangkara setelah persalinan
spontan)

V: hamil ini

HPHT: sejak setelah kuret, Okt 2018 pasien tidak mens

HPL: 24-7-2019

Pemeriksaan Fisik:

KU: CM, GCS: 4-5-6

TD: 100/60 mmHg, suhu: 37.4, N: 88x/menit, RR: 20x/menit

TFU: 21 cm, ballottement (+)


VT (1 cm), sel ket (-), teraba bokong, STLD (-)

Pemeriksaan Penunjang
lakmus (+)

G5P2A2 UK 27 minggu, KPP, Presbo, Riw SC


Ny. M/ 60 thn/ Nganjuk

Tatalaksana:

Konsul Sp. OG

-Transfusi PRC 2 kolf/ hari s/d Hb >10

-Inj ceftriaxone 2x1 gr

-Inj metronidazole 3x1

-Inj as. Tranexamat 3x1

-PO: asam mefenamat 2x1 tab

Anamnesis:

Pasien menyatakan mengalami perdarahan banyak sejak 5 hari yll. 2 thn yang lalu pernah periksa ke
RSM dan diketahui ada kista. Pasien sudah dianjurkan untuk dirujuk ke SBY namun pasien memilih untuk
menjalani pengobatan alternative

Riw Obsetri:

I: 40 thn/ spontan/ laki- laki/ tunggal/ hidup

Pemeriksaan Fisik:

KU: CM, TDL 120/70, Nadi: 112x/menit, suhu: 36,8 , RR: 20x/menit

TFU teraba masa, berasa diantara symphysis pubis dan umbilical

VT (-), portio keras dan berdungkul, V/U adanya darah bergumpal

Dx:

P1A0, DUB + anemia + Susp Ca Cervix


Ny. TP, Usia 35 tahun/ Pesantren

Tatalaksana:

-Konsul Sp. OG

-Inf RL

-Drip nairet 2 amp

-Inj dexa 2x16 mg/24 jam

Anamnesis:

Pasien mengatakan kenceng- kenceng sejak tadi malam. Pada pagi harinya baru periksa ke Bidan dan
akhirnya dirujuk ke RSUD Gambiran karena UK masih kategori premature

Riw Obsteri:

I: 11 thn/ aterm/ spontan/ bidan/ Laki- laki/ 3000 gr/ Hidup/ ASI

II: 8 thn/ aterm/ spontan/ bidan/ perempuan/ 3000 gr/ Hidup/ ASI

III: 6 thn/ aterm/ spontan/ bidan/ perempuan/ 3500 gr/ Hidup/ ASI

IV: 3 thn/ aterm/ spontan/ bidan/ Laki- laki/ 2580 gr/ Hidup/ ASI

V: hamil ini

HPHT: 22-8-2018

HPL: 29-5-2019

Pemeriksaan Fisik:

KU: CM, TD: 90/60, N: 96x/menit, suhu: 36.8 , RR: 21x/menit

TFU: 28 cm, preskep, puki

VT (1 cm), selket (+), Kepala di H-1, His: 1x10’(15-20”

Dx:

G5P4A0 UK 35-36 minggu, T/H/ PPI


Ny. RE, 32 tahun, Ngronggo

Tindakan:

Konsul Sp. OG

-Inf RL

-Inj anbacim 3x1 gr

-Observasi inpartu

Anamnesis:

Hamil anak ke- 3, kenceng- kenceng sejak 4 jam SMRS. Keluar lendir dari jalan lahir. Riw HbsAg (+)

Riw Obstetri:

I: 11 thn/ spontan/ aterm/ 3700 gr

II: 8 thn/ spontan/ aterm/ 3500 gr

III: Hamil ini

HPHT: 20-7-2018

HPL: 27-4-2019

Pemeriksaan Fisik:

KU: baik, TD: 110/60, N: 74x/menit, RR: 24x/menit

TFU: 28 cm. preskep, Puki

DJJ: 137x/menit, His: -

VT: 1 cm, selket (+), Kepala di hodge 1, STLD (-)

DX:

G3P2A0 UK 38-40 minggu T/H + Hbs Ag (+)