Anda di halaman 1dari 2

Resume 1

Klien Tn. T usia 74 tahun tinggal di simpang empat kabupaten banjar


masuk RSUD Ratu Zalecha Martapura pada tanggal 14 Juli 2019 jam 20.30 wita
dengan keluhan nyeri kedua lutut, nyeri seperti ditusuk-tusuk, skala nyeri 4 (nyeri
sedang) dan nyeri hilang timbul selama 3-5 menit, klien mengatakan merasa
pusing sejak 2 hari yang lalu. Klien mengatakan riwayat asam urat sejak1 tahun
yang lalu. Hasil pemeriksaan fisik tanggal 16 juni 2019, inspeksi: klien tampak
meringis, hasil lab: creac 1,23 mg/dl, LED 111, TD 170/90 mmHg, nadi 89 kali
permenit, napas 21 kali permenit, suhu tubuh 36,8oC. Program terapi yang klien
dapatkan selama perawatan yaitu ketorolac 2x30 mg via IV; drip neurobat 1 amp
via IV; Amlodipin 1x10 mg via oral; Meloxicam 2x7,5 mg via oral dan Inf NS 14
tpm. Keluhan klien saat ini yaitu merasa nyeri pada kedua lutut.

Diagnosa keperawatan klien saat ini adalah nyeri akut berhubungan


dengan agen cedera biologi (Osteoarthritis dan hipertensi grade 2), setelah
dilakukan tindakan keperawatan selama 1 x 6 jam diharapkan nyeri klien dapat
teratasi dengan kriteria hasil klien mampu mengontrol nyeri dan status
kenyamanan meningkat. Intervensi yang dilakukan kepada klien pada tanggal 16
Juli 2019 jam 09:30 wita antara lain melakukan pengkajian pada nyeri klien
secara komprehensif, mengobservasi reaksi nonverbal klien, mengajarkan kepada
klien teknik relaksasi nafas untuk mengontrol rasa nyeri klien, menganjurkan
klien untuk banyak istirahat dan kolaborasi pemberian analgesic yaitu injeksi
ketorolac, meloxicam jam 12:30 wita. Dari hasil evaluasi didapatkan data S: Klien
mengatakan sekarang merasa nyaman namun masih terasa nyeri pada lutut, O:
Klien tampak rileks, klien mampu mempraktikkan kembali teknik nafas dalam
yang telah dipraktikkan sebelumnya oleh perawat dan telah diberikan injeksi
Santagesik jam 12:00 wita TD 150/90 mmHg, Nadi 87 x/menit, napas 21 kali
permenit dan suhu tubuh 35,70 C, A: Masalah teratasi sebagian, P: Hentikan
intervensi.
Resume 2

Klien Nn.K berumur 21 tahun tinggal di jl. sukamaju rt 01 rw 01


Kabupaten Banjar, klien masuk rumah sakit RSUD Ratu Zalecha Martapura dan
dirawat diruang penyakit dalam/Ar-Razaq pada tanggal 13 Juli 2019 jam 12.40
wita dikarenakan klien mengeluh demam lebih dari 2 minggu, muntah > dari 7
kali, nyeri ulu hati, BAB hitam 1 hari SMRS, dan merasa lemas. Klien memiliki
riwayat menetap di daerah endemis selama 2 minggu (KKN). Hasil pemeriksaan
fisik pada tanggal 16 Juli 2019 jam 09:00 wita: keadaan umum pasien lemah,
klien tampak pucat, konjungtiva anemis, klien tampak berbaring di bed, akral
teraba hangat, suhu tubuh 36,5oC, tes widal (+), Hb 9,8 gr/dl, TD 90/70 mmHg,
nadi 59 x/menit, respirasi 20 x/menit. Pengobatan yang klien dapatkan selama di
rawat yaitu Pantoprazole 2x1 amp via IV, Kalnex 3x500 mg via IV, Ceftriaxone
2x1 amp via IV, Antrain 3x1 amp via IV, Sucralfat syr via oral 3x1 sendok,
Rebanipid 3x1 amp via IV dan Inf RL 25 tpm serta rencana transfuse 1 kolf hari
ini. Klien mengatakan sudah tidak ada BAB hitam, klien mengatakan masih
merasa lemas dan merasa pusing setelah beraktivitas.

Diagnosa keperawatan klien yaitu keletihan berhubungan dengan


kelesuan fisiologis (anemia dan demam typoid) setelah dilakukan tindakan
keperawatan selama 1x6 jam diharapkan klien tidak merasa letih setelah
beraktivitas dalam batas toleransi, dengan kriteria hasil kadar hb meningkat, lemas
berkurang dan klien mampu beraktivitas seperti tingkat biasanya. Intervensi
keperawatan yang dilakukan pada tanggal 16 Juli 2019 jam 10:00 wita yaitu
melakukan observasi adanya pembatasan pasien dalam melakukan aktivitas,
monitor nutrisi dari sumber yang adekuat, monitor respon kardiovaskular terhadap
aktivitas, monitor level serum darah seperti Hb, dan berikan transfusi darah jika
diperlukan. Evaluasi dilakukan pada tanggal 16 Juli 2019 jam 13:50 wita,
didapatkan data S: klien mengatakan merasa lemas dan letih, O: klien tampak
bedrest, klien tampak masih pucat, tampak lemah setelah beraktivitas, klien hanya
menghabiskan ½ porsi makanan yang diberikan, TD 100/70mmHg, Nadi 72
x/menit, respirasi 20 x/menit dan suhu tubuh 36,8oC dan belum ada hasil lab
terbaru terpasang transfuse darah 1 kolf, A: Masalah tidak teratasi, P: intervensi
dihentikan.