Anda di halaman 1dari 9

HIMPUNAN PERAWAT KAMAR BEDAH INDONESIA

Pelatihan KETERAMPILAN DASAR KAMAR BEDAH


BIDANG ILMIAH DAN DIKLAT

TEST Waktu : 30 menit

BERILAH TANDA SILANG ( A B C D E ) PADA JAWABAN YANG PALING


BENAR

Soal:

1. Konsep keperawatan pertama yang belaku di kamar bedah adalah asuhan keperawatan
yang berfokus kepada pasien . Berikut ini adalah pernyataan yang tepat tentang konsep
keperawatan professional kecuali ,
A. Memberikakan pelayanan keperawatan berdasarkan ilmiah dan kemanusiaa
B. Selalu mengikuti perkembangan IPTEK melalui pendidikan maupun
pelatihan.pelatihan
C. Bertanggungjawab dan bertanggunggugat terhadap hal yang dilakuka dalam
memberikan asuhan keperawatan.
D. Otoriter dalam memberikan pelayanan keperawatan.
E. Kompeten dalam memberikan asuhan keperawatn

2. Kompetensi perawat kamarbedah harus mempunyai kemampuan yang dilandasi dengan


pengetahuan, sikap dan keterampilan unruk melaksanakan pekerjaannya.maka sikap
yang harus ditampilkan oleh perawat kamar bedah yaitu:
A. Komitmen
B. Kreatif dan komunikatif
C. Otonomi
D. Kemitraan
E. Jawaban A,B,C Benar

3. Dalam periode tahun1905-tahun1910 seiring dengan berkembangnya Ilmu dan


keperawatan bedah maka diawalinya:
A. Menggunakan penutup kepala..
B. Bahwa perawat sirkuler, sebaiknya senior/ perawat yang lebih berpengalaman.
C. Ditentukan bahwa kulit tidak bisa disterilkan maka sarung-tangan kemudian
dikenakan pada seluruh prosedur
D. operasi,
E. .
D. Mulai diberlakukan pemakaian stelan pakaian steril setiap operasi
E. Semua jawaban betul

4. Standar praktek perawat meliputi kebijakan, uraian tugas dan standar kerja perawat.
Berikut ini adalah Fungsi standar s praktek, kecuali :
A. Sebagai tuntunan bagi perawat yang melaksanakan Asuhan Keperawatan.
B. Menentukan standar dan tipe RS
C. Menetapkan level kinerja perawat
D. Gambaran institusi tentang apa yang dilakukan perawat
E. Kebijakan menentukan sumber-sumber untuk memvasilitasi pemberian asuhan
5. Standar suhan keperawatan meliputi prosedur, standar asuhan generik, dan rencana
asuhan. Fungsi standar asuhan adalah:
A. Mengkoordinasi pelayanan kesehatan.
B. Keamanan dalam perawatan pasien dan memastikan hasil yang berasal dari pasien
C. Standar untuk mengatur dirinya sendiri.
D. Memastikan profitabilitas dalam jangka panjang
E. Semua jawaban benar

6. Dalam menjalankan Askep di Kamar Bedah, Safety Manajemen merupakan suatu bentuk
jaminan keamanan bagi pasien selama prosedur pembedahan , Pernyataan yang benar
terkait safety manajemen kecuali :
A. Pengaturan posisi pasien memberikan kenyamanan dan memudahkan
pembedahan.
B. Mengisi surgical safety ceklist setelah prosedur sign out
C. Memasang alat graunding pada pasien.
D. Memastikan bahwa semua peralatan yang dibutuhkan siap dan lengkap.
E. memberikan dukungan fiasik dan psikologis pada pasien

7. Pemantauan fisiologis yang dilakukan pada fase intra operasi kecuali :


A. Melakukan balance cairan
B. Memantau status cardiolpulmonal respon dari anasthesi
C. Pemantauan terhadap perubahan vital sign untuk memastikan kondisi pasien yang
optimal.
D. Pempertahankan prinsip dan teknik aseptik.
E. Jawaban A dan C

8. Dukungan psikologis yang dilakukan pada pasien di ruang induksi sebelum pembiusan
maupun bila pasien sadar kecuali:
A. Memberikan dukungan emosional kepada pasien
B. Menjalin trust kepada pasien
C. Memanage keamanan Pasien
D. Melakukan pengkajian psikologis pasien
E. Mengkomunikasikan status emosional pasien kepada tim jika ada perubahan.

9. Dalam upaya menerapkan teknik aseptik dan antiseptik di kamar bedah harus ditaati
beberapa ketentuan kecuali:
A. Daerah steril harus tegas batasnya.
B. Lingkungan kamar bedah harus selalu dalam keadaan steril.
C. Semua kasus pembedahan harus dicegah terjadinya kontaminasi
D. Daerah operasi harus dijaga sterilitasnya.
E. Tim dan pasien di Kamar bedah tidak menjadi sumber kontaminasi.

10. Insisi luika merupakan awal dari mulainya satu proses operasi, oleh sebab itu harus
memenuhi persyaratan yaitu:
A. Akses mudah dicapai, aman dan mudah diperlebar.
B. Sangat tergantung segi kosmetik dati kulit.
C. Kondisi integritas kulit dari pasien.
D. Tergantung pilihan operator
E. Kecepatan dari operasi.
11. Prinsip dasar yang harus dijadikan standarisasi dalam menangani instrumen bedah
adalah:
A. Instrumen bedah dipisahkan antara yang berpotensi hepatitis dan HIV AIDS
B. Instrumen bedah diperlakukan sama baik berpotensi atau tidak berpotensi hepatitis
dan HIV AIDS
C. Instrumen bedah dipisahkan antara berdasarkan pemakaian untuk operasi bersih,
bersih tercemar dan tercemar.
D. Instrumen bedah diperlakukan sama setiap kontak dengan pasien
E. Jawaban B dan D tepat

12. Jumlah kamar bedah yang dibangun di sebuah rumah sakit tergantung pada:
A. Jumlah dan lama waktu operasi yang dibutuhkan.
B. Jumlah dokter bedah dan fasilitas penunjangnya.
C. Jumlah kebutuhan waktu pemakai kamar bedah baik jam perhari / hari perminggu
D. Jumlah tempat tidur pasien dan tipe rumah sakit
E. Semua jawaban benar

13. Lokasi kamar bedah yang terstandar di sebuah rumah sakit adalah:
A. Sistem penyaringan udara dan bebas kontaminasi dari luar
B. Ruangan khusus dan terpisah
C. Jawaban A dan B benar
D. Mudah dicapai berada paling atas bila gedung bertingkat
E. Semua jawaban benar

14. Sistem peralatan yang dipakai di kamar operasi harus mobile adalah:
A. Mudah menempatkan lampu operasi tidak memerlukan lokasi khusus karena
mudah difokuskan.
B. Meja dan electrocauter harus beroda memudahkan untuk dipindahkan.
C. terbuat dari stenless stell mudah untuk dibersihkan.
D. Meja operasi saat dipergunakan harus mudah bergerah.
E. Tidak mengganggu transportasi petugas.

15. Petugas Kamar bedah dapat menjadi sumber infeksi pada tindakan invasif karena:
A. Tidak berperan serta dalam panitia penanganan infeksi nosokomial.
B. Sedang dalam pengobatan immunosupresif.
C. Menderita penyakit menular dan tidak memahami cara penularan dan penyebaran
kuman pathogen
D. Melakukan pencukuran di kamar operasi
E. Semua jawaban benar

16. Peralatan kamar operasi pada umumnya terbuat dari stenless steel dengan tujuan
antara lain:
A. Tidak bereaksi terhadap semua disinfektan
B. Tidak mudah tergores
C. Dapat menyerap suhu dingin
D. Tahan panas mudah untuk dibersihkan
E. Tidak memrlukan dekontaminasi
17. Alur kerja pemeliharaan alat/instrument bedah sebelum sterilisasi adalah:
A. Inspeksi - pencucian - dekontaminasi – pengemasan
B. Pencucian -Inspeksi - dekontaminasi – pengemasan
C. Dekontaminasi - Inspeksi - pencucian – pengemasan
D. Dekontaminasi - pencucian - Inspeksi - pengemasan
E. Pencucian - dekontaminasi - Inspeksi - – pengemasan

18. Sterilisasi uap merupakan metode sterilisasi yang paling cepat, ekonomis dan paling
mudah dikontrol sehingga menjadi pilihan pertama untuk proses sterilisasi. Untuk
mencapai proses sterilisasi yang diharapkan perlu diperhatikan:
A. Alat atau bahan harus disiapkan, dibungkus secara benar.
B. Penataan alat di dalam chamber harus rapih memungkinkan penetrasi dan sirkulasi
yang baik oleh steam.
C. Parameter suhu, tekanan dan waktu dapat terkontrol
D. Jawaban A,B,C benar
E. Indikator kimia dan biologik ada di setiap kemasan

19. Sterilisasi uap dikatakan paling efektif , kecuali


A. Semua pelindung luar mikroorganisme dapat dilunakkan sehingga terjadi kosgulasi
sel
B. Relatit tidak mahal dan mudah dikendalikan
C. Uap mudah dihilangkan melalui proses pengeringan
D. Non toksik dan paling efektif sebagai carier energi termal.

20. Manajemen limbah khususnya dalam menangani benda tajam


sebagai standar kewaspadaan:
A. Tidak mematahkan benda tajam, biarkan terbuka, buang dalam tempat bertanda
khusus dalam cukup tebal dan kuat.
B. Kontainer tempat pembuangan benda tajam diisi melebihi 2/3 dari kapasitasnya lalu
tutup yang kuat.
C. Gunakan alas pelindung seperti nampan atau Kidney dish pada saat memberikan
benda tajam kepada operator.
D. Gunakan teknik aman menutupkan kembali jarum sehingga tidak tertusuk saat
membuang.
E. Jawaban A dan C benar

21. Penyebab kecelakaan kerja di Kamar bedah antara lain karena


kondisi yang tidak aman berkaitan dengan faktor intern kamar bedah yaitu:
A. Mesin yang tidak ergonomis (kalibrasi tdk rutin),Cauter, C-Arm, Laser, dll
B. Instrumen yang komplek (penanganan tdk aman).
C. Bahan dan limbah yang berbahaya (B3) (penanganan tdk aman)
D. Jawaban A dan B benar
E. Semua jawaba benar

22. Peyebab kecelakaan kerja di Kamar Bedah karena faktor


perilaku manusia atau personal di kamar bedah
A. Perlakuan terhadap benda tajam habis pakai tidak aman.
B. Pada saat memproses ulang benda tajam pakai ulang tidak perlu dipisahkan dengan
instrmen lainnya.
C. Tidak memakai APD setiap tindakan bedah
D. Kurang berpartisipatif dalam program SMK3 RS
E. Semua jawaban benar
23. Aspek-aspek yg perlu diperhatikan dlm memilih APD di kamar
bedah kecuali
A. Bentuknya cukup menarik, fleksibel, tahan untuk pemakaian yang lama.
B. Tidak membatasi gerak dan persepsi sensoris pemakaiannya sehingga tidak
menyebabkan rasa tidak nyaman yang berlebihan.
C. Dapat memberikan perlindungan yang adekuat terhadap bahaya-bahaya yang
dihadapi oleh tenaga kerja.
D. Tidak menimbulkan bahaya tambahan bagi pemakainya, yang disebabkan bentuk
dan ukuran yang tidak tepat atau karena salah dalam penggunaannya
D. .
Terbuat dari bahan transparan

24. Prone position disiapkan pada operasi di bawah ini kecuali:


A. Belakang lutut
B. Tendon Aschiles
C. Punggung
D. Adrenal Gland
E. Daerah Sacrum

25. Sebelum mengatur posisi pasien maka perawat kamar bedah


harus memahami:
A. Cara kerja meja operasi secara mekanik.
B. Memahami prosedur operasi dan alat siap pakat.
C. Meja harus terkunci sebelum mengatur posisi
supaya tidak mudah digerakkan.
D. A dan B benar
E. Semua benar

26. Yang paling penting dalam pengaturan posisi pada pasien


yang akan dilakukan pembedahan maka perawat kamar bedah harus memahami
A. Jenis dan prosedur operasi yang akan dilakukan
B. Jenis anasthesi
C. Jenis posisi yang diinginkan
D. A dan B benar
E. Semua benar

27. Sponge Holding Forcep secara khusus digunakan untuk:


A. Aseptik dan antiseptik area operasi
B. Menyerap air atau darah dari rongga abdomen
C. Sebagai retraktor
D. Pemegang jarum
E. Semua jawaban benar

28. Prinsip yang harus diperhatikan dalam penyediaan instrumen bedah adalah:
A. Alat-alat perlengkapan kamar bedah disiapkan secukupnya.
B. Alat-alat kamar bedah tebuat dari bahan-bahan yang mudah dibersihkan dan tidak
mudah berkarat
C. Peralatan yang besar harus beroda agar mudah untuk menggeser.
D. Instrumen bedah harus selalu tersedia dalam keadaan steril dan siap pakai.
E. Semua benar

29. Hal-hal yang harus diperhatikan dalam menggunting benang kecuali


A. Dapat mengendalikan gunting dengan benar.
B. Posisi gunting miring saat menggunting sehingga tampak benang yang akan
digunting.
C. Yakin saat menggunting tidak mengenai struktur lain.
D. Posisi benang harus tegang sehingga memudahkan saat menggunting.
E. Semua jawaban benar

30. Prinsip cara pemberian instrumen pada operator kecuali:


A. Keadaan siap pakai
B. Hentakkan instrumen dengan tegas pada tangan operator
C. Tanyakan apa kebutuhan operator saat operasi berlangsung
D. Memahami kode atau tanda yang ditunjukkan oleh operator.
E. Semua benar

31. Tujuanmenghitung kasa sebelum dan sesudah operasi kecuali:


A. Mengetahui jumlah perdarahan selama operasi
B. Mengetahui jumlah kasa sebelum dan sesudah operasi dengan tepat
C. Mencegah tertinggalnya kasa di dalam abdomen atau jaringan tubuh.
D. Salah satu tindakan Patient Safety di kamar bedah
E. Semua benar

32. Penyusunan set instrumen sesuai dengan urutan pemakaiannya dengan tujuan :
A. Lebih cepat mengambil saat dibutuhkan.
B. Mencegah kontamnasi pada instrumen yang tidak terppakai
C. Efektif dan efisien, mempercepat proses pembedahan
D. Instrumen tersusun rapi, mencegah kecelakaan kerja, tertusuk atau terluka oleh
instrumen.
E. Semua benar

33. Syarat-syarat alat tenun di kamar bedah adalah:


A. Terbuat dari katun warna netral polos
B. Bahan katun 80-90% , warna cerah menambah semangat kerja.
C. fleksibel semua bahan tergantung kebijakan rumah sakit.
D. Katun 100% warna tidak mencolok hijau tua atau biru.
E. Semua pernyataan benar

34. Pelayanan keperawatan yang bermutu adalah pelayanan keperawatan yang dijalankan
dengan kompeten dan penuh caring. Dalam pengertiannya Caring adalah:
A. Cinta. Relasi penuh cinta perwujudan bela rasa dalam berelasi
B. Per. Hati.An Sungguh-sungguh.Kehadiran Autentik, Kesedian Komunikasi.
C. Perasaan Ingin mengerti, Ikut menangis bila pasien merasa sedih
D. Semua pernyataan benar
E. Jawaban A,B benar

35. Aktualisasi caring dalam keperawatan merupakan hal yang penting. Caring
diaktualisasikan oleh perawat melalui komponen caring yang dikenal dengan Five C’S
kecuali
A. Compession.
B. Competence. Confidence
C. Comportment
D. Concience
E. Commitment

36. Pengetahuan tentang moral dan susila, sistem nilai, ksepakatan, penilaian terhadap apa
yang benar dan salah disebut Etik. Perilaku perawat yang menghormati pasien / klien
dan keluarganya. Perawat harus menghargai hak-hak pasien / klien seperti hak untuk
mencegah bahaya dan mendapat penjelasan secara benar. Kalimat diatas terkait
dengan prinsip etik :
A. Otonomi
B. Respek
C. Beneficence
D. Non-Maleficence
E. Konfidensialitas

37. Verifikasi dilaksanakan ketika pasien sudah siap di atas meja operasi, sudah dalam
keadaan terbius, dimana team anasthesi dalam keadaan siaga dan team bedah telah
dalam posisi sterile. Pernyataan yang tepat terkait prosedur time out kecuali
A. Dokter yg memberikan kode untuk dilakukan time out. Sirkulator membacakan dan
melakukan dokumentasi.Team bedah kembali mengkonfirmasi tentang pasien, lokasi
insisi pada tubuh pasien, prosedur yang akan dijalankan dan kemungkinan kesulitan
teknik pembedahan yang dihadapi selama proses berlangsungnya operasi.
B. Scrub nurse diwajibkan untuk menyatakan kesiapan alat / instrumen, keadaan
sterilitas alat dan termasuk perhitungan jumlah kasa.
C. Dibacakani obat antibiotika profilaksis yang telah diberikan beserta hasil pemeriksaan
penunjang seperti x-ray dan lain-lain yang sewaktu waktu mungkin diperlukan
operator ketika menjalankan operasinya.
D. Team anasthesi untuk menyampaikannya kemungkinan resiko pembiusan selama
berlangsungnya operasi menjadi.
E. Sirkuler mencatat pada lembar surgical safety ceklist

38. Tujuan Surgical Safety Checklist adalah sebagai berikut:


A. Sebagai elemen penting safety pasien: Benar pasien, operasi, dan lokasi insisi, Safe
Anaesthesia dan Resusitasi, teamwork yang efektif
B. Sebagai antisipasi hal –hal yang tak terduga
C. Sebagai media setiap anggota tim untuk dapat bicara jika keamanan pasien
terancam
D. Memenuhi standard akreditasi RS
E. Jawaban A, B dan C benar

39. Tujuan dressing adalah:


A. Menutup dan melindung luka dari trauma, kontaminasi,
B. Membalut & mengimobilisasi daerah/ area insisi
C. Membantu proses hemostasis, mengurangi edema melalui proses penekanan
D. Mengurangi nyeri & memberikan kenyaman pada pasien dan menyerap cairan
Semua benar

40. Jenis luka pembedahan dimana membuka saluran respirasi, pencernaan, genital atau
perkemihan dalam kondisi terkontrol, berdasarkan tingkat kontaminasi termasuk jenis
luka:
A. Luka bersih (Clean Wound)
B. Luka bersih terkontaminasi (Clean-contamiined Wound)
C. Luka terkontaminasi (contamiined Wound)
D. Luka kotor (Dirty)
E. Luka terifeksi (Infected Wound)
**********SELAMAT BEKERJA**********

HIMPUNAN PERAWAT KAMAR BEDAH INDONESIA


pelatihan KETERAMPILAN DASAR KAMAR BEDAH
BIDANG ILMIAH DAN DIKLAT

LEMBAR JAWABAN

Tanggal : …………………………………
Nama : …………………………………
1 A B C D E
Asal RS : ………………………………… 21 A B C D E
2 A B C D E
22 A B C D E
3 A B C D E
23 A B C D E
4 A B C D E
24 A B C D E
5 A B C D E
25 A B C D E
6 A B C D E
26 A B C D E
7 A B C D E
27 A B C D E
8 A B C D E
28 A B C D E
9 A B C D E
29 A B C D E
10 A B C D E
30 A B C D E
11 A B C D E
31 A B C D E
12 A B C D E
32 A B C D E
13 A B C D E
33 A B C D E
14 A B C D E
34 A B C D E
15 A B C D E
35 A B C D E
16 A B C D E
36 A B C D E
17 A B C D E
37 A B C D E
18 A B C D E
38 A B C D E
19 A B C D E
39 A B C D E
20 A B C D E 40 A B C D E

Anda mungkin juga menyukai