Anda di halaman 1dari 3

BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar belakang
Tanaman transgenik merupakan tanaman yang sudah disatukan atau
digabungkan dengan gen asing dari tanaman dari spesies berbeda atau dari
makhluk hidup lainnya. Tanaman transgenik adalah tanaman hasil dari
rekayasa genetika yang tujuannya untuk meningkatkan daya hidup tanaman
agar tidak mudah terganggu oleh faktor biotik maupun abiotik. Tanaman
transgenik juga dibuat untuk meningkatkan hasil produksi untuk memenuhi
kebutuhan pangan dan gizi manusia.
Pembuatan tanaman transgenik menimbulkan pro dan kontra dalam
pengaplikasiannya. Masyarakat yang kontra berfikir bahwa tanaman transgenik
akan menimbulkan ketidakstabilan ekosistem dan akan mempengaruhi
ekonomi pangan global. Masalah pro dan kontra tersebut yang menyebabkan
pembuatan tanaman transgenik masih dalam lingkungan laboratorium dan
belum diizinkan untuk melakukan produksi masal.
Tanaman transgenic saat ini sudah memiliki hasil yang signifikan, salah
satunya adalah pepaya. Pepaya transgenic ini sudah dihasilkan untuk tahan
kepada serangan Papaya Ringspot Virus atau disingkat PRSV. Virus spot
cincin pepaya mengakibatkan adanya bintik bintik seperti cinci yang terlihat
pada bagian buahnya. Virus ini tersebar akibat adanya serangga vektor yaitu
Aphids.
B. Rumusan Masalah
1. Apa itu pepaya transgenik?
2. Apa kelebihan dan kekurangan pada pepaya transgenik?
3. Bagaimana pendapat kami pada pepaya transgenik?
C. Tujuan Makalah
1. Untuk mengetahui apa itu pepaya transgenik
2. Untuk mengetahui kelebihan dan kekurangan pepaya transgenik
3. Untuk memberikan pendapat pada pepaya transgenik
BAB II
PEMBAHASAN
A. Penjelasan Tentang Pepaya Transgenik
Pepaya transgenik merupakan pepaya yang gen atau DNA nya sudah
dimodifikasi. Modifikasi gen atau DNA dari pepaya bertujuan agar pepaya
lebih tahan terhadap infeksi PRSV. Gen yang digunakan dalam pembuatan
pepaya transgenic ini adalah gen yang berasal dari selubung virus PRSV yang
ditransferkan ke dalam DNA pepaya. Darmayanti et al (2009) dalam jurnalnya
menyatakan bahwa di Hawaii telah dilakukan penelitian dan berhasil
mendapatkan tanaman pepaya yang tahan terhadap virus PRSV melalui teknik
coat protein medicated resistance yang ditransformasikan melalui penembakan
partikel pada hipokotil galur 55-1 dan diberi nama Rainbow. Pepaya ini sudah
dilepas ke petani pada tahun 1998 dan di Australia sudah memperlihatkan
bahwa pepaya ini sangat tahan terhadap infeksi virus PRSV.
B. Kelebihan dan Kekurangan Pepaya Transgenik
C. Pendapat Kami Tentang Pepaya Transgenik
DAFTAR PUSTAKA
Damayanti D, Sudarsono, Mariska I. 2009. Transformasi gen antisens ACC
oksidase pada pepaya dengan teknik penembakan partikel. J AgroBiogen
5(1): 32-38.