Anda di halaman 1dari 11

NOTULEN PERTEMUAN BKB

HARI / TANGGAL : Selasa 08 Januari 2019


TEMPAT : RW 13 Buahbatu
WAKTU : 13.00 WIB s/d 115.00 WIB
PESERTA : 25 Org

Materi
Bina Keluarga Balita merupakan
 Wadah kelompok kegiatan
 Beranggotakan keluarga yang mempunyai balita
 Bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan orang tua dalam pengasuhan dan
pembinaan tumbuh kembang anak
 Dalam rangka meningkatkan kesertaan dan kemandirian ber KB bagi PUSD anggota kelomok
Sasaran BKB
 Langsung
1. Orang tua yang punya anak umur 0 – 6 tahun
2. Anggota keluarga lain ( Kakek, nenek, bibi, dan lainnya )
 Tidak langsung
1. Penentu kebijakan di semua tungkat wilayah ( Pusat sampai Desa )
2. Mitra Kerja ( PKK, Bidan Desa )
3. Tokoh Agama dan masyarakat
Pengelolaan BKB
Adalah seseorang yang manaruh minat dan melaksanakan rangkaian kegiatan mulai dari
perncanaan pengorganisasian pelaksanaan sampai dengan pemantauan dan penilaian program
BKB.
Pelaksanaan Kegiatan BKB melalui
 Pertemuan penyuluhan dilaksanakan minimal sekali sebulan
 Waktu penyluluhan disesuaikan dengan kondisi setempat
 Penjadwalan kelompok umur dapat di musyawarahkan
Kader BKB
Adalah Anggota masyarakat yang bekerja secara sukarela dalam membina dan memberikan
penyluhan kepada orang tua balita tentang bagaimana cara merawat anak dengan baik dan benar.
Kader BKB terdiri dari
 Kader Inti
Bertugas sebagi penyuluh yang menyampaikan materi kepada orang tua dan bertanggung jawab
atas jlannya berteman
 Kader Piket
Bertugas mengasuh anak balita yang ikut orang tua nya ketempat penyuluhan
 Kader Bantu
Bertugas membantu kader inti dan kader piket demi kelancaran tugas dan dapat menggantikan
tugas apabila kader piket dan kader inti berhalangan.

Notulis

Elly Karolina, SE
NIP. 196804151995032002
NOTULEN PERTEMUAN BKB

HARI / TANGGAL : Senin 14 Januari 2019


TEMPAT : RW 03 Ds Bojongsoang
WAKTU : 13.00 WIB s/d 15.00 WIB
PESERTA : 17 Org

Pelayan Kegiatan BKB


 Pertemuan penyuluhan
 Pemantauan perkembangan anak menggunakan KKA
 Kunjungan Rumah
 Rujukan
Pertemuan Punyuluhan
 Dilakukan oleh kader yang bertanggung jawab membina sasaran dalam kelompok umur tertentu
 Frekuensi sebulan satu atau dua kali
 Cara pembinaan
1. Pengamatan langsung pada penyuluhan kelompok
2. Kunjungan rumah
Materi Penyuluhan
 Pengasuhan dan pengembangan anak usia dini
 Peranan orang tua dalam pembinaan balita dan konsep diri orang tua
 Pertumbuhan dan perkembangan balita
 Media interaksi orang tua dan anak
 Gerakan Kasar dan Halus
 Komunikasi fasif dan komunikasi aktif
 Kecerdasan
 Menolong diri sendiri dan sosialisasi
 Diskusi masalah pertumbuhan dan perkembangan
Menjadi Orang tua hebat dalam mengasuh anak
 Bersiap – siap menjadi orang tua
 Memahami peran orang tua
 Memahami konsep diri orang tua
 Melibatkan peran ayah
 Mendorong tumbuh kembang anak
 Membantu tumbuh kembang anak
 Menjaga anak dari pengaruh media
 Menjaga kesehatan reproduksi balita
 Membentuk katarkter anak sejak dini

Notulis

Elly Karolina, SE
NIP. 196804151995032002
NOTULEN PERTEMUAN BKB

HARI / TANGGAL : Selasa 12 Pebruari 2019


TEMPAT : RW 11 Ds Buahbatu
WAKTU : 13.00 WIB s/d 15.00 WIB
PESERTA : 21 Org

Dalam upayakan memaksimalkan sumber daya manusia yang berkualitas sebagai mana tertuang pada
tujuan pembangunan jangka panjang kata kuncinya adalah
 Meningkatkan kesehatan anak dan ibu hamil melalui perbaikan gizi
 Fokus kegiatan sektor kegiatan diarahkan pada
1. Menurunkan angka kematian ibu dan angka kematian bayi
2. Menurunkan Prevalensi balita pendek
3. Menanggulangi penyakit menular
4. Menanggulangi penyakit tidak menular
Upaya bersama antar pemerintah dan masyarakat melalui penggalangan partisipasi dan kepudulian
pemangku kepentingan secara terncana dan terkoordinasi untuk p[ercepatan perbaikan gizi masyarakat
dengan prioritas pada seribu hari pertama kehidupan.
Stunting adalah Kondisi gagal tumbuh pada anak balita akibat dari kekurangan gizi kronis sehingga anak
terlalu pendek untuk usianya
Kekurangan Gizi terjadi sejak bayi dalam kandungan dan masa awal setelah anak lahir tetapi stunting
baru nampak setelah anak berusia 2 tahun
Balita pendek dan sangat pendek adalah balita dengan panjang badan atau tinggi badan menurut
umurnya dibandingkan dengan standart baku WHO

Notulis

Elly Karolina, SE
NIP. 196804151995032002
NOTULEN PERTEMUAN BKB

HARI / TANGGAL : Rabu 20 Pebruari 2019


TEMPAT : RW 01 Tegalluar
WAKTU : 09.00 WIB s/d 11.00 WIB
PESERTA : 25 Org

Stunting disebabkan oleh faktor multi dimensi interpensi paling menetukan pada 1000 hari pertama
kehidupan ( HPK )
1. Praktek pengasuhan yang tidak baik
 Kurang pengetahuan tentang kesehatan dan gizi sebelum dan masa kehamilan
 60% dari anak usia 0 – 6 bln tidak mendapatkan ASI ekslusif
 2 dari 3 anak usia 6 – 14 bln tidak menerima MP ASI yang tepat

2. Terbatasanya layanan kesehatan termasuk layanan ANC Ante Natal Care, Pos Natal dan
pembelajaran dini yang berkualitas
 1 dari 3 anak usia 3 – 6 tahuntidak terdaftar di PAUD
 Dari 3 ibu hamil belum mengkonsumsi suplemen zat besi yang memadai
 Menurunnya tingkat kehadiaran anak di Posyandu
 Adanya akses yang kurang memadai kelayanan imunisasi
3. Kurangnya akses kemakanan bergizi
 1 dari 3 ibu hamil Anemia
 Mkanan bergizi mahal dan kurangnnya pengatahuan masalah gizi yang baik
4. Kurangnnya akses ke air bersih dan sanitasi
 1 dari 5 rumah tangga masis BAB diruang terbuka
 1 dari 3 rumah tangga belum memiliki akses ke air minum bersih
Tiga komponen penanggulangan Stunting
1. Pola asuh
2. Pola makan
3. Air bersih

Notulis

Elly Karolina, SE
NIP. 196804151995032002
NOTULEN PERTEMUAN BKB

HARI / TANGGAL : Rabu 06 Maret 2019


TEMPAT : RW 12 Ds Bojongsoang
WAKTU : 09.00 WIB s/d 11.00 WIB
PESERTA : 25 Org

1000 hari pertama kehidupan


 Kesempatan emas dalam perbaikan gizi didalam program 1000 hari kehidupan
 merupakan masa kritis untuk infentasi gizi mencapai pertumbuhan dapekembangan anak yang
sehat
 Dalam kandunga 280 hari, umur 0 – 6 bln 180 hari, umur 6 – 8 bln 60hari, umur 8 – 12 bln 120
hari dan umur 12 – 24 bln 360 hari dimulai 0 – 2 thn.
Masalah kekurangan gizi yang mendapat banyak perhatian akhir – akhir ini adalah masalah kurang gizi
kronis dalam bentuk anak pendek atau stunting, kurang gizi akut dalam bentuk anak kurus
Dampak stunting
 Mudah Sakit
 Kemampuan kognitif berkurang
 Saat tua beresiko berpenyakit terkena penyakit berhubungan denga pola makan
 Fungsi – fungsi tubuh mulai tidak seimbang
 Mengakibatkan kerugian ekonomi
 Postur tubuh tak maksimal saat dewasa
Dalam memangani stuntuing terdapat 2 upaya yang perlu dilakukan
 Pencegahan selama 1000 hari pertama kehidupan
 Penanggulangan melalui pengasuhan dan pendidikan berkelanjutan
Kegiatan penanggulangan stunting dilakukan pada remaja dan ibu hamil sebagai upaya pencegahan.
Sedangakan kegiatan intervensi difokuskan pada ibu hamil, ibu menyusui b bayi dan baduta

Notulis

Elly Karolina, SE
NIP. 196804151995032002
NOTULEN PERTEMUAN BKB

HARI / TANGGAL : Senin 11 Maret 2019


TEMPAT : RW 04 Ds Buahbatu
WAKTU : 10.00 WIB s/d 13.00 WIB
PESERTA : 25 Org

Supaya tidak terjadi stunting maka pastikan anda memberikan asupan gizi pencegahan penyakit infeksi
serta pola suh yang baik pada fase 1000 HPK, yang perlu dilakukan
1. Persiapan sebelum Hamil
 Pelayanan PUS dan WUS
 Pemeriksaan kesehatan dan konseling gizi
 Asupan gizi yang baik untuk PUS
 Pesiapan dilakukan sejak remaja
 Jaga kesehatan reproduksi
 Hindari 4 Terlalu
2. Masa kehamilan.
 Pemerikasaan kehamilan minimal 4 kali selama kehamilan
 Makanan yang bergizi bagi ibu selama masa kehamilan
 Memberikan tablet tambahan darah
 Pemberian imunisasi TT
 Pemberian makanan tambahan pada ibu hamil kurang energi kronis
 Konseling menyusui dan KB paska persalinan
3. Persalinan, nifas dan meyusui
 Persalinan oleh tenaga kesehatan
 Konseling inisiasi menyusui dini
 Pemberian ASI ekslusif dan pemberian makanan pendamping
 Nutrisi yang tepat dan optimal selama menyusui
 Pelayanan KB paska persalinan
 Pemberian ASI diteruskan hingga 2 tahun
4. Bayi Balita
 Pemberian inisiasi memyusui dini
 Pemberian ASI eksklusif selam 6 bln selanjutnya ditambah dengan MP ASI dengan nutrisi
tepat dan optimal
 Pemberian Imunisasi dasar lengkap
 Pemberian tablet VIT A dan tablet anti cacing
 Pemerian ASI diteruskan hingga 2 thn

Notulis

Elly Karolina, SE
NIP. 196804151995032002
NOTULEN PERTEMUAN BKB

HARI / TANGGAL : Selasa 02 April 2019


TEMPAT : RW 09 Ds Tegalluar
WAKTU : 10.00 WIB s/d 13.00 WIB
PESERTA : 25 Org
Pencegahan Stunting
PRIMER
Program 1000 HPK intervensi sensitif
1. Penyedian akses dan penydiaan air bersih serta prasarana sanitasi di keluarga
2. Pelaksanaan portifikasi bahan pangan
3. Pendidikan dan KIE gizi masyarakat
4. Pemberian pendidikan dan pola asuh dalam keluarga
5. Pemantapan akses dan layanan KB
6. Penyediaan JKN
Program 1000 HPK intervensi spesifik
1. Suplementasi FE pda Bumil
2. Pemberian PMT BUMIL KEK
3. Promosi dan konseling IMB dan ASI Ekslusif
4. Pemberian makanan bayi dan anak
5. Memantau pertumbuhan di posyandu
6. Pemberian imunisasi
7. PMT balita gizi kurang
8. Pemberian Vit A
9. Pemberian Tabuaria pada Baduta
10. Pemberian Obat cacing pada Bumil
SEKUNDER
Kualitas Remaja Putri
1. Intervensi pendidikan
 Pendidikan Kespro disekolah
 Pemberian edukasi gizi remaja
 Pembentukan PIKR
2. Intervensi Kesehatan
 Suplemen FE pada remaja putri
 Pemberian obat cacing pada remaja putri
 Promosi gizi seimbang
 Pemberian suplementasi zink
 Penyediaan akses pelayan kesehatan peduli remaja
TERTIER
Pemberdayaan Orang terdekat, Suami, orang tua, guru, remaja putri
1. Intervensi sosial ; Penggerakan TOMA untuk mensosialisasikan KB
2. Intervensi Kesehatan
 Konsultasi perencanaan kehamilan
 Pelayanan kontrasepsi bagi suami untuk pernundaan kehamilan
 Bimbingan konseling ke bidan bersama suami untuk penentuan tempat dan penolong
perkawainan
 Pendidikan kespro bagi remaja putri
 Persiapan koseling calon penganti.
Notulis

Elly Karolina, SE
NIP. 196804151995032002
NOTULEN PERTEMUAN BKB

HARI / TANGGAL : Kamis 11 April 2019


TEMPAT : RW 08 Ds Buahbatu
WAKTU : 09.00 WIB s/d 11.00 WIB
PESERTA : 15 Org

Alat Kontrasepsi Implant

KB implan (KB susuk) KB susuk, atau dalam medis dikenal sebagai KB implan, adalah tabung
plastik kecil dan fleksibel seukuran korek api, yang berisi hormon untuk mencegah kehamilan.
Tabung ini (yang sering disebut susuk) akan dimasukkan (atau diimplan) ke dalam kulit lengan
atas. Dengan pemakaian yang benar, sekali pasang KB implan sudah dapat mencegah
kehamilan selama tiga tahun.

Cara kerja KB implan Susuk yang sudah dimasukkan ke bawah kulit akan melepaskan hormon
progestin dengan kadar rendah untuk mencegah kehamilan. Cara kerjanya adalah dengan
mencegah ovulasi (pelepasan sel telur dalam siklus bulanan). Jika seorang wanita tidak berovulasi, ia
tidak bisa hamil karena tidak ada sel telur untuk dibuahi. Progestin yang dilepaskan oleh KB implan juga
akan menebalkan lendir di sekitar leher rahim (serviks). Ini akan mencegah sperma untuk memasuki
rahim. Progestin juga akan menipiskan lapisan dinding rahim, sehingga jika ada sperma yang berhasil
membuahi sel telur, telur tersebut akan sulit menempel pada dinding rahim untuk memulai kehamilan.

efek samping KB implan Efek samping KB implan alias KB susuk yang paling lazim adalah perubahan
pada siklus menstruasi. Berikut ini adalah beberapa efek samping yang mungkin terjadi akibat
penggunaan KB implan.

● Haid menjadi tidak teratur, atau tidak haid sama sekali


● Darah haid menjadi lebih banyak, atau malah menjadi lebih sedikit
● Flek/bercak darah yang keluar saat sedang tidak haid
● Berat badan bertambah
● Sakit kepala
● Jerawat
● Payudara nyeri
● Rasa sakit, infeksi, dan bekas luka di kulit tempat susuk dimasukkan (diimplan)
● Depresi

Notulis

Elly Karolina, SE
NIP. 196804151995032002
NOTULEN PERTEMUAN BKB

HARI / TANGGAL : Selasa 7 Mei 2019


TEMPAT : RW 05 Ds Buahbatu
WAKTU : 13.00 WIB s/d 15.00 WIB
PESERTA : 25 Org

Pengertian Kontrasepsi MOW

A. Pengertian Kontrasepsi mantap (kontap )


Kontrasepsi mantap (kontap ) adalah suatu tindakan untuk membatasi keturunan dalam
jangka waktu yang tidak terbatas; yang dilakukan terhadap salah seorang dari pasangan
suami isteri atas permintaan yang bersangkutan, secara mantap dan sukarela.
B. Pengguna Kontap
Kontap dapat diikuti baik oleh :
1. Wanita
2. Pria.
C. Tindakan kontap pada wanita disebut kontap wanita atau MOW (Metoda Operasi Wanita)
atau tubektomi.
D. Prosedur tindakan MOW (Metoda Operasi Wanita) atau tubektomi, yaitu dengan
tindakan pengikatan dan pemotongan saluran telur agar sel telur tidak dapat dibuahi oleh
sperma karena perjalanan sel telur terhambat karena saluran sel telur tertutup.

Notulis

Elly Karolina, SE
NIP. 196804151995032002
NOTULEN PERTEMUAN BKB

HARI / TANGGAL : Selasa 14 Mei 2019


TEMPAT : RW 05 Ds Tegalluar
WAKTU : 13.00 WIB s/d 15.00 WIB
PESERTA : 18 Org
Alat kontrasepsi suntik KB

Jenis KB Suntik

1. Suntikan / bulan: Obat KB suntik 1 bulan yang bagus contohnya cyclofem atau cyclofem suntik
KB
2. Suntikan / 3 bulan: Merek KB suntik 3 bulan yang bagus contohnya depo provera,
depogeston.

Cara Kerja Suntik KB:

1. Menghalangi ovulasi (masa subur)


2. Mengubah lendir serviks (vagina) menjadi kental
3. Menghambat sperma dan menimbulkan perubahan pada rahim
4. Mencegah terjadinya pertemuan sel telur dan sperma
5. Mengubah kecepatan transportasi sel telur

Keuntungan Suntik KB

Kontrasepsi suntik adalah kontrasepsi sementara yang paling baik, dengan angka kegagalan
kurang dari 0,1% pertahun (Saifuddin, 1996). Suntikan KB tidak mengganggu kelancaran air susu
ibu (ASI), kecuali Cyclofem. Suntik KB mungkin dapat melindungi ibu dari anemia (kurang
darah), memberi perlindungan terhadap radang panggul dan untuk pengobatan kanker bagian
dalam rahim.

Notulis

Elly Karolina, SE
NIP. 196804151995032002
NOTULEN PERTEMUAN BKB

HARI / TANGGAL : 2019


TEMPAT :
WAKTU : 08.00 WIB s/d 11.00 WIB
PESERTA : Org

Notulis

Elly Karolina, SE
NIP. 196804151995032002