Anda di halaman 1dari 2

RSUD PERAWATAN PASIEN LANSIA

PASAMAN BARAT No. Dokumen No. Revisi Halaman

1/1

Tanggal Terbit Ditetapkan :


STANDAR Direktur
PROSEDUR
OPERASIONAL

Dr. H. Yuswardi, Sp.B. MH.Kes


NIP.19581028 198703 1 013
PENGERTIAN Pemberian perawatan pada pasien dengan mengklasifikasikan tingkat
ketergantungan dan aktifitas pasien dalam melaksanakan asuhan
keperawatan, yang dilakukan saat ada pasien baru yang berumur > 65
tahun yang menderita penyakit atau gangguan baik kronis maupun akut.
Bila skor < 100 maka dilakukan pengkajian ulang setiap 2 hari sekali
TUJUAN 1. Mengklasifikasikan tingkat ketergantungan pasien.
2. Mengklasifikasikan aktifitas pasien.
3. Menjadi indikator bagi perawat dalam memberikan asuhan
keperawatan kepada pasien.
KEBIJAKAN 1. SK Direktur no. Tentang Kebijakan Pelayanan
Geriatri
2. SK Direktur no. Tentang Pembentukan dan
pengangkatan Tim Geriatri
PROSEDUR a. Untuk pasien yang dirawat di Unit Intensif seperti: ICU, dianggap
sebagai pasien dengan ketergantungan penuh “Tidak perlu” dilakukan
penilaian fungsi Barthel Index.
b. Cuci tangan.
c. Melakukan identifikasi pasien
d. Jelaskan kepada pasien atau keluarga pasien tentang prosedur yang akan
dilakukan.
e. Melakukan pengkajian resiko jatuh
f. Melakukan pengkajian Nyeri
g. Melakukan pengkajian resiko decubitus
h. Lakukan pengkajian pada pasien atau keluarga pasien yang mencakup :
 Tingkat pendidikan
 Riwayat rekreasi
 Sistem pendukung
 Deskripsi Kekhususan
 Status mental
 Status Psikologis
RSUD PERAWATAN PASIEN LANSIA
[Type text]
PASAMAN BARAT No. Dokumen No. Revisi Halaman

1/1

PROSEDUR  Status Afektif


 Status Sosial
 Fungsi Barthel Indeks
I. Lakukan pemeriksaan fisik pada pasien sesuai formulir Evaluasi
Fungsi Barthel Index, terdiri dari: evaluasi aktifitas dengan cara
menghitung skor berdasarkan keadaan pasien
UNIT TERKAIT

[Type text]