Anda di halaman 1dari 8

Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD)

PERCOBAAN GERAK LURUS

Satuan Pendidikan : SMA Negeri 11 Yogayakarta


Kelas/Semester : X/I
Hari/Tanggal : Senin, 25 November 2019
Alokasi Waktu : 2 x 45 menit
Materi Pokok : GLBB

A. Petunjuk Belajar
1. Bacalah kompetensi dasar, indikator, dan dasar teori terlebih dahulu
sebelum melakukan praktikum.
2. Kerjakan secara berkelompok, setiap kelompok beranggotakan 5-6 peserta
didik.
3. Lakukan seluruh kegiatan dengan cermat dan teliti.
4. Setelah selesai melakukan kegiatan praktikum, rapikan kembali alat dan
bahan yang digunakan.

B. Kompetensi Dasar
4.4 Menyajikan data dan grafik hasil percobaan untuk menyelidiki sifat gerak
benda yang bergerak lurus dengan kecepatan konstan (tetap) dan bergerak
lurus dengan percepatan konstan (tetap) berikut makna fisisnya.

C. Indikator
1. Melakukan percobaan gerak lurus dengan kecepatan dan percepatan tetap
menggunakan KIT (Kotak Instrumen Terpadu) gerak lurus.
2. Mempresentasikan hasil percobaan benda yang bergerak lurus dengan
kecepatan tetap dan gerak lurus dengan percepatan tetap dalam bentuk
grafik.
3. Melaporkan hasil percobaan.

D. Tujuan
Menentukan hubungan grafik antara kecepatan dan waktu pada konsep
Gerak Lurus Berubah Beraturan (GLBB) dengan menggunakan ticker timer.

1
E. Alat dan Bahan
1. Bidang miring
2. Kereta dinamik
3. Gulungan kertas ticker time
4. Catu daya (Power Suplay)
5. Busur derajat 0°-180°
6. 2 buah kabel penghubung (merah dan hitam)
7. Mistar
8. Gunting
9. Penyangga

Gambar 1. Set-Up Percobaan

F. Dasar Teori
Konsep Gerak Lurus Berubah beraturan (GLBB) mengandung empat
konsep, yaitu konsep gerak, lurus, berubah, dan beraturan. Konsep gerak
mengandung arti perubahan kedudukan terhadap titik acuan. Konsep lurus
mengandung arti perubahan kedudukan terjadi sepanjang lintasan lurus.
Konsep berubah berarti perubahan kedudukan tersebut terjadi sebagai akibat
perubahan kecepatan. Konsep beraturan menyatakan bahwa perubahan
kecepatan yang terjadi selama selang waktu tertentu bersifat tetap. Perubahan
kecpatan per satuan waktu disebut percepatan. Jadi GLBB adalah gerak
sepanjang lintasan lurus dengan percepatan konstan.
Berdasarkan pengertian percepatan merupakan perubahan kecepatan per
satuan waktu, maka percepatan dalam gerak lurus berubah beraturan dapat
dirumuskan sebagai berikut.
v  v0
a (1)
t

2
dengan:
a= percepatan benda (m/s2)
v= kecepatan benda setelah menempuh t sekon (m/s)
v0= kecepatan awal benda (m/s)
t= waktu (s)

Kecepatan dari sebuah benda setelah melakukan GLBB selama rentang


waktu tertentu dapat dicari menggunakan persamaan 1). Hal itu dapat
dilakukan dengan mengalikan t pada kedua ruas serta menambahkan v0 pada
kedua ruas sehingga diperoleh,
v  v0  at (2)

Hubungan kecpatan terhadap waktu dapat dilihat pada grafik berikut.

Gambar 2. Grafik Hubungan Kecepatan dan Waktu untuk Benda yang


Bergerak Lurus Berubah Beraturan

Berdasarkan gambar 1 dapat ditentukan jarak yang ditempuh benda


selama bergerak t sekon yaitu sebagai berikut.

3
s  luas daerah di bawah grafik v  t
s  luas trapesium
1
s  (v0  v1 )  t
2
s  v0  (v0  at ) t
1 (3)
2
1
s  (2 v0  at ) t
2
1
s  v0 t  t 2
2
dengan:
s = jarak yang ditempuh bennda selama t sekon (m)
a = percepatan benda (m/s2)
v0 = kecepatan awal benda (m/s)
t = waktu (s)

Persamaan 1 dapat diubah bentuknya sebagai berikut.


v  v0
t (4)
a
Dengan mensubstitusikakn persamaan 4 ke persamaan 3, maka diperoleh
v 2  v0  2as
2
(5)

Persamaan 2, 3, dan 5 berlaku untuk benda yang bergerak lurus berubah


beraturan baik itu dipercepat maupun diperlambat. Hanya saja, percepatan
untuk gerak lurus berubah beraturan diperlambat bernilai negative. Jadi,
persamaan untuk benda yang bergerak lurus berubah beraturan diperlambat
adalah sebagai beriku.
v  v0  at (6)
1 2
s  v0 t  t (7)
2
v 2  v0  2as
2
(8)

4
G. Langkah Kegiatan
1. Menyiapkan alat dan bahan yang diperlukan dalam percobaan.
2. Merangkai alat-alat seperti gambar berikut.

2
4

1
5
Gambar 3. Rangkaian Alat Percobaan dari Sisi Atas

1. Bidang miring
2. Kabel penghubung
3. Catu daya (power supplay)
4. Kereta dinamik
5. Kertas ticker time

3. Menentukan sudut kemiringan dengan menggunakan busur derajat yaitu


sebesar 10°.
4. Menghubungkan power supply dengan ticker timer menggunakan 2 buah
kabel merah dan hitam.
5. Menghidupkan power supply dan melepaskan kereta dinamik agar
meluncur menuruni bidang miring sambil menarik gulungan kertas ticker
timer.
6. Memperhatikan jejak hasil rekaman gerak kereta dinamik pada gulungan
kertas ticker timer setelah kereta sampai pada dasar bidang miring.
7. Mengukur jarak antara titik pertama dan titik kedelapan.
8. Mencatat panjang masing-masing hasil pengukuran.
9. Menggunting pita yang ditarik oleh ticker timer menjadi potongan-
potongan, di mana tiap potongan mengandung 8 ketikan.
10. Menempelkan potongan-potongan kertas secara berjajar dari kiri ke kanan
pada tabel pengamatan.

5
11. Mengulangi langkah 1 sampai dengan 10 untuk sudut kemiringan 15°, dan
20°.

H. Analisis Data
Berdasarkan tujuan dari percobaan ini, peserta didik diminta untuk
mempelajari konsep dari GLBB dan menentukan hubungan grafik antara
kecepatan dan waktu pada GLBB dengan menggunakan ticker timer. Oleh
karena itu, analisis data dilakukan dengan membandingkan grafik yang
diperoleh dari percobaan dengan grafik yang seharusnya diperoleh secara
teori.
a. Membuat grafik hubungan antara kecepatan (v) dan waktu (t)
menggunakan panjang potongan kertas sebagai besarnya kecepatan.
b. Membandingkan grafik hasil percobaan dengan grafik secara teori

1. Panjang potongan kertas ticker timer dengan interval 8 ketikan (θ=10°)


No Interval Waktu ke- (s) Panjang Potongan (mm)
1
2
3
4
5

2. Panjang potonagan kertas ticker timer dengan interval 8 ketikan (θ=15°)


No Interval Waktu ke- (s) Panjang Potongan (mm)
1
2
3
4
5

3. Panjang potonagan kertas ticker timer dengan interval 8 ketikan (θ=20°)


No Interval Waktu ke- (s) Panjang Potongan (mm)
1
2
3
4
5

6
1. Grafik hubungan antara kecepatan (v) dengan waktu (t) untuk θ = 10°

V (m/s)

t (s)
2. Grafik hubungan antara kecepatan (v) dengan waktu (t) untuk θ = 15°

3. Grafik hubungan antara kevepatan (v) dengan waktu (t) untuk θ = 20°

7
I. Tugas
1. Jelaskan pengertian gerak lurus berubah beraturan (GLBB) berdasarkan
eksperimen yang telah anda lakukan dan berilah satu contoh dalam
kehidupan sehari-hari!
2. Perhatikan grafik kelajuan dan waktu yang telah dibuat. Dari grafik
tersebut, bagaimanakah hubungan antara kelajuan dan waktu tempuhnya?
3. Dari percobaan yang telah dilakukan, bagaimanakah karakteristik gerak
lurus berubah beraturan?
4. Raymond mengendarai sepeda motor dengan kecepatan konstan 40
km/jam. Berapa detik waktu yang dibutuhkan Raymond untuk menempuh
jarak sejauh 20 km?
5. Perhatikan gambar di bawah ini!

Dari gambar di atas, tentukan jarak yang ditempuh benda pada saat
bergerak dengan kecepatan konstan!