Anda di halaman 1dari 2

Pendekatan Konsiderasi

 Konsep Pendekatan Konsiderasi


Konsep pendekatan konsiderasi merupaka pendekatan yang bertujuan
mengembangkan kepribadian anak menjadi manusia yang autentik dan kreatif,
dimana moralitas dipandangnya lebih bersifat sebagi gaya kepribadian daripada gaya
berfikir. Model ini dapat digolongkan ke dalam rumpun “model kepedulian moral”.
melalui penggunaan model konsiderasi, siswa didorong untuk lebih peduli, lebih
memperhatikan orang lain, sehingga mereka dapat bergaul, bekerjasama, dan hidup
secara harmonis dengan orang lain.
Menurut Puspa Dwita, asumsi yang mendasari model konsiderasi yaitu :
1. Perilaku moral merupakan penguatan diri.
2. Pendidikan moral harus ditujukan kepada kepribadian secara utuh
3. Menghargai orang dewasa untuk dijadikan tauladan kepedulian
4. Secara bertahap, berkembang kearah kematangan dalam hubungan sosial.
5. Terbuka terhadap belajar, tetapi memebenci otoritarianisme, dominasi, kekangan.
 Langkah-langkah pembelajaran menggunakan metode konsiderasi
Impelmentasi model konsiderasi dapat dilaksanakn melaui tahap-tahap pembelajaran
sebagai berikut :
1. Menghadapkan siswa pada situasi yang mengandung masalah/konflik yang sering
terjadi dalam kehidupan sehari-hari
2. Meminta siswa untuk menganalisis suatu masalah dengan melihat bukan hanya
yang tampak saja tetapi juga menganalisis permasalahan yang tersirat (perasaan,
kebutuhan, dan kepentingan orang lain)
3. Meminta siswa untuk menuliskan tanggapannya terhadap permasalahan yang
dihadapi
4. Mengajak siswa untuk menganalisis respon orang lain serta membuat kategori dari
setiap respon yang diberikan.
5. Mengajak siswa untuk merumuskan konsekuensi dari pilihan yang siswa usulkan.
Dalam tahapan ini siswa diajak berpikir tentang segala kemungkinan yang akan
timbul sehubungan dengan pilihannya. Guru perlu untuk medorong siswa dapat
menjelaskan argumentasinya secara terbuka serta dapat saling menghargai
pendapat orang lain. Diupayakan agar perbedaan pendapat tumbuh dengan baik
sesuai dengan titik pandang yang berbeda.
6. Mengajak siswa untuk memandang permasalahan dari berbagai sudut pandang
untuk menambah wawasan agar mereka dapat menimbang sikap tertentu sesuai
dengan nilai yang dimilikinya.
7. Mendorong siswa gara dapat merusmukan sendiri tindakan yang harus dilakukan
sesuai dengan pilihannya berdasarkan pertimbangannya sendiri.
 Kelebihan dan kekurangan metode konsiderasi
Kelebihan :
1. Membentuk sikap peduli terhadap masalah yang muncul.
2. Melatih siswa untuk berpikir kritis
3. Meningkatkan minat dan belajar siswa
4. Mendorong siswa untuk berani berpendapat mengemukakan argumennya
5. Menganjurkan siswa untuk saling menghargai pendapat orang lain
6. Internalisasi nilai dilihat dari perubahan sikap serta tingkah laku siswa
7. Siswa mampu bekerja sama dengan baik
8. Siswa mampu menganalisis respon-respon yang ada
Kekurangan :
1. Adanya rasa tidak percaya diri dalam mengemukakan argumennya
2. Siswa kurang berminat untuk serta dalam pembelajaran yang menggunakan
pendekatan konsiderasi
3. Perlunya waktu yang cukup memadai dalam menggunakan pendekatan
konsiderasi.