Anda di halaman 1dari 19

PROPOSAL STUDI KELAYAKAN USAHA

“APOTEK BERAKTI FARMA”

Diusulkan oleh:

Riska Novi Melisa (174101484010038)

Bela Ghonim Nashucha (174101484010079)

Muhammad Iqbal Zaini (174101484010080)

AKADEMI FARMASI ISFI

BANJARMASIN

2019

i
DAFTAR ISI

HALAMAN DEPAN ............................................. Error! Bookmark not defined.


DAFTAR ISI .......................................................... Error! Bookmark not defined.
DAFTAR TABEL .................................................. Error! Bookmark not defined.
DAFTAR LAMPIRAN .......................................................................................... iv
BAB I PENDAHULUAN ...................................... Error! Bookmark not defined.
1.1 Latar Belakang Masalah ....................... Error! Bookmark not defined.
1.2 Prioritas Masalah ................................................................................... 2
1.3 Manfaat Usaha...................................... Error! Bookmark not defined.
BAB II GAMBARAN UMUM RENCANA USAHA ........ Error! Bookmark not
defined.
2.1 Kondisi Umum Lingkungan ................. Error! Bookmark not defined.
2.1.1 Aspek Lokasi .................................. Error! Bookmark not defined.
2.1.2 Data Hasil Survey ........................... Error! Bookmark not defined.
2.2 Studi Kelayakan Usaha/Prospek Usaha ................................................ 3
2.2.1 Kekuatan .......................................................................................... 3
2.2.2 Kelemahan ...................................... Error! Bookmark not defined.
2.2.3 Peluang ............................................ Error! Bookmark not defined.
2.2.4 Ancaman ......................................... Error! Bookmark not defined.
2.3 Gambaran Aspek Keuangan Usaha yang Direncanakan ....................... 4
2.3.1 Modal ............................................................................................... 4
2.3.2 Rencana Anggaran dan Biaya .......................................................... 6
BAB III METODE PELAKSANAAN DAN ANGGARAN BIAYA ........... Error!
Bookmark not defined.
3.1 Metode Pelaksanaan Pada Kegiatan Kewirausahaan Error! Bookmark
not defined.
3.1.1 Alat dan Bahan/Perbekalan yang digunakan Error! Bookmark not
defined.
3.1.2 Prosedurpembuatan/Penunjang ....... Error! Bookmark not defined.
BAB IV KESIMPULAN ....................................... Error! Bookmark not defined.
LAMPIRAN ........................................................... Error! Bookmark not defined.

ii
DAFTAR TABEL

Tabel 1. Perlengkapan Apotek ................................................................................ 4


Tabel 2. Perlengkapan Penunjang ........................................................................... 5
Tabel 3. Pembelian Obat (Biaya Operasional) ........................................................ 6
Tabel 4. Perkiraan Rugi Laba Tahun Pertama ........................................................ 8

iii
DAFTAR LAMPIRAN

Lampiran 1. Denah Ruang .................................................................................... 12


Lampiran 2. Foto Lokasi dan Google Maps.......................................................... 12
Lampiran 3. Etiket ................................................................................................. 13
Lampiran 4. Copy Resep ....................................................................................... 14
Lampiran 5. Kartu Stok ........................................1Error! Bookmark not defined.
Lampiran 6. Buku Pembelian ................................................................................ 15
Lampiran 7. Buku Defecta .................................................................................... 15
Lampiran 8. Buku Penjualan ................................................................................. 15

iv
BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang Masalah


Apotek merupakan salah satu sarana pelayanan kesehatan dalam
membantu mewujudkan tercapainya derajat kesehatan yang optimal bagi
masyarakat. Pelayanan kesehatan adalah setiap upaya yang di selenggarakan
secara sendiri atau bersama sama dalam suatu organisasi untuk memelihara,
meningkatkan kesehatan, mencegah dan menyembuhkan penyakit serta
memulihkan kesehatan perorangan, keluarga, kelompok dan atau masyarakat.
Apotek sebagai salah satu sarana pelayanan kesehatan berkewajiban
menyediakan sumber informasi mengenai perbekalan farmasi bagi pasien,
tenaga kesehatan yang lain dan masyarakat pada umumnnya. Apotek juga
dituntut mampu memberikan pelayan swamedikasi, hal ini didorong oleh
kecenderungan masyarakat yang lebih memilih swamedikasi untuk
pencegahan dan peningkatan kesehatan. Seorang apoteker yang profesional
diperlukan ilmu pengetahuan dan keterampilan yang juga harus ditunjang
dengan pola pikir dan perilaku yang sesuai dengan kode etik profesi serta
undang undang yang berlaku.
Berdasarkan peraturan menteri kesehatan No. 922/MenKes/Per/X/1993
tentang Ketentuan dan Tata Cara Pemberian Izin Apotek, disebutkan bahwa
apotek adalah suatu tempat tertentu, tempat dilakukan pekerjaan kefarmasian
dan penyaluran perbekalan farmasi kepada masyarakat. Untuk dapat
memenuhi peraturan tersebut, study kelayakan dilakukan sebelum apotek
didirikan.
Dalam mendirikan apotek, keberadaan apotek sangat penting. Saat ini di
Jalan Perdagangan HKSN Kec. Banjarmasin Utara masih belum terdapat
apotek, yang ada hanyalah toko obat sehingga umtuk meningkatkan
pelayanan kesehatan yang lebih baik serta meningkatkan kualitas kesehatan
masyarakat yang ada di wilayah tersebut kami bermaksud untuk membangun
apotek di daerah tersebut. Dengan didirikannya apotek di daerah tersebut,
maka dapat memberikan pelayanan obat yang lebih lengkap dan baik bagi

1
masyarakat yang berada di wilayah tersebut. Oleh karena itu, pembangunan
apotek di Jalan Perdagangan HKSN memang layak untuk dibangun karena
daerahnya merupakan lokasi yang strategis, sering di lalui oleh banyak orang
dan memiliki peluang bisnis yang baik.

1.2 Prioritas Masalah


1. Bagaimana cara meningkatkan kesehatan masyarakat sekitar?
2. Bagaimana cara meningkatkan pendistribusian obat yang berkualitas,
aman dan terjamin?

1.3 Manfaat Usaha


1. Untuk meningkatkan kesehatan masyarakat sekitar.
2. Mempermudah masyarakat mendapatkan obat yang berkualitas, aman
dan terjamin mutunya.

2
BAB II
GAMBARAN UMUM RENCANA USAHA

2.1 Kondisi Umum Lingkungan


2.1.1 Aspek Lokasi
Nama Apotek yang akan didirikan adalah Apotek “BERKATI FARMA”,
terletak di Jl. Perdagangan HKSN Kec. Banjarmasin Utara. Letaknya yang
berada di sekitar perempatan jalan akan membuat apotek ini mudah dijangkau
dan terlihat oleh banyak orang sehingga akan mudah dikenal (lihat lampiran
2).
2.1.2 Data Hasil Survey
Dilihat dari kepadatan pendudukannya wilayah tersebut memiliki jumlah
masyarakat yang ramai, sering di lalui oleh kendaraan, dekat dengan
pertokoan sehingga sangat bagus untuk didirikan suatu apotek karena saat ini
belum ada apotek di wilayah tersebut yang ada hanyalah sebuah toko obat.

2.2 Studi Kelayakan Usaha/Prospek Usaha


2.2.1 Kekuatan
a. Tidak ada apotek di sekitar wilayah tersebut.
b. Letak apotek berada di perempatan jalan yang ramai dilalui arus
kendaraan.
c. Memiliki SDM yang berpotensi dibidangnya, kreatif, penuh inovasi,
dan semangat kerja tinggi.
d. Pelayanan cepat dengan konsep obat racikan maksimal 20 menit.
e. Kebersihan dan kenyamanan apotek yang selalu dijaga.
f. Harga obat di apotek yang disesuaikan dengan tingkat perekonomian
masyarakat sehingga dapat terjangkau.
g. Apoteker selalu ada di apotek, siap memberikan layanan terbaiknya dan
konsultasi seputar obat.
h. Apotek buka setiap hari.
i. Disedikan parkir gratis.
j. Keramahan dalam pelayanan.

3
2.2.2 Kelemahan
a. Apotek masih baru sehingga belum mempunyai langganan.
b. Merupakan apotek swasta bukan apotek jaringan.
c. Ketersediaan alkes yang tidak lengkap.

2.2.3 Peluang
a. Jumlah penduduk di sekitar apotek yang cukup padat dan ramai.
b. Penduduk golongan geriatri cukup banyak dengan permasalahan
penyakit degeneratif yang memungkinkan menjadi pelanggan apotek.
c. Berada di perempatan jalan sehingga lebih mudah terlihat oleh banyak
orang.
d. Lingkungan apotek yang aman.

2.2.4 Ancaman
a. Terdapat toko obat di wilayah tersebut.

2.3 Gambaran Aspek Keuangan Usaha Yang Direncanakan


2.3.1 Modal
Modal tetap = Rp. 75.000.000,00
Modal operasional = Rp. 65.400.000,00
Modal cadangan (kas) = Rp. 70.000.000,00 +
Dana yang disediakan(aktiva) = Rp 210.400.000,00

Modal Awal = Rp 140.400.000,00

Tabel 1. Perlengkapan Apotek


Nama Barang Rincian Jumlah Harga (Rp)
Counter dari kayu 2 2.500.000,00
Etalasekaca 1,08 x 1,0 x 3 m 1 850.000,00
Etalasekaca 1,25 x 1,0 x 3 m 1 940.000,00
Etalasekaca 2,00 x 1,0 x 3 m 1 1.050.000,00
Lemari es LG 1 4.549.000,00

4
Lemari es TOSHIBA pintu transparan 1 2.450.000,00
Meja peracikan+rak bahan baku 1 700.000,00
Mesin telepon 1 950.000,00
Total 14.034.000,00

Nama Barang Rincian Jumlah Harga (Rp)


Neraca obat 1 2.500.000,00
Blender kecil/serbuk 1 250.000,00
Farmakope Indonesia Edisi IV Original 1 110.000,00
ISO terbaru 2 110.000,00
MIMS terbaru 1 120.000,00
Buku Undang-undang 1 125.000,00
Total 3.215.000,00

Tabel 2. Perlengkapan Penunjang


Nama BarangRincian Jumlah Harga (Rp)
Meja kerja 1 450.000,00
Kursi kerja 2 170.000,00
Kursi plastik 4 110.000,00
Kursi tunggu pasien 1 1.740.000,00
Lemari 1 250.000,00
Lemari narkotik+psikotropik 1 175.000,00
Pemadam kebakaran 1 kg 1 300.000,00
Lampu emergency 2 462.000,00
TV 21 inch 1 1.120.000,00
AC 3 5.800.000,00
Komputer Pentium 5 + program 1 5.000.000,00
Timbangan badan 1 80.000,00
Jam dinding 2 100.000,00
Peralatan sholat - 150.000,00
Peralatan kebersihan ruangan - 150.000,00
Peralatan kebersihan toilet - 35.000,00
Total 16.092.000,00

Nama Barang Rincian Jumlah Harga (Rp)


Alat tulis 100.000,00
Pembungkus etiket 200.000,00

5
Neon box 100 x 200 cm 1 2.000.000,00
Papan identitas 1 500.000,00
Biaya renovasi 12.000.000,00
Biaya perizinan 1.500.000,00
Total 16.300.000,00

Tabel 3. Pembelian Obat (Biaya Operasional)


Nama BarangRincian Jumlah Harga (Rp)
Obat generik 15.000.000,00
Obat generic bermerk dan obat paten 31.000.000,00
OTC dan Alkes 19.400.000,00
Total 65.400.000,00

2.3.2 Rencana Anggaran dan Biaya


Index R/ 1,3
Index OWA 1,2
Index HV 1,1
A. Pendapatan tahun I
a. Resep = 10 lembar/hari @ Rp. 27.000
= 10 x 30 x Rp. 27.000= Rp. 8.100.000/bln
= Rp. 97.200.000,00/ tahun
b. OWA = Rp. 200.000/hari
= 30 x Rp. 200.000 = Rp. 6.000.000/bln
= Rp. 72.000.000/tahun
c. HV+Alkes = Rp. 210.000/hari
= 30 x Rp.210.000= Rp. 6.300.000/bln
= Rp. 75.600.000/tahun +
Total pendapatan tiap bulan = Rp. 20.400.000/bln
Rp 244.800.000/tahun

6
Variable cost
No Item
1 Resep
0,3/1.3 x 100%
= 23% HPP = 77% x 97.200.000/tahun
74.844.000/tahun

2 OWA .
0,2/1.2 x 100 %
= 17% HPP = 83% x 72.000.000/tahun
59.760.000/tahun

3 HV + Alkes
0,1/1.1 x 100 %
= 9% HPP = 91% x 75.600.000/tahun
68.796.000/tahun
Jumlah 203.400.000

B. Pengeluaran /bulan
i. Gaji pegawai : a. APA = Rp.2.100.000
b. TTK = Rp. 1.500.000
c. CS = Rp. 750.000
ii. Listrik + air + telepon = Rp. 200.000
iii. Penyusutan = Rp. 30.000
iv. Administrasi = Rp. 50.000
v. Harga sewa = Rp. 600.000
vi. Embalage = Rp. 70.000
vii. THR = Rp. 500.000 +
Total Biaya Tetap (Fc) Tiap Bulan = Rp. 5.800.000/bulan
= Rp. 69.600.000/tahun

7
Tabel 4. Perkiraan Rugi Laba Tahun Pertama
Perkiraan rugi laba tahun pertama
No Item Jumlah
1. Pendapatan 244.800.000
2. HPP 203.400.000
3. Labakotor 41.400.000
4 Zakat 2,5% x 41.400.000 1.035.000
5 Laba Sebelum Pajak 40.365.000
Pajak
6 0% 0
7 Laba setelah pajak 40.365.000

Analisis data keuangan tahun I


A. Break Event Point (BEP)
TC = TR
Vc + Fc = P.Q
203.400.000+ 69.600.000 = 244.800.000 Q
273.000.000 = 244.800.000 Q
1,15 = Q

TC = TR
Vc + Fc = P.Q
203.400.000+ 69.600.000 = 244.800.000 Q
273.000.000 = 244.800.000 . 1,115
273.000.000 = 272.952.000

BEP dicapai jika pendapatan setahun mencapai Rp 273.000.000/tahun.


Rp 22.750.000/bulan
Rp 758.333/hari

8
B. Pay Back Periode (PBP) atau Waktu Balik Modal
modal awal
PBP = laba setelah pajak

140.400.000
=
40.365.000
182.20
= 3,47 tahun
0.000,0
= 3,5 tahun0
Apotek “Berkati Farma” akan mendapatkan modalnya kembali dalam waktu 3,5
tahun.

C. Return on Investment (ROI)


laba bersih
ROI = modal awal × 100%

= 40.365.000 x 100 %
210.400.000
X
= 19,18 %

9
BAB III
METODE PELAKSANAAN DAN ANGGARAN BIAYA

3.1 Metode pelaksanaan pada kegiatan kewirausahaan


3.1.1 Alat dan Bahan/Perbekalan yang Digunakan
1. Perbekalan Farmasi
Perbekalan Farmasi yang diperlukan:
a. Obat keras (obat dengan resep dan OWA)
b. Obat bebas (OTC) dan bebas terbatas
c. Alat kesehatan: masker, termometer, perban, sarung tangan, kateter,
spuit, dll.
d. Produk jamu, makanan dan minuman kesehatan, seperti susu, madu,
bear brand, dll.
e. Bahan tambahan obat
2. Perlengkaan Peracikan
Alat pembuatan, pengolahan dan alat peracikan.
3. Alat Penyimpanan Perbekalan Farmasi
a. Lemari pendingin
b. Lemari dan rak untuk penyimpanan obat
4. Wadah pengemas dan pembungkus
a. Etiket : putih untuk obat dalam dan biru untuk obat luar
b. Wadah Pengemas : kertas perkamen, cangkang kapsul, botol, pot
plastik, plastik klip
c. Stapler, gunting
d. Wadah pembungkus : plastik, tas/kantong plastik
3.1.2 Prosedur Pembuatan/Penunjang
Peralatan penunjang yang diperlukan adalah meja, kursi kerja, kursi tunggu,
lemari, alat pemadam kebakaran, TV, AC, komputer, timbangan badan, jam
dinding, peralatan kebersihan ruangan dan peralatan kebersihan toilet. Adapun
peralatan penunjang pada bagian administrasi diperlukan buku defecta, buku
penjualan, buku pembelian, kartu stok, blanko pesanan obat, blanko salinan resep,
buku ISO, buku MIMS, kwitansi, alat-alat tulis dan kertas.

10
BAB IV
KESIMPULAN

Berdasarkan studi kelayakan yang telah dilakukan, diketahui bahwa


pembangunan Apotek Berkati Farma memiliki prospek peluang usaha yang cukup
bagus dan banyak kekuatan yang dimiliki.
Dari hasil analisis data keuangan diketahui bahwa:
 Untuk mencapai BEP Apotek Berkati harus dapat melakukan penjualan
sebanyak Rp 758.333/hari atau Rp 22.750.000/bulan atau Rp
273.000.000/tahun.
 Apotek “Berkati Farma” akan mendapatkan modalnya kembali dalam waktu
3,5 tahun.
 Nilai ROI yang didapatkan yaitu 19,18 % pertahun, yang artinya Apotek
Berkati Farma menghasilkan keuntungan bersih 19,18 % pertahun. Hasil ini
sesuai dengan syarat ROI yang baik yaitu rentang 10 % - 20 %.
Dari hasil di atas menunjukkan bahwa Apotek Berkati Farma layak untuk
dibangun.

11
LAMPIRAN

Lampiran 1. Denah Ruang

Keterangan:
A : Pintu Masuk H : Meja Racik N : TV
C : Ruang Tunggu I : Kamar mandi
D : Lemari etalase rendah J : Lemari narkotik
E : Kasir K : Lemari psikotropik
F : Meja apoteker L : Gudang
G : Lemari etalase tinggi M : Lemari pendingin

Lampiran 2. Foto Lokasi dan Google Maps

12
Lampiran 3. Etiket

ANTIBIOTIK
KOCOK DAHULU
HABISKAN

Apotek Berkati Farma Apotek Berkati Farma


Jl. Perdagangan Komplek. HKSN Jl. Perdagangan Komplek HKSN
Apoteker : XXX Apoteker : XXX
SIPA : 120/per/XXX/20XX SIPA : 120/per/XXX/20XX
No. Tgl.
Nama : No. Tgl.

Nama : Tablet/Kapsul
x Sehari Sendok Takar
ED : OBAT LUAR Bungkus
Semoga Lekas Sembuh ED : Sebelum/Saat/Sesudah makan
Semoga Lekas Sembuh

13
Lampiran 4. Copy Resep
Apotek Berkati Farma
SIA: 02/11/SIA/XII.15/DISKES
SIPA: 120/per/XXX/20XX
JI. Perdagangan HKSN
Nomor R/ : Tanggal R/ :
Dokter : Pasien :
COPY RESEP

Banjaramasin,

Pcc

14
Lampiran 5. Kartu Stok

APOTEK BERKATI FARMA


Jl. Perdagangan HKSN

KARTU STOK

TANGGAL KETERANGAN MASUK KELUAR SISA

Lampiran 6. Buku Pembelian


No. Nama Harga Disc
Tgl No. PBF Jmlh Total Jumlah Total
Faktur Barang Satuan (%)

Lampiran 7. Buku Defecta


Jumlah yg
Hari/Tgl No. Nama Obat Sisa Obat PBF/Supplier
akan dibeli

Lampiran 8. Buku Penjualan


Hari/Tgl Transaksi Debit Kredit

15