Anda di halaman 1dari 11

KATA PENGANTAR

Dengan menyebut nama Allah SWT yang Maha Pengasih lagi Maha Panyayang, Kami
panjatkan puja dan puji syukur atas kehadirat-Nya, yang telah melimpahkan rahmat, hidayah,
dan inayah-Nya kepada kami, sehingga saya dapat menyelesaikan makalah agama tentang
tanda tanda hari akhir/kiamat untuk menyelesaikan tugas yang diberikan

Makalah ilmiah ini telah saya susun dengan maksimal dan mendapatkan bantuan dari
berbagai sumber informasi sehingga dapat memperlancar pembuatan makalah ini. Untuk itu
saya menyampaikan banyak terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam
pembuatan makalah ini.

Terlepas dari semua itu, Kami menyadari sepenuhnya bahwa masih ada kekurangan baik
dari segi susunan kalimat maupun tata bahasanya. Oleh karena itu dengan tangan terbuka
kami menerima segala saran dan kritik dari pembaca agar kami dapat memperbaiki makalah
ini.

Saya berharap semoga makalah agama tentang tanda tanda hari akhir/kiamat dapat
memberikan pencerahan maupun pengetahuan terhadap pembaca.

PENYUSUN

1
DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR ................................................................................................. 1

DAFTAR ISI................................................................................................................ 2

PEMBAHASAN .......................................................................................................... 3

PENGERTIAN HARI AKHIR/KIAMAT ................................................................... 3

MACAM MACAM HARI AKHIR/KIAMAT ............................................................ 3

TANDA TANDA HARI AKHIR/KIAMAT ............................................................... 3

PENUTUP.................................................................................................................... 10

2
BAB II

PEMBAHASAN

A. PENGERTIAN HARI AKHIR/KIAMAT


Hari Akhir/Hari Kiamat adalah peristiwa di mana alam semesta beserta isinya hancur
luluh yang membunuh semua makhluk di dalamnya tanpa terkecuali. Hari kiamat
ditandai dengan bunyi terompet sangkakala oleh Malaikan Israfil atas perintah dari
AllahSWT.

Setelah semua makhuk yang hidup mati maka Allah SWT akan membali
memerintahkan Malaikat Israfil untuk meniup terompet untuk yang kedua kali guna
membangunkan orang semua yang telah mati untuk bangkit kembali mulai dari
manusia pertama zaman Nabi Adam hingga manusia yang terakhir saat kiamat tiba
untuk melaksanakan hari pembalasan.

B. MACAM MACAM HARI AKHIR/KIAMAT

1. Kiamat Sugra (kiamat kecil)


Kiamat sughra dapat disebut dengan kiamat kecil. Definisinya merupakan
suatu peristiwa yang terjadi pada alam termasuk manusia, seperti meninggalnya
seseorang, atau peristiwa yang sering terjadi disekitar kita seperti gempa bumi,
banjir, tanah longsor, dan peristiwa-peristiwa yang lain yang dapat menyebabkan
kehilangan nyawa seseorang atau beberapa orang.

2. Kiamat Kubra (kiamat besar)


Setelah mengetahui kiamat kubra, maka selanjutnya adalah kimat kubra.
Kiamat kubra ini dapat disebut dengan kiamat besar. Definisinya adalah peristiwa
hancurnya alam semesta dengan semua isinya termasuk bumi, matahari, dan
planet-planet lainnya.
Kiamat kubra ini ditandari dengan ditiupnya terompet sangkakala oleh
Malaikan Israfil. Tidak ada yang tahu kapan terjadi kiamat besar ini, kecuali Allah
swt. Bahkan Nabi Muhammad saw pun tidak tahu

C. TANDA TANDA HARI AKHIR/KIAMAT


 Tanda-Tanda Kiamat Kecil (‘Alamatus Syughra)
Tanda-tanda kiamat kecil yang nampak itu jaraknya masih jauh dari kejadian hari
kiamat. Adapun tanda-tanda kiamat kecil itu sebagai berikut:

Rasulullah SAW bersabda:

3
“Sesungguhnya diantara tanda-tanda hari Kiamat itu yakni diangkatnya ilmu dan kebodohan
nampak jelas, zina tersebar luas, khamar diminum secara leluasa, orang laki-laki pergi,
orang perempuan tetap sehingga ada lima puluh wanita hanya memiliki satu anak laki-laki
sebagai penuntunnya“. (HR. Bukhari & Muslim).

Penjelasan hadits tersebut dapat diketahui bahwa tanda-tanda kiamat itu diantaranya:

1. Disia-siakannya amanat
Jabir r.a. berkata, tatkala Nabi saw. berada dalam suatu majelis sedang berbicara
dengan sahabat, maka datanglah orang Arab Badui dan berkata, “Kapan terjadi
Kiamat ?” Rasulullah saw. terus melanjutkan pembicaraannya. Sebagian sahabat
berkata, “Rasulullah saw. mendengar apa yang ditanyakan tetapi tidak menyukai apa
yang ditanyakannya.” Berkata sebagian yang lain, “Rasul saw. tidak mendengar.”
Setelah Rasulullah saw. menyelesaikan perkataannya, beliau bertanya, “Mana yang
bertanya tentang Kiamat?” Berkata lelaki Badui itu, ”Saya, wahai Rasulullah saw.”
Rasulullah saw. Berkata, “Jika amanah disia-siakan, maka tunggulah kiamat.”
Bertanya, “Bagaimana menyia-nyiakannya?” Rasulullah saw. Menjawab, “Jika
urusan diserahkan kepada yang bukan ahlinya, maka tunggulah kiamat.” (HR
Bukhari)

2. Manusia akan bermegah-megah dalam membangun masjid.


Rasulullah bersabda “Tidak akan terjadi kiamat hingga manusia berbangga bangga
dengan masjid,” (hadist sahih musnad Ahmad3:134,145, An Nasa’i 2:32, Abu Dawud
449,Ibnu Majah 779). Padahal Rasulullah di lain tempat berkata “Aku tidak diutus
untuk menjulangkan masjid-masjid,” (sahih sunan Abu Dawud : 448).

3. Orang Beragama yang Benar terkucilkan


Dari Anas Ra. berkata Rasullulah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: ”Akan
datang pada manusia suatu zaman saat itu orang yang berpegang teguh (sabar) di an
tara mereka kepada agamanya laksana orang yang memegang bara api." (HR.
Tirmidzi).

Yang dimaksudkan di sini ialah zaman yang sangat menggugat iman sehingga siapa
saja yang hendak mengamalkan ajaran agamanya dia pasti menghadapi kesulitan dan
tantangan yang sangat hebat. Kalau dia tidak bersungguh-sungguh, pasti agamanya
akan terlepas dari genggamannya. Ini disebabkan keadaan sekelilingnya tidak
mendorong untuk menunaikan kewajiban agamanya, bahkan apa yang ada di
sekelilingnya mendorong untuk berbuat kemaksiatan yang dapat meruntuhkan aqidah
dan keimanan atau paling kurang menyebabkan kefasikan.
4. Kemaksiatan Bertambah
Dari Ali bin Abi Thalib Ra. dikatakannya, Rasulullah shallallahu ‘alaihi

4
wa sallam bersabda: “Apabila umatku telah melakukan limabelas perkara, maka bala’
pasti akan turun kepada mereka, yaitu:

1. Apabila harta negara hanya beredar pada orang orang tertentu


2. Apabila amanah dijadikan suatu sumber keuntungan
3. Zakat dijadikan hutang
4. Suami memperturutkan kemauan isteri
5. Anak durhaka terhadap ibunya
6. Sedangkan ia berbuat baik dengan temannya
7. Dia menjauhkan diri dari ayahnya
8. Suara-suara ditinggikan di dalam masjid
9. Yang menjadi ketua satu kaum adalah orang yang terhina di antara mereka
10. Seseorang dimuliakan karena ditakuti kejahatannya
11. Khamar (arak) sudah diminum di segenap tempat
12. Kain sutera banyak dipakai ( oleh kaum lelaki )
13. Para biduanita disanjung-sanjung
14. Musik banyak dimainkan
15. Generasi akhir umat ini melaknat (menyalahkan) generasi pertama (sahabat) Maka
ketika itu hendaklah mereka menanti angin merah atau gempa bumi ataupun mereka
akan diubah menjadi makhluk lain.” (HR.Tirmizi)

5. Orang Yang Baik Berkurang Sedang Yang Jahat Bertambah Banyak


Dari Aisyah r.a. berkata, aku mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi
wa sallam bersabda: “Tidak akan berlaku hari qiamat sehingga anak seseorang
menjadi puncak kemarahan (bagi ibu bapaknya) dan hujan akan menjadi panas
(hujan akan berkurang dan cuaca akan menjadi panas) dan akan bertambah banyak
orang yang tercela dan akan berkurang orang yang baik dan anak-anak menjadi
berani melawan orang-orang tua dan orang yang jahat berani melawan orang-orang
baik.” (Hadist Riwayat Thabrani).

6. Aurat Dibuka massal, keharaman menjadi mode dan gaya


Dari Abu Hurairah Ra. ia berkata: Rasulullah shallallahu ‘alaihi
wa sallam bersabda,. ”Ada dua golongan yang akan menjadi penghuni Neraka,
keduanya belum pemah aku lihat mereka. Pertama, golongan (penguasa) yang
mempunyai cambuk bagaikan ekor sapi yang digunakan untuk memukul orang.
Kedua, perempuan yang berpakaian tetapi telanjang, lenggang-lenggok waktu
berjalan, mengayun-ayunkan bahu. Kepala mereka (sanggul di atas kepala mereka)
bagaikan bonggol (ponok unta yang condong). Kedua golongan ini tidak akan
masuk sorga dan tidak akan dapat mencium bau harumnya. Sesungguhnya bau harum
sorga itu sudah tercium dari jarak perjalanan yang sangat jauh."(HR. Muslim)

5
 Tanda-Tanda Kiamat Besar (‘Alamatu Kubra)
Tanda-tanda kiamat besar berarti bahwa tanda itu akan terjadi jika kejadian hari
kiamat sudah dekat. Rasulullah saw. bersabda yang artinya: “Bersegeralah kalian
dalam beramal (sebelum datang) enam hal yaitu munculnya dajjal, asap, binatang
melata, terbitnya matahari dari sebelah barat, masalah yang umum (hari Kiamat), dan
sesuatu yang khusus untuk kalian (kematian)“.

1. Matahari terbit dari ufuk barat


Nabi bersabda yang artinya: “Tidak akan terjadi hari kiamat sehingga matahari
terbit dari debelah barat. Maka apabila matahari terbit dari sebelah barat, lalu para
manusiapun akan beriman seluruhnya. Akan tetapi kelakuan yang demikian itu
disaat tidak berguna lagi keimanan seseorang yang belum pernah beriman
sebelum beriman setelah kejadian tersebut atau memang berbuat kebaikan dengan
keimanan yang sudah dimilikinya itu“. (HR. Bukhari, Muslim dan Abu Dawud)

2. Munculnya binatang ajaib atau melata yang dapat berbicara dengan manusia
Berita ini bersumber dari QS. An-Naml ayat 82: “Dan apabila perkataan telah
jatuh atas mereka, kami keluarkan binatang melata dari bumi yang akan
mengatakan kepada mereka“.
Binatang melata ini keluar dari kota Mekah dekat Gunung Shafa sambil berbicara
dengan kata-kata yang fasih, sedang permukaan bumi penuh dengan
keadilan. Daabbatul ardhi (binatang melata) itu membawa tongkat Nabi Musa as
dan cincin Nabi Sulaiman as.

3. Keluarnya Imam Mahdi


Imam Mahdi termasuk dealam lingkungan ahlul bait atau keluarga Rasulullah
saw., yakni putri beliau yang bernama Fatimah. Ia menyerupai Rasulullah dalam
budi pekertinya namun tidak pada bentuk dan rupanya. Beliau akan menegakkan
kembali sunnah-sunnah Rasulullah yang mulai banyak berubah dan menegakkan
syariat Islam. Dalam hadits dikatakan bahwa ia akan berkuasa selama tujuh tahun.

a. Sabda Rasulullah saw “Al Mahdi berasal dari umatku, yang akan diishlah oleh
Allah dalam satu malam”. (HR. Ahmad dan Ibnu Majah dan telah dishahihkan
oleh Al Banni didalam kitab ash Shahihah)
b. Sabda Rasulullah saw “Pada akhir zaman akan muncul seorang khalifah yang
berasal dari umatku, yang akan melimpahkan harta kekayaan selimpah-
limpahnya. Dan ia sama sekali tidak akan menghitung-hitungnya.” (HR.
Muslim, Ahmad)

6
4. Keluarnya Dajjal
Dajjal artinya banyak dustanya atau banyak penipuannya. Dalam sebuah hadits
yang diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim disebutkan bahwa dajjal pengikutnya
sebagian besar bangsa Yahudi. Ia akan membawa api dan air, maka apa yang
dilihatkan air itu sebenarnya api yang membakar dan apa yang dilihat oleh orang
banyak sebenarnya api itu adalah air yang dingin dan tawar. Maka barang siapa
menemuinya hendaklah mengambil air tawar.
Dikala itu ia mengaku sebagai Tuhan dan berusaha keras agar seluruh umat
manusia mengikuti ajakannya. Ia akan berusaha agar manusia berpaling dari
agama yang benar. Selain itu, ia juga akan membuat keanehan yakni hal-hal yang
luar biasa yang dipertontonkan kepada manusia. Banyak orang yang akan
terpedaya oleh dajjal kecuali orang-orang mukmin yang diteguhkan hatinya oleh
Allah SWT. Ia akan mati terbunuh oleh kaum mukmin dibawah pimpinan Nabi
Isa as.

Hadis riwayat Anas bin Malik ra. ia berkata:

Rasulullah saw. bersabda: Tidak seorang nabi kecuali ia telah memperingatkan kaumnya
terhadap sang pendusta yang buta sebelah mata. Ketahuilah bahwa Dajjal itu buta sebelah
matanya sedangkan Tuhanmu tidak buta sebelah mata dan di antara kedua matanya tertulis
"kaaf", "faa", "raa". (Shahih Muslim No.5219)

Hadis riwayat Hudzaifah ra., ia berkata:

Rasulullah saw. bersabda: Dajjal itu buta mata kirinya, berambut lebat, ia membawa surga
dan neraka, nerakanya adalah surga dan surganya adalah neraka. (Shahih Muslim No.5222)

Hadis riwayat Abu Hurairah ra., ia berkata:

Rasulullah saw. bersabda: Inginkah kamu sekalian aku beritahukan tentang Dajjal, suatu
keterangan yang belum pernah diceritakan seorang nabi kepada kaumnya? Sesungguhnya ia
buta sebelah mata, ia datang dengan membawa sesuatu seperti surga dan neraka. Maka apa
yang dikatakannya surga adalah neraka dan aku telah memperingatkan kalian terhadapnya
sebagaimana Nabi Nuh telah memperingatkan kaumnya. (Shahih Muslim No.5227)

7
5. Turunnya Nabi Isa as
Nabi Isa as turun di negeri Syam di menara putih dan akan keluar pada saat Dajjal
sedang jaya-jayanya dan amat berkuasa sekali. Beliau yang akan membunuh dajjal
dan beliau akan menjadi hakim yang adil serta menjadi pemimpin yang
memutuskan sesuatu dengan jujur. Beliau juga akan membuat makmur manusia
sehingga saking makmurnya, tidak ada lagi orang yang mau menerima sedekah.
Pada waktu itu, sujud lebih bernilai daripada dunia dan seisinya.

6. Keluarnya bangsa Ya’juj dan Ma’juj


Ayat yang menyinggung tentang Ya’juj dan Ma’juj terdapat dalam surat Al-Kahfi
ayat 98-99. Berdasarkan beberapa hadits dapat disimpulkan bahwa pada zaman
Raja Zulkarnain terdapat dua macam bangsa yakni Ya’juj dan Ma’juj. Perilakunya
gemar sekali merusak dan membuat onar negara. Ya’juj dan Ma’juj ialah dua anak
cucu Adam keturunan dari bangsa Turki dan keturunan Yafit bin Nuh. Mereka
terkurung dibelakang dinding yang dulunya dibangun oleh Zulkarnain untuk
mereka karena mereka banyak berbuat kejahatan dan kerusakan. Dinding
penghalang tersebut dibangun diantara dua gunung yang besar dan sangat kokoh
sehingga mereka tidak dapat memanjat dinding tersebut.

7. Keluarnya asap (dukhan)


Dalam QS. Ad-Dukhan ayat 10-12 dijelaskan bahwa asap yang menutupi umat
manusia ini merupakan azab yang pedih yang dialami umat manusia. Manusia
berkata: “Wahai Tuhan kami, semoga Engkau melenyapkan siksa ini dari kami
semua. Sesungguhnya kami adalah orang-orang yang beriman“.

Dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Hudzaifah disebutkan bahwa pada
waktu itu asap akan menutupi seluruh alam semesta dari timur sampai ke barat
selama 40 hari. Bagi orang mukmin, asap itu hanya sebagai pilek namun untuk
orang kafir, asap itu membuat ia mabuk dan asap itu akan keluar dari hidungnya,
kedua matanya, telinganya bahkan dari duburnya.

8. Terdengarnya tiupan terompet sangkakala


Kejadian hari kiamat itu begitu dahsyat dan hebatnya, sehingga tidak bisa
digambarkan atau diperkirakan dengan sejelas-jelasnya. Datangnya kiamat
ditandai dengan tiupan sangka kala seperti dalam firman Allah QS. An-Naml ayat
87 yang artinya: “Dan ingatlah hari (ketika) ditiup sangkakala, maka terkejutlah
segala yang di langit dan di bumi, kecuali siapa yang dikehendaki Allah. Dari
semua mereka datang menghadap-Nya dengan merendahkan diri“.
Dari Ibnu Abbas ra, Nabi bersabda: “Tatkala Allah telah menciptakan langit dan
bumi, maka Dia menciptakan terompet. Dan terompet itu mempunyai sebelas
bundaran, kemudian Allah memberikan terompet itu kepada Malaikat Israfil,

8
sedang Israfil meletakkannya dpada mulutnya serta pandangannya diarahkan ke
Arsy, sambil menanti kapan dia diperintah“.
Nabi bersabda: “Terompet itu ialah seperti tanduk besar dari cahaya. Demi Dzat
Yang telah mengutus saya dengan sebenarnya sebagai Nabi, besar masing-masing
bundaran didalam terompet itu seperti lebarnya langit dan bumi. Terompet itu
akan ditiup sebanyak tiga kali; yaitu tiupan kejutan yang menakutkan, tiupan
kematian dan tiupan kebangkitan“.

9
BAB III

PENUTUP

A,Kesimpulan

Kesimpulan dari pembahasan dia atas adalah, bahwasanya hari akhir itu hanya Allah SWT
yang mengetahuinya. Rasulluwloh saja yang di sebut sebut kekasih Allah swt saja tidak
mengetahui kapan terjadinya hari kiamat itu. Kita sebagai umat manusia hanya bias meyakini
bahwa hari akhir itu benar benar ada, dan kelak akan terjadi. Sebagaimana yang telat
terpaparkan oleh beberapa hadist dan dali-dalil diatas.

B. Kritik Dan Saran

Kita sebagai manusia hanya berusaha menjadi yang terbaik, agar apabila datang waktunya
hari akhir, kita sebagai umat muslim telah memiliki bekal untuk menolong diri kita sendiri
pada hari akhir, tanda tanda hari akhir sudah sudah terlihat jelas, marilah kita dekatkan diri
kita kepada Allah swt, dan perbaiki semua sikap kita menjadi lebih baik dan berakhlak .

Demikianlah makalah agama tentang tanda tanda hari akhir/kiamat yang saya buat ini,
semoga bermanfaat dan menambah pengetahuan para pembaca. Saya mohon maaf apabila
ada kesalahan ejaan dalam penulisan kata dan kalimat yang kurang jelas, dimengerti, dan
lugas. Karena saya hanyalah manusia biasa yang tak luput dari kesalahan Dan saya juga
sangat mengharapkan saran dan kritik dari para pembaca demi kesempurnaan makalah ini.
Sekian penutup dari saya semoga dapat diterima di hati dan saya ucapkan terima kasih yang
sebesar-besarnya

10
DAFTAR PUSTAKA

1. Buku pelajaran Agama Islam HAMKA, PT. Bulan Bintang . prof .Dr. Hamka Buku
Syarah HADIST ARBAIN ,Al-Qowam . Iman Nawawi
2. Drs.H. Suyuti Mahmud, Pendidikan agama islam, sahabat ilmu, kurikulum 1994

11