Anda di halaman 1dari 3

Nama : LINA MARLINA

NIM : 1708306106
Mata Kuliah : BK Pendidikan
Dosen Pengampu : Bambang Setiawan, M. Pd
TUGAS UJIAN TENGAH SEMESTER

Urgensi Layanan Bimbingan dan Konseling dalam Dunia Pendidikan

1. Hasil wawancara konselor sekolah :


Menurut ibu Kholilah guru BK yang kami wawancarai di MAN 1 Cirebon,
sesuai dengan PERMENDIKBUD 111 tahun 2014, kemudian dijabarkan lagi dalam
panduan operasional guru BK. BK memang sangat dibutuhkan di lingkungan atau di
pendidikan formal terutama di SMP dan SMA. Berangkat dari aturan itu, kemudian
berangkat dari kebutuhan juga, kebutuhan persoalan yang muncul di hadapan anak-
anak usia remaja, yang namanya remaja itu kompleks jadi dapat dikatakan banyak
persoalan yang muncul dari mulai sosial, pribadi, belajar, kemudian karir juga maka
disitulah peran guru BK itu dibutuhkan.
Dari SMP misalnya, bagaimana orientasi anak untuk kedepannya seperti apa,
menjajaki dunia SMP bagaimana, peralihan dari anak-anak ke remaja itu kan rentan
kadang-kadang kalau tidak dibimbing ataupun tidak diarahkan khawatir nya lari ke
hal yang negatif, laki-laki mungkin terbawa merokok atau, suka bermain melebihi
batas waktu, dan lain sebagainya disitulah butuh yang namanya bimbingan.
Kemudian di SMA, peralihan lagi dari remaja awal ke remaja sedang, dimana
bertambahnya usia bertambah tinggi juga persoalannya dan semakin bertambah
kompleks lagi. Seperti perkenalan lawan jenis, suka sama suka dengan lawan jenis.
Kalau kita tidak mengarahkan tidak membimbing mungkin khawatir akan lari ke
pergaulan bebas. Tapi kalau diarahkan, dibimbing, diberi pemahaman setidaknya ada
upaya untuk mencegah hal buruk terjadi.
Kemudian apalagi sekarang lagi zamannya gen Z, dari milenial ke gen Z itu
yang mana kita dari bangun tidur sampai mau tidur lagi yang namanya gadget itu
ditangan. Sudah banyak di berita anak tanpa ada batas waktu tanpa filter bermain
gadget itu ada yang sampai stress, ada yang sampai jarinya kriting begitu. Itu
sebetulnya hanya hal kecil kebiasan sehari hari namun akan berbahaya jika dibiarkan.
Nah, kalau dirumah kan kadang-kadang ada orang tua yang peduli dan ada orang tua
yang tidak peduli, jadi minimal di sekolah kita ada yang namanya guru BK yang di
dalamnya itu ada layanan pribadi, sosial, belajar, serta karir.
Itu urgensinnya salah satunya adalah membantu anak-anak untuk menyadari
akan kompetensi diri dan keberadaan dirinya, ketika dia punya persoalan maka
diselesaikan persoalannya, lalu ketika anak-anak punya keinginan maka sesuaikan
dengan batas kemampuan (potensinya). Jadi penting sekali untuk dilingkungan
pendidikan ini.

2. Sudut pandang praktikan :


Menurut saya tentu saja layanan BK sangat penting dalam dunia pendidikan,
terlebih lagi sekarang kita ada di zaman yang segalanya serba terbuka, segala
informasi dapat diakses dimanapun dan kapan pun, jika masa remaja yang sangat
kompleks ini tidak dibimbing maka akan mudah sekali remaja-remaja ini terpengaruh
lingkungan yang tidak baik. Layanan BK di sekolah sangat membatu para siswa
mengenali dirinya sendiri, seperti apa potensi ataupun bakat yang mereka punya, ini
akan sangat membantu para siswa agar tidak kehilangan arah dalam memilih
pergaulan, pekerjaan, maupun pilihan pendidikan juga.

3. Analisis SWOT :
a. Strenghts/Kekuatan
Kekuatan dari adanya layanan BK di sekolah dapat membantu para
siswanya mengenali dirinya sendiri, potensi dirinya dan sebagainya. Selain itu
dalam berbagai layanan yang diberikan seperti layanan pribadi, sosial, belajar,
dan karir akan sagat membantu para siswanya melewati masa remaja mereka agar
tidak kehilangan arah.
b. Weaknesses/Kelemahan
Kelemahan yang sebetulnya cukup banyak dialami pada beberapa sekolah
bukan hanya di MAN 1 Cirebon adalah kurangnya jumlah guru BK yang
menangani para siswa yang jumlahnya sangat banyak. Selain itu terkadang guru
BK yang ada bukan dari lulusan jurusan BK ataupun yang terkait. Untuk
kelemahan yang khusus ada di MAN 1 Ceribon yaitu layanan BK tidak masuk ke
dalam jam pelajaran, namun memang sebelum diberlakukannya sistem fullday
layanan bimbingan klasikal masih ada dan masuk ke dalam jam pelajaran di
setiap minggunya.

c. Opportunities/Peluang
Dengan adanya layanan BK di sekolah maka ada kesempatan untuk
mencegah hal-hal yang tidak diinginkan terjadi. Karena adanya usaha preventif
dengan diadakannya bimbingan untuk para siswa yang akan menjadi masa depan
bangsa.

d. Threats/Ancaman
Guru BK terkadang masih dianggap sebagai polisi sekolah oleh para
siswa, ini dapat membuat para siswa segan untuk berbincang dan berkonsultasi
dengan guru BK yang seharusnya dapat membimbing dan mendampingi para
siswa melewati masa remajanya.