Anda di halaman 1dari 2

Petunjuk Nabi Dalam Terapi Hepatitis

Kehidupan ini tidak hanya tentang senang, sehat, tertawa. Ya, adakalanya setiap orang
merasakan apa itu sedih, apa itu kecewa dan merasakan bagaimana rasanya tubuh dalam keadaan
sakit.
Setiap penyakit ada obatnya.

Diriwayatkan oleh Muslim dari hadist Abu Zubair, dari Jabir bin Abdillah, dari Nabi bahwa
beliau bersabda:
‫َّ َ َ ْ ه‬ َ َ َ ‫ل ُك ِّل َداء َد َو ٌاء َفإ َذا ُأص‬
‫اَّلل َع َّز َو َج َّل‬
ِ ‫يب دو ُاء الد ِاء ب َرأ ِب ِإذ ِن‬ ِ ِ ٍ ِ

“masing-masing penyakit pasti ada obatnya. Kalau obat sudah mengenai penyakit, penyakit itu
pasti akan sembuh dengan izin Allah”.

Dalam shahih Al-Bukhori dan Muslim dari ‘Atha, dari Abu Hurairah bahwa ia berkata: Rasulullah
bersabda:
َ ُ َ ْ َ َّ َ ُ ‫َ َ ْ َ َ ه‬
‫اَّلل د ًاء ِإَّل أن َز َل له ِشف ًاء‬ ‫ما أنزل‬

“setiapkali Allah menurunkan penyakit, pasti Allah menurunkan obatnya.”

Hepatitis adalah penyakit yang menyerang tubuh bagian lever sehingga menyebabkan rasa
sakit. Seperti sakit perut, penyakit yang menyerang perut sehingga merasa sakit. Kurma memiliki
khasiat ajaib untuk menyembuhkan penyakit ini, terutama kurma Al-Madinah, dan terutama sekali
jenis Ajwah.

Diriwayatkan oleh Abu Daud dalam sunan-nya dari hadits Mujahid, dari saad bahwa ia
menceritakan: “Aku pernah sakit. Rasulullah dating menjengukku. Beliau meletakkan tangannya
diatas dadaku sehingga aku merasakan dingin tangan beliau di dadaku. Beliau berkata: “Engkau
terserang hepatitis. Temuilah Al-Harts bin Kaldah dari Tsaqif. Ia seorang Ahli Pengobatan. Suruh
ia mengambil tujuh buah kurma Ajwah dari Al-Madinah, tumbuk dengan biji-bijinya, kemudian
suruh dia mencekokkannya ke dalam mulutmu.”

Jumlah tujuh kurma juga mengandung khasiat lain yang hanya bisa diketahui rahasianya oleh
Allah. Dalam Shahih Al-Bukhari dan Muslim disebutkan hadits Amir bin Saad bin Abi Waqqash,
dari ayahnya (Saad bin Abi Waqqash) bahwa ia menceritakan: “Rasulullah pernah bersabda:
“barangsiapa yang dipagi hari menyantap tujuh butir kurma Aliyyah, tidak akan terkena bahaya
racun maupun sihir pada hari tersebut.” Dalam lafal lain disebutkan: “barangsiapa yang
menyantap tujuh butir kurma antara bagian pinggir yang sudah menghitam karena tuanya, makai
a tidak akan terkena racun hingga sore harinya”. Khiasiat dari tujuh butir kurma sudah dosis dan
ketentuan dalam syariat. Allah menciptakan langit dan bumi masing-masing tujuh lapis. Jumah
hari dalam stu pekan juga tujuh. Manusia baru sempurna penciptaan dirinya dalam tujuh fase dll.
Tidak diragukan lagi bahwa angka tujuh disini memiliki cerita khas.

Kurma itu bersifat panas dalam larutannya meskipun dasarnya kering. Ada juga yang
mengatakan bahwa sifatnya adalah lembab, atau juga ada yang mengatakan stabil. Yang jelas
kurma adalah makanan yang baik untuk menjaga kesehatan. Akan tetapi ada hal yang harus
dijelaskan disini, yakni bahwa syarat seorang yang sakit bisa mengambil manfaat dari obat yang
diminumnya adalah adanya keyakinan bahwa obat tersebut berkhasiat, sehingga tubuhnya secara
alamiah bisa menerima kehadiran obat itu dan berfungsi mengobati penyakitnya. Bahkan banyak
sekali system terapi yang manjur karena adanya unsur keyakinan dan sugesti serta kepasrahan.
Mencari jenis obat dan minuman yang paling bermanfaat untuk mengobati penyakit hati
dan jasmani untuk kehidupan dunia dan akhirat yakni di dalam Al-Quran yang merupakan
penyembuh dari segala penyakit. Ternyata Al-Quran juga bisa tidak berguna bagi hati yang tidak
meyakini adanya kesembuhan dan khasiat pada Al-Quran. Bahkan bisa memperparah sakit
seseorang. Padahal tidak ada obat bagi penyakit yang lebih manjur dari Al-Quran. Meski demikian,
karena kebanyakan hati manusia berpaling dari Al-Quran, karena ketidakyakinan yang sempurna,
karena tidak terbiasa meenggunakannya dan karena sudah terbiasa dengan berbagai bentuk obat
kimia yang diracik. Segala bentuk kebiasaan akan lebih dominan dan merekapun semakin enggan
menggunakan Al-Quran.