Anda di halaman 1dari 5

TUGAS MAKALAH

PEMBAGI ARUS DAN PEMBAGI TEGANGAN BESERTA


CARA MEMBACA

Oleh :
Dika Wahyuneng Illahi

1941160032

POLITEKNIK NEGERI MALANG


2019
1. GAMBAR SKEMA DIAGRAM PEMBAGI ARUS DENGAN 2 RESISTOR

2. GAMBAR SKEMA DIAGRAM PEMBAGI TEGANGAN DENGAN 2


RESITOR

3. MATERI PEMBAGI ARUS, PEMBAGI TEGANGAN DAN CARA


MEMBACANYA

A. PEMBAGI ARUS

Rangkaian pembagi arus atau yang juga dikenal dengan nama current
divider adalah rangkaian elektronika sederhana yang menggunakan dua buah
komponen resistor yang salah satu kakinya dihubungkan menjadi satu ke
sumber arus, dan kaki lainnya dihubungkan ke beban. Berikut adalah skema
dasar rangkaian pembagi arus.
Dari rangkaian tersebut dapat kita ketahui bahwa bahwa arus total
dibagi oleh komponen R1 dan juga komponen R2 sehingga menghasilkan I1
dan juga I2. Dari pernyataan tersebut dapat diambil rumus atau persamaan
matematis untuk mengetahui nilai I total sebagai berikut.

CARA MEMBACA RANGKAIAN PEMBAGI ARUS :

Contoh :

JALUR
TERSAMBUNG
(TERHUBUNG

RESITOR

KAPASITOR
POLAR
B. PEMBAGI TEGANGAN
Rangkaian pembagi tegangan biasanya digunakan untuk membagi tegangan
atau mengkonversi dari resistensi menjadi sebuah tegangan. Biasanya fungsi
dari pembagi tegangan ini untuk mengubah atau mengkonversikan dari tegangan
tegangan yang lebih besar untuk memberi bias kepada komponen yang aktif
dalam rangkaian tersebut.

Pada gambar Rangkaian Pembagi Tegangan berikut, bisa dilihat bentuk


rangkaian sederhana yang tidak terlalu kompleks. Dari rangkaian di atas, bisa
dilihat bahwa tegangan output yang diberi simbol V0, dan juga arus yang bersimbol
I, mengalir ke rangkaian R1 dan R2. Dan hasil di tegangan VI merupakan hasil dari
penggabungan atau penjumlahan dari rumus VS dan VO. Untuk rumusnya adalah
:
Vi = Vs + Vo= i * R1 + i * R2

Apabila keluaran suatu rangkaian dibebani maka pada keluaran rangkaian


tersebut dapat terjadi penurunan tegangan atau jatuh tegangan, peristiwa ini
disebut pembebanan
Dari rangkaian dan juga penjabaran rumus diatas, bisa ditemukan bahwa
tegangan masukan dibagi menjadi 2 bagian. Dan nilai atau besaran masing-
masing ditentukan dengan berapa tegangan di resistor yang terdapat dalam
rangkaian tersebut. Dari rangkaian dan keterangan diatas, maka dapat ditemukan
dan disimpulkan bahwa :
Vo = V1 * ( R2 / R1 + R2 )
Dari rangkaian diatas, bisa dilihat rangkaian sederhana pembagi tegangan
yang menggunakan beban terpasang. Di Rangkaian Pembagi yang terbebani,
terdapat beban terpasang yang akan dialirkan sebuah tegangan dari sistem
pembagi tersebut. Pada terminal tersebut, io akan diambil arusnya dan akan
menghasilkan Vo yang diambil tegangannya. Sementara mengenai hubungan io
dan Vo di dalam rumus adalah :
Vo = Vi * ( R2 / R1 + R2 ) – io * (R1 * R2 / R1 + R2 )
Vo = Vo/c – io * RP
Simbol Vo/c ini adalah arus tegangan pada Vo yang tidak terbebani. Dan
pada rangkaian pembagi tegangan pada gambar tersebut jika arus R1 adalah i,
maka arus di R2 adalah i – io. Pasalnya pada rangkaian arus di R2, arus tegangan
sudah terbagi ke arah beban terpasang

Cara Membaca Pembagi Tegangan :

JALUR
TERSAMBUNG
(TERHUBUNG)

RESISTOR
KAPASITOR
POLAR