Anda di halaman 1dari 1

Kualitas tidur yang baik merupakan kebutuhan dasar untuk menjaga fungsi sistem

kardiovaskuler. Penelitian ini merupakan penelitian descriptive correlative dengan desain studi
cross sectional yang bertujuan untuk mengidentifikasi hubungan antara kualitas tidur dengan
tekanan darah pada pekerja shift yaitu masinis. Penelitian ini dilakukan di PT Kereta Commuter
Indonesia (KCI) Rute Jakarta Kota-Bogor yang melibatkan 75 masinis yang dipilih dengan
teknik incidental sampling. Kualitas tidur diukur menggunakan kuesioner Pittsburgh Sleep
Quality Index (PSQI), sedangkan tekanan darah didapat dari data sekunder yaitu pemeriksaan
kesehatan harian sebelum masinis memulai dinas. Hasil penelitian menunjukan, mayoritas
responden yaitu sebanyak 53 masinis (70,7%) memiliki kualitas tidur yang buruk, sedangkan
hanya 22 masinis (29,3%) memiliki kualitas tidur yang baik. Hasil rata-rata tekanan darah
masinis secara keseluruhan adalah 117,56-76,37 mmHg. Hasil analisis uji chi-square
menunjukan bahwa sebanyak 22,6% masinis dengan kualitas tidur yang buruk mengalami
hipertensi. Hal ini dapat disimpulkan bahwa tidak ada hubungan yang signifikan antara kualitas
tidur dengan tekanan darah pada masinis rute Jakarta Kota-Bogor (p value=0,092).

Kata kunci: kualitas tidur, tekanan darah, pekerja shift, masinis


Key words: sleep quality, blood pleasure, shift workers, train driver (machinist)