Anda di halaman 1dari 5

KERANGKA ACUAN KERJA (KAK)

PENGANGGARAN KEGIATAN

Pemerintah Daerah : Pemerintah Kabupaten Tabanan


Unit Kerja : Dinas Kesehatan
Program : Pelayanan Kesehatan
Kegiatan : Dukungan Biaya Operasional Pelayanan Kesehatan Puskesmas Tabanan II
(BLUD)
Tahun Anggaran : 2020

Detail Kegiatan :
1. Latar Belakang
a. Dasar Hukum
-Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan

-Peraturan Presiden Nomor 16 Tahun 2018 tentang Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah

-Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 75 tahun 2014 Tentang Pusat Kesehatan Masyarakat

-Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 79 Tahun 2018 Tentang Badan Layanan Umum
Daerah;

b. Gambaran Umum
Dalam pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 tercantum jelas cita-cita Bangsa Indonesia
yang sekaligus merupakan tujuan nasional Bangsa Indonesia. Tujuan Nasional tersebut adalah
melindungi segenap Bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia dan memajukan
kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan Bangsa dan ikut melaksanakan ketertiban dunia
yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi serta keadilan sosial. Untuk mencapai tujuan
nasional tersebut diselenggarakanlah upaya pembangunan yang berkesinambungan yang
merupakan suatu rangkaian pembangunan yang menyeluruh, terarah dan terpadu, termasuk
diantaranya pembangunan kesehatan.

Kesehatan merupakan hak asasi manusia dan salah satu unsur kesejahteraan yang harus
diwujudkan sesuai dengan cita-cita Bangsa Indonesia sebagaimana dimaksud dalam Pancasila dan
Pembukaan Undang-Undang Dasar Republik Indonesia Tahun 1945. Oleh karena itu, setiap
kegiatan dan upaya untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya
dilaksanakan berdasarkan prinsip nondiskriminatif, partisipatif, perlindungan, dan berkelanjutan
yang sangat penting artinya bagi pembentukan sumber daya manusia Indonesia, peningkatan
ketahanan dan daya saing Bangsa, serta pembangunan nasional.
Pembangunan kesehatan diarahkan untuk meningkatkan kesadaran, kemauan, dan
kemampuan hidup sehat bagi setiap orang agar peningkatan derajat kesehatan yang setinggi-
tingginya dapat terwujud. Untuk mewujudkan cita-cita bangsa yang mulia ini diperlukan upaya
kesehatan melalui penyelenggaraan pembangunan di bidang kesehatan secara berkesinambungan
dan paripurna meliputi upaya peningkatan, pencegahan, pengobatan hingga pemulihan, serta
rujukan yang membutuhkan sarana/fasilitas kesehatan.

Penyediaan Sarana Prasarana pelayanan kesehatan yang berkeadilan dan merata sesuai
standar pada fasilitas pelayanan kesehatan merupakan kewajiban pemerintah dalam rangka
memenuhi kebutuhan masyarakat di bidang kesehatan. Dengan tersedianya sarana prasarana
pelayanan yang sesuai standar maka akan dapat menunjang pelaksanaan pelayanan kesehatan yang
semakin baik pada fasilitas pelayanan kesehatan sehingga akan dapat meningkatkan derajat
kesehatan masyarakat.

Tujuan kegiatan pengadaan sarana prasarana dalam hal ini yang akan dilaksanakan adalah
kegiatan pengadaan berbagai alat kesehatan puskesmas, untuk peningkatan pelayanan di
puskesmas. Selain fungsi utama puskesmas adalah sebagai unit pelayanan kesehatan yang bersifat
promotif dan preventif akan tetapi juga merupakan fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP)
yang bertugas memberikan pelayanan kesehatan dasar tingkat pertama. Semakin baiknya kualitas
pelayanan kesehatan pada FKTP maka akan dapat mengurangi resiko dan tingkat rujukan pasien
ke Fasilitas kesehatan tingkat lanjutan (FKTL). Peningkatan kualitas sarana puskesmas akan dapat
meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan kesehatan di FKTP/Puskesmas.
Sehingga dengan semakin baiknya kualitas sarana dan prasarana puskesmas maka akan dapat
meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di FKTP (Puskesmas) yang bisa berdampak pada
meningkatnya derajat kesehatan dan kesejahteraan masyarakat. Untuk menjamin tersedianya alat
kesehatan sesuai standar pelayanan dan memenuhi persyaratan mutu, keamanan, manfaat,
keselamatan dan laik pakai, perlu dilakukan kegiatan pemenuhan sarana prasarana puskesmas
sesuai ketentuan peraaturan perundangan yang berlaku;

2. Kegiatan Yang Dilaksanakan (What)


Jenis Kegiatan yang dilaksanakan meliputi :

NO. KEGIATAN RINCIAN PERHITUNGAN JUMLAH


Volume satuan Harga (Rp.)
Satuan (Rp)
I Belanja Pegawai 592.107.630
-Belanja pegawai pengelola 1 tahun 592.107.630 592.107.630
BLUD
II Belanja Barang dan Jasa 388.005.480
-Belanja barang keperluan BLUD 1 paket 388.005.480 388.005.480
III Belanja Modal 52.964.940
-Belanja Modal Peralatan dan 1 paket 4.000.000 4.000.000
Mesin - Pengadaan Alat Rumah
Tangga Lainnya (Home Use)
- Belanja Modal Peralatan dan 1 paket 20.000.000 20.000.000
Mesin - Pengadaan Komputer
-Belanja Modal Peralatan dan 1 paket 2.000.000 2.000.000
Mesin - Pengadaan Peralatan
Personal Komputer
-Belanja Modal Peralatan dan 1 paket 4.500.000 4.500.000
Mesin - Pengadaan Meja dan
Kursi Kerja/Rapat Pejabat
-Belanja Modal Peralatan dan 1 paket 17.464.940 17.464.940
Mesin - Pengadaan Alat
Kedokteran Umum
-Belanja Modal dan Mesin - 1 paket 5.000.000 5.000.000
Pengadaan Alat Kedokteran Gigi

3. Cara Pelaksanaan Kegiatan (How)


a. Metode Pelaksanaan
NO. KEGIATAN METODE
PELAKSANAAN
I Belanja Pegawai
-Belanja pegawai pengelola BLUD Pengadaan Swakelola
II Belanja Barang dan Jasa
-Belanja barang keperluan BLUD Pengadaan Langsung
III Belanja Modal
-Belanja Modal Peralatan dan Mesin - Pengadaan Alat Pengadaan Langsung
Rumah Tangga Lainnya (Home Use)
- Belanja Modal Peralatan dan Mesin - Pengadaan Pengadaan Langsung
Komputer
-Belanja Modal Peralatan dan Mesin - Pengadaan Pengadaan Langsung
Peralatan Personal Komputer
-Belanja Modal Peralatan dan Mesin - Pengadaan Pengadaan Langsung
Peralatan Personal Komputer
-Belanja Modal Peralatan dan Mesin - Pengadaan Meja Pengadaan Langsung
dan Kursi Kerja/Rapat Pejabat
-Belanja Modal Peralatan dan Mesin - Pengadaan Alat Pengadaan E-katalog
Kedokteran Umum
-Belanja Modal dan Mesin - Pengadaan Alat Pengadaan E-katalog
Kedokteran Gigi

b. Waktu Pelaksanaan
Kegiatan ini dimulai Bulan Januari 2020 s/d Bulan Desember 2020

4. Tempat Pelaksanaan Kegiatan (where)


Tempat Pelaksanaan Kegiatan adalah di kabupaten Tabanan

5. Tahapan Pelaksana Kegiatan dan Pihak Terkait (who)


Tahapan Pelaksanaan Kegiatan adalah sebagai berikut :
NO KEGIATAN TAHUN 2020 PENANGGUNGJAWAB/
. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 PELAKSANA
KEGIATAN
1 Persiapan X X -Penanggungjawab
2 Pembentukan Tim X X Kegiatan adalah Pengguna
Pelaksana Anggaran (Kepala Dinas
3 Penyusunan Rencana X X X Kesehatan Kabupaten
Kegiatan Tabanan)
4 Pelaksanaan Kegiatan X X X X X X X X X X X X
5 Evaluasi Kegiatan X X X X X X X X X X X -Pelaksana Kegiatan
6 Serah Terima Hasil X X X X X X X X X X X X adalah Tim.Panitia
Pekerjaan Pelaksana yang dibentuk
7 Serah Terima Kegiatan X X X X X X X X X X X X oleh Kuasa Pengguna

8 Penatausahaan dan X X X X X X X X X X X X Anggaran

Pelaporan
6. Indikator Kinerja
a. Capaian program : Persentase Jenis Layanan kesehatan dasar yang mampu dilayani
secara prima = 100 %
b. Masukan : Jumlah Dana = Rp. 1.033.078.050
c. Keluaran : Persentase sarana dan prasarana yang dimiliki Puskesmas sesuai
standar % = 15 %
d. Hasil : Utilisasi pelayanan kesehatan = 100 %

7. Biaya
Biaya disesuaikan dengan Rencana Kerja Anggaran (RKA) dan target capaian, dengan sumber
pembiayaan adalah Dana Pendapatan Badan layanan Umum Daerah UPTD Puskesmas Tabanan II
tahun 2020 yang bersumber dari 40 % pendapatan dana Kapitasi Jaminan Kesehatan Nasional dan
56 % pendapatan dana layanan umum (selain dana kapitasi Jaminan Kesehatan Nasional).

Tabanan, 7 Agustus 2019


Pengguna Anggaran

dr. I Nyoman Suratmika, M.Kes


Pembina Utama Muda IV/c
NIP. 19630410 199003 1 014