Anda di halaman 1dari 4

Nama : Agung Aji Wahyudi

NPM : 1943057028

TUGAS E LEARNING CPOTB

1. Cara penyimpanan bahan baku, dan Penyimpanan produk jadi CPOTB

Penyimpanan Bahan baku?

Jawab :

Penyimpanan bahan baku atau produk jadi sangatlah penting khususnya industri
skala besar. Karena dalam prosesnya, industri skala besar selalu berproduksi dalam
jumlah banyak. Oleh sebab itu, untuk mengantisipasi terjadinya kekurangan pasokan
bahan, atau menjaga stabilitas jumlah produksi diperlukan suatu penyimpanan. Volume
bahan pakan yang disimpan berbeda-beda, semakin besar volume, teknologi
penyimpanan semakin rumit. Bentuk bahan yang disimpan pun ada yang berupa bahan
baku ataupun produk jadi. Jenis penyimpanan juga terdiri dari dua jenis, yakni jenis
penyimpanan diam/ statis dan jenis penyimpanan bergerak, misalnya impor bahan pakan
dengan kapal laut. Teknik penyimpanan harus diperhatikan dengan baik karena kerusakan
atau kehilangan dapat terjadi selama proses penyimpanan.

Beberapa faktor yang menyebabkan kerusakan atau kehilangan tersebut yaitu


perubahan kimia, perkembangan mikroorganisme, perkembangan serangga, serangan
tikus, penggunaan wadah yang tidak baik, kondisi bahan yang tidak baik pengaruh
lingkungan yang buruk dan kesalahan penanganan oleh manusianya sendiri.

Cara penyimpanan

Setiap bahan baku yang disimpan diatur jenisnya, maksudnya agar suhu dapat merata
keselutuh bagian Setiap bahan baku ditempatkan secara terpisah menurut jenisnya, dalam
wadah (container) masing-masing. Wadah dapat berupa bak, kantong plastik atau lemari
yang berbeda.
Bahan baku disimpan didalam ruangan penyimpanan sedemikian hingga terjadi sirkulasi
udara dengan baik agar suhu merata keseluruh bagian. Pengisian lemari yang terlalu
padat akan mengurangi manfaat penyimpanan karena suhunya tidak sesuai dengan
kebutuhan.

Penyimpanan bahan baku:

a. Suhu cukup sejuk, udara kering dengan ventilasi yang baik

b. Ruangan bersih, kering, lantai dan dinding tidak lembab

c. Rak-rak berjarak minimal 15 cm dari dinding lantai dan 60cm dari langit-langit

d. Rak mudah dibersihkan dan dipindahkan

e. Penempanan dan pengambilan barang diatur dengan sistem FIFO (firs in first out)
artinya bahan baku yang masuk terlebih dahulu harus dikeluarkan lebih dulu

Area penyimpanan harus memiliki kapasitas yang memadai untuk menyimpan


dengan rapi dan teratur. Bahan-bahan yang disimpan dalam gudang antara lain bahan
awal, bahan pengemas, produk antara, produk ruahan, produk jadi, produk dalam status
karantina, produk yang telah diluluskan, produk yang ditolak, produk yang
dikembalikan atau produk yang ditarik dari peredaran. Produk ditangani dan disimpan
dengan cara yang sesuai untuk mencegah pencemaran, campur baur dan pencemaran
silang. Area penyimpanan diberikan pencahayaan yang memadai sehingga semua
kegiatan dapat dilakukan secara akurat dan aman.

2. Sebutkan catatan/Informasi apa saja yang harus tertera pada Informasi pengiriman produk
obat tradisional?

Jawab :

Pengiriman dan pengangkutan produk hendaklah dimulai hanya setelah menerima


pesanan resmi atau rencana penggantian produk yang resmi dan didokumentasikan.

Hendaklah dibuat catatan pengiriman produk dan minimal meliputi informasi berikut:
a) tanggal pengiriman;

b) nama dan alamat perusahaan pengangkutan;

c) nama, alamat dan status penerima;

d) deskripsi produk, meliputi nama dan bentuk sediaan;

e) jumlah produk, misal jumlah wadah dan jumlah produk per wadah;

f) nomor bets dan tanggal daluwarsa;

g) kondisi pengangkutan dan penyimpanan yang ditetapkan; dan

h) nomor yang unik untuk order pengiriman.

3. Jelaskan Faktor” penyimpanan Obat Tradisional ?

Jawab :

1. Suhu

Suhu merupakan salah satu faktor yang dapat mempengaruhi kualitas bahan atau
produk karena ada beberapa bahan atau produk yang dapat rusak atau terdegradasi jika
disimpan pada suhu yang tidak sesuai. Penyimpanan obat pada suhu yang terlalu panas,
kelembaban yang terlalu tinggi dan terpapar cahaya langsung dapat merusak mutu obat.
Salah satu faktor eksternal yang menyebabkan ketidakstabilan sediaan farmasi yaitu
perubahan suhu. Syarat utama suatu obat dikatakan baik yaitu harus aman (safety),
bermutu (quality), dan bermanfaat (efficacy) (Bajaj et al, 2012).

2. Udara atau siskulasi udara yang baik

Sirkulasi udara yang baik Salah satu faktor penting dalam merancang gudang adalah
adanya sirkulasi udara yang cukup didalam ruangan gudang. Sirkulasi yang baik akan
memaksimalkan umur hidup dari obat sekaligus bermanfaat dalam memperpanjang dan
memperbaiki kondisi kerja. Idealnya dalam gudang terdapat AC, namun biayanya akan
menjadi mahal untuk ruang gudang yang luas. Alternatif lain adalah menggunakan kipas
angin. Apabila kipas angin belum cukup maka perlu ventilasi melalui atap.

3. Rak dan Pallet

Penempatan rak yang tepat dan penggunaan pallet akan dapat meningkatkan sirkulasi
udara dan gerakan stok obat.

Penggunaan pallet memberikan keuntungan :

- Sirkulasi udara dari bawah dan perlindungan terhadap banjir

- Peningkatan efisiensi penanganan stok

- Dapat menampung obat lebih banyak

- Pallet lebih murah daripada rak

4. Cahaya

Ada banyak obat tradisional yang tidak boleh kontak langsung dengan cahaya karena hal
tersebut dapat mempengaruhi kualitas obat tradisonal sehingga harus dilindungi dari
percahayaan matahari langsung