Anda di halaman 1dari 49

SEMUA PASTI BISA!

INSTALASI WINDOWS 7 & LINUX

Penyusun

Dewa Ayu Sinta Gayatri 1901010011


Andre Hadi Prayoga 1901010012
Ni Kadek Devi Paramita 1901010014
Ni Kadek Sinta Febriani 1901010037
Gede Wesbyana Giri Wijaya 1901010050

PROGRAM STUDI SISTEM INFORMASI


SEKOLAH TINGGI MANAJEMEN INFORMATIKA
DAN KOMPUTER
(STMIK) PRIMAKARA
2019

i
DAFTAR ISI

HALAMAN AWAL .................................................. i


DAFTAR ISI .......................................................... ii
BAGIAN I WINDOW 7 ........................................... 1
1.1 Deskripsi ................................................................ 1
1.2 Hardware Spesification ................................... 1
1.3 Fitur – Fitur ........................................................... 2
1.4 Langkah - Langkah Instalasi ......................... 12

BAGIAN II LINUX ................................................... 29


2.1 Deskripsi ................................................................ 29
2.2 Hardware Spesification ................................... 29
2.3 Fitur – Fitur ........................................................... 30
2.4 Langkah - Langkah Instalasi ......................... 35
DAFTAR PUSTAKA ...........................................................

ii
BAGIAN I
WINDOWS 7

1.1 Deskripsi
Windows 7 adalah sebuah Sistem Operasi
yang dibuat oleh Microsoft Windows dan
menggantikan Windows Vista. Windows 7 dirilis
untuk pabrikan komputer pada 22 Juli 2009 dan
dirilis untuk publik pada 22 Oktober 2009, kurang
dari tiga tahun setelah rilis pendahulunya,
Windows Vista.

1.2 Hardware Spesification


Agar proses instalasi berjalan dengan benar
dan tanpa hambatan, maka diperlukan spesifikasi
hardware sebagai berikut:
a. Minimum Hardware
- Processor: Kecepatan 1 Gigahertz (GHz).
- Memori RAM: 1 Gigabyte (GB) (32-bit) dan 2
GB (64-bit).
- Hard disk: 16 GB (32-bit) dan 20 GB (64-bit).
- Graphics card (Display): Microsoft DirectX 9
graphics device dengan WDDM driver.
- Memori Graphics (Display): 256 MB.

1
b. Rekomendasi Hardware
- Processor: Kecepatan 2 Gigahertz (GHz)
atau lebih tinggi.
- Memori RAM: 2 Gigabyte (GB) (32-bit) dan 4
GB (64-bit).
- Hard disk: 30 GB (32-bit) dan 40 GB (64-bit)
atau lebih besar.
- Graphics card (Display): Microsoft DirectX 9
graphics device dengan WDDM driver atau
lebih tinggi lebih baik.
Memori Graphics (Display): 512 MB atau
lebih tinggi.

1.3 Fitur - Fitur


a. Snap
Snap adalah salah satu fitur Aero Desktop
experience yang digunakan untuk mengubah
ukuran jendela yang terbuka. Fitur ini
membantu kamu untuk membaca, mengatur
serta melihat jendela dengan lebih rapi dan
teratur. Catatan kecil untukmu nih spAcer, fitur
ini bisa saja tidak berfungsi pada program
tertentu yang punya custom window
behaviors.

2
b. Shake
Fitur ini berguna jika Anda ingin
meminimalkan semua jendela KECUALI yang
sedang Anda kerjakan.

c. Peek
Sama seperti sinar X-ray, fitur satu ini
membantu untuk ‘mengintip’ desktop dari

3
balik jendela yang terbuka di layar tanpa harus
menutup jendela satu persatu

d. Windows Touch
Seperti namanya, fitur ini telah
dimasukkan ke Windows 7 dan tersedia pada
komputer dengan layar sentuh.

4
e. Internet Explorer 8
Fitur ini tentunya digunakan oleh user
untuk melakukan pejelajahan di dunia
maya/internet. Fitur ini hadir dengan
peningkatan yang signifikan, yakni bekerja
lebih baik, lebih cepat, dan mudah membuka
tab serta loading website. Ditambah Smart
Screen Filter yang membuat personal
komputer tetap aman dengan memberi tahu
website mana yang memiliki potensi bahaya.

f. Windows Live Essentials


Fitur ini berfungsi agar pengguna dapat
mengakses data offline untuk foto, video, dan
data lain. Aplikasi ini akan di-update secara
berkala untuk menyediakan fitur yang inovatif
dan terintegrasi dengan layanan berbasis web.

5
g. Windows Search
Fitur instan untuk mengidentifikasi lokasi
dan membuka file apapun pada personal
komputer dari menu Start dengan mengetik
satu atau dua kalimat. Sistem ini juga memiliki
fitur Visual Search untuk meningkatkan hasil
pencarian gambar atau preview.

6
h. Web Slice
Fitur terbaru yang dapat digunakan
pengguna untuk memotong bagian yang
ditargetkan dari sebuah website menjadi
thumbnail kecil yang ditempatkan pada toolbar
Internet Explorer 8. Ini digunakan untuk
referensi yang mudah dan cepat, seperti kurs
mata uang, cuaca, dan lelang.

i. Parental Control
Fitur ini untuk membatu pengaturan
waktu yang spesifik. Selain itu, fitur ini dapat
menentukan program, website, dan game yang
diperbolehkan untuk diakses anak-anak.

7
j. Action Centre
memungkinkan kita mengatur alert atau
peringatan apa saja yang Windows 7 boleh
tampilkan, sangat berguna untuk mengontrol
UAC Messages yang memang tidak bisa
didisable secara permanen.

8
k. Aero Templates dan Theme
Fitur ini berisikan kumpulan theme yang
unik untuk Windows 7. Untuk mengakses dan
menginstal Theme tersembunyi di Windows 7.

l. Device Stage
fungsinya untuk mempermudah kita melihat
device apa saja yang tersambung ke laptop atau
komputer kita, seperti bluetooth, kamera, printer,
sampai kepada flashdisk ataupun kartu memori.

9
m. Gadgets
Fitur in sebelumnya sudah ada di Windows
Vista namun di Windows 7 kali ini tidak ada lagi
yang namanya Sidebar, itu artinya user bisa
meletakkan Gadgets dimana saja.

n. Home Group
memudahkan user dengan cepat dan
mudah membuat sebuah home network antara
dua komputer atau lebih mempergunakan
Windows 7.

10
o. Jump List
Fitur ini membuat user dapat melihat daftar
file-file yang pernah dibuka oleh program
tersebut (recent file) sehingga memudahkan
anda membuka sebuah file.

p. Libraries
sesuai namanya disini kita bisa dengan
mudah mencari, mengorganisir file music,
dokumen lainnya, foto sampai kepada video.

11
1.4 Langkah - Langkah Instalasi
Langkah-Langkah Instalasi Windows 7 di
VirtualBox
1) Pertama jalankan VirtualBoxnya, lalu pilih
“New”.

2) Selanjutnya akan muncul di layar “Create


virtual machine”. Lalu isi nama sistem operasi
Windows 7, sesuaikan Type dan Versi yang
akan dinstall, kemudian klik “next”.

12
3) Selanjutnya atur jumlah memori yang akan
dialokasikan untuk mesin virtual dalam satuan
Megabyte, lalu klik “next”.

4) Pilih opsi “Create a virtual hard disk now”


karena akan langsung membuat hard disk
virtual untuk mesin virtual Windows 7,
kemudian tekan tombol “Create”.

13
5) Setelah itu, pilih format virtual disk yang
diinginkan, kemudian tekan tombol “next”

6) Lalu pilih opsi “Dynamically allocated”,


kemudian tekan tombol “next”.

14
7) Selanjutnya, layar pada komputer akan
menunjukkan nama tampilan dan nama folder
tempat penyimpanan file-file mesin virtual
yang akan dibuat. Serta dapat juga
menempatkan file-file mesin virtual ke dalam
folder atau direktori yang sudah ada, atau pada
hard disk lain yang berbeda dengan hard disk
yang digunakan oleh system operasi utama.
Lalu atur “size” dengan ukuran 25 GB.
Kemudian tekan tombol “Create” untuk
membuat mesin virtual Windows 7
berdasarkan pengaturan yang telah dilakukan.

15
8) Setelah itu masuk ke VirtualBox.

9) Langkah selanjutnya masuk pada menu


“setting”, kemudian pilih “storage”.

10) Lalu klik “empty” kemudian klik kanan pada


gambar CD/DVD diujung kanan atas.

16
11) Lalu mencari file ISO Windows 7 pada folder
dimana ISO tersebut disimpan.

12) Masukkan file ISO Windows 7 yang akan


diinstall, lalu klik “oke”.

17
13) Kemudian klik “start” untuk memulai
penginstallan.

14) Proses selanjutnya mengatur bahasa yang


digunakan dengan memilih “English” untuk
penginstalan.

15) Pilih menu “Time and country format” untuk


mengatur format waktu dan negara.

18
16) Atur “Keyboard or input method” dengan
menggunakan format “US”, lalu klik “next”..

17) Lalu klik “install now”.

18) Selanjutnya akan muncul tampilan install


Windows 7. Kemudian pilih “Windows 7
Ultimate x 64”, kemudian klik “next”.

19
19) Langkah selanjutnya akan ada tampilan
“licence term” yang berfungsi untuk
menyetujui licence. Centang “I accept the
lecence term” lalu klik “next”.

20) Setelah proses tersebut selesai, maka akan


muncul tampilan tipe instalasi. Pilih “Upgrade”
20
jika ingin memperbaharui Windows atau
“Custom” untuk install Windows baru, disini
pilih “Custom”.

21) Jika ingin membuat partisi baru posisikan


kursor pada “Unlocated space” dan kemudian
tekan menu “drive options (advanced)” untuk
menampilkan opsi pembuatan partisi.

21
22) Kemudian pada tampilan tersebut klik “New”.

23) Lalu setelah klik “new” kemudian klik “apply”.

24) Kemudian aka nada tampilan tersebut klik


“oke”.

22
25) Kemudian akan muncul tampilan partisi
tersebut kemudian klik “next”.

26) Jika sudah, maka tinggal menunggu hingga


proses instalasi selesai.

23
27) Tunggu beberapa saat untuk Completing
Instalation.

28) Setelah proses instalasi selesai, PC akan secara


otomatis merestart.

29) Setelah itu, maka akan muncul tampilan “Set


Up Windows”, lalu isi “user name” dan
“computer name”, lalu klik “next”.

24
30) Lalu akan muncul tampilan “Set Password”, jika
ingin menggunakan password, silahkan diisi
dengan benar. Tetapi jika tidak ingin
menggunakan password, maka klik “next”.

25
31) Lalu akan ada tampilan “Set Up Windows” akan
diberikan 3 pilihan yaitu “Use Recommended
Setting”, “Install Important Update Only”, “Ask
Me Later”, disini klik “Ask Me Later”.

32) Lalu atur waktu sesuai wilayah lalu klik “next”.

26
33) Selanjutnya tentukan lokasi network
komputer, disini diberikan tiga pilihan, yaitu
“Home Network”, “Work Network”, “Public
Network”, disini pilih “Home Network”
kemudian klik “next”.

34) Lalu tunggu proses sampai selesai.

27
35) Dan Windows 7 sudah selesai diinstall.

36) Untuk memastikan sistem sudah berhasil,


maka coba salah satu fitur untuk melakukan
pengecekan. Disini mencoba untuk memakai
“Note”. Setelah itu, sistem dapat digunakan.

Bagi kalian yang belum paham, kalian dapat


melihat cara instalasi windows 7 pada link, berikut:
https://youtu.be/JR9Wrgde0JQ
28
BAGIAN 2
LINUX

2.1 Deskripsi
Linux adalah sebuah sistem operasi yang
berbasis Unix dan berada di bawah naungan
lisensi GNU General Public License (GPL). Hal ini
berarti Linux telah didistribusikan dengan source
code-nya. Ketersediaan dari akses kode sumber
ini, akan memungkinkan para penggunan untuk
memodifikasi sistem operasi ini yang kemudian
dapat digunakan dan didistribusikan kembali
secara bebas.

2.2 Hardware Spesification


Agar proses instalasi berjalan dengan benar
dan tanpa hambatan, maka diperlukan spesifikasi
hardware sebagai berikut:
a. Minimum Hardware
- x86 processor
- 512 MB RAM
- Ruang penyimpanan: 5 GB
- Graphics card resolusi: 800×600
- DVD drive atau USB port

29
b. Rekomendasi Hardware
- 64-bit processor
- 1GB RAM
- Ruang penyimpanan: 20GB
- Graphic card resolusi: 1024×768
- DVD drive atau USB port

2.3 Fitur - Fitur


a. Cinnamon 3.0
Fitur ini hadir dengan beragam fitur baru,
termasuk opsi untuk menampilkan atau
menyembunyikan favbox di applet Menu, fitur
penambahan tombol aplikasi baru, serta fitur
untuk menampilkan aksi panel-launcher.

b. X-Apps
X-Apps bertujuan menjamin pemeliharaan
aplikasi yang sudah kami nikmati dan

30
mengarahkan pengembangannya ke arah yang
menguntungkan banyak lingkungan desktop.
- Xed didasarkan pada Pluma dan bertindak
sebagai editor teks default.

- Xviewer didasarkan pada Eye of GNOME dan


bertindak sebagai penampil gambar default.

- Xreader didasarkan pada Atril dan bertindak


sebagai dokumen default dan pembaca PDF.

31
- Xplayer Xplayer didasarkan pada Totem dan
bertindak sebagai pemutar media default untuk
musik dan video.

- Pix didasarkan pada gThumb, yang merupakan


aplikasi untuk mengatur foto Anda.

32
c. Kernel
Kernel yang dipakai Linux Mint 18 yaitu
versi 4.4 LTS. Sesuai pada basisnya Ubuntu
16.04 LTS.

d. Tema Baru
Linux Mint 18 Sarah akan menghadirkan
tema baru seperti Mint X, Mint Y, flatter GTK,
sampai pada Arc GTK.

e. Dukungan Perangkat Keras


Proyek Mint juga telah mengkonfirmasi
dukungan untuk Nvidia Optimus dan berfungsi
dengan baik.

33
f. Dukungan HiDPI
Banyak aplikasi Mint telah diberi
dukungan HiDPI yang lebih baik dan porting ke
GTK3 / Python3 / Gsettings.

g. Update manager
Layar ini dilengkapi dengan bagian
bantuan yang menjelaskan apa yang sedang
dimainkan dan apa yang harus
dipertimbangkan ketika memilih suatu
kebijakan.
34
2.4 Langkah – Langkah Instalasi
Langkah-Langkah Instalasi Linux pada
VirtualBox, adalah sebagai berikut:
1) Pertama jalankan VirtualBoxnya, lalu pilih
“New”.

2) Selanjutnya akan muncul di layar “Create


virtual machine”. Lalu isi nama sistem operasi
Linux, sesuaikan Type dan Versi yang akan
dinstall, kemudian klik “next”.

35
3) Selanjutnya atur jumlah memori yang akan
dialokasikan untuk mesin virtual dalam satuan
Megabyte, lalu klik “next”.

4) Pilih opsi “Create a virtual hard disk now”


karena akan langsung membuat hard disk
virtual untuk mesin virtual Linux, kemudian
tekan tombol “Create”.

36
5) Setelah itu, pilih format virtual disk yang
diinginkan, kemudian tekan tombol “next”.

6) Lalu pilih opsi “Dynamically allocated”,


kemudian tekan tombol “next”.

37
7) Selanjutnya, layar pada komputer akan
menunjukkan nama tampilan dan nama folder
tempat penyimpanan file-file mesin virtual
yang akan dibuat. Serta dapat juga
menempatkan file-file mesin virtual ke dalam
folder atau direktori yang sudah ada, atau pada
hard disk lain yang berbeda dengan hard disk
yang digunakan oleh system operasi utama.
Lalu atur “size” dengan ukuran 10 GB.
Kemudian tekan tombol “Create” untuk
membuat mesin virtual Linux berdasarkan
pengaturan yang telah dilakukan.

8) Setelah itu masuk ke VirtualBox.

38
9) Kemudian pilih menu “settings” lalu pilih menu
“system”, setelah diatur kemudian klik “ok”.

10) Langkah selanjutnya masuk pada menu


“setting”, kemudian pilih “storage”. Lalu klik
“empty” kemudian klik kanan pada gambar
CD/DVD diujung kanan atas.

11) Lalu mencari file ISO Linu pada fxolder dimana


ISO tersebut disimpan.

39
12) Masukkan file ISO Windows 7 yang akan
diinstall, lalu klik “oke”.

13) Kemudian klik “start” untuk memulai


penginstalan.

40
14) Setelah itu tunggu hingga proses instalasi Linux
selesai.

15) Pilih bahasa yang akan digunakan dalam


proses instalasi Linux lalu klik “continue”.

16) Kemudian centang “Install third-party software


for graphic”.

41
17) Pada Instalation Type pilih “erase disk and
install Linux Mint”.

18) Lalu atur lokasi sesuai dimana tempat tinggal.

42
19) Pada pemilihan keyboard layout pilih secara
default saja.

20) Lalu isi data yang diperlukan serta yang paling


penting adalah bagian username dan password
karena akan digunakan untuk login ke Linux
Anda, jika lupa maka tidak akan bisa masuk
selain dengan install ulang.

21) Tunggu hingga proses instalasi selesai.

43
22) Setelah proses instalasi selesai klik “restart
now”.

23) Lalu setelah restart maka akan ada tampilan


tersebut lalu klik “computer”.

44
24) Pada menu “computer”, atur bagian tersebut.

25) Kemudian setelah diatur, maka coba salah satu


aplikasi untuk memastikan sistem dapat
berjalan dengan baik.

Untuk lebih jelas kalian bisa lihat versi


lengkapnya pada link berikut ini:
https://youtu.be/83MAkbhRWgQ

45
DAFTAR PUSTAKA

Lefebure, Clement. 2006. Linux Mint.


https://www.linuxmint.com/rel_sarah_cinnamon_wh
atsnew.php. (17 Desember 2019)
Apryanto, Booby. 2013. Windows 7.
https://www.academia.edu/36030553/Windows_7.
(17 Desember 2019)
Acer. 2012. Windows 7: Semakin Praktis Dengan Snap,
Snake, dan Peek.
https://www.acerid.com/windows-7-semakin-
praktis-dengan-snap-shake-dan-peek/. (17 Desember
2019)