Anda di halaman 1dari 2

Prosedur

a. Dengan alat Mortir Stamper

1. Menyiapkan a1at(mortir, stamper, sudep dan kertas puyer)

2. Sebelum digunakan mortil, Stamper dan sudep disterilkan dengan alkohol, kemudian dikeringkan
dengan tissu bersih

3. Menyiapkan obat yang akan dibuat puyer sesuai dengan resep terlampir

4. Masukkan obat ke dalam mortir, ditumbuk dan dihaluskan sampai terlihat homogen

5. Membagikan obat ke dalam kertas puyer dengan menggunakan sudep/ kertas puyer sesuai dengan
jumlah yang tertera dalam resep sampai terlihat sama rata tiap kertas puyer

6. Membungkus kertas puyer dengan rapi

7. Memasukkan obat yang telah dibungkus ke dalam plastik dan diberi etiket

8. Membersihkan kembali stamper, mortir, dan sudep setelah selesai membuat puyer dengan alkohol
dan mengeringkan dengan tissu bersih.

b. Dengan alat MEDICINE PACKET AND EQUIPMENTS

1. Penyiapan peralatan

· Sealing machine

· Pulverizer

· Medicine Packet

· Plastik Spoon

2. Persiapan Obat da racikan

a) Petugas menyiapkan obat yang akan dipuyer

b) Petugas menyiapkan mesin pulverizer

c) Petugas meletakkan cup ke dalam motor / mesin pulverizer.

d) Se1anjutnya tekan saklar on offnya, sehingga secara otomatis pulverizer akan memutar dengan
sendirinya. Dengan demikian obat akan hancur dalam kurun waktu ± 7-8 detik/ sampai lembut (bisa
diulang beberapa kali), dan setalah obat menjadi halus (sudah rnenj adi puyer), maka suara motor
pulverizer akan mengecil.

e) Untuk mematikan pulverizer tekan kembali saklar on offnya.

f) Seka1i putar jangan lebih dari 10 detik. Putar sekali lagi apabila puyer belum halus.

g) Petugas mengambil cup dari motor pulverizer dan biarkan cup dalam posisi terbalik lalu tutup
dengan tutup yang telah tersedia.

h) Ambi1 mata pisau yang digunakan tadi dan bersihkan sisa-sisa puyer yang menempel pada se1a-
se1a mata pisau dengan kuas kecil.

i) Beberapa saat kemudian keluarkan puyer dari dalam cup ke selembar kertas, dll. Hal ini
dimaksudkan agar pembagian obat ke dalam plastik spoon dapat lebih mudah (seperti membagi puyer
biasa).

j) Larangan : tidak boleh dipakai untuk obat yang basah / mengandung air.

3. Pengemasan

a) Petugas memasukkan plastik Spoon kedalam medicine packet(bungkus puyer), sesuai dengan
jumlah kantong yang ada, dan memastikan ujung plastik spoon masuk secara sempuma kedalam tiap
kantong medicine packet.

b) Medicine packet dapat disusun berlapis kebawah sesuai kebutuhan agar pembagian puyernya
merata.

c) Membagi puyer yang sudah halus kedalam plastik spoon yang sudah ditata

d) Sete1ah pembagiannya merata, angkat plastik spoon dari medicine packet, lalu ketuk-ketukkan jari
pada plastik spoon agar puyer masuk semua kedalam kantong medicine packet, pastikan tidak ada puyer
yang tersisa diplastik spoon , angkat dan ambil plastik spoon dalam medicine packet.

e) Sete1ah dipakai/ganti resep, bersihkan plastik spoon dengan kuas atau kapas.

f) Petugas memastikan sealing machine dalam posisi ON dan Ietakkan medicine packet dibawah tuas
pemanas sealing machine.

g) Tuas Pemanas ditekan dengan dua tangan bersamaan ,1epaskan tuas pemanas apabila lampu
indikator Wama merah mati ( Indikator Wama kuning menyala lagi sesuai perintah timer/2 -3 detik )

h) Medicine packet diambil dari sealing machine dan melipatnya menumt garis porporasinya.

i) Masukkan medicine packet kedalam bungkus luar ( etiket,p1astik clip )

j) Obat siap diberikan kepada pasien sesuai dengan jumlah yang dibutuhkan