Anda di halaman 1dari 9

2. Masukkan flashdisk anda ke laptop atau PC, selanjutnya buka Rufus.

Flashdisk
anda akan terdeteksi secara otomatis. Untuk memilih lokasi file ISO windowsnya,
pilih ikon DVD drive seperti yang telah saya tandai dengan panah.

3. Cari lokasi dimana file ISO windows 8 nya berada, kemudian pilih Open. Filenya
harus berformat ISO ya, bukan yang lain.
4. Baiklah, flashdisk sudah siap dibootable. Jika anda ingin mengubah nama
flashdisknya sekalian, anda bisa mengubahnya pada kolom New volume label. Untuk
pengaturan lainnya tidak perlu diutak-atik, biarkan saja default. Setelah itu, pilih Start
untuk memulai proses pemindahan file ISO ke flashdisk.
5. Anda akan mendapat notif yang kurang lebih berisi, bahwa semua data yang
terdapat pada flashdisk akan dihapus. Maka dari itu, sebelum melakukan bootable
flashdisk, terlebih dahulu anda harus melakukan backup pada flashdisk yang anda
gunakan sebagai media instalasi. Jika sudah, pilih OK.

6. Proses pemindahan file ISO ke dalam flashdisk ini memakan waktu beberapa menit
saja.
7. Seperti yang anda lihat pada gambar dibawah, progress bar yang berwarna hijau
sudah penuh. Hal tersebut menandakan bahwa flashdisk anda sudah bootable dan siap
digunakan untuk instalasi windows 8.
Seperti yang sudah saya katakan bahwa flashdisk sudah botable dan siap digunakan
untuk menginstall windows 8 pada PC atau laptop anda. Langkah selanjutnya adalah
mengatur agar booting pertama kali dilakukan pada flashdisk.

Setting BIOS agar booting dari flashdisk

1. Biarkan flashdisk tertancap pada PC atau laptop, tidak perlu dicabut. Kemudian
restart PC atau laptop anda.

2. Untuk masuk ke menu BIOS, tekan tombol DEL (Delete). Tombol masuk BIOS di
setiap PC atau laptop berbeda-beda, tapi yang paling umum adalah DEL, F1, F2, F10
atau Fn+F2, anda bisa mencoba salah satu.

3. Tampilan BIOSnya kurang lebih seperti gambar dibawah ini. Langkah selanjutnya
adalah pindah ke tab Boot dengan menggunakan tombol ◄ ►.
4. Seperti yang anda lihat pada menu Boot, Hard Drive berada di urutan teratas. Hal
tersebut berarti, PC atau laptop anda melakukan booting pertama kali dari HDD
(harddisk).
5. Agar booting pertama kali dilakukan dari flashdisk, anda perlu menggeser
Removable Devices ke urutan teratas atau pertama. Untuk menggesernya, anda bisa
menggunakan tombol +/-.
Sedikit catatan dari saya, biasanya biasanya BIOS
langsung mendeteksi flashdisk sesuai merknya, misal USB
Toshiba dll, bukan dengan nama Removable Devices. Tapi
tetap saja, anda perlu menempatkannya di urutan teratas.

6. Untuk menyimpan konfigurasi yang telah kita lakukan, pindah ke tab Exit, pilih
Exit Saving Changes kemudian pilih Yes. Atau biar lebih mudah, tinggal tekan
tombol F10 kemudian pilih Yes.
Untuk langkah-langkah instalasinya bagaimana?

Mengenai langkah-langkah instalasinya sudah pernah saya tulis pada artikel


sebelumnya. Anda hanya perlu melewati bagian setting BIOS agar booting dari DVD,
karena kita ingin menginstall windows 8 dari flashdisk (bukan dari DVD). Klik link
dibawah ini untuk membacanya:

 Langkah-langkah Instalasi Windows 8/8.1

Semoga artikel mengenai cara menginstall windows 8/8.1 dengan menggunakan


flashdisk yang saya tulis ini mudah anda pahami. Saya sudah jelaskan sedetail yang
saya bisa, misalkan anda masih belum ngeh juga atau ada kesulitan ketika proses
instalasi, jangan sungkan untuk bertanya melalui kolom komentar yang telah
disediakan.