Anda di halaman 1dari 3

STANDAR PROSEDUR

No. Dokumen : No. Revisi : Halaman :1/2

Jl. Salemba Raya No. 4


Telp. +62 21 3916858
Email: rskgm.fkg.ui@gmail.com

Disahkan Oleh :
Direktur RSKGM FKG UI
Tanggal Terbit

SPO

Dr. Maria Purbiati, drg, Sp.Ort(K)


NIP 196310311988032001
Memasukkan cairan atau obat langsung ke dalam pembuluh darah vena
Pengertian dalam jumlah banyak dan dalam waktu yang lama.
1. Memenuhi cairan dan elektrolit tubuh setelah banyak kehilangan
cairan.
Tujuan 2. Memberikan nutrisi untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari
3. Menyediakan suatu medium untuk pemberian obat secara intra
vena
1. Dehidrasi
2. Syok
3. Intoksikasi berat
Indikasi 4. Pra dan pasca bedah sesuai dengan program pengobatan
5. Pemberian nutrisi melalui parenteral
6. Untuk pemberian transfusi darah
7. Pemberian obat melalui IV.
Kebijakan
 Infus set
 IV catheter
 Cairan infuse yg dibutuhkan
 Kasa steril
 Kapas alcohol
 Betadine
 Handscoen
 Gunting
PERSIAPAN ALAT
 Plester
 Pengalas jika diperlukan
 Nierbekken
 Kom kecil
 Torniket
 Spalk jika diperlukan
 Standar infus
 Nursing record (alat tulis dan format dokumentasi)
STANDAR PROSEDUR

No. Dokumen : No. Revisi : Halaman :1/2

Jl. Salemba Raya No. 4


Telp. +62 21 3916858
Email: rskgm.fkg.ui@gmail.com

1. Jelaskan jenis, tujuan dan lamanya prosedur yang akan dilakukan


kepada klien.
PERSIAPAN KLIEN 2. Atur posisi klien senyaman mungkin, lepaskan pakaian pada daerah
yang akan diinfus.
3. Perhatikan privasi klien.
Prosedur 1. Identifikasi indikasi Pemasangan Infus
2. Mengucapkan salam terapeutik
3. Menjelaskan jenis, tujuan, dan lamanya prosedur yang akan
dilakukan kepada klien
4. Persiapan alat:
- Infus set
- IV Chateter
- Cairan infuse yang dibutuhkan
- Kasa steril
- Kapas Alkohol
- Bethadine
- Handscoen
- Gunting
- Plester
- Pengalas jika diperlukan
- Neirbeken
- Kom Kecil
- Tourniquet
- Spalak jika diperlukan
- Standar Infus
- Nursing record (alat tulis dan format dokumentasi)
5. Atur posisi klien sewnyaman mungkin, lepaskan pakaian pada
daerah yang akan di infuse
6. Perhatikan privasi klien
7. Cuci tangan
8. Atur peralatan di samping klien
9. Pasang pengalas di bawah anggota badan yang akan diinfus.
10. Gantungkan botol cairan pada tiang infuse.
11. Desinfeksi tutup botol
12. Buka infus set (pertahankan sterilitas pada kedua ujungnya),
Pasang klem rol sekitar 2 hingga 4 cm dibawah bilik drip.
13. Tusukkan pangkal infuse set kedalam tutup botol.
14. Isi drip atau tabung pengontrol tetesan 1/3 atau ½ bagian.
15. Buka klem infuse, alirkan cairan kedalam nierbekken untuk
mengeluarkan udara, kemudian ditutup kembali.
16. Tutup kembali jarum infuse set dengan penutupnya, letakkan pada
tiang infuse.
17. Pilih tempat distal vena yang digunakan, sebaiknya vena yang
berdilatasi baik.
STANDAR PROSEDUR

No. Dokumen : No. Revisi : Halaman :1/2

Jl. Salemba Raya No. 4


Telp. +62 21 3916858
Email: rskgm.fkg.ui@gmail.com

18. Letakkan torniket 10 hingga 12 cm diatas tempat penusukan.


19. Kenakan sarung tangan.
20. Bersihkan tempat insersi dengan gerakan sirkular.
21. Tusukkan IV cath pada vena dengan sudut 30'. Jika jarum telah
masuk ke dalam vena, ditandai dengan keluarnya darah.
22. Setelah IV cath masuk, tarik mandarin/stilet keluar, ujung IV cath
ditekan.
23. Hubungkan pangkal IV cath dengan selang, buka klem perlahan –
lahan dan pastikan tidak ada pembengkakan pada daerah tusukan.
24. Pasang balutan kasa betadine diatas tempat insersi, lalu tutup
dengan kasa steril, fiksasi dengan plester.
25. Hitung tetesan infuse sesuai instruksi.
26. Pasang spalk bila diperlukan kemudian balut dengan verban.
27. Bersihkan dan rapikan alat ke tempatnya semula
28. Evaluasi
 Validasi perasaan klien
 Sampaikan kepada klien bahwa prosedur telah selesai dan
jelaskan cara hal-hal yang perlu dipatuhi pasien dan
keluarganya.
29. Cuci tangan
30. Dokumentasikan :
 Jenis prosedur, area pemasangan infus, jenis cairan yang
diberikan dan jumlah tetesan.
 Cantumkan paraf dan nama perawat yang melakukan prosedur
Unit Terkait
Dokumen Terkait Formulir Pemasangan Infus
Petugas Perawat