Anda di halaman 1dari 11

CARA LAPOR PAJAK BULANAN LEWAT

ONLINEPAJAK
Jika Anda sudah memiliki NPWP dan EFIN, tahapan selanjutnya adalah mendaftar
aplikasi OnlinePajak. Kabar baik untuk wajib pajak karena untuk mendaftar dan
menggunakan aplikasi ini tidak dipungut biaya sepeser pun.

I. CARA LAPOR PAJAK BULANAN E-FILING 1 KLIK

Untuk tutorial kali ini, jenis SPT Masa yang akan dijadikan sebagai contoh adalah SPT
Masa PPh 21.

1. Daftar efiling pajak di OnlinePajak

Sebelum menggunakan OnlinePajak, Anda harus mendaftar terlebih dahulu untuk


membuat akun. Sekali mendaftar, Anda bisa menggunakan aplikasi OnlinePajak
gratis selamanya. Di bawah ini, tampilan yang akan Anda lihat ketika membuat akun.
2. Hitung pajak otomatis

Setelah mendaftar dan punya akun, Anda akan dihadapkan pada pilihan fitur seperti
di bawah ini. Pilih fitur "PPh 21" atau "PPN". Pada panduan ini, kami memberikan
contoh pelaporan PPh 21.

o Pertama, hitung PPh 21 otomatis karyawan Anda terlebih dahulu dengan


memasukkan data karyawan. Caranya, klik tombol "+" untuk menambah data
karyawan.
o Lalu, masukkan data karyawan, metode perhitungan pajak, BPJS, dan lain
sebagainya. Klik "Lanjutkan dan Simpan".

o PPh 21 karyawan Anda terhitung secara otomatis. Ulangi cara di atas, hingga semua
pajak karyawan terhitung otomatis.
3. Buat ID Billing & Setor Pajak Online 1 Klik

Selanjutnya, buat ID billing dan setor pajak online dengan 1 klik.

o Klik "Setor dan Lapor", untuk melihat SPT Masa Anda yang terisi otomatis. Lalu klik
tombol "Bayar".

o Lakukan konfirmasi pembayaran, dengan mengklik tombol "Bayar". Pastikan Anda


memiliki saldo yang cukup untuk menyetorkan pajak Anda.
o Terima bukti pembayaran pajak yang sah dari negara (BPN/NTPN).
4. e-Filing dengan 1 Klik

Selanjutnya, masuk kembali ke menu "Setor dan Lapor" pada "PPh 21".

o Klik tombol "Lapor".

o Terima bukti lapor pajak online (BPE/NTTE) yang sah dari DJP
Cara Lapor Pajak Bulanan Unggah File CSV

1. Pilih Fitur e-Filing CSV

Akses fitur e-Filing CSV.

2. Unggah File CSV

Klik tombol "Unggah File" untuk mengunggah file CSV Pelaporan dan file PDF
pendukung, lalu pilih file yang hendak diunggah. Pastikan nama file PDF sama
dengan nama file CSV Pelaporan Anda.
3. Klik Tombol "Lapor"

Selanjutnya klik tombol "Lapor". Bila status belum terlapor, jangan unggah
ulang file CSV karena pelaporan SPT tengah diproses. Sedangkan jika status berhasil
terlapor, Anda bisa melihat status "Lihat BPE".

4. Terima Bukti Lapor Anda

Klik "Lihat BPE" untuk mengunduh Bukti Penerimaan Elektronik Anda. Pada BPE
Anda terdapat Nomor Tanda Terima Elektronik (NTTE) yang sah dari DJP.
ISTILAH TEKNIS SAAT LAPOR PAJAK BULANAN
Saat melaporkan pajak, kita seringkali bingung dengan banyaknya istilah teknis
perpajakan. Berikut ini, sejumlah istilah yang sering muncul saat kita melaporkan
pajak bulanan kita.
o MASA PAJAK

Masa Pajak adalah jangka waktu yang ditetapkan kepada wajib pajak untuk hitung-
setor-lapor pajak sebagaimana diatur dalam Undang-Undang KUP.

o PEKERJAAN BEBAS

Pekerjaan yang dilakukan oleh orang pribadi yang mempunyai keahlian khusus
sebagaiusaha untuk memperoleh penghasilan yang tidak terikat oleh suatu hubungan
kerja.

o SPT NIHIL

SPT Nihil adalah SPT yang tidak perlu dilaporkan karena wajib pajak tidak memiliki
karyawan atau pegawai tetap, memiliki karyawan tapi tidak terdapat pembayaran gaji
dan penghasilan seluruh karyawan di bawah PTKP.

o PTKP

PTKP adalah penghasilan tidak kena pajak. Berdasarkan ketentuan mengenai PTKP
terbaru, penghasilan yang tidak kena pajak mencapai Rp 54 juta per tahun.

KESIMPULAN

o eFiling atau lapor SPT online merupakan cara lapor pajak yang paling mudah.
o Terdapat sejumlah aplikasi yang dapat digunakan untuk e-Filing.
o Salah satu aplikasi eFiling yang paling mudah pengoperasiannya adalah
OnlinePajak.
o OnlinePajak merupakan aplikasi gratis untuk hitung-setor-lapor pajak secara online.