Anda di halaman 1dari 3

Farkhan Mahari Swastiko

115160062
Ilmu Lingkungan

1. Contoh Hukum Termodinamika I dan II


a. Hukum Termodinamika I
Pada Hukum termodinamika I terjadi beberapa peristiwa lain, antara lain
yaitu proses isotermal, proses isobarik, proses isokhorik, dan proses adiabatik.
Proses isotermal adalah proses pada peristiwa terjadiinya hukum termodinamika
pertama pada saat suhunya selalu konstan, yang artinya, di dalam sistem tersebut
tidak terjadi perubahan suhu. Proses isobarik adalah peristiwa dimana tekanan tidak
berubah, tekanan di dalam sistem selalu sama dan tidak ada perubahan yang
signifikan. Proses isokhorik adalah peristiwa pada hukum termodinamika pertama
pada saat volumenya yang kostan. Dan proses adiabatik adalah peristiwwa dimana
tidak ada perubahan kalor di dalam sistem.
Penerapan hukum termodinamika I ini contohnya adalah pada bunga es di
kulkas. Jika kulkas disebut sebagai sistem dan panas yang ada di luar nya adalah
lingkungan. Terjadi perubahan suhu dan tekanan di dalam sistem tersebut akan
membuat terjadinya hukum termodinamika pertama. Kalor mengalir dari dalam
sistem ke luar sistem (lingkungan). Lalu, di dalam kulkas bekerja usaha untuk tetap
menstabilkan keadaan di dalam kulkas.
b. Hukum Termodinamika II
1) Pada benda Batu
Batu tidak bisa bergerak dengan sendirinya karena tiba-tiba saja ia punya
energi kinetik. Batu bisa bergerak kalau dirimu lempar. Ketika melempar batu,
energi potensial kimia dalam tubuhmu berubah menjadi energi kinetik batu
2) AC
Sama seperti sistem pendingin yang lain seperti AC dimana terdiri dari beberapa
komponen utama yaitu evaporator, kondensor, kompresor serta alat ekspansi.
Pada evaporator dan kondensor terjadi pertukaran kalor. Pada air-cooled chiller
terdapat air sebagai refrigeran sekunder untuk mengambil kalor dari bahan yang
sedang didinginkan ke evaporator. Air ini akan mengalami perubahan suhu bila
menyerap kalor dan membebaskannya di evaporator.
3) Mesin diesel
Pembakaran gas dilakukan dengan memberikan kompresi hingga tekanannya
tinggi. Pertama terjadi pembakaran gas berekspansi dan dilanjutkan ekspansi
adiabatic. Rasio kompresi siklus Diesel lebih besar dari siklus Otto sehingga
lebih efisien.

2. Prinsip Alam
Pernyataan 1: Permukaan bumi selalu berubah sehingga tidak mungkin
dilestarikan.

Permukaan bumi kita itu selalu berubah (jadi tidak lestari secara alamiah).
Proses perubahan muka bumi (tumbuh/bertambah dan penghancuran/penguraian)
sehingga Nampak permukaan bumi seperti keadaan sekarang disebabkan proses
yang dapat dilihat secara actual sekarang, cuplikannya berikut:
Kita mempunyai suatu rangkaian fakta yang jelas mendemostrasikan bahwa
bahan dari pegunungan yang dihancurkan telah melakukan perjalanan menyusur
sungai. Selain itu proses-proses perubahan yang ada di muka bumi ini dipengaruhi
oleh perubahan waktu.
Permukaan bumi tdak mungkin dilestarikan sebab bumi bergerak secara
dinamis, maksudnya ialah bumi mampu mengalami pergerakan tektonik, gempa,
dan lain sebagainya. Sehingga bumi tidak dapat dilestarikan sepenuhnya karena
pergerakan-pergerakan bumi tersebut membuat perubahan pada bentuk permukaan
bumi. Selain faktor bumi sendri, faktor manusia sangat besar pengaruhnya sebab
manusia bisa saja merusak alam untuk memenuhi kebutuhannya sepeti membuang
sampah sembarangan, menebang pohon tanpa tebang pilih, perburuan liar, dan lain
sebagainya.
Yang perlu kita lestarikan adalah menjaga kelanjutan hidup manusia dan
makhluk hidup lainnya dengan menjaga kelestarian bumi. Hal ini termasuk dalam
menjaga kelstarian hutan, menjaga kebersihan lingkungan, menjaga keseimbangan
ekosistem, menjaga keseimbangan alam dan lain sebagainya.

Pernyataan 2: Bumi berada dalam suatu keadaan tumbuh dan bertambah, tetapi
bumi ini pun berada dalam keadaan penghancuran dan penguraian. Bumi ini
dihancurkan di tempat tertentu, tetapi diperbaharui atau dibangun kembali di tempat
lain dan apakah konsep tersebut berkaitan dengan degradrasi dan agradasi, jelaskan
dengan sketsa penampang yang dilengkapi dengan keterangan pada bagian dan
prosesnya.

Jadi yang dimaksuda pada pernyataan di atas yang termasuk degradasi aitu
pengurangan sedimen. Sedangkan untuk agradasi yaitu penembahan sedimen.
Keduanya merupakan proses yang selalu dialami oleh bumi setiap waktunya.

Lahan

Pengurangan Penembahan

Proses: Proses:

 Erosi  Solid Discharge


 Solinization  Debit aliran air
 Acidification berkurang
 Compaction  Kenaikan muka
 Dan lain-lain tanah atau dasar
sungai

Degradasi
Agradasi