Anda di halaman 1dari 4

Nama : Aghnia Nur Ziyan

NIM : 1811020059

Kelas : III A

PERAN PERAWAT DALAM PELAKSANAAN DIET PERAN PERAWAT DALAM


PELAKSANAAN DIET PASIEN

A. Peran Perawat Sebagai Pemberi Asuhan Keperawatan Terhadap Diet Pasien Peran
Perawat Sebagai Pemberi Asuhan Keperawatan Terhadap Diet Pasien
Sebagai pemberi asuhan keperawatan, perawat membantu pasien
mendapatkan kembali kesehatannya melalui proses penyembuhan. Perawat memfokuskan
asuhan pada kebutuhan kesehatan pasien secara holistic, meliputi upaya untuk
mengembalikan kesehatan emosi, spiritual dan sosial. Pemberi asuhan memberikan
bantuan kepada pasien dan keluarga pasien dengan menggunakan energi dan waktu yang
minimal. Selain itu, dalam perannya sebagai pemberi asuhan keperawatan, perawat
memberikan perawatan dengan memperhatikan keadaan kebutuhan dasar manusia yang
dibutuhkan melalui pemberian pelayanan keperawatan dengan menggunakan proses
keperawatan sehingga dapat ditentukan diagnosis keperawatan agar bisa direncanakan
dan dilaksanakan tindakan yang tepat dan sesuai dengan tingkat kebutuhan dasar
manusia, kemudian dapat dievaluasi tingkat perkembangannya. Pemberian asuhan
keperawatannya dilakukan dari yang sederhana sampai yang kompleks. Salah satunya,
pemberian diet yang tepat kepada pasien untuk kepentingan penyembuhan dan
kenyamanan pasien. Perawat mengkaji diet yang cocok sesuai dengan diagnosa pasien
dan memberikan diet secara berangsur-angsur sesuai dengan kondisi pasien. Dalam
pemberian asuhan keperawatn kepada pasien perawat berkomonikasi dengan dokter dan
ahli gizi, membantu pasien pada saat makan, menjelaskan tentang diet pasien,
obsevasi/evaluasi terhadap diet pasien, serta merencanakan perawatan dirumah.

B. Peran Perawat Sebagai Pemberi Advokat Terhadap Diet Pasien Peran Perawat Sebagai
Pemberi Advokat Terhadap Diet Pasien
Peran perawat sebagai advokat yaitu perawat melindungi hak pasien
sebagai manusia dan secara hukum, serta membantu pasien dalam menyatakan hak-
haknya bila dibutuhkan. Contohnya, perawat memberikan informasi tambahan bagi
pasien yang sedang berusaha untuk memutuskan makanan yang terbaik baginya. Selain
itu, perawat juga melindungi hak-hak pasien melalui cara-cara yang umum dengan
menolak aturan atau tindakan yang mungkin membahayakan kesehatan pasien atau
menentang hak-hak pasien. Peran ini juga dilakukan perawat dalam membantu pasien dan
keluarga dalam menginterpetasikan berbagai informasi dari pemberi pelayanan atau
informasi lain khususnya dalam pengambilan persetujuan atas tindakan keperawatan
yang diberikan kepada pasien, juga dapat berperan mempertahankan dan melindungi hak-
hak pasien yang meliputi hak atas pelayanan sebaik-baiknya, hak atas informasi tentang
penyakitnya, hak atas privasi, hak untuk menentukan nasibnya sendiri dan hak untuk
menerima ganti rugi akibat kelalaian.
C. Peran Perawat Sebagai Pemberi Edukator Terhadap Diet Pasien Peran Perawat Sebagai
Pemberi Edukator Terhadap Diet Pasien
Peran ini dilakukan dengan membantu pasien dalam meningkatkan tingkat
pengetahuan kesehatan, gejala penyakit bahkan tindakan yang diberikan, sehingga terjadi
perubahab perilaku dari pasien setelah dilakukan pendidikan kesehatan. Perawat
memberikan pendidikan gizi dan diet kepada pasien, dimana pendidikan yang didapat
harus diterapkan oleh pasien, makanan apa saja yang boleh dan tidak boleh dikonsumsi,
porsi atau jumlah makan yang dikonsumsi perhari, serta jenis makanannya. Perawat juga
berperan dalam menjawab pertanyaan yang berhubungan dengan makanan yang
dikonsumsi pasien yang diajukan oleh pasien maupun keluarga.

D. Peran Perawat Sebagai Kolaborator Terhadap Diet Pasien Peran Perawat Sebagai
Kolaborator Terhadap Diet Pasien
Peran perawat disini dilakukan karena perawat bekerja melalui tim
kesehatan yang terdiri dari dokter, fisioterapi, ahli gizi dan lain-lain dengan berupaya
mengidentifikasi pelayanan keperawatan yang diperlukan termasuk diskusi atau tukar
pendapat dalam penentuan bentuk pelayanan selanjutnya. Dalam penentuan diet yang
akan dilakukan oleh pasien, perawat berkolaborasi dengan ahli gizi untuk menu diet yang
akan diberikan kepada pasien. Perawat menjelaskan kondisi pasien kepada dokter dan
ahli gizi tentang respon pasien terhadap diet serta perawat merupakan penghubung antara
pasien dengan dokter dan ahli gizi.

E. Peran Perawat Sebagai Koordinator Terhadap Diet Pasien Peran Perawat Sebagai
Koordinator Terhadap Diet Pasien
Peran ini dilaksanakan dengan mengarahkan, merencanakan dan
mengorganisasi pelayanan kesehatan dari tim kesehatan sehinggan pemberian pelayanan
kesehatan dapat terarah serta sesuai dengan kebutuhan pasien. Perawat mengatur waktu
dan seluruh aktifitas atau penanganan pada pasien, merencanakan, mengoorganisasikan,
mengarahkan, dan mengontrol asupan gizi dan diet yang sesuai bagi pasien.

F. Peran Perawat Sebagai Konsultan Terhadap Diet Pasien Peran Perawat Sebagai
Konsultan Terhadap Diet Pasien
Peran seoarang perawat disini yaitu sebagai tempat konsultasi terhadap
masalah atau tindakan keperawatan yang tepat untuk diberikan, diet apa yang akan
diberikan kepada pasien, pasien maupun keluarga dapat berkonsultasi kepada perawat
akan gizi dan diet yang tepat untuk dilakukan. Peran ini dilakukan atas permintaan pasien
tehadap informasi tentang tujuan pelayanan keperawatan yang diberikan.

G. Peran Perawat Sebagai pembaharuan Terhadap Diet Pasien Peran Perawat Sebagai
pembaharuan Terhadap Diet Pasien
Peran perawat sebagai pembaharu dapat dilakukan dengan mengadakan
perencanaan atas gizi dan diet yang akan diberikan kepada pasien, kerjasama baik kepada
rekan kerja maupun pasien dan keluarga pasien, serta perubahan yang sistematis dan
terarah untuk gizi dan diet pasien sesuai dengan metode pemberian pelayanan
keperawatan.
DAFTAR PUSTAKA
https://islidedocs.com/philosophy-of-money.html?utm_source=peran-perawat-dalam-
pelaksanaan-diet-pasien&utm_campaign=download