Anda di halaman 1dari 3

AKUNTANSI MANAJEMEN

RINGKASAN
CHAPTER 8
“Costomer Profitability Analysis/Costumer Accounting”

Oleh :

Arif Munandar S431908001

PROGRAM STUDI S2 MAGISTER AKUNTANSI


FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS
UNIVERSITAS SEBELAS MARET
SURAKARTA
2019
Menurut Bochler (2002), analisis profitabilitas pelanggan adalah suatu pendekatan manajemen
biaya dan manfaat dari melayani pelanggan atau kelompok pelanggan tertentu untuk
meningkatkan profitabilitas organisasi secara keseluruhan. Costumer Profitbility analysis (CPA)
memberikan arahan baru baru untuk auntansi manajemen dimasa yang akan dating, yaitu:

 Kebanyakan sistem akuntansi manajemen tidak berfokus pada pelanggan melaikan pada
produk, departemen atau wilayah geografis,
 disebabkan karena setiap pendapatan tidak memberikan kontribusi yang sama terhadap
laba,
 profitabilitas tidak hanya tergantung pada biaya unit produk atau jasa, tetapi juga
tergantung pada Back End alias sektor hilir perusahaan.
 Salah satu tantangan dalam analisis profitabilitas pelanggan ini adalah bagaimana
menganggarkan dan menelusuri profitabilitas pelanggan dalam waktu yang lama.

Fokus Costumer Account Profitability (CAP), focus dari CAP bisa bervariasi menurut
konterksnya. Pada level yang lebih rendah, CAP focus pada masing-masing pelanggan secara
perorangan, sedangkan pada level yang lebih luas, CAP berfokus pada sekelompok pelanggan.

Alas an kenapa menggunakan CPA adalah karena tiap penghasilan yang dterima memimliki
kontribusi yang berbeda terhadap laba. Pelanggan yang menguntungan adalah pelanggan yang
mampu memberikan kontribusi yang besar terhadap laba bersih perusahaan, yg tidak hanya
diukur dengan melihat volume hasil usaha atau laba kotor yang dihasilkan karena setia
pelanggan memiliki karakteristik yang berbeda.

 Perbedaan pendapatan adalah pendapatan yang diperoleh perusahaan dalam melakukan


usahanya.
o Perbedaan dalam pembebenan harga per unit pada pelanggan
o Perbedaan tingkat volume penjualan diantara pelanggan
o Perbedaan dalam poenawaran produk atau jasa kepada pelanggan yang berbeda
o Perbedaan dalam pemberian produk secara gratis kepada pelanggan.
 Perbedaan biaya adalah biaya yang dibebankan kepada konsumen pada saat konsumen
mengkonsumsi produk atau aktivitas.
o Value chain of business functions
 Perebedaan saluran distribusi
 Perbedaan tingkat pelayanan pelanggan
 Services companies

Fitur kunci analisis profitabilitas pelanggan:


 Entire vakue chain, memangkas semua biaya dari semua bagian yang potensial dalam
rantai nilai.
 Multiple transaction, berfokus pada banyak transaksi pelanggan dari pada single
transaksi.
 Multiple product, berfokus pada pembelian produk yang beragam oleh satu pelanggan
dari pada satu produk dibeli oleh banyak pelanggan.
 Customer specific cost, analisis ini menghubungkan biaya dengan pelanggan tetapi tidak
dihubungkan secara spesifik untuk produk, pelayanan, departemen atau area geogfrafis.
 Anggregate or narrow ficus, analisis ini dapat dilaksanakan pada tingkat yang lebih
tinggi.