Anda di halaman 1dari 20

TUGAS MATA KULIAH FARMAKOLOGI

CONTOH SKENARIO DAN RESEP OBAT ANTIRETROVIRAL

Disusun oleh:
Charisatus Sidqotie
NPM. 1518011189

FAKULTAS KEDOKTERAN
UNIVERSITAS LAMPUNG
2017

1
SKENARIO 1

Seorang mahasiswi, Ani 23 th datang ke poli mata Rumah Sakit dengan keluhan
pandangan mata kabur dan nyeri pada kedua mata. Di samping itu dia merasakan
sering batuk, dahak (+), BB turun (+), keringat malam (+), sariawan di mulut (+), dan
nafsu makan menurun (+). Pasien disarankan periksa ke poli mawar. Pasien
didiagnosis HIV/B20. Tegak dengan gejala klinis dan Elisa Reaktif serta PCR (+) dan
TB paru. Pasien menjalani pengobatan TB mulai 5 Agustus 2016, pasien berada pada
stadium I: HIV dan stadium II: asimtomatis. HMRS pasien ke poli Edelweis untuk
kontrol, mengambil OAT dan memulai terapi ARV. Karena HB rendah, pasien
disarankan mondok untuk transfusi darah. Dari wawancara diketahui pasien
mempunyai faktor resiko unsafe sex (+) dan tatto (+). Hasil pemeriksaan
laboraturium di dapatkan hasil: HB 6,7 g/dl, Asam urat 10,6 mg/dl, Fe 26 , Na 133,
Kalium 2,8, Ig G CMV (+), Ig M CMV dan CD4= 43. Data antropometri pasien TB
=165 cm, BB 60,2 kg. Hasil asupan zat gizi pasien berdasarkan recall 24 jam E: 77
%, P: 50 %, L: 57 %, KH: 80 % dan Fe: 27%. Terapi medis yang diberikan : Infus
NaCl 20 tpm, Cotrimoxazole 1 x 960 mg, OAT Criampisin, INH, Pirazinamid &
etambutol 1 x 4 tab , Kcl 3 x l, Acyclovir 5 x 800 mg, sistenol 3 x 1 tab dan transfusi
PCR sampai Hb mencapai> 10 g/dl (3 kolf).

Resep:

dr. Charisatus Sidqotie


SIP. 1518011189
Rumah Sakit Umum Daerah Bendan
Jalan Gajah Mada No. 3 Pekalongan
Praktek: Senin-Sabtu Pkl 09.00-20.00 WIB
Telp. (0285)7872074

Pekalongan, 14 Maret 2017

R/ Pirazinamid 500 mg tab No. XXVIII


∫ 4 d d tab I

R/ Etambutol 250 mg tab No. XXVIII


∫ 4 d d tab I

Pro : Ani
Usia : 23 tahun
Alamat : Pekalongan
2
SKENARIO 2

Tn.Rudi (28 th) datang ke IGD RS dengan keluhan panas tinggi > 1 minggu disertai
batuk berdahak kehijauan dan sakit kepala. Berat badan turun dalam 1 bulan ini > 10
kg. Tidak bisa makan karena sariawan pada mulut sejak ± 2 bulan yang lalu. Riwayat
7 tahun yang lalu pemakai Narkoba suntik.

Pada Pemeriksaan fisik ditemukan keadaan umum : tampak sakit berat, kurus; BB: 35
kg; Tanda vital : T : 110/70 mmHg, RR : 28 x/menit, Nadi: 120x/ menit, Suhu: 39º C;
Mata: Konjungtiva palpebrae anaemis; Mulut: Tampak diselubungi lapisan putih
pada langit-langit dan lidah; Paru: Ronkhi diseluruh lapangan paru kanan-kiri;
Ekstremitas: Dipergelangan tangan kiri tampak banyak sikatriks bekas luka sayatan.

Resep:

dr. Charisatus Sidqotie


SIP. 1518011189
Rumah Sakit Umum Daerah Bendan
Jalan Gajah Mada No. 3 Pekalongan
Praktek: Senin-Sabtu Pkl 09.00-20.00 WIB
Telp. (0285)7872074
Pekalongan, 14 Maret 2017

R/ Tenofovir 300 mg tab No. XXVIII

∫ 4 d d tab I

R/ Lamivudin 150 mg tab No. XIV

∫ 2 d d tab I

R/ Efavirenz 600 mg tab No. VII

∫ 1 d d tab I a. n.

Pro : Rudi
Usia : 28 tahun
Alamat : Pekalongan

3
SKENARIO 3

Tuan Wawan, 25 tahun, mengeluh diare yang hilang timbul sejak 3 bulan yang lalu.
Selain itu pasien juga mengeluh sering demam, sariawan, tidak nafsu makan dan
berat badan menurun 10 kg dalam waktu 3 bulan terakhir. Dari riwayatnya dikatakan
pasien sering melakukan hubungan seksual secara bebas. Pada pemeriksaan fisik
pasien terlihat kaheksia, mukosa lidah kering dan terdapat bercak-bercak putih.
Pemeriksaan laboratorium darah rutin LED 50 mm/jam. Pemeriksaan feses
terdapat sel ragi. Pada pemeriksaan srening antibodi HIV didapatkan hasil
(+) kemudian dokter menganjurkan pemeriksaan konfirmasi HIV dan hitung jumlah
limfosit T CD4 dan CD8. Dari data tersebut dokter menyimpulkan bahwa
penderita ini mengalami gangguan defisiensi imun akibat terinfeksi virus HIV.
Dokter menganjurkan pasien untuk dating ke dokter lain dengan alasan yang tidak
jelas.

Resep:

dr. Charisatus Sidqotie


SIP. 1518011189
Rumah Sakit Umum Daerah Bendan
Jalan Gajah Mada No. 3 Pekalongan
Praktek: Senin-Sabtu Pkl 09.00-20.00 WIB
Telp. (0285)7872074
Pekalongan, 14 Maret 2017

R/ Zidovudin 300 mg tab No. XIV

∫ 2 d d tab I

R/ Lamivudin 150 mg tab No. XIV

∫ 2 d d tab I

R/ Efavirenz 600 mg tab No. VII

∫ 1 d d tab I a. n.

Pro : Wawan
Usia : 25 tahun
Alamat : Pekalongan
4
SKENARIO 4

Siti, 20 tahun mengalami demam sejak 6 hari yang lalu dan saat demam didahului
menggigil selama 20 menit. Setelah menggigil, demamnya turun sampai suhu normal
lalu pasien berkeringat sampai terasa basah seluruh tubuhnya. Demam bersifat
intermiten. Ia juga mengeluh nyeri kepala terutama di daerah dahi dan nyeri seiktar
bola mata. Siti mengaku melakukan seks bebas. Dari pemeriksaan fisik didapatkan
kesadaran samnolen, tekanan darah 100/70, nadi 120x/menit, frekuensi
nafas30x/menit, suhu 400C, kunjungtiva anemis +/+, sklera ikterik +/+, pemeriksaan
rongga thoraks dalam batas normal, pada pemeriksaan abdomen didapatkan hepar
teraba 1cm bawah proc. Xipoid serta lien teraba pada schufner 1. Rumple
leed menimbulkan 7 ptekie. Hasil pemmeriksaan lab adalah Hb 8 gr%, leukosit
4000/mm3. Preparat darah tebal dan tipis didapatkan plasmodium. Keluarga pasien
menyatakan penyakit yang diderita ini masih dapat kambuh bila sudah minum obat.

Resep:

dr. Charisatus Sidqotie


SIP. 1518011189
Rumah Sakit Umum Daerah Bendan
Jalan Gajah Mada No. 3 Pekalongan
Praktek: Senin-Sabtu Pkl 09.00-20.00 WIB
Telp. (0285)7872074
Pekalongan, 14 Maret 2017

R/ Zidovudin 300 mg tab No. XIV

∫ 2 d d tab I

R/ Lamivudin 150 mg tab No. XIV

∫ 2 d d tab I

R/ Nevirapin 200 mg tab No. XIV

∫ 2 d d tab I

Pro : Siti
Usia : 20 tahun
Alamat : Pekalongan
5
SKENARIO 5

Tn. Malik, usia 26 tahun, menikah 2 tahun, belum memiliki keturunan, pendidikan
sarjana, pekerjaan wiraswasta, alamat Mampang Jakarta. Pasien tinggal dirumah
orang tuanya bersama dengan istri. Sebelum sakit pasien bekerja di percetakan, tidak
pernah olah raga rutin. Pasien tidak terbiasa makan pagi. Pasien terbiasa minum kopi
2 cangkir/hari, merokok 1 – 2 pak/hari, mengunakan alkohol dan narkotika suntik
jenis putau dengan frekuensi 1 – 2 x/minggu. Pasien mengatakan bahwa ia juga
menganut seks bebas dengan pekerja seks komersial dan dengan beberapa pasangan
terdahulu sebelum menikah.

Selama sakit di rumah, pasien tidak bekerja, tidak mampu melakukan aktifitas diluar
rumah. Kebiasaan merokok, alkohol, narkotika dan kegiatan seks berhenti. Di rumah
sakit pasien bedrest.

Saat masuk rumah sakit (MRS) pasien lemas seluruh badan selama 3 hari, pasien
tidak mau makan karena mual dan muntah, batuk-batuk dan demam naik turun. Dada
terasa sakit sewaktu batuk tetapi tidak sesak. 1 hari sebelum MRS pasien mengalami
penurunan kesadaran, seperti ngantuk, sulit berkomunikasi, ngompol dan diare ± 10
x/hari, mengeluh pusing dan pingsan sepulang pengobatan alternatif kemudian pasien
langsung dibawa ke IGD RSCM oleh ayah dan istrinya.

Berat badan turun drastis, keluarga tidak tahu berapa kg tetapi saat ini pasien sangat
kurus. Saat MRS, tanda vital tekanan darah 110/80 mmHg, nadi 80 x/menit, frekuensi
napas 20x/menit, suhu 37.9o C, demam, pasien tampak mual, nyeri kepala berdenyut.
Status neurologis GCS E3VafasiaM5, pupil bulat isokor Ø 3/3 mm rcl +/+ rctl +/+,
kaku kuduk ada, lasag <70/<70, kernig <135/<135, Nervus karnial parese N VII
sinistra sentral, otonom inkontinensia uri, motorik kesan hemiparase, reflek fisiologis
++/++, reflek patologis +/+ sensorik belum dapat dinilai.
Selanjutnya dilakukan pengkajian keperawatan dan diperoleh data tanda vital tekanan
darah 120/80 mmHg, nadi 100 x/menit, frekuensi napas 28 x/menit, suhu 38,5o C,
status generalis pada kepala dalam batas normal (dbn), mata konjunktiva pucat, sklera
ikterik, leher tidak terdapat pembesaran kelenjar getah bening, telinga dbn, hidung
dbn, tenggorok dbn, terdapat plak putih tersebar dalam rongga mulut, jantung dbn,
paru vesikuler, ronchi +/+, whezing -/-, abdomen lemas, terdapat nyeri tekan, bising
usus dbn, ekstremitas hemiparese dan tidak terdapat odema, kulit pada daerah
tertekan tampak terjadi erupsi terutama pada sakrum terdapat erupsi epidermis sekitar
5x5 cm. Status neurologis GCS E3V4M5, pupil isokor Ø 4 mm rcl +/+ rctl +/+, kaku
kuduk tidak ada, lasag <70/<70, kernig <135/<135, Nervus karnial parese N VII
sinistra sentral, otonom inkontinensia uri, terpasang kateter, motorik hemiparase,
reflek fisiologis ++/++, reflek patologis +/+ sensorik belum dapat dinilai. Aktifitas

6
bedrest, miring kiri-kanan dibantu, ROM terbatas/pasif, gambaran diri, ideal diri,
harga diri, peran diri, identitas diri tidak dapat dinilai, psikologis tidak dapat dinilai.
Selama dirawat pasien mendapatkan O2 2 ltr/mnt, terpasang NGT untuk
memasukkan cairan dan nutrisi cair, obat anti jamur 2-3 tetes 3 x/hari, New Diatab 3
x 2 tablet yang dihaluskan.

Pemeriksaan laboratorium, T Helper (CD4+) 45. CT-scan kepala diperoleh hasil


sugestif toxoplasmosis dengan ventrikulomegali.

Resep:

dr. Charisatus Sidqotie


SIP. 1518011189
Rumah Sakit Umum Daerah Bendan
Jalan Gajah Mada No. 3 Pekalongan
Praktek: Senin-Sabtu Pkl 09.00-20.00 WIB
Telp. (0285)7872074
Pekalongan, 14 Maret 2017

R/ Tenofovir 300 mg tab No. XXVIII

∫ 4 d d tab I

R/ Lamivudin 150 mg tab No. XIV

∫ 2 d d tab I

R/ Efavirenz 600 mg tab No. XIV

∫ 1 d d tab I a. n.

Pro : Malik
Usia : 26 tahun
Alamat : Jakarta

7
SKENARIO 6

Tn. Dodi, usia 35 tahun, pendidikan menengah pariwisata, bekerja sebagai penata
rias, alamat Bekasi Jawa Barat. Pasien tinggal sendiri kost di Jakarta Selatan.
Sebelum sakit pasien memiliki aktifitas yang cukup padat pagi sampai siang bekerja
di salon kecantikan. Pasien tidak mengunakan alkohol dan narkotika suntik. Pasien
pernah mengkonsumsi ekstasi lebih dari 1 tahun dan sudah berhenti setahun yang lalu
sejak merasakan sakit. Pasien mengatakan bahwa ia sering melakukan hubungan seks
bebas sejenis.

Selama sakit di rumah, pasien tidak bekerja, pasien hanya tiduran saja. Kebiasaan
merokok berhenti. Di rumah sakit pasien duduk dan berjalan seperlunya karena cepat
lelah. Pasien masuk rumah sakit (MRS) dengan keluhan utama muntah darah 2 hari
SMRS bercampur makanan. Darah merah segar ± ½ gelas. Batuk-batuk dengan
sputum kuning kental. Terkadang sesak. Pada pemeriksaan fisik diperoleh data tanda
vital tekanan darah 110/70 mmHg, nadi 80 x/menit, frekuensi napas 20 x/menit, suhu
36.3o C, status general kepala dalam batas normal (dbn), mata konjunktiva pucat,
leher JVP 5 – 2 cmH2O, tidak ada pembesaran kelenjar getah bening, telinga dbn,
hidung dbn, tenggorok dbn, terdapat kandidiasis oral, jantung dbn, paru vesikuler,
ronchi +/+, whezing -/- abdomen lemas, tahanan, ekstremitas tidak terdapat odema.
Aktifitas duduk, jalan perlahan, ROM bebas, konsep diri kearah positif.
Secara psikologis pasien dalam batas normal. Pasien tampak berbicara dengan pasien
lain dan dengan perawat. Pasien pernah konsul ke Pokdiksus 1 x atas indikasi HIV
positif kemudian meminta untuk dirawat di RSU Bekasi. Pasien mendapat OAT.
Pasien menggunakan O2 2 liter/menit. Pasien tampak bernapas dalam dan panjang
bila beraktifitas.
Untuk minum pasien menggunakan air kemasan gelas dan botol, persediaan cukup.
Asupan minum 1000 - 2000 ml/hari. Pasien mampu mengambil minum sendiri.
Keadaan rongga mulut kurang baik, tampak plak putih (candidiasis oral), di dinding
rongga kanan dan kiri. Pasien seringberkeringat. Pasien mendapatkan terapi NaCl
0,9%/8 jam.

Makanan disediakan rumah sakit dalam bentuk paket 1 porsi nasi lunak, buah, snack,
telur, dan susu atau kacang hijau. Diit 1900 kkal. Pasien merasa mual pada bau
makanan yang tajam. Tidak nafsu makan. Berat badan menurun 15 kg dalam 2 bulan
Pasien diare ± 5 x/hari, coklat, tidak terlalu banyak, berbau khas. Pasien tidak
mengalami masalah dalam berkemih. Pasien defekasi dan berkemih dikamar mandi.
Pesien mendapatkan obat anti jamur yang diberikan 2-3 tetes 3 x/hari. New Diatab 3
x 2 tablet. Pada pemeriksaan Thoraks AP/PA didapatkan kesan: infiltrate dikedua
lapang paru. Hasil laboratorium didapatkan jumlah T Helper (CD4+) 32.

8
Resep:

dr. Charisatus Sidqotie


SIP. 1518011189
Rumah Sakit Umum Daerah Bendan
Jalan Gajah Mada No. 3 Pekalongan
Praktek: Senin-Sabtu Pkl 09.00-20.00 WIB
Telp. (0285)7872074
Pekalongan, 14 Maret 2017

R/ Tenofovir 300 mg tab No. XXVIII

∫ 4 d d tab I

R/ Lamivudin 150 mg tab No. XIV

∫ 2 d d tab I

R/ Nevirapin 200 mg tab No. XIV

∫ 2 d d tab I

Pro : Dodi
Usia : 35 tahun
Alamat : Bekasi

9
SKENARIO 7

Seorang wanita, Bu Susi 30 tahun, mengeluh hidungnya tersumbat dan pipi terasa
berat sejak 5 bulan yang lalu. Pasien sebelumnya telah memeriksakan diri ke dokter
THT dan didiagnosis menderita sinusitis. Pasien mengaku keluhannya berulang.
Selain itu pasien juga mengeluh sering demam, sariawan, tidak nafsu makan dan
berat badan menurun 15 kg dalam waktu 5 bulan terakhir. Dari hasil anemnesis
riwayat pribadinya, dikatakan pasien menggunakan narkoba suntik. Pada
pemeriksaan fisik pasien terlihat kaheksia, mukosa lidah kering dan terdapat bercak-
bercak putih. Pemeriksaan laboratorium darah rutin LED 50 mm/jam. Pemeriksaan
feses terdapat sel ragi. Pada pemeriksaan srening antibodi HIV didapatkan
hasil (+) kemudian dokter menganjurkan pemeriksaan konfirmasi HIV dan hitung
jumlah limfosit T CD4 dan CD8. Dari data tersebut dokter menyimpulkan
bahwa penderita ini mengalami gangguan defisiensi imun akibat terinfeksi virus
HIV.

Resep:
dr. Charisatus Sidqotie
SIP. 1518011189
Rumah Sakit Umum Daerah Bendan
Jalan Gajah Mada No. 3 Pekalongan
Praktek: Senin-Sabtu Pkl 09.00-20.00 WIB
Telp. (0285)7872074
Pekalongan, 14 Maret 2017

R/ Tenofovir 300 mg tab No. XXVIII

∫ 4 d d tab I

R/ Lamivudin 150 mg tab No. XIV

∫ 2 d d tab I

R/ Efavirenz 600 mg tab No. VII

∫ 1 d d tab I a. n.

Pro : Susi
Usia : 30 tahun
Alamat : Pekalongan 10
SKENARIO 8

Seorang pasien bernama Ana yang berusia 18 tahun mengalami demam sejak 10 hari
yang lalu dan saat demam didahului menggigil selama 20 menit. Setelah menggigil,
demamnya turun sampai suhu normal lalu pasien berkeringat sampai terasa basah
seluruh tubuhnya. Demam bersifat intermiten. Ia juga mengeluh nyeri kepala
terutama di daerah dahi dan nyeri seiktar bola mata. Selain itu, ia juga mengeluh
sering kelelahan tanpa sebab yang jelas. Ana mengaku melakukan seks bebas sesama
jenis. Dari pemeriksaan fisik didapatkan kesadaran samnolen, tekanan darah 100/70,
nadi 120x/menit, frekuensi nafas30x/menit, suhu 400C, kunjungtiva anemis +/+,
sklera ikterik +/+, pemeriksaan rongga thoraks dalam batas normal, pada pemeriksaan
abdomen dalam batas normal. Tes rumple leed negatif. Hasil pemmeriksaan lab
adalah Hb 8 gr%, leukosit 4000/mm3. Tes Antibodi HIV positif.

Resep:
dr. Charisatus Sidqotie
SIP. 1518011189
Rumah Sakit Umum Daerah Bendan
Jalan Gajah Mada No. 3 Pekalongan
Praktek: Senin-Sabtu Pkl 09.00-20.00 WIB
Telp. (0285)7872074
Pekalongan, 14 Maret 2017

R/ Zidovudin 300 mg tab No. XIV

∫ 2 d d tab I

R/ Lamivudin 150 mg tab No. XIV

∫ 2 d d tab I

R/ Efavirenz 600 mg tab No. VII

∫ 1 d d tab I a. n.

Pro : Ana
Usia : 18 tahun
Alamat : Pekalongan

11
SKENARIO 9

Tuan Abi 30 tahun, mengeluh radang tenggorokan dan terasa sakit saat menelan sejak
2 bulan yang lalu. Pasien mengaku keluhannya masih muncul walaupun sudah
minum obat. Selain itu pasien juga mengeluh sering demam, sariawan, tidak nafsu
makan dan berat badan menurun 15 kg dalam waktu 2 bulan terakhir. Dari hasil
anemnesis riwayat pribadinya, dikatakan pasien menggunakan narkoba suntik. Pada
pemeriksaan fisik pasien terlihat kaheksia, mukosa lidah kering dan terdapat bercak-
bercak putih di rongga mulutnya. Pemeriksaan laboratorium darah rutin LED 50
mm/jam. Pemeriksaan feses terdapat sel ragi. Pada pemeriksaan srening
antibodi HIV didapatkan hasil (+) kemudian dokter menganjurkan pemeriksaan
konfirmasi HIV dan hitung jumlah limfosit T CD4 dan CD8. Dari data tersebut
dokter menyimpulkan bahwa penderita ini mengalami gangguan defisiensi imun
akibat terinfeksi virus HIV.

Resep:
dr. Charisatus Sidqotie
SIP. 1518011189
Rumah Sakit Umum Daerah Bendan
Jalan Gajah Mada No. 3 Pekalongan
Praktek: Senin-Sabtu Pkl 09.00-20.00 WIB
Telp. (0285)7872074
Pekalongan, 14 Maret 2017

R/ Zidovudin 300 mg tab No. XIV

∫ 2 d d tab I

R/ Lamivudin 150 mg tab No. XIV

∫ 2 d d tab I

R/ Nevirapin 200 mg tab No. XIV

∫ 2 d d tab I

Pro : Abi
Usia : 30 tahun
Alamat : Pekalongan
12
SKENARIO 10

Tn. Gunawan, usia 37 tahun, bekerja sebagai asisten Aktris, alamat Depok, Jawa
Barat. Dari hasil anemnesis didapatkan bahwa pasien sering minum alkohol dan
menggunakan narkotika suntik. Pasien datang dengan keluhan utama muntah darah 2
hari SMRS bercampur makanan. Darah merah segar ± ½ gelas. Batuk-batuk dengan
sputum kuning kental. Terkadang sesak. Pasien mengaku tidak nafsu makan dan berat
badan menurun 13 kg dalam 2.
Pada pemeriksaan fisik diperoleh data tanda vital tekanan darah 110/70 mmHg, nadi
80 x/menit, frekuensi napas 20 x/menit, suhu 36.3o C, status general kepala dalam
batas normal (dbn), mata konjunktiva pucat, leher JVP 5 – 2 cmH2O, tidak ada
pembesaran kelenjar getah bening, telinga dbn, hidung dbn, tenggorok dbn, terdapat
kandidiasis oral, jantung dbn, paru vesikuler, ronchi +/+, whezing -/- abdomen lemas,
tahanan, ekstremitas tidak terdapat odema. Pada pemeriksaan Thoraks AP/PA
didapatkan kesan: infiltrate dikedua lapang paru. Hasil laboratorium didapatkan
jumlah T Helper (CD4+) 32.

Resep:
dr. Charisatus Sidqotie
SIP. 1518011189
Rumah Sakit Umum Daerah Bendan
Jalan Gajah Mada No. 3 Pekalongan
Praktek: Senin-Sabtu Pkl 09.00-20.00 WIB
Telp. (0285)7872074
Pekalongan, 14 Maret 2017

R/ Tenofovir 300 mg tab No. XXVIII


∫ 4 d d tab I

R/ Lamivudin 150 mg tab No. XIV


∫ 2 d d tab I

R/ Nevirapin 200 mg tab No. XIV


∫ 2 d d tab I

Pro : Gunawan
Usia : 37 tahun
Alamat : Depok

13
SKENARIO 11

Nawas, usia 22 tahun, mahasiswa, belum menikah, alamat Rajabasa Bandar


Lampung. Pasien tinggaldi kontrakan bersama dengan teman-temannya. Dari hasil
anemnesis didapatkan pasien tidak pernah olah raga rutin. Pasien tidak terbiasa
makan pagi. Pasien terbiasa minum kopi 2 cangkir/hari, merokok 1 – 2 pak/hari,
mengunakan alkohol dan narkotika suntik jenis putau dengan frekuensi 1 – 2
x/minggu. Pasien mengatakan bahwa ia juga pernah melakukan hubungan seksual.
Pasien mengaku lemas seluruh badan sejak 7 hari lalu, pasien tidak mau makan
karena mual dan muntah, batuk-batuk dan demam naik turun sejak 2 bulan lalu. Dada
terasa sakit sewaktu batuk tetapi tidak sesak. Berat badan turun drastis, keluarga tidak
tahu berapa kg tetapi saat ini pasien sangat kurus. Sebelumnya pasien telah
melakukan pengobatan alternatif tetapi tidak ada perubahan.

Dari hasil pemeriksaan fisik, tanda vital tekanan darah 110/80 mmHg, nadi 80
x/menit, frekuensi napas 20x/menit, suhu 37.9o C, demam, pasien tampak mual, nyeri
kepala berdenyut. Pemeriksaan laboratorium, T Helper (CD4+) 45.

Resep:
dr. Charisatus Sidqotie
SIP. 1518011189
Rumah Sakit Umum Daerah Bendan
Jalan Gajah Mada No. 3 Pekalongan
Praktek: Senin-Sabtu Pkl 09.00-20.00 WIB
Telp. (0285)7872074
Pekalongan, 14 Maret 2017

R/ Tenofovir 300 mg tab No. XXVIII


∫ 4 d d tab I

R/ Lamivudin 150 mg tab No. XIV


∫ 2 d d tab I

R/ Efavirenz 600 mg tab No. VII


∫ 1 d d tab I a. n.

Pro : Nawas
Usia : 22 tahun
Alamat : Rajabasa, Bandar Lampung
14
SKENARIO 12

Seorang ibu hamil, Ibu Rere usia 27 tahun, menikah 2 tahun yang lalu, alamat
Rajabasa Bandar Lampung datang ke Rumah Sakit. Pasien mengeluh berat badannya
turun drastis dalam 3 bulan terakhir. Selain itu, ia juga mengeluhkan diare berulang
sejak 2 bulan terakhir dan nyeri telan yang tak kunjung sembuh. Suaminya bekerja
sebagai supir truk. Pada pemeriksaan fisik didapatkan pada lidah terdapat bercak-
bercak putih. Keadaan umum pasien tampak sakit sedang, berat badan 35 kg, TD
120/80, RR 25x/ menit, Nadi 100x/menit, dan suhu 38o C.

Resep:
dr. Charisatus Sidqotie
SIP. 1518011189
Rumah Sakit Umum Daerah Bendan
Jalan Gajah Mada No. 3 Pekalongan
Praktek: Senin-Sabtu Pkl 09.00-20.00 WIB
Telp. (0285)7872074
Pekalongan, 14 Maret 2017

R/ Zidovudin 300 mg tab No. XIV

∫ 2 d d tab I

R/ Lamivudin 150 mg tab No. XIV

∫ 2 d d tab I

R/ Efavirenz 600 mg tab No. VII

∫ 1 d d tab I a. n.

Pro : Rere
Usia : 27 tahun
Alamat : Pekalongan

15
SKENARIO 13

Seorang wanita 19 tahun, Elsa datang ke Rumah Sakit Pendidikan Unila dengan
keluhan berat badan menurun drastis, badan semakin melemah, dan mudah terserang
penyakit. Selain itu, sariawan yang dideritanya juga tak kunjung sembuh.
Sebelumnya pasien sudah didiagnosis menderita Aids oleh dokter saat kelas 3 SMA.
Ibunya punya riwayat penyakit yang sama sepertinya.
Dari hasil pemeriksaan fisik, tanda vital tekanan darah 110/80 mmHg, nadi 80
x/menit, frekuensi napas 20x/menit, suhu 37.9o C, demam, pasien tampak mual, nyeri
kepala berdenyut. Pemeriksaan laboratorium, T Helper (CD4+) 45.

Resep:
dr. Charisatus Sidqotie
SIP. 1518011189
Rumah Sakit Umum Daerah Bendan
Jalan Gajah Mada No. 3 Pekalongan
Praktek: Senin-Sabtu Pkl 09.00-20.00 WIB
Telp. (0285)7872074
Pekalongan, 14 Maret 2017

R/ Zidovudin 300 mg tab No. XIV

∫ 2 d d tab I

R/ Lamivudin 150 mg tab No. XIV

∫ 2 d d tab I

R/ Nevirapin 200 mg tab No. XIV

∫ 2 d d tab I

Pro : Elsa
Usia : 19 tahun
Alamat : Pekalongan

16
SKENARIO 14

Tuan Beni usia 35 tahun adalah seorang supir bus antar provinsi. Ia telah bekerja
selama 15 tahun sebagai seorang supir. Akhir-akhir ini Tuan Beni sering mengalami
demam, diare, dan sariawan yang tak kunjung sembuh sudah hampir 3 bulan. Selain
itu, BB turun lebih dari 5 kg. Tuan Beni tidak menganggap seris penyakitnya dan
hanya minum obat-obatan warung. Namun, keluhannya semakin memburuk hingga
Tuan Beni dilarikan ke Rumah Sakit oleh keluarganya. Dari hasil pemeriksaan
dokter, Tuan Beni positif HIV.

Resep:
dr. Charisatus Sidqotie
SIP. 1518011189
Rumah Sakit Umum Daerah Bendan
Jalan Gajah Mada No. 3 Pekalongan
Praktek: Senin-Sabtu Pkl 09.00-20.00 WIB
Telp. (0285)7872074
Pekalongan, 14 Maret 2017

R/ Tenofovir 300 mg tab No. XXVIII


∫ 4 d d tab I

R/ Lamivudin 150 mg tab No. XIV


∫ 2 d d tab I

R/ Nevirapin 200 mg tab No. XIV


∫ 2 d d tab I

Pro : Beni
Usia : 35 tahun
Alamat : Pekalongan

17
SKENARIO 15

Tuan Husen usia 40 tahun dirawat inap di rumah sakit karena diare sudah sebulan tak
sembuh-sembuh meskipun sudah berobat ke dokter. Pekerjaan Tuan Husen adalah
supir Truk dan ia baru saja menikah 2 tahun yang lalu. Tuan Husen mengatakan
bahwa ia mengalami diare cair kurang lebih 10x per hari dan BB menurun 8 kg dalam
satu bulan serta sariawan yang tak kunjung sembuh.Dari pemeriksaan fisik didapat
TD normal, RR 28x/menit, Nadi 120x/menit, konjungtiva anemis, sklera tak ikterik,
paru-paru: ronchi +/+ dan wheezing +/-. Hasil foto thorax ditemukan pleural efusi
kanan. Hasil pemeriksaan lab didapatkan Hb 11 gr/dl, leukosit 20.000/UI, trombosit
160.000/UL, LED 30 mm, Na 8 mmol/L, CI 110 mmol/L, K 2,8 mmol/L, protein 3,5.

Resep:
dr. Charisatus Sidqotie
SIP. 1518011189
Rumah Sakit Umum Daerah Bendan
Jalan Gajah Mada No. 3 Pekalongan
Praktek: Senin-Sabtu Pkl 09.00-20.00 WIB
Telp. (0285)7872074
Pekalongan, 14 Maret 2017

R/ Tenofovir 300 mg tab No. XXVIII

∫ 4 d d tab I

R/ Lamivudin 150 mg tab No. XIV

∫ 2 d d tab I

R/ Efavirenz 600 mg tab No. VII

∫ 1 d d tab I a. n.

Pro : Husen
Usia : 40 tahun
Alamat : Pekalongan

18
SKENARIO 16

Ny. Ayu berusia 37 tahun, datng ke poliklinik sebuah rumah sakit untuk
memeriksakan kehamilan. Saat ini Ny. Ayu sedang menjalani kehamilannya yang
kedua. Anaknya yang pertama laki-laki, kini berusia 13 tahun. Setelah melahirkan
anak pertama, suami Ny. Ayu meninggalkan rumah tanpa kabar. Kemudian 2 tahun
lalu Ny. Ayu menikah lagi dan saat ini sedang hamil ke-2. Hari pertama haid adalah
10 minggu yang lalu. Tidak ada keluhan yang dirasakan pada kehamilan saat ini, serta
pemeriksaan fisiknya masih dalam batas normal. Dari hasil pemeriksaan penunjang
didapatkan Hb 11,9 gr/dl, MCV 82 fl, Leukosit 4,1x109/L, Gol Darah A(+), HIV: (+).

Resep:
dr. Charisatus Sidqotie
SIP. 1518011189
Rumah Sakit Umum Daerah Bendan
Jalan Gajah Mada No. 3 Pekalongan
Praktek: Senin-Sabtu Pkl 09.00-20.00 WIB
Telp. (0285)7872074
Pekalongan, 14 Maret 2017

R/ Zidovudin 300 mg tab No. XIV

∫ 2 d d tab I

R/ Lamivudin 150 mg tab No. XIV

∫ 2 d d tab I

R/ Efavirenz 600 mg tab No. VII

∫ 1 d d tab I a. n.

Pro : Ayu
Usia : 37 tahun
Alamat : Pekalongan

19
DAFTAR PUSTAKA

Dewanto, G. 2009. Panduan Praktis Diagnosis dan Tatalaksana Penyakit Syaraf.


Jakarta: EGC.

Mansjoer, Arif dkk. 2000. Kapita Selekta Kedokteran Jilid II Edisi IV. Jakarta: Media
Aesculapius.

Nursalam. 2007. Asuhan Keperawatan pada Pasien Terinfeksi HIV/AIDS. Jakarta:


Salemba Medika.

Smeltzer, Suzzane. 2001. Buku Ajar Keperawatan Medikal Bedah Brunner


Suddarth. Jakarta: EGC.

Sudoyo, Aru W. et al. 2006. Buku Ajar Ilmu Penyakit Dalam Jilid II Edisi V. Jakarta:
Interna Publishing.

20