Anda di halaman 1dari 13

1

LAPORAN PKL
PEMERIKSAAN DAN PENGUJIAN LINGKUNGAN KERJA
DI PT. PEMBANGKITAN JAWA BALI SERVICES

Kelompok II
Disusun Oleh:
1. Firas Azmi
2. Jumiati
3. Handana Eka S.
4. Randy Juliand Riwu
5. Sona Ardiansyah
6. Syawsi Syamsi
7. Mahfud Effendi

PEMBINAAN AHLI K3 MUDA LINGKUNGAN KERJA


KOMPETENSI AHLI MUDA HIGIENE INDUSTRI (HIMU)
SIDOARJO
DESEMBER 2019
2

BAB 1
PENDAHULUAN

1.1 Lataran Belakang


PT. PJB Services adalah anak perusahaan dari PT Pembangkitan Jawa
Bali yang bergerak dibidang Jasa Operasi dan Pemeliharaan Pembangkit
Listrik yang didirikan pada 31 Maret 2001. Perusahaan ini berlokasi di Jl.
Raya Juanda, Semambung, Sidoarjo, Jawa Timur 61253. Dalam
menjalankan tugas dan fungsinya PT PJB Services didukung sarana dan
prasarana yang meliputi bangunan 4 lantai, laboratorium, SDM yang
kompeten berjumlah 234 orang serta pusat informasi.

VISI
“Menjadi perusahaan penyedia solusi pengelolaan pembangkit listrik
dan pendukungnya yang terpercaya”
MISI
1. Menerapkan praktik terbaik sistem manajemen pengelolaan aset
pembangkit listrik dan pendukungnya dengan standar internasional untuk
kepuasan pelanggan.
2. Mengoptimalkan pengelolaan sumber daya perusahaan guna
meningkatkan kinerja, dan harapan stakeholder.
3

3. Mengembangkan hubungan sinergis dengan mitra dan pemangku


kepentingan lainnya serta berkontribusi positif terhadap lingkungan dan
masyarakat
4

1.2 Tujuan
1.2.1 Tujuan Umum
Pelaksanaan Permenaker No. 05 tahun 2018 tentang K3
lingkungan kerja dimana perusahaan wajib melaksanakan K3 lingkungan
kerja dengan didukung oleh personel yang mempunyai kompetensi
dibidang higiene industri.
1.2.2 Tujuan Khusus
a. Menambah pengetahuan dan melatih kemampuan tenaga K3
lingkungan kerja sehingga mampu mengetahui ruang lingkup higiene
industri dan pengaruh bahaya kesehatan kerja berupa faktor fisika
berupa pengukuran Index Suhu Bola Basah (ISBB), kebisingan dan
pencahayaan, faktor kimia berupa pengukuran CO, digedung TDC
ruang 301 dan psikologi di area kerja.
b. Untuk mengetahui ketersediaan fasilitas higiene dan sanitasi yang
dimiliki oleh perusahaan dan kesesuaiannya dengan peraturan.

1.3 Dasar Hukum


a. Undang undang No 3 Tahun 1969 tentang persetujuan konvensi ILO
No 120 mengenai higiene dalam perniagaan dan Kantor kantor;
b. Undang undang No. 1 tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja;
c. Undang undang No, 13 Tahun 2013 tentang ketenagakerjaan;
d. PP Nomor 50 Tahun 2012 tentang Penerapan Sistem Manajemen
Keselamatan dan Kesehatan Kerja;
e. Permenaker Nomor 5 Tahun 2018 tentang Keselamatan dan
Kesehatan Kerja Lingkungan Kerja.

1.4 Ruang Lingkup Meliputi


a. Pengukuran dan pengujian faktor fisika (ISBB, kebisingan dan
pencahayaan).
b. Pengukuran dan pengujian Faktor kimia (CO),
5

BAB 2

POKOK BAHASAN

2.1 Faktor Fisika


2.1.1 ISBB
2.1.1.1 Temuan
Berdasarkan hasil pengujian, didapatkan hasil sebagai berikut :

Tabel 1 Hasil Pemeriksaan dan atau Pengujian Teknis ISBB


No. Ruangan Nomor ISBB Durasi Beban NAB Tindakan
/bagian Titik uji (0 C) Paparan Kerja Fisik pengendalian
Terhadap (Ringan yang telah
Pekerja /Sedang dilakukan
perJam /Berat)*
1. Conveyor 2 18°C 8 jam Ringan 31.0 -

Pada pengujian Iklim (ISBB) tidak terdapat temuan pada ruang


Conveyor dan didapatkan hasil dari pengujian ruang Conveyor sebesar 18
0C dengan menggunakan SNI-7062-2019 Tentang Pengukuran Iklim Kerja
(panas) dengan parameter indeks suhu basah dan bola.
Pengujian ini dapat disimpulkan bahwa Suhu ISBB masih di bawah
Nilai ambang batas yaitu 31,0 0C (untuk pekerjaan ringan dengan jam kerja
8 jam). Pada tempat kerja tidak memiliki sumber tekanan panas.

2.1.1.2 Pemecahan Masalah


Dari hasil pengukuran tidak melebihi nilai NAB maka tidak dilakukan
pengendalian sesuai dengan Permenaker No. 5 tahun 2018 pasal 9 ayat 4.

2.1.2 Kebisingan
2.1.2.1 Temuan
Berdasarkan hasil pengujian, didapatkan hasil sebagai berikut :
Tabel 2 Hasil Pemeriksaan dan atau Pengujian Kebisingan
6

NO RUANGAN NOMOR KEBISINGAN NAB JUMLAH JAM METODA


/BAGIAN TITIK (dBA) (0C) PEMAPARAN PENGENDALIAN
UJI KEBISINGAN YANG TELAH
PER HARI DILAKUKAN
1 Conveyor 2 54 85 8 jam -

Kami melakukan pengujian di Ruang Conveyor, dari data hasil


pengukuran menunjukkan tidak adanya nilai kebisingan yang melebihi
NAB.

2.1.2.2 Pemecahan Masalah


Dari hasil pengujian tersebut didapatkan bahwa nilai dari
kebisingan dibawah nilai ambang batas yang telah ditentukan menurut
permen No. 05 Tahun 2018. Sehingga tidak perlu dilakukan tindakan lebih
lanjut.

2.1.3 Pencahayaan
2.1.3.1 Temuan
Berdasarkan hasil pengujian, didapatkan data sebagai berikut,

Tabel 3 Hasil Pemeriksaan dan atau Pengujian Pencahayaan


Sumber Intensitas (Lux)
Luas Jenis
Penerangan
Ruangan No. Titik Jendela Pengukuran
No. /Pencahayaan Hasil
/Bagian Pengukuran Ruangan Standar (Umum
(Alami 2 Ukur
(m ) /Lokal)
/Buatan)
Penerangan
Alami :
Jendela 1
Jendela, Kaca
= 2x3 82 300 Lokal
1. TDC 301 01 Pintu, Kaca
Jendela 2 92 - Umum
Penerangan
= 1x0.5
Buatan :
Lampu LED
7

Pada pengujian Pencahayaan di lingkungan kerja menggunakan


SNI 7062-2019 tentang pengukuran intensitas penerangan di tempat kerja,
pada ruang TDC 301 sebanyak 4 titik sampel (Pengujian Lokal dan Umum)
dalam kondisi mendung.
Berdasarkan table di atas didapatkan nilai kurang dari standar
sesuai pada lampiran Permenaker No. 5 tahun 2018.

2.1.3.2 Pemecahan Masalah


Dari hasil pengukuran pencahayaan yang didapat bahwa hasil yang
didapat tidak sesuai dengan standar maka di lakukan pengendalian antara
lain mengganti lampu yang mati, menambah intensitas pencahayaan,
menambah pencahayaan lokal supaya didapatkan hasil penerangan
setempat yang sesuai dengan standar. pencahayaan sesuai dengan
pekerjaannya dengan melakukan , sesuai dengan Permenaker No. 5 tahun
2018 pasal 16 ayat 3.
8

2.2 Faktor Kimia


2.2.1 CO
2.2.1.1 Temuan
Berdasarkan hasil pengujian, didapatkan hasil sebagai berikut :

Tabel 4 Hasil Pemeriksaan dan atau Pengujian CO


NO RUANGAN NOMOR JENIS HASIL IPB TINDAKAN
/BAGIAN OBJEK BAHAN UJI PENGENDALIAN
PENGUKURAN KIMIA YANG TELAH
DILAKUKAN

1 TDC 301 1 CO 3 20 -
PPM

CO tersebut berasal dari hasil pernafasan yang didapat dari orang


yang berada diruangan. Hasil pengukuran CO menunjukkan hasil nilai
dibawah NAB

2.2.1.2 Pemecahan Masalah


Tidak terdapat masalah
9

BAB 3
PENUTUP

3.1 Kesimpulan
Hasil pengukuran Fisika meliputi : pengukuran kebisingan, ISBB
berada dibawah NAB sedangkan hasil pengukuran pencahayaan setempat
di empat titik hasil ukur sebesar 82 lux berada dibawah standar penerangan
yaitu 300.
Hasil pengukuran Biologis yaitu pengukuran CO dengan
menggunakan metode Direct reading dibawah Indeks Pajanan Biologis
(IPB).
Kesimpulan terkait hasil pengukuran pencahayaan ditemukan
bahwa pencahayaan di dalam ruang 301 untuk pekerja 20 di area meja
kerja kurang memenuhi standar yang ditetapkan yaitu 300 Lux,

3.2 Saran
Saran secara umum :
Secara umum hasil dari pengukuran dan pengujian lingkungan kerja
di PT. PJB Services cukup baik, namun terdapat beberapa
rekomendasi di area TDC ruang 301 sesuai dengan referensi dari
Permennaker No 05 Tahun 2018 pasal 16 ayat 3, yaitu :
 Diperlukan penambahan intensitas cahaya
 Mengganti lampu yang mati
 Menyediakan pencahayaan setempat
 Secara rutin membersihkan sumber penerangan seperti
lampu dan jendela
10

LAMPIRAN

1. Dokumentasi
a. Pengujian ISBB
Dokumentasi
Alat yang
Digunakan

Saat
Pengujian
11

b. Pengujian Kebisingan
Dokumentasi
Alat yang
Digunakan

Saat Pengujian

c. Pengujian Pencahayaan
Dokumentasi
Alat yang
Digunakan
12

Saat Pengujian

Hasil Pengujian

d. Pengujian CO
Dokumentasi
Alat yang
Digunakan
13

Hasil Pengujian

2. Formulir
terlampir