Anda di halaman 1dari 4

KERJA PRAKTEK

DEPARTEMEN TEKNIK SIPIL


FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS INDONESIA

SILABUS

ENCV 600 001 / ENCV610001


Kerja Praktek
3 SKS
Capaian Pembelajaran :
1. Mampu mengobservasi aplikasi dari ilmu teori teknik sipil dalam pelaksanaan proyek
konstruksi
2. Mampu mengobservasi aplikasi etika professional dalam menjalankan proyek konstruksi
3. Mampu mengaplikasikan sebagian prinsip ekonomi teknik dan manajemen konstruksi dalam
menganalisa pelaksanaan proyek konstruksi
4. Mampu mengidentifikasi permasalahan yang muncul pada pelaksanaan proyek konstruksi
dan proses pemilihan solusi, mampu menganalisa kesesuaian pilihan penyelesaiaan masalah
tersebut terhadap teori yang ada dan mampu menkritisi jika terjadi ketidaksesuaian serta
mampu memberikan solusi yang seharusnya diambil berdasarkan teori yang ada
5. Mampu membaca gambar konstruksi dan melihat kesesuaian antara gambar kerja dengan
pelaksanaan di proyek konstruksi
6. Mampu menuliskan hasil observasi lapangan dalam bentuk laporan kerja praktek dan mampu
mempresentasikannya di depan tim penguji
Kompetensi pada Kurikulum : WA6 (engineer in society), WA7 (environment & sustainability), WA8
(ethics), (WA9, (team work), WA10 (communication skill) dan WA11 (project management & finance)
Silabus : Melaksanakan magang di proyek konstruksi, observasi lapangan; membaca gambar
konstruksi, menulis laporan observasi, mendeskripsikan proses pekerjaan teknis, kontrol kualitas,
manajemen proyek, spesifikasi proyek, gambar teknik dan aspek lainnya; problem solving
permasalahan lapangan, presentasi hasil magang
Prasyarat :
1. Telah menempuh Semester VI dari masa studinya serta mengambil matakuliah > 75 SKS sesuai
ketentuan yang berlaku di Departemen Teknik Sipil FTUI dan/atau ketentuan Fakultas Teknik
Universitas Indonesia
2. Mengisi IRS untuk Mata Kuliah Spesial Kerja Praktek, serta menyampaikan keinginannya pada
Koordinator Kerja Praktek di Departemen Teknik Sipil

TUJUAN
Mahasiswa diharapkan mampu mendiskripsikan suatu proyek/pekerjaan di bidang teknik sipil
dan lingkungan di lokasi kerja praktek, mengidentifikasi masalah, melakukan analisis terhadap
permasalahan tersebut, yang dituangkan dalam bentuk laporan tertulis serta
mempertanggungjawabkannya dihadapan tim penguji.

Hal 1 dari 4
PERSYARATAN AKADEMIK
 Sudah mencapai 75 SKS / Semester 6.
 Sudah mengambil mata kuliah prasyarat.

MATA KULIAH PRASYARAT


Mahasiswa S1 T. Sipil harus sudah mengambil Mata Kuliah :
 Konstruksi Bangunan (ENCV 604 003)
 Perancangan Struktur Beton 1 (ENCV 605 012)
 Manajemen Konstruksi (ENCV 606 005)
 Perancangan Struktur Baja 1 (ENCV 606 001)
 Rekayasa Pondasi (ENCV 606 002)
Mahasiswa S1 T. Lingkungan harus sudah mengambil MK:
 Konstruksi Bangunan (ENCV 604 003)
 Mekanika Tanah Dasar (ENCV 604 005)
 Manajemen Proyek Teknik Lingkungan (ENEV 606 001)
 Peranc. Struktur Bangunan TL (ENV 605 002)

PERSYARATAN PROYEK
Proyek pembangunan Teknik Sipil dan Teknik Lingkungan yang dapat dipelajari adalah :
1. Bangunan Gedung :
 Bangunan gedung minimal 4 lantai dengan luas bangunan > 3000 m2 meliputi
pekerjaan persiapan, pengukuran, pondasi, pekerjaan lantai, balok, kolom dan atap
 Jenis struktur bangunan baja, beton, kayu, komposit dan atau beton pratekan

2. Bangunan Perindustrian
 Bangunan perindustrian meliputi pekerjaan persiapan, pengukuran, pondasi,
pekerjaan perpipaan, terowongan, pergudangan, perkantoran
 Jenis struktur bangunan baja, beton, komposit dan atau beton pratekan

3. Bangunan Teknik Sipil Lain yang meliputi :


 Dermaga, Pelabuhan, Lapangan Terbang, Jembatan, Waduk dan Bangunan
Pembangkit Energi, Convention Hall, dll.
 Jenis struktur bangunan baja, beton, komposit dan atau beton pratekan

4. Bangunan Teknik Lingkungan :


 Bangunan pengolahan air minum, pipa transmisi, reservoir, bangunan pengolahan air
limbah
 Bangunan teknik penyehatan meliputi pekerjaan persiapan pengukuran, pondasi,
pekerjaan lantai, balok, kolom, pekerjaan perpipaan, pembuatan saluran, bangunan
gudang dan kantor
 Jenis Struktur : bangunan baja, beton, komposit dan atau beton pratekan.

5. Pengoperasian, Pemeliharaan, dan Pengembangan Konstruksi terkait Teknik Lingkungan:


 Instalasi Air Minum

Hal 2 dari 4
 Jaringan Distribusi Air Minum
 Instalasi Pengolahan Air Limbah
 TPA/Sanitary landfill

DURASI KERJA PRAKTEK


Kerja Praktek dilakukan di proyek selama minimal 2 bulan dengan total jam kerja minimal 160
jam.

PROSEDUR
1. Membuat kelompok maksimal 3 orang, dengan komposisi 2 Teknik Sipil (TS) 1 Teknik
Lingkungan (TL) atau 2 TL 1 TS.
2. Mencari proyek untuk obyek KP dan mengajukan proposal/lamaran untuk KP ke proyek
tersebut.
3. Mahasiswa harus mendaftar ke sekretariat DTS melalui aplikasi online
http://online.civil.ui.ac.id/ dan mengunggah surat penerimaan dari tempat KP.
4. DTS akan memberikan rekomendasi pembimbing (dosen), dan mahasiswa harus melapor
dan memastikan kesediaan pembimbing tersebut sebelum mulai KP di lapangan.
5. Melaksanakan KP selama durasi yang ditentukan di bawah bimbingan pembimbing
lapangan.
6. Membuat Laporan KP di bawah bimbingan pembimbing dosen dan akan diuji di depan
sidang penguji setelah diizinkan oleh pembimbing.

PEMBIMBING
Penetapan Pembimbing KP dilakukan atas usulan dan permintaan Koordinator KP pada Ketua
Departemen Teknik Sipil. Pertimbangan penunjukan Pembimbing KP adalah atas dasar
kompetensi, ketersediaan waktu, dan beban dosen yang ditunjuk KP. Pembimbing KP bisa dua
atau satu orang.

Penunjukan Pembimbing Lapangan selama pelaksanaan KP adalah kewenangan penuh dari


direksi tempat KP. Pembimbing lapangan bertindak sebagai pendamping sekaligus sebagai
narasumber terkait dengan pendiskusian progress kegiatan dilapangan, permasalahan serta
solusi yang diambil selama pelaksanaan kegiatan KP berlangsung.

AKTIVITAS KERJA PRAKTEK


 Mempelajari dan mendeskripsikan proses pekerjaan teknis, kontrol kualitas, manajemen
proyek, spesifikasi proyek, gambar teknik, aspek lingkungan, K3, dan aspek lainnya
 Mengidentifikasi permasalahan yang terkait proses pekerjaan teknis, kontrol kualitas,
manajemen proyek, spesifikasi proyek, gambar teknik, aspek lingkungan, K3, dan aspek
lainnya
 Melakukan analisis permasalahan yang terjadi pada setiap tahapan proyek

Hal 3 dari 4
LAPORAN
Peserta Kerja Praktek harus membuat laporan KP sebagai salah satu syarat kelulusan. Laporan
dibuat per kelompok dan akan dipresentasikan dalam sidang ujian KP di depan pembimbing
dan penguji. Hal-hal yang dapat dituliskan dalam laporan melingkupi (susunan dan urutan bab
diserahkan pada masing-masing pembimbing):
 Pendahuluan (tujuan, latar belakang, batasan masalah)
 Gambaran umum proyek
 Manajemen proyek (waktu, biaya, sumber daya, material peralatan, dll)
 Metode konstruksi yang diamati
 Permasalahan K3
 Aspek lingkungan
 Diskusi/pembahasan mengenai kondisi/permasalahan lapangan
 Kesimpulan & Saran
 Daftar Pustaka

Dalam penulisan laporan tersebut harus didukung oleh fakta lapangan (foto, laporan harian
lapangan), dokumen-dokumen proyek, gambar desain.

HAL YANG HARUS DIPERHATIKAN


 Asistensi dengan pembimbing (dosen) harus dilakukan minimal 8 kali per kelompok
 Lembar asistensi & BRK harus dilampirkan bersama Laporan KP.
 Penilaian dari pembimbing lapangan akan menjadi salah satu komponen nilai akhir.

Hal 4 dari 4