Anda di halaman 1dari 7

LAPORAN UJIAN PRAKTIKUM

BIOSTATISTIK KASUS GIZI

Disusun Oleh :

Mesi Anggela ( P05130217 028)

DIV GIZI TK II

KEMENTERIAN KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA

POLITEKNIK KESEHATAN BENGKULU

PROGRAM STUDI DIV GIZI

2018/2019
HASIL :
A. DATA ASI EKSKLUSIF
1. Uji kenormalan data >30 (K-SMIRNOV)
Dasar pengambilan keputusan:
a. Apabila nilai sig. < 0,05. Maka, data tidak berdistribusi normal.
b. Apabila nilai sig. > 0,05. Maka, data berdistribusi normal.

One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test


umur ibu
menyusui hb_rata

N 50 50
Normal Parametersa,b Mean 25,10 10,6030
Std. Deviation 4,850 1,12836
Most Extreme Differences Absolute ,130 ,088
Positive ,130 ,088
Negative -,104 -,079
Test Statistic ,130 ,088
Asymp. Sig. (2-tailed) ,035c ,200c,d

a. Test distribution is Normal.


b. Calculated from data.
c. Lilliefors Significance Correction.
d. This is a lower bound of the true significance.

Kesimpulan:

Bersarkan hasil yang diperoleh dari uji kenormalan data. Hasil data pendidikan yang
diperoleh 0,035 < 0,05 maka data umur ibu menyusui tidak berdistribusi normal. Sedangkan
hasil data skor pengetahuan yang di peroleh 0,200 > 0,05 maka data hb_rata berdistribusi
normal.

2. Uji Korelasi (Spearman)


Uji ini digunakan untuk mengetahui apakah terdapat hubungan antara perbedaan umur ibu
dengan Hb_rata ibu. Dilakukan uji Spearman karena salah satu data yang di uji tidak
berdistribusi normal.
Correlations
umur ibu
menyusui hb_rata

Spearman's rho umur ibu menyusui Correlation Coefficient 1,000 ,181

Sig. (2-tailed) . ,208

N 50 50

hb_rata Correlation Coefficient ,181 1,000

Sig. (2-tailed) ,208 .

N 50 50

Dasar pengambilan keputusan :

1. Apabila sig.(2-tailed) < 0,05 nilai probabilitas. Maka, ada hubungan yang bermakna atau
H0 ditolak dan Ha di terima.
2. Apabila sig.(2-tailed) > 0,05 nilai probabilitas. Maka, Tidak ada hubungan yang
bermakna atau H0 diterima dan Ha ditolak.

Hipotesis:

H0: Tidak ada hubungan yang signifikan antara Umur ibu menyusi dengan Hb_rata ibu.

Ha: Ada hubungan yang signifikan antara Umur ibu menyusi dengan Hb_rata ibu.

Kesimpilan:

Berdasarkan hasil yang diperoleh dari uji kolerasi spearman 0,208. Dari dasar pengambilan
keputusan Apabila sig.(2-tailed) > 0,05 nilai probabilitas. Maka, Tidak ada hubungan yang
bermakna atau H0 diterima dan Ha ditolak. Artinya, Tidak ada hubungan yang signifikan antara
Umur ibu menyusi dengan Hb_rata ibu.

3. Uji Chi-Square

Uji ini digunakan untuk mengetahui apakah terdapat hubungan antara perbedaan kategori
umur ibu dengan Status ibu menyusui.
Chi-Square Tests
Asymp. Sig. (2-
Value df sided)

Pearson Chi-Square 8,841a 2 ,012


Likelihood Ratio 9,816 2 ,007
Linear-by-Linear Association 6,447 1 ,011
N of Valid Cases 50

a. 1 cells (16,7%) have expected count less than 5. The minimum expected count
is 4,80.
Dasar pengambilan keputusan :

1. Apabila sig.(2-tailed) < 0,05 nilai probabilitas. Maka, ada hubungan yang bermakna atau
H0 ditolak dan Ha di terima.
2. Apabila sig.(2-tailed) > 0,05 nilai probabilitas. Maka, Tidak ada hubungan yang
bermakna atau H0 diterima dan Ha ditolak.

Hipotesis:

H0: Tidak ada hubungan yang signifikan antara kategori Umur ibu dengan Status ibu Menyusui.

Ha: Ada hubungan yang signifikan antara kategori Umur ibu dengan Status ibu Menyusui.

Kesimpulan:

Berdasarkan hasil yang diperoleh dari uji kolerasi Chi-Square 0,208. Dari dasar pengambilan
keputusan Apabila sig.(2-tailed) > 0,05 nilai probabilitas. Maka, Tidak ada hubungan yang
bermakna atau H0 diterima dan Ha ditolak. Artinya, Tidak ada hubungan yang signifikan antara
kategori Umur ibu dengan Status ibu Menyusui.

B. DATA SKOR PENGETAHUAN


1. Uji kenormalan data <30 (SAFORIWILK)

Tests of Normality
Kolmogorov-Smirnova Shapiro-Wilk
Statistic df Sig. Statistic Df Sig.

Pendidikan ,388 25 ,000 ,625 25 ,000


Skor Pengetahuan ,119 25 ,200* ,937 25 ,130

*. This is a lower bound of the true significance.


a. Lilliefors Significance Correction

Dasar pengambilan keputusan:

a. Apabila nilai sig. < 0,05. Maka, data tidak berdistribusi normal.
b. Apabila nilai sig. > 0,05. Maka, data berdistribusi normal.

Kesimpulan:

Bersarkan hasil yang diperoleh dari uji kenormalan data. Hasil data pendidikan yang
diperoleh 0,00 < 0,05 maka data pendidikan tidak berdistribusi normal. Sedangkan hasil data
skor pengetahuan yang di peroleh 0,130 > 0,05 maka data skor pengetahuan berdistribusi
normal.

2. Uji Mann-Whitney

Dikarenakan T-Test Independen salah satu data tidak berdistribusi normal, maka di lakukan uji
Mann-Whitney. Serta menggunakan perbandingan dengan tabel F Mann-Whitney.

Kata kunci membaca Tabel F:

1. Mengetahu degree of freedom (df) atau derajat kebebasan (dk). Untuk tabel f degree of
fredom di bagi menjadi 2, yaitu:
a. Df pembilang (n1)
b. Df penyebut (n2)
2. Mengetahui jumlah variabel yang di teliti (k)
3. Mengetahui jumlah data atau observasi/responden (n)
4. Menentukan taraf signifikansi (sign)

Perhitungan Degree of Fredom:

Df (n1) = k-1

= 2-1 = 1
Df (n2) = n-k

= 25 – 2= 23

Baca tabel F dengan probabilita = 0.05

Maka, didapatkan nilai F tabel adalah sebesar 4,28.

Dasar pengambilan keputusan:

1. Apabila Mann Whitney Hitung < tabel F. Maka, ada perbedaan yang bermakna atau H0
ditolak dan Ha di terima.
2. Apabila Mann Whitney Hitung > tabel F. Maka, tidak ada perbedaan yang bermakna atau
di terima H0 dan Ha ditolak.

Hipotesis:

H0: Tidak ada perbedaan yang signifikan antara Status pendidikan dengan Skor Pengetahuan
responden.

Ha: Ada perbedaan yang signifikan antara Status pendidikan dengan Skor Pengetahuan
responden.

Test Statisticsa
Pendidikan
Mann-Whitney U 2,000
Wilcoxon W 5,000
Z ,000
Asymp. Sig. (2-tailed) 1,000
Exact Sig. [2*(1-tailed Sig.)] 1,000b

a. Grouping Variable: Skor Pengetahuan


b. Not corrected for ties.

Berdasarkan hasil yang diperoleh dari uji Mann-Whitney 1,000. Hasil perhitungan tabel F
Mann-Whitney dengan Probabilitas 0,05 adalah 4,28. Dari dasar pengambilan keputusan Apabila
Mann Whitney Hitung < tabel F(1,000<4,28). Maka, ada perbedaan yang bermakna atau H0
ditolak dan Ha di terima. Artinya, Ada perbedaan yang signifikan antara Status pendidikan
dengan Skor Pengetahuan responden.