Anda di halaman 1dari 5

Ordo Santalales

Santalales, urutan tanaman berbunga cendana, terdiri dari 10 family, 151 genus, dan
sekitar 1.000 spesies. Beberapa family di Santalales bersifat parasit, melekat pada akar atau
cabang inang mereka. Mereka termasuk Santalaceae, Loranthaceae, Balanophoraceae,
Olacaceae, Opiliaceae, Schoepfiaceae, dan Misodendraceae. Santalales ditempatkan di antara
core eudicots dalam sistem klasifikasi botani Angiosperm Phylogeny Group II.

Klasifikasi:

Kingdom : Plantae

Divisi : Magnoliophyta

Kelas : Magnoliopsida

Ordo : Santalales

Family : Santalaceae, Loranthaceae, Balanophoraceae, Cynomoriaceae, Grubbiaceae,


Octocnemaceae, Olacaceae, Opiliaceae, Schoepfiaceae, dan Misodendraceae.

Deskripsi:

Tumbuhan herbal, semak, dan pohon yang membentuk kisaran ukuran dari tinggi 18
meter (60 kaki) hingga tanaman Arceuthobium minutissimum (kurcaci mistletoe), merupakan
salah satu yang terkecil dari tanaman vaskular, yang batang bunganya memanjang tidak lebih
dari sekitar 3 mm (0,1 inci) dari tanaman inang.

Santalales dikenal dengan tumbuhan parasit. Bukti paling jelas dari parasitisme pada
tanaman ini adalah terjadinya haustorium, organ khusus yang menembus jaringan hidup
inangnya dan menyerap air dan nutrisi, memindahkannya ke parasit melalui fusi sebagian
xilem (jaringan pengangkut air) inang dan parasit. Pada sebagian besar anggota Santalaceae,
fragmen haustorium dan cabang keluar melalui jaringan yang lebih lembut. Pada beberapa
spesies Arceuthobium, bagian yang mirip benang berkembang mencapai titik pertumbuhan
inang.

Fitur yang menonjol:

Hampir semua anggota Santalales memiliki daun sederhana yang tidak memiliki
ketentuan. Beberapa spesies memiliki rambut permukaan pada daun atau batangnya. Bunga
banyak, beberapa anggota hanya memiliki kelopak atau sepal, meskipun ada beberapa
memiliki keduanya. Benang sari (organ jantan) biasanya sama dengan jumlah kelopak dan
terjadi berlawanan dengan lobus kelopak. Pada sebagian besar anggota ordo, ovarium (organ
wanita) lebih rendah posisinya. Ovula penghasil biji sedikit.

Families:

Suku: Santalaceae adalah terna, perdua atau pohon-pohon yang hidup sebagai batang
kayu atau parasit akar. Daun-daunya tunggal dan duduknya tersebar atau berhadapan. Bunga
amat kecil, terpisah pisah atau berkelompok dalam ketiak-ketiak daun. Family termasuk
family Viscaceae (keluarga mistletoe tradisional) untuk mempertahankannya sebagai
kelompok monofiletik. Dengan demikian, mengandung 44 genus dan sekitar 1.000 spesies.
Sebagian besar anggota family termasuk dalam genus herba Thesium (325 spesies),
Phoradendron (235 spesies; mistletoe tropis), Viscum (65 spesies), atau Dendrophthora (65
spesies). Santalum (cendana) mencakup sekitar 25 spesies pohon dari Indo-Malaysia ke
Kepulauan Pasifik. Kayu itu sangat harum dan telah digunakan untuk membuat peti, dibakar
sebagai dupa, dan dipanen untuk mengekstrak minyak untuk keperluan pengobatan dan
kosmetik. Populasi banyak spesies hampir hancur oleh eksploitasi berlebihan.

Santalum album (cendana) Osyris alba

Suku: Loranthaceae biasanya parasit batang, membentuk burl (pertumbuhan pohon


di mana biji-bijian telah tumbuh dengan cara cacat) pada titik perlekatan dan akar haustorial
menembus ke dalam batang inang. Family tersebut tersebar di seluruh dunia dan mencakup
sekitar 68 genera dan 950 spesies. Daunnya biasanya berlawanan, agak tebal dan rapuh,
dengan seluruh margin dan venasi yang tidak mencolok. Bunganya biasanya berbentuk
tabung panjang, seringkali berwarna cerah, dengan ovarium inferior dan kelopak yang kurang
berkembang. Buahnya berdaging, menghasilkan sejenis karet, dan seringkali tersebar di
burung (kebanyakan memiliki viscidium lengket yang melekat dengan mudah pada kulit
pohon, di mana mereka cenderung berkecambah). Beberapa genus yang lebih besar termasuk
Tapinanthus Afrika tropis (250 spesies), Amyema Asia Tenggara dan Australia (95 spesies),
dan genera Amerika Selatan Psittacanthus (50 spesies) dan Struthanthus (50 spesies). Family
ini mengandung banyak mistleto, dengan sebagian besar sisanya di Santalaceae.

Ligaria cuneifolia Osyris alba Viscum album

Suku: Balanophoraceae mencakup sekitar 18 genus dan lebih dari 100 spesies
parasit akar yang didistribusikan terutama di seluruh daerah tropis. Tumbuhan dari genus
Balanophora dan Langsdorffia mengandung bahan lilin yang tidak mudah terbakar, dan
batangnya telah digunakan sebagai lilin di Amerika Selatan. Parasit-parasit sejati, yang sama
sekali tak mempunyai klorofit lagi, biasanya hidup pada akar tumbuh-tumbuhan yang
berkayu dengan bagian-bagian vegetatif yang mengalami reduksi yang amat mendalam. Pada
tumbuh-tumbuhan inang terdapat semacam rimpang yang serupa umbi dengan percabangan
percabangan serupa yang langsung bersambungan dengan akar tumbuhan inangnya, tanpa
penyelam, daun-daun tereduksi berupa sisik-sisik atau sama sekali tidak ada. Pada ujung
umbi atau percabangannya terdapat bunga majemuk yang nanti muncul di atas tanah, berupa
bongkol atau bulir, kadang-kadang malai rapat. Bunga telanjang atau dengan tenda bunga
yang kecil, dengan tenda bunga yang berbilangan 3-4 atau kadang-kadang 2-8. seringkali
sedikit berlekatan. Benang sari berhadapan dengan daun-daun tenda bunga, jumlahnya sama
dengan daun-daun tenda bunga atau kurang. kepala sari dengan 1 atau beberapa ruat g sari.
Bunga biasanya telanjang, bakal buah menumpang, terdiri atas 1-3 daun buah, beruang 1
dengan 1-3 bakal biji tanpa selaput. Kadang-kadang bakal biji tidak jelas, dalam tembuni atau
dinding bakal buah lalu terdapat kandung lembaga.

Penyerbukan secara entomogami atau anemogami. Buahnya buah keras berisi 1 biji
dengan endosperm dan lembaga kecil yang belum terdiferensiasi. Penyebaran dengan
perantaraan semut.

Balanophora sp. from the Western Ghats Helosis brasiliensis

Suku: Cynomoriaceae. Parasit-parasit akar yang berwana perang kemerah-merahan,


tanpa klorofil mempunyai rimpang yang mengeluarkan akar-akar adventif dan dari akar-akar
inilah timbul haustoria yang melekat pada tumbuhan inangnya. Batang tidak bercabang
dengan daun-daun yang berbentuk sisik. Bunga banci atau berkelamin tunggal. tersusun
dalam bunga majemuk yang berbentuk tongkol atau menyerupai gada, mempunyai tenda
bunga yang berbilangan 1-8, 1 benang sari, bakal buah yang tenggelam beruang 1 dengan I
bakal biji yang mempunyai 1 selaput.

Habitus meryerupai Balanophoraceae, tetapi jelas berbeda dalam bentuk susunan


rimpang dan terdapatnya selaput bakal biji.

Suku ini bersifat monotipik, hanva terdir atas 1 rargai dengan 1 jenis: Cynomorium
coccineum, yang hidup sebagai parasit pada akar berbagai macam tumbuhan halofita di
pantai Laut Tengah danpadang-padang rumput di Asia Barat.
Cynomorium coccineum